Sampul Novel Suamiku Ternyata Pewaris yang Tertukar

Suamiku Ternyata Pewaris yang Tertukar

9.2 / 10.0
Dalam romance novel Suamiku Ternyata Pewaris yang Tertukar, Yolla terpaksa menikahi Byanz, CEO pilihan ayahnya, demi menjaga status ahli waris. Temukan rahasia besar di balik identitas Byanz dalam billionaire romance books ini yang mengubah kebencian menjadi pilihan hidup yang sulit.
Ringkasan Suamiku Ternyata Pewaris yang Tertukar
Pertemuan awal yang buruk memicu kebencian antara Yolla dan Byanz. Situasi memanas saat Byanz, pemuda dari latar belakang sederhana, tiba-tiba diangkat menjadi CEO di perusahaan ayah Yolla. Sang ayah yang kagum pada kesantunan Byanz bahkan nekat menjodohkan mereka. Namun, sebuah rahasia besar mengenai identitas asli Byanz akhirnya terungkap. Kini, Yolla terpaksa menerima pernikahan tersebut demi melindungi statusnya sebagai anak kandung di keluarganya sendiri.
Baca Selengkapnya

Suamiku Ternyata Pewaris yang Tertukar Bab 1

“Anak saya ... mana, Suster?”

Seorang wanita paruh baya yang baru siuman setelah persalinan, bertanya lirih ketika melihat suster muncul di ruangannya.

“Sebentar ya, Bu?” sahut suster sambil tersenyum. “Saya cek dulu.”

Wanita bernama Virnie itu hanya mampu terbaring lemah dan nyaris tidak memperhatikan apa yang sedang dilakukan suster itu kepadanya.

Beberapa saat setelah menyelesaikan pekerjaannya, suster itu permisi keluar dan meninggalkan Virnie sendiri di ruangannya.

“Selamat pagi,” Tidak berapa lama kemudian, salah seorang suster masuk sambil menggendong seorang malaikat kecil yang tertidur pulas.

“Ini anak saya, Suster?” tanya Virnie dengan raut wajah seakan tidak sabar untuk segera menimang buah hatinya.

“Betul, Bu. Mari, saya bantu pelekatannya agar bisa menyusui dengan nyaman.” Suster itu meletakkan bayi Virnie dalam gendongannya dengan posisi senyaman mungkin.

“Saya tinggal dulu ya, Bu?” kata suster. “Kalau butuh apa-apa, silakan pencet belnya.”

“Terima kasih Suster,” angguk Virnie sambil memangku buah hatinya dengan bahagia.

Setelah beberapa saat menyusui anaknya, Virnie baru ingat bahwa dia belum menanyakan tentang jenis sang bayi.

“Perempuan apa laki-laki, Ma?” tanya Sony, suami Virnie begitu dia memasuki ruangan istrinya.

Saat awal kehamilan, mereka berdua memang sepakat untuk tidak menanyakan jenis anak mereka setiap kali pemeriksaan kehamilan.

“Biarlah ini jadi kejutan di hari kelahirannya nanti,” kata Virnie saat itu.

Namun, sekarang ini Virnie justru menyesal karena lupa menanyakannya. Ditambah lagi dia sempat pingsan setelah bayinya lahir.

“Maaf ya, papa terlambat datang?” ucap Sony yang sedang berada di luar kota saat mendapat telepon dari istrinya.

“Nggak apa-apa, ayo kita cek sendiri, Pa?” ajak Virnie yang mendadak jadi bersemangat untuk mengungkap jenis anaknya.

“Iya,” angguk Sony sambil membongkar selimut yang membungkus tubuh mungil buah hatinya. Dia hanya perlu melihat sekilas keseluruhan tubuh bayi itu untuk memastikan jenisnya.

“Anak kita perempuan,” kata Sony memberi tahu istrinya. “Lihat Ma, benar-benar bayi perempuan yang cantik.”

Virnie tersenyum begitu mendengar ucapan suaminya.

“Siapa namanya, Pa?” tanya Virnie ingin tahu.

Sony tersenyum sembari memandangi putri mungilnya yang sedang tertidur.

“Sebenarnya papa sudah siapkan nama cowok, Babyanz Avinskie.” Sony menjawab pelan. “Tapi karena ternyata lahir cewek, aku ganti jadi Babyolla Zavinska.”

Virnie tersenyum dengan mata berbinar-binar mendengar nama putri pertamanya.

“Babyolla ... nama yang cantik,” ucapnya sambil mengecup kening sang malaikat kecil.

Dua puluh lima tahun kemudian ....

Babyolla tumbuh dengan limpahan kasih sayang dan materi dari kedua orang tuanya, hingga menjadikannya orang yang manja dan semena-mena.

“Yolla?” panggil Virnie begitu dia tiba di rumah dan tidak melihat putrinya.

“Apa sih, Ma?” Yolla muncul dengan wajah malas. Dia baru saja membersihkan kuku-kuku di jemari tangannya saat sang ibu memanggil.

“Kamu nggak bantu papa di kantor?” tanya Virnie sambil menatap Yolla. “Papa belum dapat pegawai baru, setidaknya bantulah dulu.”

Yolla menarik napas, dia memang pernah diminta ayahnya untuk membantu pekerjaan di kantor. Namun, euforia setelah dia diwisuda masih terasa efeknya sampai sekarang.

“Malas ah Ma, kalau Cuma jadi pegawai.” Yolla berkomentar sambil duduk di sofa.

“Kan enak dapat gaji dari papa,” sahut Virnie. “Kamu juga masih dapat uang bulanan dari mama. Kurang apa lagi, coba?”

Yolla meniup-niup kukunya sebelum menjawab.

“Gaji karyawan paling berapa sih, Ma?” katanya. “Aku itu mau pegang posisi yang bergengsi dong, apa gunanya aku jadi anak pemilik perusahaan?”

“Yol, semua itu kan ada prosesnya.” Virnie menarik napas. “Semua jabatan tinggi pasti berawal dari bawah dulu ...”

“Ma, kalau begitu mendingan aku cari kerja di luar.” Yolla menukas. “Masa aku jadi karyawan di perusahaan papa aku sendiri. Malu aku, Ma.”

Virnie tidak menjawab, percuma. Yolla terkenal dengan sikap keras kepalanya, semakin dikerasi maka dia akan semakin membantah.

Awalnya, keinginan Sony sangatlah sederhana. Dia tidak mau melihat putrinya jadi pengangguran setelah lulus sarjana. Untuk itulah dia mengarahkan Yola untuk membantunya di kantor.

“Aku mau kerja di kantor papa,” kata Yolla setelah dibujuk berkali-kali oleh orang tuanya. “asalkan aku dikasih jabatan bagus.”

“Contohnya?” tanya Sony sambil lalu.

“Manajer atau apa,” jawab Yolla seenaknya. “CEO, apalah ... yang penting jangan pegawai bawah Pa, malu.”

Sony menarik napas, sementara Virnie mengusap bahunya sebagai isyarat agar dia memaklumi sikap putri semata wayang mereka.

Seminggu setelah itu, Yolla muncul di perusahaan ayahnya dengan rok sepan dan kemeja kerja serta riasan di wajahnya. Satu tas bermerek menggantung di lengannya dan sesekali berayun kala wanita muda itu melangkah anggun ke dalam ruangannya.

Seharian itu Yolla hanya sibuk bermain gawai sambil duduk di kursi kebesarannya karena dia akan mengusir siapa saja yang berani masuk untuk mengantar pekerjaan ke ruangannya.

Di bagian belakang, para petugas kebersihan terkadang membicarakan kelakuan putri bos mereka.

“... kamu saja yang membersihkan ruangannya ...”

“... aku aja malas, galak banget dia ...”

Seorang pria muda muncul dengan seragam office boy sambil menenteng ember dan sebuah alat pel di tangannya.

“Ada yang belum dibersihkan?” tanyanya dengan suara yang sangat santun.

“Ruangan CEO baru kita,” sahut salah seorang petugas kebersihan yang tadi ngobrol.

“Oke, aku akan ke sana.” Pria muda itu mengangguk dan berbalik.

Yolla menoleh ketika seorang pemuda memasuki ruangannya yang terbuka.

“Permisi Bu,” ucap pria itu sopan sambil mengangguk sungkan ke arah Yolla yang sedang asyik bermain gawai.

Yolla tidak menjawab dan hanya menganggukkan kepalanya.

Office boy itu lantas mulai menyapu dan mengepel lantai di ruangan Yolla.

“Bu, tolong jangan berdiri dulu ya?” kata office boy itu sopan sebelum berlalu. “Lantainya masih licin, takutnya nanti Ibu jatuh.”

“Ya,” sahut Yolla pendek.

Office boy itupun berlalu karena merasa tugasnya sudah selesai.

Tak lama kemudian, Yolla berdiri dengan ponsel di tangan. Dia baru melangkah sebentar ketika sepatunya tergelincir dan membuatnya jatuh seketika.

“Aduhh!” pekik Yolla. “Siapa sih office boy yang bersihin?”

Sambil menggerutu, Yolla berjalan hati-hati dan mencari office boy yang tadi membersihkan ruangannya.

Beberapa petugas kebersihan langsung berdiri saat Yolla mendatangi mereka.

“Siapa yang tadi bersihin ruangan saya?” hardik Yolla dengan mata melotot.

Beberapa pasang mata saling lirik sebentar.

“Baby ... kalau nggak salah tadi ...”

“Mana, panggil Baby cepet ...”

Mendengar mereka menyebut ‘baby,’ Yolla pikir dia adalah cewek.

“Nah, itu Baby!”

Yolla menoleh dan melihat office boy yang tadi membersihkan ruangannya, seketika dia tertawa meremehkan.

“Cowok kok namanya Baby,” ejeknya sambil memandang si office boy.

“Byanz, kamu kan yang tadi bersihin ruangan Bu Yolla?”

“Masih kotor tuh, Bu Yolla sampai ke sini ...”

Office boy itu memandang Yolla dengan tatapan sungkan sementara Yolla balas menatapnya dengan mata yang berapi-api.

Bersambung—

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Suamiku Ternyata Pewaris yang Tertukar

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Alfaro David
9.6
Dunia yang keras sanggup mengubah kebaikan menjadi kegelapan. Tanpa bimbingan keluarga, Alfaro tumbuh menjadi pemuda pemberontak yang sulit dikendalikan. Namun, di balik sikap nakalnya, ia menyembunyikan luka batin mendalam di balik topeng tak kasat mata demi melindungi diri. Saat ia menganggap sahabatnya sudah seperti saudara sendiri, sebuah ancaman besar muncul. Akankah ikatan mereka bertahan ketika pengkhianatan mulai merayap masuk ke dalam lingkaran persahabatannya?
Sampul Novel contract merriage with the ceo
9.0
Faza terkejut saat Demian, CEO muda yang baru saja resmi menjadi suaminya, langsung menyodorkan surat perjanjian di hari pertama pernikahan mereka. Demian menegaskan bahwa hubungan ini hanyalah formalitas demi kepentingan keluarga. Dengan ketus, ia menyatakan sudah memiliki kekasih dan melarang Faza berharap lebih. Tanpa ruang untuk membantah, Faza terjebak dalam pernikahan kontrak yang dingin tanpa cinta. Akankah hubungan tanpa kontak ini bertahan?
Sampul Novel Gadis Simpanan
8.4
Rachel Oktaviani kehilangan segalanya saat sang paman merampas harta warisannya. Nasib tragis membawanya menjadi jaminan utang judi hingga ia nyaris tertabrak mobil mewah saat melarikan diri. Daren Beltrand, sang pengemudi, menyelamatkannya namun dengan niat terselubung. Rachel kini terperangkap bagai burung dalam sangkar emas sebagai simpanan Daren. Tanpa disadari, pria itu ternyata sudah beristri. Bagaimana hancurnya hati Rachel saat rahasia kelam Daren terungkap?
Sampul Novel Nafsu Terlarang: Suatu Malam Bersama Ayah Suamiku
8.5
Dijebak saudara sendiri, Joanna berakhir di pelukan pria asing hingga dibenci pacar dan dipaksa menikahi Rhys yang licik. Namun, Owen yang merupakan ayah angkat Rhys yang kaya justru melindunginya dari hinaan. Joanna memendam rasa pada Owen, tapi gairah satu malam membuat Owen menjauh. Saat Joanna mencoba berpaling pada pria lain, Owen terbakar cemburu dan menuntut cintanya kembali. Kini Joanna berbalik membalas sikap dingin pria itu dengan penuh tantangan.
Sampul Novel Pembalasan Seorang Ibu
7.9
Saat kebakaran melanda sebuah TK, Nea yang berusia empat tahun terjebak di lantai dua. Sang ibu memohon pada suaminya, Haris, seorang pemadam kebakaran, untuk menyelamatkan putri mereka. Namun, Haris justru menuduhnya egois dan memilih menyelamatkan anak dari Stella Prisa, wanita pujaan hatinya. Haris dipuja sebagai pahlawan saat mendampingi Stella, sementara istrinya mendekap kotak abu putri mereka yang tewas. Rasa duka itu kini berubah menjadi tekad membara untuk membalas dendam.
Sampul Novel Sebatas Istri Bayaran
9.5
Terdesak keinginan keluarga untuk memiliki keturunan, Anita Artemio memaksa suaminya, Julian Narendra, menikahi wanita lain. Reyna Anindira yang tergiur gaya hidup mewah menerima tawaran menjadi istri bayaran demi melahirkan anak bagi mereka. Namun, situasi berubah saat Reyna mulai jatuh hati dan menuntut posisi lebih dari sekadar kontrak. Meski Reyna ingin memiliki Julian sepenuhnya, Julian tetap teguh pada cintanya untuk Anita, memicu konflik batin yang emosional.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan