Sampul Novel MENJADI ISTRI DADAKAN CEO AROGAN

MENJADI ISTRI DADAKAN CEO AROGAN

8.2 / 10.0
Dalam MENJADI ISTRI DADAKAN CEO AROGAN, Lavendra terjebak pernikahan demi warisan. Sebagai romance novel dengan sentuhan billionaire romance books, ia berjuang merebut hati Daza dari gangguan kekasih gelapnya. Akankah pengorbanannya di web novel ini berakhir bahagia atau sia-sia?
Ringkasan MENJADI ISTRI DADAKAN CEO AROGAN
Lavendra hancur saat menyadari pernikahannya dengan Daza, sang CEO angkuh, hanyalah alat demi warisan sang kakek. Luka hatinya kian dalam karena Daza masih mencintai kekasihnya, Lora. Meski begitu, Lavendra sempat bertekad berjuang memenangkan hati suaminya demi impian pernikahan bahagia. Namun, gangguan Lora dan sikap dingin Daza menguras tenaga serta batinnya. Kini, Lavendra terjebak dalam keputusasaan dan merasa naif telah mengharapkan cinta sejati.
Baca Selengkapnya

MENJADI ISTRI DADAKAN CEO AROGAN Bab 1

“Ingat ya, kita hanya menikah sampai warisan kakekku jatuh ke tanganku! Setelah itu, kita sudahi pernikahan ini, dan kamu jangan pernah muncul di hadapanku!” tegas Daza, suami Lavendra yang baru saja diresmikan kurang dari 2 jam yang lalu.

Tatapan melekik tajam tersebut benar-benar membuat Lavendra tidak senang. Meski dirinya tahu kalau pernikahan ini adalah permintaan terakhir dari kakek Daza, supaya warisan tersebut bisa diserahkan kepada Daza. Rasanya menyedihkan sekali. Impian untuk menikah dengan bahagia hanya angan-angan saja saat ini.

Dirinya tidak menjawab, dan itu membuat Daza merasa geram. Dia segera menarik dagu Lavendra dan membuatnya menatap mata Daza yang sangat menyeramkan itu.

“Jawab! Dan aku tegaskan padamu, jangan pernah sedikit pun menyentuhku! Karena aku tidak akan sudi sama sekali!” tegasnya.

Langsung dihempaskannya wajah Lavendra tersebut. Termenung dirinya saat tahu bahwa ini semua hanya lah sandiwara belaka. Padahal, keluarga Daza cukup menyukai dirinya, dan juga membuat dirinya yakin bahwa Daza mungkin bisa menerimanya kedepannya.

“Aku anggap iya,” ucap Daza.

Pria tersebut beranjak dari tempatnya, dan menuju ke pintu masuk. Lavendra mendengar ada suara bel rumah yang ditekan dari luar. Dirinya melirik ke arah sana. Siapa yang datang bahkan di saat seharusnya sekarang adalah malam pertama mereka sebagai pengantin?

Begitu pintu dibuka, muncul seorang wanita dengan perawakan cukup seksi dan juga sangat cantik sekali. Dilihat dari penampilan saja, Lavedra sudah kalah jauh sekali. Wanita itu masuk dengan senyum lebar, langsung memeluk dan mengecup pipi Daza.

“Sayang…., apa kabar?” sapanya.

Deg. Apa? Sayang? Lavendra tidak salah dengar? Ia segera menaikkan kepala dan melihat ke arah wanita tersebut. Dua orang tersebut juga melihat ke arahnya. Wanita itu justru kelihatan senang Lavendra melihat mereka. Dia, sekali lagi mengecup wajah sang pria yang kini suaminya.

Gemetar tangan Lavendra saat melihatnya. Ia sama sekali tidak tahu kalau ternyata Daza sudah memiliki pacar. Bahkan keluarga Daza sendiri mengatakan bahwa Daza itu single dari lama, makanya Lavendra mau menerimanya! Bagaimana ini…, dirinya benar-benar gemetar.

Wanita itu mendekat ke arah Lavendra. Dia menatap dirinya dengan sangat angkuh sembari memberikan senyuman kemenangan.

“Dengar ya, jangan kamu anggap dirimu di sini sebagai seorang istri! Kamu dinikahi hanya karena syarat dari kakek Daza. Jangan berani-berani kamu menyetuh, apalagi sampai tidur dengannya. Aku bisa membunuhmu kalau kamu berani melakukannya,” peringat wanita tersebut.

Entah kenapa, rasanya gemetar mendengar ucapan barusan. Lavendra sadar, mereka pasti benar-benar mengincar warisan yang bernilai cukup besar tersebut, sampai-sampai si wanita ini rela Daza menikah dengan dirinya. Harga diri Lavendra hancur.

“Oh, satu lagi, aku Lora. Aku akan menggantikanmu, setelah nantinya warisan itu jatuh di tangan Daza,” sambungnya.

Wanita yang bernama Lora tersebut segera berbalik badan dan menghampiri Daza. Mereka keluar, menghilang dari balik pintu tersebut. Rasanya angan-angan bahwa dirinya akan menjadi satu-satunya wanita yang berharga sudah hilang sekejap mata.

Akal sehat Lavendra tidak bisa menerimanya. Rasanya masih seperti mimpi yang tidak seharusnya datang di hari ini. kenyataan ini menampar akal sehatnya. Runtuh sudah.

Lavendra bersimpuh tak bisa menahan kakinya. Ia menangis tersedu, dadanya terasa sesak dan juga pandangannya terasa hancur. Bahkan. Lavendra berteriak sekencang yang ia bisa di dalam rumah milik Daza ini. Ia benar-benar hancur.

“Kenapa!! Kenapa aku harus mendapatkan semua ini! Aku tidak pernah berbuat salah ya Tuhan!! Cobaan macam apa yang kamu berikan kepadaku yang sudah menurut kepadamu selama ini!” teriak Lavendra.

Apa dirinya jahat selama ini? Apa dirinya kurang berbagi? Apa dirinya kurang berbakti? Lalu kenapa Tuhan seolah tutup mata sehingga memberikannya pernikahan yang jauh dari kata bahagia? Rasanya…, Lavendra seperti menjadi istri simpanan.

Malam tersebut terasa kalbu. Lavendra hanya bisa menangis di atas sofa sambil beberapa kali menyesali keputusannya menerima Daza. Pria yang datang dengan tulus kepada orang tuanya, kini malah menjadi pisau bermata dua bagi dirinya. Dia bukan pelindung, melainkan penghancur.

‘Bagaimana kalau ayah dan ibu tahu anaknya hanya dipermainkan seperti ini? padahal mereka sangat bahagia saat melepaskanku untuk menikah,’ batin dari Lavendra.

Hingga ia tidak sadar, sampai tertidur di atas sofa dengan mata sembab dan juga baju yang belum ia ganti. Ia terlalu sakit hati untuk menggerakkan tubuhnya menuju kamar atau pun untuk sekedar mandi sekali pun. Dunianya sudah tidak sama lagi.

Esok harinya, dengan wajah yang masih sembab, Lavendra mendnegar suara pintu bel rumah yang berbunyi. Segera dirinya bangun dan menuju ke arah pintu. Berkali-kali bel berbunyi, membuat Lavendra terburu-buru dan secara tak sengaja langsung membuka pintu.

Betapa terkejut dirinya, saat di depan matanya, Lavendra melihat papa Daza juga dengan sang kakek Daza! Wajahnya yang masih kucel belum sempat ke kamar mandi ini dilihat oleh mertuanya yang datang mengunjunginya.

“Lavendra…, dimana Daza?” tanya papa.

“Anu.., anu.., itu pa…,” gugup dan juga bingung Lavendra. Ia tidak tahu bagaimana caranya menjawab apa yang ditanyakan oleh sang papa mertua.

Helaan napas masih terdengar sangat ringan sekali dari sang kakek. Dia masuk, lalu mengajak Lavendra sambil memegang pundak Lavendra. Tentu saja dirinya bingung. Mereka menuju ke ruang tamu. Rasanya mau menyiapkan sedikit minuman saja Lavendra tidak bisa sama sekali saat ini.

“Daza pergi bersama wanita lagi?” tanya kakek.

Terkejut dirinya mendengar apa yang dikatakan oleh kakek. Bola matanya sudah bergetar. Pikirannya sudah campur aduk. Jangan-jangan…, mereka juga tahu? Tapi walau mereka tahu, kenapa mereka tetap menikahkan dirinya dengan Daza?

Meski sebenarnya Lavendra bisa saja berbohong demi menjaga martabat suaminya, Lavendra merasa itu tidak perlu sama sekali. Karena tampaknya, mereka sendiri sudah tahu kalau Daza memiliki wanita lain. Jadi, Lavendra menganggukkan kepalanya.

Kekecewaan oleh dua pria paruh baya terlihat jelas di wajahnya. Namun, kakek dibumbui dengan kemarahan yang sangat kuat sekali. Sekarang, dia benar-benar kelihatan seperti orang yang tidak biasa.

“Anak itu…, bisa-bisanya dia setuju menikah dan malah masih berhubungan dengan wanita murahan itu! Andai tahu begini, kakek pasti tidak akan membiarkan kamu menikah dengan Daza!” tegas sang kakek.

Hati Lavendra yang sempat terasa sakit dan hancur mendadak terasa sangat ringan sekali. Ada seseorang yang seolah berada di pihaknya untuk saat ini. penyesalan ini sudah terlalu besar sekali untuk bisa dikembalikan. Suasana jadi hening kembali karena hal itu.

Kakek melihat ke arah Lavendra, tatapannya yang meyakinkan hendak memberitahukan sesuatu kepada dirinya. Lavendra yang setelah mendengar kalimat tersebut merasa kaget, juga sebenarnya tidak tahu apa yang ada dalam pikiran kakek sampai bisa mengatakan hal itu kepada dirinya.

“Lavendra, besok, kamu datang ke perusahaan. Bekerjalah di sana. Kakek ingin lihat, seberapa gigih dia mau warisan itu.”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi MENJADI ISTRI DADAKAN CEO AROGAN

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Devil Beside You
8.1
Sergio Blanco menganggap nyawa manusia tak berharga hingga ia ditugaskan membunuh putri seorang miliarder. Rencana sang pembunuh bayaran goyah saat bertemu Hazel Afford, wanita bermata indah yang memikat hatinya. Meski Hazel awalnya jatuh cinta, ia kini muak dan berusaha kabur setelah tahu identitas asli Sergio. Namun, Hazel justru terjebak dalam permainan gairah yang berbahaya. Akankah Sergio menuntaskan misinya atau justru menyerah pada perasaan?
Sampul Novel Jebakan Bidadari Rumah Sakit
8.1
Suasana sunyi di dalam ruang perawatan mendadak berubah penuh ketegangan intim saat tatapan tajam seorang pasien terasa begitu nyata menyapu tubuhku. Terbawa oleh atmosfer yang ambigu, aku memutuskan untuk melepas kancing seragam perawatku, membiarkan diri ini hanyut dalam permainan terlarang yang berbahaya. Keadaan semakin tak terkendali ketika dia merobek stokingku, melangkah jauh melampaui batas, dan menyentuh bagian terdalam diriku dalam keheningan malam rumah sakit.
Sampul Novel Menikahinya Mudah, Kehilangannya Adalah Neraka
8.8
Stella hancur saat Marc berkhianat tepat di depan matanya. Setelah membalas dengan tamparan keras, ia memilih lenyap untuk misi rahasia dan memalsukan kematiannya. Di hari kepergian Stella, kerajaan bisnis Marc runtuh seketika. Penyesalan menghantui Marc hingga mereka bertemu kembali di sebuah gala mewah. Marc memohon kesempatan kedua, namun Stella yang kini bersinar di samping pria sukses hanya tersenyum sinis dan menegaskan bahwa Marc tak lagi pantas untuknya.
Sampul Novel Michael Obsession
9.7
Michael Yates Hutomo telah lama memendam obsesi pada Casandra, menanti saat yang tepat untuk memilikinya. Kesempatan itu tiba ketika bisnis Casandra terancam bangkrut. Michael menawarkan bantuan, namun dengan syarat pernikahan mutlak. Casandra terpaksa meninggalkan kekasih lamanya demi menyelamatkan aset keluarga. Meski raganya kini terikat dalam kuasa sang miliarder, Casandra bersumpah bahwa Michael takkan pernah bisa memenangkan hati yang ia miliki.
Sampul Novel Penantian seorang istri
8.9
Dalam sebuah pernikahan modern yang penuh dengan kedinginan, seorang istri berjuang tanpa lelah demi mencairkan hati suaminya yang kaku dan tak tersentuh. Dengan kesabaran yang luar biasa, ia berupaya menghadirkan benih-benih cinta di tengah rumah tangga mereka yang hampa. Namun, tantangan batin terus menguji keteguhannya. Apakah kegigihannya akan membuahkan hasil manis, ataukah ia justru akan memilih untuk menyerah karena rasa lelah yang mendalam?
Sampul Novel Penungguan Berakhir Pahit
9.2
Tinggal setengah bulan lagi sebelum Cecil Wijaya dan Bryan Jayadi resmi menikah. Namun, Bryan justru berniat menunda hari bahagia yang telah dipersiapkan selama dua tahun tersebut. Alasan Bryan adalah karena penyakit Yovita Baskara, adik tirinya, kambuh kembali. Yovita menangis dan memohon agar Bryan meninggalkan segalanya demi menemaninya melihat laut di Malde. Enggan menunggu lebih lama lagi atas ketidakpastian ini, Cecil mengambil keputusan nekat untuk mencari mempelai pria pengganti.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan