Sampul Novel PERANGKAP PANAS CEO DINGIN

PERANGKAP PANAS CEO DINGIN

9.7 / 10.0
Dalam PERANGKAP PANAS CEO DINGIN, Ellshora terpaksa menjerat Luke Whiston demi ambisi bibinya. Namun, billionaire tersebut menyadari rencana ini dan berbalik memasang siasat. Ikuti kisah romance modern ini dalam web novel yang penuh intrik dan konsekuensi cinta yang tak terduga.
Ringkasan PERANGKAP PANAS CEO DINGIN
Demi membalas budi, Ellshora terpaksa menjerat para CEO kaya atas perintah bibinya meski ia sudah memiliki kekasih. Luke Whiston menjadi target terakhir dalam misi ini. Namun, sang CEO dingin ternyata sudah menyadari niat terselubung Ellshora. Luke justru berencana membalikkan keadaan agar Ellshora yang jatuh cinta kepadanya. Di tengah persaingan ini, siapakah yang akan benar-benar terjerat dalam perangkap gairah yang membara?
Baca Selengkapnya

PERANGKAP PANAS CEO DINGIN Bab 1

Tidak tahu diri!”

Bibi Mia melempar sepatu ke arah Ellshora. Ellshora berhasil menghindar. Tapi teriakan itu masih terdengar jelas. Bagai genderang yang nyaris memecahkan telinganya.

“Bocah tidak tahu balas budi! Jangan berpikir kau bisa kabur sebelum hutangmu lunas!” murka Bibi Mia.

Pintu rumah dibanting dengan keras, dengan segenap tenaga dan emosi yang menggebu dalam diri Ellshora. Untungnya, pintu itu baik-baik saja sekarang. Bibi Mia kesal bukan main. Rencana yang Daniel usulkan menurutnya memang harus dilakukan bagaimanapun juga. Ia mengakui bahwa Ellshora mempunyai daya tarik yang kuat. Ia mempunyai kecantikan dan tubuh yang proporsional.

“Dia hanya perlu mendekati pria kaya itu. Membuatnya jatuh cinta, lalu ambil uangnya sebanyak mungkin,” Bibi Mia masih bersungut-sungut.

“Dia punya banyak hutang, tapi masih memirkirkan hati,” imbuh Bibi Mia.

“Apa dia masih muda?” tanya Paman Gary, sembari melirik Daniel.

Dengan cepat Paman Gary mendapat balasan anggukan dari anak laki-lakinya itu.  “Dia kaya. Dan dia sangat tampan?” dan, sekali lagi, Daniel mengangguk.

“Jelas itu rencana yang menguntungkan juga untuk dia nantinya. Kenapa masih mempertahankan pacarnya yang miskin itu?” kata Paman Gary.

“Kau harus balas budi padaku, Bocah Brengsek!” Bibi Mia berteriak lagi, suaranya sampai ke luar pintu hingga Ellshora bisa mendengarnya.

Hujan turun dengan sangat tiba-tiba. Dan tiba-tiba pula langkah kaki Ellshora yang berencana meninggalkan halaman rumah, terhenti. Ia berdiri di depan pintu, menyesali hujan yang datang tak tepat waktu.

'Sial!' gerutu Ellshora.

Ellshora menutup tudung hoodie-nya, kemudian memasukkan kedua tangannya di saku. Ketika melihat sepatu yang Bibi Mia lemparkan padanya barusan, dengan cepat Ellshora mengambil benda itu. Kemudian melemparnya keras di tengah hujan dengan penuh kekesalan. Emosinya kembali meledak.

'Kalian yang brengsek! Apa mengurus keponakan yang kehilangan orang tuanya, bisa disebut hutang?' monolog Ellshora.

Ellshora menghela napas yang terasa tercekat di tenggorokannya. Dirinya sedang dikuasai oleh emosi.

'Kalian pikir, aku tidak lelah? Sangat lelah!' Ellshora menghela napas. 'Kalian pikir, aku tahan? Oh, jelas hidup bersama makhluk seperti kalian aku tidak tahan!' Ellshora kembali bermonolog. Ia nyaris menangis, tapi masih ia tahan. 'Tapi kenapa aku terlalu lemah untuk meninggalkan rumah ini? Kenapa aku selalu punya alasan untuk bertahan di sini?' Ellshora kini tidak mampu membendung air matanya. 'Betapa piciknya kalian. Merenggut kebebasanku dengan alasan semua hutangku.’ Ellshora terisak-isak.

Dalam hujan yang makin deras, Ellshora sibuk menggerutu seorang diri. Suara hujan yang keras, bersamaan dengan tangis Ellshora yang pecah seketika.

‘Hutang balas budi?’ sudut bibir Ellshora menyungging, ‘Hah! Seharusnya sejak awal kalian membuangku di hutan saja. Lebih baik aku hidup sebagai tarzan, daripadi menjadi manusia yang hidup dengan keluarga seperti kalian!’

DAAARRRRRR!!!!

“Arrrgggg!”

Jeritan lantang Ellshora terdengar nyaris bersamaan dengan kerasnya suara petir sore ini. Spontan, ia membuka kembali pintu dan segera masuk ke dalam dengan detakan jantung yang masih tidak terkendali. Jelas, Ellshora terguncang, sebab ia sangat takut petir.

Ketika Ellshora baru saja berhasil mengendalikan detak jantungnya, ia menghembuskan nafas panjang sembari terpejam sesaat. Setelah membuka mata perlahan, ia tahu, di depannya jelas bukan pemandangan bagus.

Wajah ketiga orang itu begitu jelas. Ellshora menyesal kenapa hujan harus datang di saat-saat seperti ini. Ia harusnya meninggalkan rumah, dan pergi ke taman kota menikmati secangkir coklat panas bersama Zane. Faktanya, sekarang hujan justru menjebak Ellshora dalam rumah ini. Ia melihat Bibi Mia, Paman Gary dan Daniel sudah berdiri di hadapannya.

Ekspresi Bibi Mia, begitu puas. “Tak butuh waktu lama, akhirnya kau setuju juga dengan rencana kita.”

Aku tidak bilang setuju! Aku menolak!” Ellshora kekeh.

“Kamu pikir aku menerima penolakan?” Bibi Mia menengadah.

Tapi Ellshora tak gentar. Ia maju selangkah dan mendongak. Kini jarak di antara keduanya sangat sempit, menyisakan sedikit ruang untuk bernafas. Daniel dan Paman Gary menyaksikan pemandangan itu. Entah sudah berapa kali pemandangan seperti itu mereka lihat selama ini.

“Untuk terakhir kalinya aku bertanya, jadi beri aku jawaban sejelas mungkin. Berapa total hutang yang harus kubayar?” Ellshora terlihat tegas. “Akan segera kulunasi semuanya. Setelah itu, aku akan pergi dari rumah ini dan tak akan pernah mau melihat wajah kalian lagi.”

Suasana hening beberapa saat. Tak ada suara yang keluar dari mulut empat orang di ruangan itu.

“Hahaha ....” seketika Bibi Mia, Paman Gary dan Daniel tertawa lebar tanpa ekpresi secara bersamaan.

Setelahnya, suasana kembali hening. Bibi Mia mundur dari Ellshora. Mengambil posisi di sisi Ellshora, kemudian tangannya tiba-tiba dengan penuh kelembutan merangkul bahu Ellshora. Kontras dengan sikapnya beberapa menit sebelumnya.

“Ellshora,” bisik Bibi Mia, suaranya yang lembut justru seperti panas yang tiba-tiba menyengat di telinga Ellsora.

“Apa kita perlu membuat rekapan semua pengeluaranmu selama dua puluh dua tahun ini? Semuanya, Ell?” tanya Bibi Mia.

Ellshora menyunggingkan sudut kiri bibirnya. “Sebutkan saja semuanya. Jangan bertele-tele seperti biasa.”

“Saaaangat banyak. Bahkan seumur hidup kau bekerja, tidak akan mampu melunasi hutangmu, Ellshora,”ucap Bibi Mia dengan seringai. “Tapi kalau kau setuju, bagaimana kalau kita bernegoisasi?”

“Tidak!”

Ellshora tak akan pernah lupa. Semua negoisasi yang mereka sepakati, selalu saja hanya memberi keuntungan pada Bibi Mia. Pada akhirnya, Ellshora selalu terjebak sendiri oleh semua rencana bibinya.

“Buat Luke Whiston jatuh cinta padamu. Pacari pria itu satu bulan saja, ambil uangnya sebanyak mungkin. Setelah itu, hutangmu lunas,” jelas Bibi Mia.

“Aku akan memberimu bagian dan kau bisa memulai hidup baru bersama Zane. Aku janji, ini untuk terakhir kalinya!” Bibi Mia berusaha meyakinkan Ellshora. Tatapannya tajam, menyiratkan sebuah keyakinan yang langsung ditangkap oleh Ellshora.

Bicara soal Zane, Ellshora selalu merasa terluka. Padahal kenyataannya, justru Ellshora yang berkali-kali melukai pacarnya itu. Ketika melihat sorot mata Bibi Mia, entah kenapa ia selalu terbuai oleh wanita itu. Dan Ellshora benci pada dirinya sendiri, yang selalu memiliki alasan untuk tetap bertahan di rumah ini. Dalam situasi yang selalu menguntungkan keluarga bibinya.

Tetapi memang tak ada yang perlu direnungkan lagi. Ellshora hanya perlu mendekati anak komisaris Sonic Group, Luke Whiston. Membuat pria itu jatuh cinta dengannya. Lalu mereka berpacaran. Entah berapa keuntungan yang bisa ia dapatkan dalam satu bulan masa pacaran mereka nantinya. Yang jelas, ia akan segera bebas dari hutang budi keluarga Bibi Mia. Tak ada lagi sandiwara bersama beberapa laki-laki kaya raya yang terpikat olehnya. Ia hanya perlu menjalani kehidupan cinta yang normal bersama Zane setelah rencana ini selesai.

“Atur saja semau kalian!” Ellshora benar-benar kesal, ia menyeret langkah kakinya cepat-cepat kemudian masuk ke kamar.

Kamar ini cukup luas, tapi malam ini Ellshora merasa ruangan ini membuatnya merasa sempit dan sesak. Ia merobohkan tubuhnya di atas tempat tidur, memandangi langit-langit kamar. Hembusan nafasnya terdengar berat.

Tangan Ellshora mulai sibuk dengan benda di tangannya. Ia menyentuh dan menggeser layar ponsel beberapa kali, saat foto Zane terlihat jelas, tangannya berhenti bergerak. “Bersabarlah, Sayang. Aku akan menyelesaikan semuanya agar kita bisa menjalani kehidupan yang semestinya.”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi PERANGKAP PANAS CEO DINGIN

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Derita Seorang Gadis Desa
9.4
Alya, gadis yatim piatu lulusan SMP, nekat merantau ke kota demi membiayai neneknya yang sakit. Nasib membawanya bekerja di kediaman Ibu Ratna yang baik hati. Namun, hidupnya hancur saat Arka, putra majikannya, pulang dan merenggut kehormatannya secara paksa. Bukannya bertanggung jawab, Arka justru menghina dan mengusir Alya dengan kejam. Di tengah luka batin yang mendalam, Alya harus berjuang bangkit menghadapi kenyataan pahit demi kelangsungan hidupnya.
Sampul Novel Hanya Istri Kedua
9.3
Demi menyelamatkan ayahnya dari jeratan kebangkrutan, Anyelir terpaksa mengubur mimpinya sedalam mungkin. Ia setuju menjadi istri kedua bagi Serkan Alvaro, seorang pebisnis muda berdarah dingin yang sangat populer. Di balik bantuan finansial yang diberikan, motif Serkan menikahi Anyelir masih menjadi misteri besar. Kini, Anyelir harus menghadapi kerasnya kehidupan rumah tangga yang penuh tanda tanya. Akankah pernikahan ini memberikan kebahagiaan baginya?
Sampul Novel Menyelamatkannya, Menghancurkan Pernikahan Kita
8.2
Tiga tahun pernikahan hancur saat Jared Stanley mengaku di TV bahwa aset berharganya bukanlah sang istri, melainkan Bailee Brooks. Kecewa, sang istri menggugat cerai. Di konferensi G20, sebagai penerjemah papan atas, ia menghadapi Jared langsung. Saat ditanya soal prinsip kerja, ia dengan tenang mengungkap profesionalismenya: tetap akurat menerjemahkan perintah penyelamatan bagi Jared, meski tahu suaminya itu baru saja mempertaruhkan nyawa demi selingkuhannya.
Sampul Novel PERNIKAHAN YANG TERNODA
9.2
Sadar akan posisinya yang tak lagi diinginkan, Abelia memutuskan untuk mundur dan menghilang dari kehidupan suaminya, Bara. Selama ini, Bara lebih sering menghabiskan waktu di pelukan wanita selingkuhannya daripada pulang ke rumah. Namun, ketika penyesalan mendalam akhirnya menghampiri Bara dan ia berniat memperbaiki segalanya, keadaan telah berubah total. Abelia bukan lagi miliknya karena ia telah menemukan kebahagiaan baru di pelukan pria lain.
Sampul Novel Seriusin Aja, Nikahnya
8.9
Kara merasa bimbang saat Soni menyatakan perasaannya. Meski sangat berutang budi atas kebaikan Soni, ia tetap tak bisa membalas cinta pria tersebut. Masalah semakin rumit ketika Hendra muncul dan membongkar rahasia Kara hingga Soni memutuskan untuk mundur. Tak disangka, Hendra justru bertekad untuk menikahi Kara. Akankah pernikahan mereka nantinya hanya sekadar perjanjian kontrak belaka, atau justru menjadi awal kebahagiaan sejati bagi Kara?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan