Sampul Novel Kaca yang Pecah

Kaca yang Pecah

8.5 / 10.0
Setelah delapan tahun perjuangan dan ribuan alat tes, kehamilan yang dinanti akhirnya tiba. Suwanto, suami yang selalu mencintainya tanpa syarat, sangat bahagia dan berjanji memberikan segalanya. Ibu mertuanya pun seketika berubah sikap, memperlakukannya bagai harta berharga demi kelangsungan bisnis Keluarga Hadi. Namun, di balik kegembiraan luar biasa keluarga ini, sebuah keputusan mengejutkan telah diambil. Sang istri sama sekali tidak berencana untuk melahirkan anak yang dikandungnya.

Kaca yang Pecah Bab 1

Selama 8 tahun, setelah 5 ribu alat test kehamilan, aku akhirnya hamil.

Suwanto sangat mencintaiku, punya atau tidak punya anak dia tetap mencintaiku, bahkan lebih baik padaku.

Saat tahu aku hamil, dia sangat gembira, hingga dia bilang akan memberiku segalanya.

Ibu mertuaku mengatakan akhirnya ada penerus bagi usaha Keluarga Hadi, dia merubah sikapnya, menganggapku sebagai harta.

Tapi aku tidak berencana melahirkan anak ini.

“Aku... Akan menjadi seorang ayah?”

Ketika aku memberikan alat tes kehamilan itu kepada Suwanto Hadi, dia tampak tidak percaya.

Aku tersenyum dan memberi isyarat, “Dua garis, lho!”

Suwanto menatapku dan matanya tiba-tiba memerah.

“Jennifer Angela, apakah kita benar-benar akan menjadi orang tua?”

“Ya.”

Aku mengangguk dan tersenyum lembut.

Suwanto memelukku, suaranya sedikit tercekat.

“Jennifer, mulai sekarang, kita sekeluarga bertiga akan menjadi keluarga yang paling bahagia di dunia.”

Sekeluarga bertiga?

Aku terdiam, lalu meneteskan air mata sedih.

Ternyata benar, dalam kehidupan seseorang, hal-hal yang didoakan sering kali muncul di waktu yang tidak tepat.

Misalnya, anak ini.

Selama sembilan tahun pernikahan, orang tuanya mendesak dan menekanku berkali-kali, bahkan mengancam jika aku tidak bisa memiliki anak, mereka akan memutuskan hubungan dengan Suwanto...

Sebenarnya, dalam hati aku tahu bahwa mereka tidak mungkin sekejam itu. Mereka hanya ingin memaksa Suwanto menceraikanku.

Suwanto menghiburku dengan mengatakan bahwa tidak masalah kami punya anak atau tidak, dia mencintaiku dan tidak akan menceraikanku selamanya.

Ya, dia benar-benar mencintaiku, bahkan mengancam akan memutuskan hubungan dengan mertuaku jika mereka memaksaku untuk punya anak.

Tapi cintaku pada Suwanto tidak kalah dari cintanya padaku.

Aku yang selalu menambahkan gula pada es kopi americano tetap tidak ragu minum obat tradisional yang pahit. Bahkan obat tradisional yang dititip orang tua Suwanto untuk dibawakan dari kampung halaman, tetap aku minum walau sambil muntah.

Ada juga suntikan ovulasi setiap bulan.

Aku yang takut dengan jarum suntik, berhasil bertahan selama tiga tahun.

Ibuku merasa kasihan kepadaku dan menyarankanku untuk bercerai dengan Suwanto.

Dia tidak peduli dengan harta Keluarga Hadi, dia tidak tega melihat putri kesayangannya menderita.

Tapi putrinya ini membuatnya kecewa.

Begitu memilih seseorang, maka akan menjadi pasangan seumur hidupnya.

Setidaknya dalam sembilan tahun terakhir, cintaku pada Suwanto tidak dapat disangkal.

Suwanto memberi tahu semua orang tentang berita kehamilanku.

Selama bertelepon, dia menangis sebentar, tertawa sebentar.

Selama bertahun-tahun kami menikah, aku tidak pernah melihatnya seperti ini.

Tampaknya dia benar-benar sangat menyukai anak-anak.

“Aduh, suamiku, perutku...”

Aku tiba-tiba memegang perutku, Suwanto pun bergegas memelukku, wajahnya penuh kekhawatiran, “Ada apa, mau ke rumah sakit?”

Aku tersenyum jahat, “Suamiku, perutku... Sangat lapar.”

“Dasar nakal, tunggu sebentar, aku akan memasak untukmu.”

Suwanto tampak tidak berdaya, dia menyentuh kepalaku dengan penuh kasih sayang, lalu berbalik dan pergi ke dapur untuk memasak.

Melihat apa yang dilakukannya untukku dan anakku, setidaknya aku merasa keinginanku telah terpenuhi.

Meskipun kedepannya aku tidak membutuhkannya lagi.

Sahabatku, Julianti Amanda mengirimkan pesan suara untuk memberikan selamat dan aku mengirimkannya foto Suwanto saat sedang memasak.

Aku bisa merasakan kecemburuannya bahkan melalui layar ponsel.

[Aduh aduh aduh, cinta pria sebaik Suwanto memang pantut dibanggakan!]

Mataku memerah saat aku tersenyum.

[Tapi aku ingin menggugurkan anak ini dan tidak ingin bersama Suwanto lagi.]

Aku mengetik kata-kata ini sambil gemetar.

Sahabatku langsung meneleponku.

“Jennifer, apa kamu sudah gila? Suwanto sangat baik padamu dan akhirnya kamu hamil. Kenapa kamu ingin menggugurkan kandunganmu? Kenapa ingin bercerai?”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kaca yang Pecah

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca 21 tahun ke atas ini mengeksplorasi sisi tersembunyi kehidupan yang jarang terungkap. Di balik topeng kesucian, tersimpan luka, dilema, dan kerinduan yang kompleks. Melalui narasi yang realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan jati diri di tengah kegelapan demi menemukan titik cahaya. Sebuah hiburan penuh makna tentang pencarian makna hidup dan cinta yang tidak selamanya berjalan lurus, memberikan perspektif baru bagi pembacanya.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Dua tahun menikah, Nadia Antika bertahan menghadapi hinaan ibu mertuanya karena cinta tulus Askara Brahma. Namun, kebahagiaan itu sirna saat suaminya berubah menjadi tertutup dan dingin. Nadia mulai mencium rahasia besar yang disembunyikan sang suami di balik perubahan sikapnya. Mampukah ia mengungkap kebenaran yang menyakitkan? Bagaimana reaksi Nadia saat mengetahui Askara ternyata menjalin hubungan terlarang dengan adik iparnya sendiri di rumah mereka?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan