Sampul Novel Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang

Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang

8.1 / 10.0
Dalam Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang, Jilly merencanakan pelarian setelah dikhianati suaminya, Elton. Romance novel bertema billionaire ini mengikuti perjuangan Jilly melindungi bayinya dari pria yang membuangnya. Baca kisah ini di platform online novel sekarang.
Ringkasan Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang
Tiga tahun mencintai Elton hancur seketika saat ia mencampakkan Jilly ke laut demi menyelamatkan Rachel. Di tengah pengkhianatan itu, Jilly menyembunyikan kehamilannya dan merancang pelarian dari pernikahan beracun mereka. Saat Elton akhirnya menemukan persembunyian Jilly dalam kondisi hancur, ia memohon pengampunan demi sang buah hati. Namun, bagi Jilly, sosok ayah dari bayinya telah mati sejak hari suaminya lebih memilih wanita lain daripada nyawanya sendiri.
Baca Selengkapnya

Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang Bab 1

Aku menghabiskan seribu sembilan puluh lima hari mencintai Elton, tapi hanya butuh satu detik baginya untuk membuktikan bahwa nyawaku tidak ada harganya.

Di tepi dermaga itu, saat Rachel—wanita masa lalunya—terpeleset, Elton tanpa ragu menghempaskan tubuhku ke samping.

Aku terlempar ke dalam ombak ganas, meminum air asin yang membakar paru-paru, sementara dia mendekap Rachel erat-erat agar wanita itu tidak tergores sedikit pun.

Saat aku berjuang naik ke permukaan dengan napas tersengal, yang menyambutku bukanlah uluran tangan suamiku, melainkan pemandangan dia yang sedang menenangkan Rachel dengan lembut.

Di rumah sakit, kekejamannya berlanjut. Dia membiarkan Rachel memakan buah jatahku dan menuduhku hanya mencari perhatian.

Dia tidak tahu, di balik wajahku yang pucat dan tubuhku yang menggigil, aku sedang menyembunyikan hasil laboratorium yang menyatakan aku hamil enam minggu.

Melihatnya memayungi Rachel dengan mesra dan meninggalkanku kedinginan di tengah hujan, aku sadar aku hanyalah tokoh figuran di kisah cinta mereka.

Malam itu, aku membuang cincin berlian seharga mobil mewah itu ke tumpukan sampah dapur. Aku berpura-pura patuh, menelan semua penghinaan, hanya untuk merencanakan pelarian sempurnaku.

Sebulan kemudian, saat badai menghancurkan kota persembunyianku, Elton datang. Dia menggali reruntuhan dengan tangan telanjang hingga berdarah, menangis saat melihat perutku yang mulai membesar.

"Beri aku kesempatan, Jilly. Demi anak kita," mohonnya sambil berlutut di lumpur.

Aku menepis tangannya yang kotor dengan tatapan dingin, lalu berkata pelan namun menusuk:

"Ini anakku. Bukan anak kita. Ayah dari anak ini sudah mati bagiku saat dia mendorong istrinya ke laut demi wanita lain."

Bab 1

Jilly POV

Dinginnya air laut itu seakan masih mendekam di paru-paruku, mencekik setiap tarikan napas yang kucoba hirup, meski kini aku berdiri dengan pakaian kering di tengah pesta ulang tahunku sendiri.

Aku menatap kosong ke luar jendela, pada hujan badai yang menghantam kaca. Langit seolah mewakiliku, menangiskan air mata yang tak mampu lagi kukeluarkan.

Tiga tahun.

Aku telah menghabiskan seribu sembilan puluh lima hari mencintai Elton, dan hanya butuh satu dorongan tangan darinya untuk menyadarkanku bahwa nyawaku tidak ada harganya.

Dia mendorongku. Demi Rachel.

Saat kami berdiri di tepi dermaga tadi, saat Rachel terpeleset karena kecerobohannya sendiri, Elton tidak berpikir dua kali.

Dia menghempaskan tubuhku ke samping, begitu keras hingga aku terlempar ke dalam ombak yang ganas, hanya agar dia bisa menangkap Rachel yang bahkan tidak tergores sedikit pun.

Aku hampir mati di sana.

Dan saat aku berjuang naik ke permukaan, terbatuk-batuk memuntahkan air asin yang membakar tenggorokan, hal pertama yang menyambutku bukanlah uluran tangan Elton.

Dia sedang memeluk Rachel, menenangkan wanita itu, sementara aku dibiarkan tenggelam dalam kesendirianku.

Sekarang, di ruangan pesta yang hangat ini, aku merasa lebih menggigil daripada saat terombang-ambing di lautan.

Jari-jariku memutar gelas sampanye dengan kaku. Mataku menembus kerumunan orang-orang kaya yang tertawa palsu, mencari sosok itu.

Di sudut ruangan, Elton sedang tertawa.

Suaranya berat dan rendah—suara yang dulu selalu membuat jantungku berdebar, kini terdengar seperti lonceng kematian bagi harapanku. Rachel berdiri di sampingnya, begitu dekat hingga bahu mereka bersentuhan.

Gaun merah wanita itu menyala bagai api, kontras yang menyakitkan dengan penampilanku yang pucat, seolah jiwa ini masih basah kuyup oleh keringat dingin.

Mereka terlihat seperti pasangan yang sempurna. Dan aku? Aku hanyalah hantu yang gentayangan di pestaku sendiri.

Elton menoleh sekilas ke arahku.

Tatapannya melewati wajahku begitu saja, dingin dan tak acuh, seolah aku hanyalah perabot ruangan yang tidak penting. Dia kembali menatap Rachel, mendengarkan wanita itu berbisik manja.

Rachel tertawa, suara yang renyah dan menusuk, lalu melirikku dengan sudut matanya. Tatapan itu penuh kemenangan.

Perutku mual. Rasa sakit fisik akibat menelan air laut kini bercampur dengan rasa jijik yang mendalam.

Aku melihat Elton meletakkan tangannya di pinggang Rachel, sebuah gestur posesif yang dulu hanya dia lakukan padaku.

*Dulu.* Kata itu terasa pahit di lidah.

Ingatanku melayang ke festival musik universitas itu. Aku menari di bawah matahari, bebas dan liar, dan Shawn menatapku seolah aku adalah satu-satunya gadis di dunia.

Tapi kemudian Elton datang.

Dia datang dengan pesonanya yang gelap dan rumit, menarikku masuk ke dalam gravitasinya, membuatku lupa pada cahaya.

Aku ingat saat aku sakit demam tinggi, dia pernah membatalkan rapat penting hanya untuk menyuapiku bubur. Momen-momen kecil itulah yang membuatku bertahan. Momen-momen itulah yang menjadi racun manis, membuatku percaya bahwa di balik sikap dinginnya, dia mencintaiku.

Tapi cinta tidak seharusnya membuatmu merasa kerdil.

Cinta tidak seharusnya membuatmu merasa bersalah hanya karena kau masih bernapas.

Rachel membisikkan sesuatu lagi, dan Elton tersenyum tipis. Dia menyambar sebuah dokumen dari asistennya, lalu melemparnya begitu saja ke meja di dekatku.

Tanpa menoleh. Tanpa peduli.

Dokumen itu meluncur dan berhenti tepat di depan tanganku yang gemetar.

Rachel menatapku lagi, bibirnya bergerak membentuk kalimat yang bisa kubaca dengan jelas meski dari kejauhan.

"Dia terlihat menyedihkan, kan?"

Elton tidak membantah. Pria itu hanya mengangkat bahu, lalu kembali menuangkan anggur untuk Rachel.

*Cukup.*

Tanganku meremas tas kecil di pangkuanku. Di dalamnya, ada selembar kertas yang sudah kusiapkan berbulan-bulan lalu, namun selalu ragu untuk kuserahkan.

Surat pengunduran diri. Bukan hanya dari perusahaannya, tapi dari hidupnya.

Aku menarik napas panjang, menekan rasa mual yang mendesak naik ke tenggorokan. Jantungku tidak lagi berdebar karena cinta, melainkan karena adrenalin keputusan yang sudah bulat.

Aku tidak akan membuat adegan dramatis. Aku tidak akan menangis atau berteriak.

Aku menatap bayanganku di kaca jendela. Wanita di sana terlihat rapuh, pucat, dan hancur. Tapi di matanya, ada nyala api kecil yang baru saja hidup kembali dari kematian.

Malam ini adalah malam terakhir aku menjadi korban.

Aku membayangkan hidupku tanpa Elton. Tanpa menunggu telepon yang tak pernah berdering. Tanpa harus bersaing dengan bayang-bayang Rachel.

Gambaran itu terasa asing, menakutkan, tapi juga memabukkan. Seperti menghirup udara segar setelah terlalu lama terkurung di ruang bawah tanah yang pengap.

Aku berdiri perlahan. Kakiku masih terasa lemas, tapi aku memaksanya tegak.

Elton masih sibuk dengan Rachel, dunianya berpusat pada wanita itu. Dia tidak tahu bahwa dia baru saja kehilangan satu-satunya orang yang benar-benar mencintainya tanpa syarat.

Mulai detik ini, Elton, bagi satu sama lain... kita hanyalah orang asing.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Bangkit Dari Luka: Istri Yang Terbuang

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Asmara Cinta Dan Benci
9.3
Hubungan Adelia dan Edwin terancam runtuh akibat campur tangan sang ayah yang ingin memisahkan mereka. Di tengah perjuangan tersebut, pengkhianatan dan salah paham besar mengubah kasih sayang menjadi kebencian mendalam. Edwin yang sempat dikira tewas tiba-tiba muncul kembali sebagai pria asing yang hanya didorong oleh dendam. Kini, Adelia harus menghadapi kenyataan pahit saat sosok yang ia cintai berbalik menjadi musuh yang ingin menghancurkannya.
Sampul Novel Berakhirnya Janji Setia Empat Puluh Tahun
8.9
Empat puluh tahun pernikahan platonis yang dijalani sang istri hancur seketika saat ia membersihkan laptop suaminya. Di sana, ia menemukan folder berisi ribuan video intim antara suaminya dan sahabat baiknya sendiri. Selama ini, sang suami berdalih memiliki masalah kesehatan pascamelahirkan agar tidak perlu menyentuhnya. Setelah seumur hidup berkorban, bekerja keras, dan membesarkan anak-anak mereka, sang istri akhirnya menyadari bahwa seluruh kehidupan rumah tangganya hanyalah sebuah kebohongan besar.
Sampul Novel CEO Mengejar Cinta Adik Mafia
8.0
Rio terjebak dalam pusaran dendam yang berubah menjadi cinta mendalam sekaligus penyesalan pahit. Meski perasaan di antara keduanya begitu kuat, ia dipaksa mengorbankan egonya demi melindungi keselamatan sang pujaan hati. Kisah ini membuktikan bahwa cinta tak pernah salah memilih sasaran, namun perjuangan untuk bersatu tidaklah semudah membalik telapak tangan. Rio harus menerima kenyataan bahwa mencintai tidak selalu berarti harus memiliki sosok tersebut.
Sampul Novel Keluarga Benalu Ingin Kaya Mendadak
8.0
Izzah menyadari sepenuhnya bahwa keluarga sang suami hanyalah sekumpulan benalu yang berambisi menguasai seluruh kekayaan pribadinya. Namun, mereka salah besar jika menganggap Izzah adalah sosok wanita lemah yang mudah ditipu. Izzah tidak akan membiarkan asetnya dirampas begitu saja. Dengan kecerdasan dan ketegasan yang ia miliki, ia siap mempertahankan haknya serta menghadapi setiap intrik licik yang dirancang oleh keluarga mertuanya tersebut.
Sampul Novel Monster Heart
8.9
Alianna Monru, jurnalis ambisius, pulang demi membalas dendam, namun langkahnya dijegal pria misterius. Ia terkejut saat tahu pria itu adalah pembunuh berantai yang memegang kunci masa lalunya. Damian, sang pembunuh, mengenali Alianna sebagai pujaan hatinya sejak sekolah. Ia terpukul melihat gadis ceria itu berubah menjadi penuh kebencian. Damian didera rasa bersalah karena dialah penyebab kehancuran hidup Alianna yang memicu dendam membara tersebut.
Sampul Novel SOUL TRANSMIGRATION
9.0
Xio terbangun dengan panik di tepi danau yang asing. Ia terkejut melihat pantulan wajah orang lain di air jernih itu. Setelah menyadari ini bukan mimpi, Xio justru disekap oleh sekelompok pria yang memanggilnya Shiro. Mereka menuduhnya sedang bersandiwara pura-pura mati. Kini, Xio terkurung di dalam kamar megah bak istana kerajaan. Meski merasa cantik di balik pakaian lusuhnya, ia bingung dengan identitas Shiro dan tuduhan drama yang dilontarkan padanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan