Sampul Novel Not a Stuntman!

Not a Stuntman!

8.1 / 10.0
Dalam novel romance modern Not a Stuntman!, Alin terpaksa menggantikan kakak tirinya menikahi Evano Xander yang dingin. Alin harus mempertahankan pernikahan sekali seumur hidup ini di tengah ancaman Friska yang ingin merebut kembali posisinya. Temukan kisahnya di web novel ini.
Ringkasan Not a Stuntman!
Alin Arshavina terpaksa menggantikan kakak tirinya, Friska, untuk menikahi Evano Xander yang dikenal kasar. Pernikahan mendadak ini terjadi karena Friska kecelakaan tepat di hari sakral tersebut. Evano, asisten pribadi CEO yang sinis, menganggap semua wanita hanya mengejar harta. Saat Friska pulih dan menuntut posisinya kembali, Alin terjebak dilema. Meski ingin setia pada komitmen sekali seumur hidup, sikap buruk Evano dan gangguan Friska terus menguji keteguhan hatinya.
Baca Selengkapnya

Not a Stuntman! Bab 1

Di tengah ratusan makam umat manusia, seorang wanita muda sedang terisak di depan pusara yang masih basah. Tangisnya terdengar begitu memilukan, sesekali ia menyebut kata ‘papa’ dengan lirih. Mengusap-usap papan nisan yang bertuliskan nama ‘Firman’ itu.

“Sudahlah, Alin! Tidak usah lebay, papamu itu memang sudah pantas mati. Hidup pun tidak berguna, hanya akan menyusahkan saja.” Heera berkata dengan pedas.

Ucapan Heera sangat melukai perasaan Alin. Laki-laki yang dimaki itu adalah orang yang paling berharga bagi Alin.

“Kenapa tante berbicara seperti itu? Yang meninggal ini papa aku tant, papa kak Friska juga. Suami tante!” ucap Alin dengan suara serak.

Sejak Firman dinyatakan meninggal, Alin tak henti-hentinya menangis. Ia benar-benar sudah tidak memiliki sandaran dalam hidup. Pertama, sang mama yang hilang tanpa kabar berita sejak ia berusia 7 tahun. Tidak ada yang tahu bagaimana keadaan mama Alin—Nuri sampai saat ini. Kini, sang ayah juga pergi meninggalkan Alin selamanya. Rapuh! Itulah yang dirasakan oleh Alin sekarang.

“Papa sudah bangkrut. Jadi tak ada gunanya hidup,” sahut Friska yang sibuk memerhatikan kukunya.

“Kalian memang manusia tidak punya hati, apa hanya harta yang ada di dalam benak kalian?” sergah Alin.

Alin tidak terima orang yang ia sayangi dihina oleh orang lain. Terlebih lagi oleh keluarga sendiri.

Alin dan Friska merupakan saudara tiri, sedangkan Heera adalah ibu tiri Alin.

“Jangan sok suci kamu! Semua orang butuh uang untuk bertahan hidup,” hardik Heera.

“Biarkan saja dia di sini, Ma! Lebih baik kita pulang,” ajak Friska.

Mereka meninggalkan Alin seorang diri, ntah bagaimana ia akan pulang nanti.

Hampir satu jam Alin duduk menatap kosong gundukan tanah itu, ia masih belum percaya sang papa tidak lagi ada di dunia.

Saat matahari mulai turun, Alin berpamitan pada papanya. Ia berusaha untuk mengikhlaskan agar Firma bisa tenang di alam sana.

“Assalamualaikum!” Langkah Alin terhenti ketika mendapati dua orang laki-laki berbeda usia sedang bergabung dengan kakak dan tantenya.

Tak ada yang menjawab salam Alin, dua orang pria asing itu malah fokus memerhatikan Alin dari atas ke bawah.

“Kamu siapa? Kenapa sangat mirip dengan Firman?” tanya pria paruh baya.

“Saya Alin, Om. Salah satu putri papa,” jawab Alin sopan.

Sok manis banget, sih. Batin Friska.

“Mari duduk!” ajak Riga.

Alin memilih duduk di sofa single yang berada di antara mereka.

“Tuan ada keperluan apa kemari?” tanya Heera mengalihkan pandangan Riga.

“Sebelumnya saya minta maaf, jika yang saya sampaikan nanti kurang berkenan.

“Namun, apa yang akan saya katakan merupakan janji kami dulu—

Riga menjeda ucapannya, ia menelisik satu persatu ekspresi para wanita itu.

“Saya dan Firman pernah berjanji untuk menjodohkan putra-putri kami setelah dewasa,” lanjut Riga.

Mendengar penuturan Riga, Heera dan Friska saling pandang. Mereka seperti mendapatkan angin segar untuk mempertahankan predikat orang kaya.

Mereka dapat memastikan jika pasangan ayah dan anak di hadapan mereka merupakan orang terpandang. Apalagi, Friska sejak awal sudah tertarik pada putra Riga. Meskipun terlihat dingin, ia begitu memesona di mata Friska.

“Saya tidak keberatan, Tuan. Bila perlu pernikahan dilaksanakan segera,” jawab Heera antusias.

Dasar gila harta! hardik Evano—putra Riga dalam hati.

Riga hanya tersenyum tipis, “Maaf nyonya! Tapi putri anda ada dua, siapa yang akan dinikahkan dengan putra saya, Evano?”

Riga sangat berharap Alin yang akan menikah dengan Evano. Meskipun baru kali ini bertemu dengan putri-putri dari sahabatnya itu, Riga dapat menilai Alin jauh lebih baik dari Friska.

“Jelas Friska lah, Tuan!” cetus Heera merangkul sang anak.

Mendengar jawaban Heera, Alin hanya diam saja. Ia juga tidak berharap menikah karena perjodohan. Alin memiliki mimpi bisa menghabiskan sisa hidup dengan pria yang mencintai dan menerima ia apa adanya.

“Kenapa tidak Alin?” tanya Riga.

“Anak saya hanya Friska, Tuan. Dia hanya anak Firman dengan selingkuhannya,” tuduh Heera menunjuk Alin.

Sontak Alin mendongakkan kepala. Sang mama tidak melakukan apapun, tapi Heera dengan tega menuduh begitu.

“Maaf, Tante! Tolong jaga ucapan, Tante!” ujar Alin meredam kekesalan.

“Apa yang dikatakan mamaku benar! Mamamu itu telah merebut papa dari kami,” timpal Friska menyetujui ucapan Heera.

“Jangan keterlaluan, Kak! Tante Heera sendiri yang meninggalkan papa.

“Jadi, jangan lancang memfitnah mamaku,” bantah Alin.

Beberapa detik suasana hening. Sampai Alin kembali berucap, “Sepertinya saya tidak ada kepentingan di sini. Kalau begitu saya permisi!”

Alin beranjak meninggalkan ruang tamu. Ia tidak ingin mendengar lagi tudingan buruk yang diucapkan Heera dan Friska tentang Nuri.

“Lihat, Ma! Tidak punya sopan santun,” sindir Friska memanas-manasi.

“Kamu benar! Mungkin karena tidak ada ibu yang mengajari, dia menjadi seperti itu!”

Alin tetap melangkah, ia tidak ingin termakan perkataan kakak dan ibu tirinya itu.

Riga mengikuti langkah Alin dengan sorot mata iba, ia percaya pada perkataan Alin. Entah mengapa Riga merasa Heera dan Friska berusaha memojokkan gadis malang itu.

“Eh. Maaf, Tuan! Pembicaraan kita terganggu. Jadi, kapan Friska dan nak Evano menikah?” tanya Heera.

“Pernikahan akan diadakan dua minggu lagi. Nyonya dan nak Friska cukup duduk tenang, biar saya yang handel semua persiapan.”

Mereka mengangguk senang, impian mereka tetap menjadi orang kaya akan segera terwujud.

“Kalau boleh tahu, nak Evano kerjanya apa?” tanya Heera penasaran.

Sejak datang ke rumah mereka, Evano tidak sekali pun mengeluarkan suara. Hanya Riga yang terus berbicara.

“Dia asisten pribadi CEO di Aditama corp,” bukan Evano yang menjawab, tapi Riga.

Ternyata dia hanya asisten. Kata hati Friska.

“Kalau tuan sendiri?” tanya Heera lagi.

“Apa kalian pernah mendengar Xander hotel’s?”

“Siapa yang tidak mengenalnya, Tuan. Seluruh dunia juga tahu,” puji Heera.

“Anda terlalu memuji, Nyonya. Saya pemilik hotel tersebut,” tutur Riga.

Friska dan Heera menganga tidak percaya. Pemilik hotel yang telah membuka cabang di setiap penjuru dunia duduk bersama mereka. Lebih-lebih sebentar lagi Friska akan menjadi bagian keluarga sultan itu.

“Anda tidak bergurau ‘kan tuan? Lalu, kenapa nak Evano hanya menjadi asisten CEO?” tanya Heera memastikan.

“Hehe. Untuk apa saya bergurau, Nyonya. Evano menjadi asisten adalah pilihannya, saya tidak ingin memaksa dia melakukan apa yang tidak diinginkan,” jelas Riga.

“Tapi, semua diwariskan pada nak Evano ‘kan, Tuan?”

Evano setengah tersenyum, Benar-benar keluarga matre. Batin Evano.

Hal ini yang dibenci Evano ketika berhubungan dengan wanita. Ia menganggap semua kaum hawa sama, mendekati laki-laki hanya sebatas harta. Tidak ada yang tulus dalam menjalin hubungan.

“Tentu, Nyonya! Evano putra saya satu-satunya,” jawab Riga tersenyum miris.

Ia teringat pada seseorang yang memiliki sifat persis seperti Heera.

Bersambung ...

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Not a Stuntman!

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Benih Rahasia sang Fuckboy
8.7
Vania Clarista rela melepas hidup mewahnya demi cinta buta pada Edgar Emiliano, seorang playboy sekolah. Hubungan itu meninggalkan luka mendalam saat Vania hamil dan terpaksa berjuang sendirian. Demi menjaga kehormatan keluarga, ia memilih pergi dan membangun masa depan baru tanpa dukungan siapa pun. Enam tahun berlalu, mampukah takdir mempertemukan mereka kembali demi anak yang kian tumbuh, ataukah Vania tetap memilih bertahan dalam kemandiriannya?
Sampul Novel BERONDONG PERKASA
9.8
Danny Sasmita sering mengintip tetangga barunya, Camelia, menggunakan teropong. Suatu hari, ia bergegas menolong Camelia yang histeris karena kecoak. Namun, warga salah paham hingga memaksa mereka menikah meski terpaut usia jauh. Di tengah tekanan sosial dan tanda tanya mengenai status Camelia, mantan tunangannya muncul kembali setelah dua tahun berpisah. Kini Camelia terjebak dalam dilema antara suami mudanya atau pria dari masa lalu yang datang kembali.
Sampul Novel Gairah Tersembunyi Bos Killer
8.6
Nina, lulusan terbaik yang penuh ambisi, harus menghadapi kenyataan pahit saat bekerja di bawah kendali Nathan. Sang bos yang dikenal kejam itu terus mempersulit langkahnya di kantor. Namun, suasana berubah drastis ketika sebuah lembur malam mengungkap sisi hangat Nathan yang tak terduga. Meski benih cinta mulai tumbuh, mereka terpaksa menjalin asmara secara sembunyi-sembunyi. Kini Nina terjebak dalam dilema antara karier, intrik kantor, dan rahasia besar.
Sampul Novel Jejak Masa Lalu
9.4
Empat tahun membina mahligai rumah tangga, Nindi merasa pernikahannya bersama Dika berjalan harmonis meski belum dikaruniai buah hati. Namun, kebahagiaan itu semu karena Dika diam-diam merencanakan pernikahan dengan Rose Evelin, sang mantan kekasih yang kini menjadi model ternama. Di tengah keretakan ini, sosok pria dari masa lalu Nindi pun muncul kembali. Kini, kesetiaan mereka diuji saat bayang-bayang masa lalu menghantui dan mengancam keutuhan komitmen yang ada.
Sampul Novel Pacar Kedua.
9.7
David mulai merasakan ada yang tidak beres dalam hubungannya. Kecurigaan mendalam menyelimuti benaknya, memicu prasangka bahwa Reta, wanita yang ia cintai, telah mengkhianati komitmen mereka dengan pria lain. Tak ingin terjebak dalam ketidakpastian, David memutuskan untuk menyelidiki kebenaran di balik sikap misterius Reta. Ia bertekad mengumpulkan bukti nyata guna mengungkap perselingkuhan yang selama ini hanya menjadi firasat buruk di hatinya.
Sampul Novel The Guardian Devil
9.6
Cindy baru menyadari bahwa hidupnya yang tenang selama ini adalah berkat perlindungan rahasia Mr. Auredo. Namun, segalanya berubah drastis saat posisi pelindung beralih ke tangan putranya, Chris. Meski Chris menjalankan tugasnya, sifat egois dan dominasinya membuat Cindy merasa tertekan. Bagi Cindy, Chris lebih menyerupai iblis daripada malaikat penjaga. Di tengah jeratan kuasa sang miliarder, mampukah Cindy bertahan menghadapi cara perlindungan Chris yang kejam?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan