Sampul Novel Nasib Seorang Wanita Proyek

Nasib Seorang Wanita Proyek

8.4 / 10.0
Kehidupan di lokasi proyek ternyata jauh dari bayangan privasi yang biasa bagi protagonis Nasib Seorang Wanita Proyek. Tinggal di mes dengan sekat yang sangat minim membuat setiap suara terdengar jelas. Ketika sepasang suami istri di ranjang sebelah—yang jaraknya bahkan kurang dari dua meter—mulai melakukan hubungan intim tanpa henti, keheningan malamnya terusik. Suara yang terus terdengar itu memicu ketegangan dan membangkitkan hasrat tersembunyi yang sulit ia kendalikan sendirian di tengah malam.

Nasib Seorang Wanita Proyek Bab 1

Aku tak menyangka lokasi proyek bisa seterbuka ini.

Mendengar suara pasangan suami istri yang bekerja di proyek dari ranjang sebelah, jaraknya bahkan tak sampai dua meter dan suara mereka yang tak kunjung berhenti, membuatku tak tahan dan mulai menggesekkan kedua kakiku...

Suamiku, dengan alasan yang terdengar bagus, bilang bahwa di desa tidak bisa menghasilkan uang, jadi dia ingin membawaku ke luar kota untuk bekerja.

Tapi aku tahu, sebenarnya dia takut aku akan mencari pria lain saat di rumah…

Aku tahun ini sudah berusia dua puluh empat, orang-orang bilang aku cantik dan punya pesona sebagai wanita dewasa.

Dadaku besar. Setiap kali keluar untuk bekerja, beberapa pria tua di desa selalu suka menatap dadaku. Benar-benar menjengkelkan.

Tapi suamiku malah kurang “bagus” dalam urusan ranjang. Kami sudah menikah tiga tahun tapi aku belum juga hamil. Keluarganya juga cukup khawatir, mereka sering mendesak kami, tapi entah kenapa setiap kali aku menginginkannya, dia sama sekali tidak tertarik.

Suamiku bekerja di proyek bangunan. Katanya, dia sudah menggunakan koneksi untuk mencarikan pekerjaan yang lebih ringan untukku di lokasi proyek.

Aku mengikutinya, menyeberangi beberapa kota hingga akhirnya tiba di lokasi proyek tempat dia bekerja. Dia sangat akrab dengan tempat ini, mengenal sebagian besar rekan kerjanya, dan dengan hangat menyapa mereka satu per satu.

Kami melewati area proyek yang dipenuhi debu beterbangan. Lalu dia membawaku ke deretan bangunan berdinding seng, tempat tinggal para pekerja, asrama buruh.

Begitu masuk ke dalam, aku langsung mencium bau apek yang menyengat, bau laki-laki.

Baunya memang agak tak sedap, tapi entah kenapa aku tidak terlalu jijik… Mungkin karena sudah lama sekali aku tidak merasakan sentuhan pria.

Aku memang punya kebutuhan, sementara suamiku tak bisa memenuhinya. Tiga tahun ini, hanya Tuhan yang tahu bagaimana aku bertahan.

Tapi suamiku orangnya baik, jadi meski setiap malam harus menahan sepi dan kesepian, aku tidak pernah melakukan hal yang macam-macam.

Asrama itu sangat berantakan. Botol-botol bir berserakan di lantai, sepatu penuh lumpur tergeletak sembarangan, dan kaus kaki kotor dibuang begitu saja…

Di tengah ruangan hanya ada sebuah meja kayu kecil, di atasnya masih ada sisa makanan cepat saji dari makan sebelumnya.

Yang tidak pernah aku bayangkan adalah… ternyata di asrama ini ada beberapa wanita juga.

Mereka hanya mengenakan pakaian dalam, mondar-mandir di dalam ruangan seolah kehadiran para pria di sekitar mereka bukan masalah sama sekali.

Ada pria iseng yang menepuk bokong salah satu wanita, dan wanita itu hanya melotot sejenak, lalu tertawa sambil memaki ringan.

Suasana asrama langsung ramai dengan tawa para pria, diselingi celetukan-celetukan cabul yang muncul begitu saja.

“Eh, Irwan, ini istrimu ya?”

“Cantik banget, lihat tuh dadanya gede, kelihatan banget ini tipe cewek yang gampang ngelahirin.”

Yang barusan bicara itu adalah wanita yang hanya mengenakan pakaian dalam dan mondar-mandir di depan para pria tadi.

Dari penampilannya, dia sepertinya sudah lewat usia tiga puluhan. Wajahnya biasa saja, tubuhnya juga tak terlalu menarik, kulitnya pun tampak kusam karena terlalu lama kerja di proyek bangunan.

Sekilas saja sudah bisa ditebak, dia tipe wanita desa yang sangat biasa.

Orang yang dia panggil "Irwan" itu adalah suamiku.

Kata suamiku, namanya Nia. Dia menyuruhku memanggilnya Kak Nia, katanya urusan kebutuhan sehari-hari di sini biasanya dia yang urus, karena para pria di sini memang butuh bantuan.

Seperti mencuci pakaian dan hal-hal kecil lainnya, semuanya dia yang tangani. Semua wanita yang datang ke sini juga biasanya ditangani olehnya.

Aku pun mengangguk ke arahnya, tersenyum, dan memanggil, “Kak Nia,” sebagai sapaan perkenalan.

Nia lalu dengan santai mulai mengenakan bajunya, sambil memperkenalkanku pada situasi di sini.

Sepertinya Nia cukup paham dengan apa yang aku pikirkan. Dia bilang di proyek ini memang begitulah keadaannya, laki-laki dan perempuan tinggal bercampur begitu saja.

Dia juga bilang, kalau ada pria yang berani menggangguku, aku tinggal bilang padanya.

Di sini memang sudah biasa begitu, jadi memintaku untuk tak perlu terlalu kaku atau jaim.

Lalu Nia pun bicara ke semua orang, memperingatkan mereka agar tidak sembarangan menyentuhku.

Mayoritas pria di proyek ini usianya tiga puluhan hingga empat puluhan. Tapi juga ada beberapa anak muda yang masih dua puluhan, bugar dan berotot.

Meski Nia sudah menegur mereka, menyuruh mereka untuk tidak sembarangan, tapi saat mataku tertuju pada para pria yang bertelanjang dada, hanya mengenakan celana pendek dan bagian depan celana mereka yang tampak menonjol, aku tetap saja tak bisa menahan reaksi dalam diriku...

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Nasib Seorang Wanita Proyek

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini menyoroti perjalanan emosional antara David dan Arina saat mereka menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah mekarnya bunga musim semi yang sangat berharga, keduanya belajar untuk saling memahami dan mengisi kekosongan hati satu sama lain. Hubungan mereka berkembang dengan indah seiring berjalannya waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta yang tulus dan sangat mendalam bagi mereka.
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru mengusirnya dari mobil demi mengangkat telepon mantan kekasihnya, Rosalie Harris. Laurence terus merendahkan Josie dan yakin istrinya takkan sanggup pergi. Dia tidak menyadari bahwa pengabaian berulang ini telah mencapai batasnya. Di balik layar, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie untuk segera berpisah dan meninggalkan negara ini selamanya.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Demi melindungi nyawa buah hati yang tidak berdosa, Neva Zetrix terjebak dalam situasi yang sangat memilukan. Ia terpaksa menekan harga dirinya dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson setiap hari. Perjuangan hidup Neva ini didorong oleh kasih sayang seorang ibu yang rela melakukan apa pun demi sang anak. Di tengah tekanan dari sosok Brian yang dominan, Neva harus bertahan dalam dinamika hubungan yang penuh dengan pengorbanan batin.
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu demi satu nyawa teman, keluarga, hingga mereka yang pernah menyakitiku terenggut secara brutal. Kematian tragis ini menyisakan kengerian mendalam karena sang pelaku sangat lihai menghapus jejak, membuat identitasnya mustahil terungkap. Di tengah kepungan teka-teki gelap yang penuh misteri, korban terus berjatuhan tanpa henti. Naasnya, aku yang menjadi tokoh utama dalam kisah kelam ini pun tak luput dari incaran maut yang mengintai dari balik bayangan.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian pernah bersumpah takkan menikah karena menganggap wanita hanya teman tidur. Namun, prinsip itu goyah sejak ia bertemu sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang sama sekali tidak tertarik menggodanya. Xavier merasa pertemuan ini adalah anugerah terindah, sementara Adeeva sempat menganggap Xavier sebagai hal terburuk dalam hidupnya. Kini, kebencian itu berubah menjadi hari-hari penuh keindahan bagi mereka berdua.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando menyimpan obsesi gelap terhadap Laily, adik tirinya yang tampak anggun dan bersahaja. Puncak kegilaan Nando terjadi saat ia nekat mencoba menodai Laily di tengah malam ketika sang adik hendak beribadah. Beruntung, seorang pemabuk bernama Abdi datang menyelamatkan Laily. Namun, situasi berbalik tragis saat Abdi justru difitnah melakukan tindakan asusila. Akibat kesalahpahaman itu, Abdi terpaksa menikahi Laily demi menanggung beban fitnah yang menimpanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan