Sampul Novel Tak Bisa Lepas Dari Tuan Muda.

Tak Bisa Lepas Dari Tuan Muda.

9.0 / 10.0
Dalam novel Tak Bisa Lepas Dari Tuan Muda, Jesslyn menghadapi tuduhan keji dari Max di hari pernikahan mereka. Hubungan billionaire romance ini hancur akibat fitnah. Jesslyn memilih pergi, meninggalkan penyesalan bagi Max yang terlambat menyadari kebenaran dalam web novel modern ini.
Ringkasan Tak Bisa Lepas Dari Tuan Muda.
Jesslyn hancur saat kekasihnya absen di hari pernikahan mereka. Sebuah fitnah kejam menghancurkan segalanya ketika Max menuduh Jesslyn telah meracuni makanannya dengan zat terlarang. Kecewa karena tidak dipercayai, Jesslyn memilih pergi dan memutus hubungan mereka selamanya. Meski hatinya sangat perih, ia bersumpah tidak akan pernah kembali. Jesslyn yakin suatu saat nanti Max akan sangat menyesal setelah kebenaran pahit di balik semua ini terungkap.
Baca Selengkapnya

Tak Bisa Lepas Dari Tuan Muda. Bab 1

“Baby, ayolah aku sangat merindukanmu,” bujuk pria tampan pada kekasihnya. Hidung mancungnya berulang kali menghirup aroma khas dari rambut sang kekasih. Aroma melon yang manis dan lembut.

“Hei, kamu ini tidak sabaran sekali. Besok kita akan menikah, tunggulah sampai besok,” jawab wanita jelita pemilik nama Jesslyn Huo.

Ya, dia dan kekasihnya, Maxwell Gavino Yan sudah berkencan sejak lama. Dan, besok adalah hari bahagia, hari pernikahan yang sudah mereka tunggu-tunggu.

“Untuk terakhir kalinya, Baby. Sebelum kita menikah. Aku ingin mengingat rasa kita berciintaa sebelum menikah. Mungkin, suatu saat nanti aku akan merindukan saat-saat seperti ini.” Tangan kekar melingkari tubuh ramping. Bibirnya mengecup bahu yang masih tertutup dress.

“Tapi, Mak. Aku sudah tidak menyimpan pengamaan lagi. Kamu sudah menggunakannya yang terakhir kemarin.”

Max terkekeh, “tidak perlu. Besok kita akan menikah. Tidak akan jadi masalah jika kamu hamil bukan?" Memutar tubuh aduhai dan meraih dagu tirus. Max menyatukan bibirnya dengan ranum manis Jesslyn.

Mata sang wanita terpejam. Sentuhan lembut di bibir membuatnya terhanyut. Aroma maskulin yang memenuhi indra penciuman, membuat Jesslyn tak mampu menampik pesona sang pangeran mahkota keluarga Yan.

Kalau sudah seperti ini Jessy sama sekali tidak bisa menolak. Ia menerima semua sentuhan yang kekasihnya berikan. Bukan hanya menerima, Jesslyn juga membalas tanpa ragu.

Tubuh digiring menuju ranjang tanpa melepaskan tautan di bibir. Terbaring pasrah tak menolak sedikitpun. Dengan cepat tubuhnya telah polos dilucuti sang pria.

Setiap titik-titik sensitif disentuh dengan lembut. Max tidak terburu-buru, ia benar-benar menikmati detik-detik lajangnya bersama Jesslyn.

“Oh… ahh, Max.” Desahan silih berganti memenuhi ruangan. Sentuhan Max membuat wanitanya melambung tinggi.

Max merekam semua yang terjadi. Dari suara indah, kulit yang lembut, ekspresi yang menggoda dan rasa menggelitik di perutnya. Sungguh tak terlewat sedikitpun

Rasa ingin menyatu semakin besar. Max dan Jesslyn sudah tak sanggup lagi menahannya. “Honey, now,” pinta Jesslyn dengan wajahnya yang memerah.

Max tersenyum, “sure, Baby.” Perlahan melakukan penyatuan. Mendorong masuk begitu dalam.

Jesslyn mendesah panjang. Kedua tangannya meremas seprei di kanan dan kiri. Rasanya sungguh indah hingga tak dapat diungkapkan dengan kata. Mulai dari situ Jesslyn tak ingat lagi apa yang ia ucapkan. Kata-katanya menjadi tidak jelas.

Namun, max sangat menyukainya.

Desahan dan kata-kata tidak jelas itu, membuatnya semakin bersemangat bergerak untuk mencapai dan memberikan puncak terindah.

“Max! Ah….” Tubuh Jesslyn mengejang. Ia terlebih dahulu mendapatkan kenikmatan tertingginya.

“Euh, baby.” Max pun menyusul. Miliknya memuntahkan benih di dalam rahim hangat kekasihnya tanpa ragu. Besok, ia akan menikahi Jesslyn tidak masalah jika nantinya Jesslyn hamil.

Tubuh keduanya terkapar di atas ranjang. Mengatur napas sambil menatap langit-langit kamar.

“Setelah ini, aku tidak akan menyentuh kekasihku lagi,” kata Max membuat Jesslyn menoleh.

Entah mengapa hati terasa tidak nyaman mendengar kata-kata Max itu. Tanpa sadar wajahnya berubah murung.

“Kenapa murung, Baby?” tanya Max sambil menyeka keringat di dahi wanitanya. “Aku memang tidak akan menyentuhmu sebagai kekasih, tapi aku akan terus menyentuhmu sebagai suami. Besok kamu bukan lagi kekasihku tapi istriku,” sambungnya mengecup kening Jesslyn dengan lembut.

Wajah murung kembali berubah bahagia. Jesslyn tersenyum hingga wajah cantiknya terlihat berseri.

Max kembali memberikan kecupan ringan. Kali ini di bibir. “Setengah jam lagi kita harus ke universitas Nubei. Aku memiliki janji dengan pak Aland,” beritahu Max seraya bangkit.

Satu demi satu ia kumpulkan pakaiannya dan pakaian Jesslyn yang tercecer di lantai. “Bersiaplah setelah puas beristirahat.” Menyerahkan dress sebelum melangkah ke kamar mandi. Jessy mengangguk dan menerima dress itu.

***

Singkatnya, Max dan Jesslyn sampai di Universitas Nubei. Keduanya berjalan beriringan. Melewati lorong menuju ruangan Aland. Langkah kaki mereka cukup jelas terdengar karena sepinya lorong itu.

"Aku menunggu di perpustakaan saja. Menunggu pria berbincang sangat membosankan." Jesslyn membentuk mulutnya seperti kerucut, tanda tak suka. Cukup sekali dalam hidupnya menemani pria berdiskusi. Selain membosankan ternyata membingungkan juga.

"Baiklah, aku janji tidak akan lama."

"Aku tidak yakin," balas Jesslyn ketus.

Max menarik gemas hidung ramping Jesslyn yang mancung. "Kali ini sungguhan. Aku akan langsung menghampirimu setelah urusanku selesai dengan pak Aland."

"Okey." Masih dengan wajah cemberut dan bibir mengerucut Jesslyn mengangguk. Setelah itu mereka pun berpisah di ujung koridor.

Sesuai yang Max janjikan sebelumnya. Ia selesai dengan cepat. Urusan dengan Aland hanya sekedar meminta datang ke pernikahan. Namun, Aland memberikan syarat, Max harus mensponsori penelitiannya jika ingin ia datang. Tentu itu hanya bergurau.

Sambil tertawa Max setuju tanpa ragu. Selama ini penelitian mantan dosennya itu tidak pernah gagal. Meski hanya bergurau ia pun setuju. Dalam waktu singkat keduanya menemukan kata sepat.

Gegas, Max menyusul kekasihnya setelah urusan dengan Aland selesai. Ia ke perpustakaan, tempat favorit Jesslyn menghabiskan waktu ketika kuliah. Selain membaca, Jesslyn juga kerap kali datang hanya untuk tidur. Perpustakaan yang tenang membuatnya nyaman.

"Berikan lagi, kali ini aku yakin akan berhasil."

Langkah kaki Max berhenti ketika mendengar suara kekasihnya. Matanya mencari dimana suara itu berasal.

"Kamu yakin?"

Kali ini suara berat seorang pria yang terdengar. Max juga mengenali suara itu. Suara dari rivalnya, pria yang selalu ingin mengalahkannya juga keluarga Yan.

Max menajamkan pendengaran. Ia melangkah sangat pelan, agar suara langkah kaki tidak terdengar. Berjalan ke samping perpustakaan.

Di balik dinding Max melihat Jesslyn menghadap pria bajiingan itu sambil mengatakan. "Ya aku sangat yakin. Berikan saja barang itu ketika ulang tahunnya. Lalu, saat itu juga akan ada petugas yang datang dan Max tidak akan bisa mengelak, dia tertangkap basah karena menyimpan barang bukti."

Max sangat terkejut. Tubuhnya sampai tak bisa digerakan. Benarkah ini wanita yang sangat dicintainya berkhianat? Tiba-tiba sekujur tubuh terasa lemas. Hampir saja luruh jika tidak berpegangan.

Benaknya kembali memutar kejadian lalu. Dimana ia dinyatakan positif narkoobaa padahal tidak pernah sekalipun menyentuh barang haram itu. Beruntung keluarga nya sangat berkuasa, hingga dapat meredam media dan membuatnya bebas.

"Jadi itu ulahmu, Jes?" lirih Max sangat pelan. Tidak percaya tetapi kenyataan di depan mata. Kaki berusaha melangkah, hendak meninggalkan tempat itu. Sayangnya suara pria brengsyek kembali terdengar.

"Oke, aku akan memberikannya pekan depan."

Jemari Max mengepal erat. Amarah semakin meningkat. Detik itu juga ingin sekali mengamuk dan menghajar keeparat itu. "Aku akan menghancurkanmu, Garric Fan," ucapnya dengan rahang mengeras.

Max gegas pergi untuk menenangkan diri. Saat ini lebih baik mundur untuk menyusun strategi. Diwaktu yang tepat ia akan membalas dengan kepada Garric dan mungkin juga Jesslyn.

Tbc.

Haloo bestiee salam kenal dari Eeng Chan.

Buat kalian yang mau baca gratis novel ini.

Bisa baca di Faceebook aku ya.

Karya Eeng Chan

Yuk di follow aja.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Tak Bisa Lepas Dari Tuan Muda.

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
El Zibrano Elemanus memberikan tawaran gila kepada Lea untuk menyusui putranya dengan imbalan kekayaan yang tak terbatas. Lea yang masih berstatus pelajar menolak keras karena merasa permintaan itu tidak masuk akal bagi gadis seusianya. Namun, El tidak menerima penolakan dan bersikeras bahwa ia bisa mewujudkannya melalui caranya sendiri. Di bawah tekanan sang bos mafia, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam masa depan dan harga dirinya.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang pria terjebak dalam kengerian Hutan Gondoriyo setelah tersesat saat menjelajah. Di tengah fenomena ghaib kendaraan yang raib, ia bertemu pasangan lansia misterius di sebuah pondok terpencil yang memberinya peringatan. Meski berhasil pulang, rasa penasaran membawanya kembali, namun hutan itu seolah lenyap. Hubungan gelap antara kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terkuak, memaksanya mempertaruhkan nyawa demi mengungkap kebenaran yang menghantui.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan