Sampul Novel Jodoh Serigala Putih yang Ditolak Sang Alpha

Jodoh Serigala Putih yang Ditolak Sang Alpha

8.2 / 10.0
Pameran seni pertamaku hancur saat Baskara, Alpha pasanganku, justru melindungi wanita lain di berita. Dia mengabaikan ikatan kami demi aliansi baru dan menyebut karyaku sekadar hobi, bahkan mencuri ide bisnis triliunanku. Setelah empat tahun dihina sebagai Omega penurut, kesabaranku habis. Melalui dokumen palsu yang dikira pengalihan hak seni, aku menjebaknya untuk menandatangani Ritual Penolakan. Kesombongannya akan menjadi senjata penghancur dirinya sendiri.

Jodoh Serigala Putih yang Ditolak Sang Alpha Bab 1

Malam itu adalah malam pameran seni tunggalku yang pertama, tapi pasangan Alpha-ku, Baskara, tidak terlihat di mana pun. Udara di galeri terasa sesak oleh aroma sampanye dan pujian, tapi setiap pujian terasa seperti tamparan, menyebutku "pasangan sang Alpha," bukan seorang seniman.

Lalu aku melihatnya di siaran berita. Dia sedang melindungi wanita lain, seorang Alpha Wanita, dari kilatan kamera. Bisikan di dalam ruangan membenarkannya: kawanan mereka akan bergabung, disegel oleh ikatan baru. Ini bukan hanya tentang keterlambatannya; ini adalah eksekusi publik atas ikatan kami.

Suaranya menusuk pikiranku, dingin dan tanpa perasaan. "Kania membutuhkanku. Kau seorang Omega, tangani ini." Bukan permintaan maaf, hanya sebuah perintah. Saat itulah helai harapan terakhir yang kugenggam selama empat tahun akhirnya putus.

Dia tidak hanya melupakanku; dia telah secara sistematis menghapusku, bahkan mengambil kredit atas aplikasi bernilai triliunan rupiah yang lahir dari visi rahasiaku, menganggap seniku hanya sebagai "hobi."

Tapi bagian diriku yang pendiam dan penurut mati malam itu. Aku berjalan ke sebuah ruang belakang dan mengirim pesan kepada pengacaraku.

Aku menyuruhnya untuk menyusun dokumen Ritual Penolakan, yang disamarkan sebagai transfer Hak Kekayaan Intelektual untuk karya seniku yang "tidak berharga". Dia tidak akan pernah membaca tulisan kecilnya. Dengan kesombongan yang sama yang dia gunakan untuk menghancurkan jiwaku, dia akan menandatangani kehancurannya sendiri.

Bab 1

ARYANA POV:

Udara di galeri terasa sesak. Berbau sampanye mahal, parfum manusia, dan aroma samar cat minyak yang mengering di atas kanvas. Tapi satu-satunya aroma yang dirindukan jiwaku tidak ada di sana.

Pinus dan sengatan listrik dari badai yang akan datang.

Baskara.

Alpha-ku. Pasanganku.

Seharusnya dia ada di sini. Ini adalah malamku, pameran tunggalku yang pertama. Puncak dari tahun-tahun yang kuhabiskan membungkuk di atas kanvas di penthouse steril dan sepi yang dia sebut rumah kami.

Getaran kegelisahan menjalari diriku. Aku merapikan gaun sutra sederhana yang kukenakan, berwarna biru malam yang pekat. Gaun itu elegan, tapi terasa seperti kostum. Segala sesuatu tentang kehidupan ini terasa seperti kostum.

Seseorang mendentingkan gelas di dekatnya. "Bersulang untuk pasangan sang Alpha! Omega kecil yang sangat berbakat."

Kata-kata itu dimaksudkan sebagai pujian, tapi mendarat seperti tamparan yang menghinakan. *Pasangan sang Alpha.* Bukan Aryana Mason, sang seniman. Hanya perpanjangan dari dirinya. Sebuah aksesori.

Melalui Ikatan Batin, ruang mental bersama kawanan kami, aku bisa merasakan pikiran serigala Rajawali lainnya di ruangan itu. Beberapa merasa kasihan. *Kasihan sekali, dia tidak datang.* Yang lain diwarnai dengan kepuasan yang kejam. *Dia memang selalu terlalu pendiam untuk Alpha seperti Baskara.*

Ikatan Batin adalah anugerah dari Dewi Bulan, yang dimaksudkan untuk mengikat kawanan bersama, untuk menciptakan sebuah keluarga. Tapi malam ini, rasanya seperti sangkar bisikan, masing-masing menusuk hatiku.

Aku memaksakan senyum untuk seorang kolektor manusia yang mengagumi karya terbesarku, pusaran perak dan bayangan yang melambangkan kelahiran sebuah ide. Idenya.

Pandanganku beralih ke layar besar di ujung galeri, yang seharusnya menampilkan sketsa digitalku secara berulang. Sebaliknya, layar itu menayangkan siaran berita langsung.

Dan di sanalah dia.

Baskara Aditama. Baskara-ku.

Dia berdiri di tangga Balai Kota Jakarta, bahunya yang lebar menjadi benteng dalam setelan jas yang dijahit sempurna. Tubuhnya yang kuat diposisikan protektif, melindungi wanita lain dari rentetan kilatan kamera.

Kania Wijoyo. Alpha Wanita dari Kawanan Bulan Merah.

Aromanya, bahkan melalui layar, terasa tajam dan agresif—jahe liar dan matahari gurun. Dia adalah seorang predator, setara. Bukan Omega pendiam yang beraroma lilac dan hujan.

Bisikan di galeri semakin keras, tidak lagi terbatas pada Ikatan Batin.

"...penggabungan antara Rajawali dan Bulan Merah..."

"...aliansi akan disegel dengan sebuah ikatan..."

"...pasangan yang benar-benar kuat. Seorang Alpha dan seorang Alpha Wanita..."

Dunia terasa berputar. Sampanye di perutku berubah menjadi asam. Ini bukan hanya tentang keterlambatannya. Ini adalah eksekusi publik. Eksekusiku.

Kemudian, suaranya menembus kebisingan, langsung ke dalam kepalaku. Perintah yang dingin dan tanpa perasaan melalui ikatan pribadi kami.

*Kania membutuhkanku. Kau seorang Omega, tangani saja acara kecil ini. Selamat.*

Kata-katanya singkat, tidak sabar. Tidak ada sedikit pun permintaan maaf. Tidak ada secercah kehangatan. Itu adalah perintah dari seorang Alpha kepada bawahannya.

Itu saja. Helai harapan terakhir yang kugenggam selama empat tahun akhirnya putus. Ikatan suci di antara kami, yang ditenun oleh Dewi Bulan, tiba-tiba terasa sedingin es dan rapuh, seperti sulur beku yang akan hancur.

"Kau baik-baik saja, Aryana?"

Sebuah kehadiran yang solid tiba-tiba ada di sisiku. Bramantyo, pemilik galeri. Aroma Beta-nya, tanah hangat dan buku-buku tua, adalah perisai yang menenangkan, menghalangi mata dan pikiran yang ingin tahu.

Suaranya rendah, hanya untuk telingaku, tapi amarahnya adalah jeritan tanpa suara di Ikatan Batin. *Alpha bodoh itu! Dia sama saja seperti yang terakhir kali menghancurkan hati adikku. Dia akan menyesali hari ini sampai napas terakhirnya!*

Aku menarik napas gemetar, mataku terpaku pada lukisan di dinding. Itu adalah salah satu sketsa awalku untuk proyek "Aether"—aplikasi revolusioner yang telah menghasilkan triliunan rupiah bagi Aditama Corp. Inspirasi itu datang kepadaku dalam sebuah visi, anugerah dari garis keturunan rahasiaku, semburan gambar dan kode yang dengan panik kulukis di atas kanvas.

Baskara menyebutnya "hobiku". Dia tahu persis apa itu, sihir yang berdenyut di bawah cat. Tapi mengakuinya berarti mengakui kekuatanku. Jadi dia meremehkannya. Dan juga aku.

Dia tidak hanya melupakanku. Dia telah secara sistematis menghapus keberadaanku. Dia telah mengambil bagian paling suci dari jiwaku, sihir warisan Serigala Putihku, dan mencapnya dengan namanya sendiri.

Bagian diriku yang pendiam, bagian yang telah belajar untuk bertahan hidup dengan menjadi kecil dan sunyi, akhirnya mati. Sebagai gantinya, sebuah tekad yang dingin dan keras muncul, setajam pecahan kaca.

Aku tidak akan hancur. Aku tidak akan runtuh.

Aku akan melawan.

Aku permisi, berjalan dengan kaki mantap ke ruang belakang. Tanganku bahkan tidak gemetar saat aku mengeluarkan ponselku. Aku menggulir ke kontak Saras, pengacaraku, jiwa lain yang dilindungi oleh Dewan Lembah Rembulan yang netral.

Pesanku sederhana, dikirim melalui saluran terenkripsi yang aman.

"Saras," ketikku. "Aku butuh kau menyusun dokumen untuk Ritual Penolakan. Samarkan sebagai perjanjian transfer Hak Kekayaan Intelektual untuk semua konsep seni 'Aether'-ku. Dia tidak akan pernah membaca tulisan kecilnya. Dia pikir 'hobi' seorang Omega tidak ada harganya."

Aku menekan kirim. Keputusan itu meresap ke dalam tulangku, bukan dengan rasa sakit, tetapi dengan ketenangan mengerikan dari badai yang akan datang. Dia akan menandatangani kehancuran jiwanya, dan dia akan melakukannya dengan kesombongan santai yang sama seperti saat dia baru saja menghancurkan jiwaku.

---

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Jodoh Serigala Putih yang Ditolak Sang Alpha

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel Hijrah Cinta Sang Casanova
8.0
Bobby jatuh hati pada Claudia sejak pertemuan pertama, namun reputasinya sebagai casanova membuat Claudia enggan membuka hati. Meski Claudia bersikap baik karena Bobby pernah menolong menantunya, ia tetap merasa risi akan kehadiran pria itu. Sultan, mertua Claudia, justru mendukung Bobby demi mengakhiri masa janda menantunya yang sudah lama. Saat Claudia akhirnya luluh dan menerima lamaran, kejutan masa lalu serta sosok misterius muncul menguji pernikahan mereka.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan yang hancur karena dikhianati calon istrinya nekat memaksa Zahra menikahinya demi melampiaskan rasa kecewa. Zahra pun terkejut dan menolak mentah-mentah tawaran gila tersebut. Namun, Rayhan tak menyerah dan menjanjikan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra mau menggantikan posisi mempelai wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima kesepakatan ini dan sanggup menjalani kehidupan sebagai istri pengganti bagi pria dingin seperti Rayhan?
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Nada menyadari bahwa menjerat Ivander ke dalam pernikahan paksa adalah langkah yang keliru. Namun, baginya ini satu-satunya jalan untuk tetap berada di sisi pria yang hidupnya pernah ia hancurkan. Didorong rasa bersalah yang mendalam, Nada bertekad menebus dosa masa lalunya melalui pengabdian ini. Akankah segala pengorbanan Nada mampu mencairkan kebencian di hati Ivander, ataukah usahanya untuk mendapatkan maaf justru akan berakhir sia-sia?
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan