Sampul Novel Belenggu Cinta Sang Pangeran Mafia

Belenggu Cinta Sang Pangeran Mafia

8.1 / 10.0
Dalam Belenggu Cinta Sang Pangeran Mafia, Belleza terjebak pernikahan bisnis dengan Rafaele Jefferie demi aliansi klan. Mafia novel ini mengisahkan perjuangan Bella bertahan di dunia gelap saat rahasia besar terungkap. Baca romance stories penuh intrik dan pengkhianatan ini sekarang.
Ringkasan Belenggu Cinta Sang Pangeran Mafia
Pernikahan Belleza dan Rafaele hanyalah aliansi bisnis antar klan mafia yang menghancurkan impian Bella akan cinta sejati. Terjebak dalam dunia gelap, Bella terpaksa tunduk pada dominasi Rafaele demi melindungi keluarganya. Namun, kematian mendadak ayahnya di wilayah Jefferie memicu dendam membara. Di tengah kehamilan dan intrik pengkhianatan yang terungkap, Bella harus mencari kebenaran. Akankah cinta tumbuh di balik kebencian, atau justru dendam yang menghancurkan segalanya?
Baca Selengkapnya

Belenggu Cinta Sang Pangeran Mafia Bab 1

"Jika aku sampai mati, maka bisa kupastikan Ayah dan Kakakmu juga akan segera menyusul. Kalau memang begitu maumu, banyak orang di luar sana yang bisa mengabulkan."

Gadis dengan celana jeans hitam ternganga, setelah mendengar apa yang diucapkan oleh laki-laki di depannya saat ini.

Rafaele Jefferie. Kuat, berwibawa, tidak terkalahkan. Siapa sangka, laki-laki yang tak lain adalah pemimpin klan mafia dari keluarga Jeffie itu, segera akan menjadi suami dari Belleza Chiara Steel. Gadis manis, yang menghabiskan hampir separuh umurnya menjadi seorang kasir supermarket.

Bukan inginnya seperti itu. Semua terjadi, imbas dari perang antar klan yang pernah terjadi puluhan tahun silam. Membuat Bella, terpaksa harus diungsikan jauh.

Alaric Steel. Ayah kandung dari Bella, merupakan seorang pemimpin klan dari keluarga Steel. Ia kehilangan sang istri, dan juga sebelah kaki kirinya atas peperangan brutal tersebut. Demi melindungi hidup Bella, yang mana kala itu masih seorang balita, Alaric kemudian mengirim sang putri untuk dititipkan kepada adik angkatnya.

Dirawat dan diasuh oleh sang paman, Bella pun tumbuh menjadi seorang gadis manis, cerdas, mandiri. Dan satu lagi, tangguh. Ya, meskipun benar selama ini dia hidup tanpa mengetahui siapa Ayahnya yang sesungguhnya, tapi darah petarung senantiasa mengalir dalam diri gadis berusia 22 tahun tersebut. Sejak berumur 10 tahun, Bella memang sudah diajari keterampilan bela diri oleh sang paman. Tidak tanggung-tanggung, beberapa medali dan penghargaan pun berhasil Bella sabet dari hasil kejuaraan bela diri yang diikutinya setiap beberapa tahun sekali. Membuktikan, bahwa kemampuan Bella tidak bisa dibilang remeh. Dia berbakat. Secara alami.

Dan kini, ketika tiba-tiba Bella diambil kembali oleh Alaric, dia dihadapkan pada sebuh kenyataan paling konyol. Perjodohan.

"Sialan! Kau pikir aku datang jauh-jauh dari Thailand hanya untuk menyerahkan diri padamu, hah!" Bella berseru sengit. Matanya menajam pada wajah yang kini masih berdiri penuh wibawa di hadapan. Ia lantas maju beberapa langkah, berhenti tepat di depan tubuh tinggi dengan balutan kemeja putih itu.

Rafaele hanya tersenyum singkat, ketika melihat wajah cantik yang kini tengah mendongak. Harus begitu, sebab Rafaele memang memiliki postur tinggi yang cukup jauh dengan Bella. Walau dalam posisi berdiri, kepala Bella saja hanya setinggi dada Rafaele.

"Kupikir kau sudah tahu semuanya. Tapi mungkin aku salah. Apa harus aku yang menjelaskannya dari awal?" balas Rafaele. Suara berat itu baru saja mendorong Bella mundur selangkah ke belakang. Mendadak ia merasa baru saja diancam, hanya dengan aksi Rafaele mengembangkan senyuman.

Ya Tuhan, senyum itu benar-benar terlihat sempurna. Garis bibir, bentuk alis, rahang yang tegas, serta sepasang manik hitamnya, menjadi perpaduan terbaik dari wajah sang pangeran mafia. Satu-satunya putra yang dimiliki oleh Henry Jefferie. Sayang sekali, Henry harus wafat dua bulan sebelum kembalinya Bella ke Sisilia. Sebuah pulau indah di selatan Italia. Terletak di laut tengah. Menjadi asal-muasal lahirnya mafia dan gengster. Tak sedikit di antaranya, yang berhasil menguasai kota-kota besar di Amerika Serikat dan Eropa.

Termasuk juga Henry. Ia menjadi generasi penerus dari pemimpin mafia terdahulu, dan secara otomatis juga telah diturunkan kepada Rafaele. Putra tunggalnya.

Manusia tetaplah manusia, tidak peduli seberapa berkuasa dia ketika di dunia. Sehebat apa Henry, nyatanya ia harus kalah oleh jantung koroner. Penyakit yang menggerogoti kesehatannya selama ini. Ia dinyatakan meninggal setelah perjuangan selama setengah tahun terakhir. Menyisakan Rafaele, pangeran dari keluarga Jeffie, yang kini resmi menjadi pemimpin penerus dari keluarga Jeffie.

"Jika harus jujur, aku pun tidak ingin menikah denganmu. Tidak juga wanita lain. Hidupku milik klan Jeffie. Banyak beban dan musuh yang otomatis akan menjadi milik istriku juga, jika aku menikah." Rafaele melanjutkan. Ia menggulung kedua lengan kemeja hingga sebatas siku. Lantas mendekat pada sofa berbentuk leter L di samping kanan. Menjatuhkan tubuhnya duduk di atas sana. Menyandarkan punggung dengan nyaman, diakhiri mengepang kaki ke atas meja. Meja kayu bulat, yang terletak persis di depannya berada.

Sampai detik itu, diam masih menjadi pilihan terbaik bagi Bella. Meski dadanya penuh dengan rasa marah, tapi entah kenapa dia masih ingin mendengar Rafaele bicara. Gadis itu berkedip kecil, sekilas mengagumi betapa aura seorang Rafaele sangatlah kuat dan mengintimidasi. Dua lengan kokoh yang baru saja Rafaele rentangkan. Ia letakkan pada masing-masing sisi tempatnya duduk. Bagai sebuah tanda, bahwa dirinya lah yang berkuasa. Dan Bella? Dia hanya seorang pendatang. Sama sekali tak memiliki effort apa pun di sana.

"Tapi, aku bukan orang yang bisa memilih, saat yang menjadi jaminannya adalah klan. Juga, kau," imbuh Rafaele lagi. Mengacungkan satu telunjuknya ke arah Bella berdiri. Hanya sekilas, kemudian tangan itu kembali ke atas pangkuannya.

Bella mengernyit. Wajahnya melengos ke samping, meninggalkan tatapan mata Rafaele yang sedari tadi tak mau lepas darinya. Sadar, apa yang dikatakan laki-laki itu memang tidak salah. Bella masih ingat jelas, apa saja yang sudah dikatakan oleh Alaric padanya tentang pernikahan. Sebuah bentuk lain dari persekutuan antar dua klan. Ya, pernikahan yang harus dilakukan oleh Rafaele dan Bella, tak lebih hanyalah jalan pintas untuk menguatkan klan Steel dan Jeffie.

Apa lagi setelah Henry jatuh sakit, banyak pihak yang mengincar wilayah dan kekuasaan milik keluarga Jeffie. Maka, sebelum Henry meninggal, dia pun melakukan negosiasi dengan Alaric untuk menjadi sekutu. Tidak ada cara lain, selain menikahkan putra-putri mereka. Dengan bersatunya dua keluarga, maka dapat dipastikan segala kekuatan dan kekuasaan menjadi dua kali lipat lebih besar. Hal tersebut tentu sangat mampu meminimalisir kemungkinan buruk yang akan mendatangi mereka. Dalam bisnis ini, apa pun bisa saja terjadi. Dan yang harus dilakukan adalah; bersiasat. Bertarung antar klan, hanya akan mendatangkan perang lagi. Dan itu merupakan sesuatu yang harus dihindari.

"Kau mungkin tidak tahu, bahwa sepersekian wilayah operasi milik Kakakmu, sebagian besar masih berada di dalam teritoriku. Sekali aku mencabut izinnya, Kakakmu bisa mati kapan pun, oleh senjata orang-orangku yang ada di sana." Dan demikian kalimat dari Rafaele, yang sukses mengusik seorang Bella.

Gadis itu menegang. Dua telapak tangannya mengepal erat. Netra dengan bulu mata lentik itu kian sengit menatapi Rafaele. Sama sekali tidak pernah menduga, jika sekembalinya ia ke Sisilia, hanya dipergunakan untuk memperkuat bisnis sang ayah. Lebih dari itu, Bella pun dipaksa harus menikahi laki-laki yang bahkan baru ditemuinya hari ini. Gila!

"Kau mengancamku." Bella berdesis geram. Dia paling tidak suka diancam. Apa lagi oleh seseorang seperti Rafaele.

"It's your choise. Aku tidak mengancam. Tapi hanya mengingatkan. Kau menolak pernikahan ini, sama saja dengan mendekatkan maut untuk Ayah dan Kakakmu. Pikirkan itu, Belleza." Rafaele menjawab begitu santai dan tenang. Kini ia terlihat mengambil gelas kristal berisikan minuman anggur dari atas meja. Meneguknya sedikit, masih dengan mata yang berpusat pada sosok cantik berambut pendek di sebelah sana.

Topi yang Bella kenakan mungkin membuat wajah itu sedikit terhalang. Tapi tidak menyulitkan Rafaele, melihat bibir pink Bella yang merapat ketat. Ekspresi menahan diri. Rafaele bisa membaca hal tersebut.

"Aku bersumpah, begitu kita menikah … kau benar-benar akan mendapatkan seorang istri yang sangat buruk, Mr.Jeffie." Kali ini Bella akhirnya angkat suara. Membalas cukup berani, atas kalimat Rafaele yang sudah ia anggap sebagai sebuah ancaman.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Belenggu Cinta Sang Pangeran Mafia

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dimanjakan oleh Taipan yang Menyendiri
8.4
Andres adalah pria kejam tak berperasaan hingga aksi heroik Corinna meluluhkan hatinya. Akibat kelicikan ayah dan ibu tirinya, Corinna nyaris tewas sebelum takdir mempertemukannya dengan pewaris terkuat di Kota Driyver tersebut. Setelah Corinna menyelamatkan nyawanya, hubungan kerja sama mereka berubah menjadi romansa yang menggemparkan seluruh kota. Publik pun terheran melihat bagaimana sang taipan penyendiri kini bisa berubah menjadi pria yang sangat dimabuk cinta.
Sampul Novel Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat
9.4
Marcel menjalani hidup penuh hinaan sebagai menantu yang dipaksa memakan sisa hidangan keluarga istrinya di lantai. Penindasan kejam dari Shirley dan kerabatnya membuat Marcel putus asa hingga ia nekat menenggak formula rahasia peninggalan orang tuanya. Bukannya tewas, cairan itu justru membangkitkan kekuatan luar biasa dalam dirinya. Kini, sang ahli obat yang dulunya dianggap sampah telah bangkit untuk membalikkan keadaan. Akankah mereka yang merendahkannya bersujud memohon ampun?
Sampul Novel Pemuas Birahi Setengah Baya
9.5
Anisa terjebak dalam pusaran gairah yang tak terduga saat ia mengenal dunia para pria matang. Di balik usia mereka, tersimpan pengalaman dan maskulinitas liar yang membangkitkan sensasi baru bagi Anisa. Melalui setiap sentuhan dan godaan penuh misteri, ia menemukan sisi lain dari nafsu yang lebih mendalam. Terpesona oleh stamina dan daya pikat pria setengah baya, Anisa pun menyerahkan dirinya sepenuhnya untuk menjadi pemuas birahi dalam hubungan yang panas ini.
Sampul Novel Sang pendaki gunung
8.9
Menjelajahi puncak-puncak tinggi yang diselimuti kabut, seorang pendaki gunung harus menghadapi berbagai teror tak kasat mata dalam petualangannya. Setiap langkah menuju puncak justru membawanya masuk ke dalam serangkaian peristiwa mistis yang mencekam dan sulit dinalar oleh akal sehat. Di tengah keindahan alam yang liar, ia terjebak dalam kengerian yang menguji keberaniannya. Inilah kumpulan kisah horor nyata yang dialami selama menaklukkan medan pegunungan.
Sampul Novel Tentang Cinta Rihanna
8.9
Rihanna terjebak dalam pernikahan hampa bersama pria yang mencintai wanita lain. Suaminya memberikan nafkah batin dengan penuh paksaan dan kekasaran, seolah menganggapnya pengemis yang rendah. Meski sadar pernikahan ini terjadi karena keterpaksaan, Rihanna tetap merasakan kepedihan mendalam atas perlakuan dingin sang suami. Ia hanya mendambakan martabatnya sebagai perempuan dihormati, meski cinta belum mampu ia miliki sepenuhnya di rumah tangga mereka.
Sampul Novel Terpikat oleh Cintanya yang Mendalam
9.4
Natalia dijebak ibu tirinya untuk menikahi Jasper, pria yang dikenal cacat dan buruk rupa. Meski sempat kabur, ia justru jatuh hati pada pria yang menyamar jadi rakyat jelata itu. Kehidupan harmonis mereka goyah saat Natalia tahu Jasper sebenarnya miliarder sehat yang memalsukan kelumpuhan serta sisa usianya. Saat rahasia besar ini terbongkar, Jasper yang panik hanya bisa berlutut dan memohon Natalia tenang demi bayi mereka yang sedang dikandung.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan