Sampul Novel Seandainya Waktu Bisa Kembali

Seandainya Waktu Bisa Kembali

8.0 / 10.0
Dalam novel romantis Seandainya Waktu Bisa Kembali, seorang hakim tega merampas ginjal istrinya demi menyelamatkan cinta pertamanya. Meski sang istri juga sakit parah, paksaan operasi ini membawa akhir yang tragis. Baca novel online gratis bergenre misteri modern yang penuh konflik emosional ini.
Ringkasan Seandainya Waktu Bisa Kembali
Demi menyelamatkan Lolly, cinta pertamanya yang menderita gagal ginjal, seorang hakim tega memaksa istrinya mendonorkan ginjal. Sang istri mencoba menjelaskan bahwa ia juga mengidap penyakit yang sama dan terancam mati jika kehilangan organ tersebut. Namun, sang suami justru menuduhnya cemburu dan egois. Di bawah paksaan keputusan sepihak itu, operasi transplantasi tetap dilakukan. Tragisnya, kondisi sang istri terus memburuk hingga ia meninggal sendirian tanpa kepedulian di sudut rumah sakit.
Baca Selengkapnya

Seandainya Waktu Bisa Kembali Bab 1

Suamiku, seorang hakim, demi menyelamatkan cinta pertamanya yang menderita gagal ginjal, diam-diam dia memutuskan untuk mengambil salah satu ginjalku dan memberikannya padanya.

Aku mencoba menjelaskan kepadanya bahwa aku sendiri mengidap gagal ginjal, dan jika satu ginjalku lagi diambil, aku pasti akan mati. Namun, suamiku justru berteriak penuh kebencian,

“Lolly sudah sakit parah, tapi kau masih saja cemburu dan berebut perhatian! Apa kau nggak punya hati?!”

Di bawah keputusan sepihaknya, aku dipaksa menjalani operasi transplantasi ginjal. Pada akhirnya, kondisiku semakin memburuk. Aku menghembuskan napas terakhirku di sudut rumah sakit yang sepi, sendirian, tanpa ada yang peduli.

Saat Andrew menemani Lolly di luar ruang perawatan, aku justru terbaring di atas meja operasi yang dingin, menunggu kematian dengan penuh keputusasaan.

Tubuhku dipenuhi selang dan alat-alat medis, suara mesin terdengar seperti panggilan maut, seolah-olah mengingatkanku bahwa waktuku sudah habis.

Hingga garis pada monitor detak jantungku berubah menjadi lurus, kabar keberhasilan operasi Lolly pun tersebar. Lampu darurat di ruang operasi perlahan redup, dan mataku pun tertutup selamanya.

Mungkin karena aku menyimpan terlalu banyak dendam sebelum mati, jiwaku justru melayang ke sisi Andrew.

Melihatnya memeluk Lolly yang baru saja lolos dari maut dengan mata memerah karena haru, hatiku terasa tenggelam semakin dalam.

Aku ingin bertanya padanya, saat kami berdua didorong masuk ke ruang operasi, apakah ia pernah, walau hanya sesaat, mengkhawatirkan hidup dan matiku?

Jawabannya jelas tidak.

Lagipula, demi kesembuhan Lolly, Andrew telah menggugatku ke pengadilan. Ia menyewa pengacara paling terkenal di bidangnya, dan pada akhirnya, aku tetap kalah dalam persidangan.

Saat ginjalku diambil, rasa sakitnya begitu menyiksa hingga keringat membasahi punggungku. Dengan sisa tenaga, aku meneleponnya, suaraku penuh kepasrahan dan memohon.

“Suamiku, aku salah... tolong jangan ambil ginjalku. Ini benar-benar sakit... Aku akan mati...”

Selama ini, aku tidak pernah menundukkan kepala di hadapan Andrew. Namun kali ini, aku berpikir, jika aku menyerah, mengakui semua kesalahan yang tak pernah kulakukan, apakah Andrew akan mengingat lima tahun kebersamaan kami dan mengampuni nyawaku?

Tapi yang kudapatkan hanyalah tawa dinginnya di telepon.

“Mengakui kesalahan adalah hal yang seharusnya kau lakukan. Bisa menyelamatkan nyawa Lolly adalah keberuntunganmu. Jangan pikir kau bisa lolos begitu saja. Jangan kira dengan memberikan ginjalmu untuk Lolly, kau nggak perlu meminta maaf. Semua luka yang kau berikan padanya selama ini, satu per satu akan kuhitung setelah dia sembuh.”

“Mau mati? Setidaknya, minta maaf dulu pada Lolly sebelum itu!”

Aku berusaha membuka mulutku yang kering dan pecah-pecah, ingin menyangkal bahwa semua tuduhan itu bukan perbuatanku. Tapi tenagaku sudah habis.

Seolah masih belum puas, Andrew menatapku dengan penuh kebencian dan melontarkan kata-kata yang menghantamku tanpa ampun.

“Melihat kau seperti ini benar-benar membuatku muak!”

Begitu telepon terputus, hatiku tenggelam ke dalam jurang yang tak berdasar.

Bersamaan dengan itu, perasaan yang kupupuk selama lima tahun untuk Andrew pun lenyap begitu saja, seperti asap yang tertiup angin.

Andrew bilang aku menjijikkan.

Tapi dulu, saat dia menikahiku, dia menatapku dengan penuh kasih, berjanji akan mencintaiku seumur hidup. Aku adalah pilihannya, satu-satunya pengecualian, dan cinta yang paling dia istimewakan.

Namun, setelah Lolly muncul, dia dengan mudah melupakan istri sahnya sendiri.

Aku melihatnya membelai wajah Lolly dengan penuh kelembutan, seakan sedang menyentuh porselen berharga yang rapuh dan tak ternilai.

“Syukurlah… Kau masih hidup… Syukurlah…”

Suara seraknya yang bergetar dan matanya yang dipenuhi urat merah sudah cukup memberitahuku, Andrew tidak tidur semalaman karena mengkhawatirkan Lolly.

Tapi di saat dia sibuk memikirkan Lolly, apakah dia sempat teringat bahwa aku… sudah mati?

Lolly dengan susah payah menarik sudut bibirnya yang pucat, berusaha tersenyum.

"Kak Andrew, maaf sudah membuatmu khawatir… Kak Laura di mana? Apa dia masih marah padaku? Aku akan segera meminta maaf padanya."

Ia mencoba bangkit dari tempat tidur, tetapi kepalsuannya terlalu mencolok. Siapa pun bisa melihatnya… kecuali Andrew.

Seperti yang kuduga, Andrew dengan lembut menekan bahunya, mencegahnya bangun. Tangannya terulur, mengusap kepala Lolly penuh kasih sayang.

“Bodoh, yang seharusnya meminta maaf itu Laura. Kau nggak salah apa-apa. Kau selalu terlalu baik, sampai-sampai mudah disakiti.”

Seorang perawat yang melihat mereka tak kuasa menahan komentar sambil tersenyum menggoda.

“Kalian berdua benar-benar pasangan yang serasi.”

Perawat itu kemudian menoleh ke arah Lolly.

“Saat operasi berlangsung, suamimu menunggu di lorong sepanjang malam. Dia nggak beranjak sedetik pun.”

Wajah Lolly seketika merona malu. Namun, Andrew hanya terdiam sejenak tanpa berniat menjelaskan kesalahpahaman itu.

Tak lama, perawat itu menghela napas panjang, suaranya dipenuhi iba.

“Nggak seperti pasien di meja operasi sebelah… Dia datang seorang diri, dan saat meninggal pun tak ada satu pun keluarga yang datang untuk mengurusnya. Sungguh menyedihkan.”

Raut wajah Andrew tampak sedikit berubah. Sebuah harapan kecil pun menyala dalam hatiku. Jika Andrew bisa menyadari bahwa pasien malang yang dimaksud adalah aku, mungkinkah dia akan berbaik hati dan setidaknya mengurus jasadku?

Aku menunggu… lama sekali…

Namun, pada akhirnya, yang kudengar hanyalah helaan napasnya.

“Memang menyedihkan.”

Cahaya dalam mataku perlahan meredup. Aku tertawa pahit.

Bagaimana bisa aku berharap pada pria yang kini hanya peduli pada Lolly?

Bagaimana mungkin dia akan mengingatku?

Andrew tidak melanjutkan pembicaraan itu. Dia hanya mengikuti perawat, mendorong ranjang Lolly menuju kamar rawat.

Saat melewati ruang operasi tempat tubuhku terbujur kaku, langkah Andrew sempat terhenti. Sekilas, dia melongok ke dalam.

Jasadku masih terbaring di sana, dingin dan sunyi. Namun, karena posisiku menghadap pintu, wajahku tidak terlihat.

Tapi… kalau saja dia mau melihat lebih dekat, dia pasti akan melihat luka di pergelangan kakiku, bekas luka yang kudapat saat menyelamatkannya dulu.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Seandainya Waktu Bisa Kembali

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Astaga, Gairahku Diketahuinya
8.1
Mengalami penurunan kondisi fisik dan suasana hati yang buruk, seorang wanita didesak temannya untuk berkonsultasi dengan tabib tradisional. Namun, ia dilingkupi ketakutan mendalam karena menyembunyikan kecanduan seksual yang ekstrem, khawatir rahasia sensitif itu terdeteksi melalui pemeriksaan fisik. Saat tubuhnya makin melemah, ia akhirnya memberanikan diri datang ke klinik. Di sana, sang dokter menyadari kondisinya, mengubah tatapan matanya, lalu melakukan tindakan nekat di atas meja periksa.
Sampul Novel Derita Istri Penurut
9.7
Arini adalah sosok istri yang sangat patuh meski harus menghadapi perilaku kasar suaminya, Bagas. Selama ini, ia memilih bungkam dan menutupi penderitaan rumah tangganya dari orang tua. Namun, kesabaran Arini akhirnya mencapai batas hingga ia memutuskan untuk menggugat cerai ke pengadilan agama. Di tengah amarah yang memuncak, mampukah Bagas membujuknya kembali, ataukah tekad Arini untuk berpisah sudah bulat akibat luka batin yang terpendam lama?
Sampul Novel Donat Penyelamat
8.9
Cita menjalani biduk rumah tangga penuh rintangan bersama Danang, pria yang terpaut sepuluh tahun lebih tua darinya. Badai besar menghantam saat sebuah kecelakaan tragis membuat kaki Danang lumpuh total. Kini, Cita terpaksa memikul beban sebagai tulang punggung keluarga sendirian. Tak hanya berjuang demi ekonomi, ia pun harus menghadapi penolakan keras dari mertuanya sendiri. Akankah cinta mereka bertahan dan menemukan kebahagiaan di tengah cobaan berat ini?
Sampul Novel Pengasuh Putraku Ternyata Ibu Kandungnya
8.2
Demi kesembuhan ibunya, Aera Jung Jun terpaksa menjadi ibu pengganti bagi putra Myung Dae Hyun saat baru berusia tujuh belas tahun. Keputusan berat ini diambilnya atas desakan Tuan Besar Hyun yang menjanjikan biaya pengobatan. Empat tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali saat Aera melamar sebagai pengasuh anak di kediaman Dae Hyun. Tanpa disadari, bocah yang ia rawat adalah darah dagingnya sendiri. Akankah rahasia masa lalu ini terungkap di tengah romansa mereka?
Sampul Novel SI PEMBUNUH TANPA MELIHAT
9.8
Ditinggalkan ibu dan dibesarkan oleh mantan mafia membuat hidup pria buta ini penuh kekerasan dan hampa kasih sayang. Bertahun-tahun ia terjebak dalam dunia kriminal yang kelam hingga pertemuannya dengan Gaylen mulai mengubah segalanya. Akankah sosok pembunuh ini akhirnya menemukan kebahagiaan sejati bersamanya? Di balik pertemuan itu, tersimpan rahasia besar yang menghubungkan masa lalu mereka dalam intrik mafia yang berbahaya dan penuh emosi.
Sampul Novel Terpikat oleh Cintanya yang Mendalam
9.4
Natalia dijebak ibu tirinya untuk menikahi Jasper, pria yang dikenal cacat dan buruk rupa. Meski sempat kabur, ia justru jatuh hati pada pria yang menyamar jadi rakyat jelata itu. Kehidupan harmonis mereka goyah saat Natalia tahu Jasper sebenarnya miliarder sehat yang memalsukan kelumpuhan serta sisa usianya. Saat rahasia besar ini terbongkar, Jasper yang panik hanya bisa berlutut dan memohon Natalia tenang demi bayi mereka yang sedang dikandung.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan