Sampul Novel Terpikat oleh Cintanya yang Mendalam

Terpikat oleh Cintanya yang Mendalam

9.4 / 10.0
Dalam novel Terpikat oleh Cintanya yang Mendalam, Natalia terjebak pernikahan dengan Jasper yang misterius. Kisah billionaire romance ini penuh intrik saat identitas asli Jasper terungkap di balik penyamarannya. Baca web novel ini untuk mengungkap rahasia besar di balik kekayaannya.
Ringkasan Terpikat oleh Cintanya yang Mendalam
Natalia dijebak ibu tirinya untuk menikahi Jasper, pria yang dikenal cacat dan buruk rupa. Meski sempat kabur, ia justru jatuh hati pada pria yang menyamar jadi rakyat jelata itu. Kehidupan harmonis mereka goyah saat Natalia tahu Jasper sebenarnya miliarder sehat yang memalsukan kelumpuhan serta sisa usianya. Saat rahasia besar ini terbongkar, Jasper yang panik hanya bisa berlutut dan memohon Natalia tenang demi bayi mereka yang sedang dikandung.
Baca Selengkapnya

Terpikat oleh Cintanya yang Mendalam Bab 1

Kegelapan mulai menyelimuti seluruh kota.

Hari ini, kedua putri dari Keluarga Revaldi akan menikah pada waktu yang bersamaan.

Mengenakan gaun pengantin berwarna putih, Natalia Revaldi menatap pantulan dirinya di cermin. Riasan wajahnya sangat cantik dan matanya berbinar dengan kebahagiaan.

Hari ini, dia akan menikah dengan Romli Oktario.

Mereka telah menjalin cinta selama satu tahun dan akhirnya akan mengucap janji suci hari ini.

"Kakak, kamu benar-benar beruntung. Kamu akan menikah dengan Keluarga Oktario, keluarga yang paling terpandang di Belora."

Mengenakan gaun pengantin yang sama persis, Alisa Revaldi masuk dan berbicara dengan nada sarkasme.

Melihat betapa cantik penampilan kakaknya, Alisa meradang karena rasa iri. Andai saja dia bisa mencakar wajah cantik itu!

Ekspresi Natalia mengeras. "Aku juga ingin mengucapkan selamat padamu, Alisa. Kamu akan menjadi istri keempat Jasper Bagaskara. Omong-omong, kudengar dia terluka parah karena kecelakaan mobil yang baru-baru ini dialaminya. Dia lumpuh dan kesehatannya memburuk dalam beberapa tahun. Aku khawatir jika kamu menikah dengannya, kamu akan menjadi janda muda."

"Natalia, kamu!"

Alisa sangat marah sehingga wajahnya berubah pucat. Dia mengepalkan tinjunya dengan erat, berpikir bahwa dia akan menikahi seorang pria cacat sementara Natalia akan menikah dengan Keluarga Oktario.

"Natalia, jangan terlalu percaya diri. Kamu tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Tidak ada yang bisa menjamin bahwa kamu akan selalu menjadi Nyonya dari Keluarga Oktario, oke?"

"Natalia, Alisa, kalian di sini!" Sambil membawa dua cangkir kopi, Fara Rohayati masuk dengan senyum di wajahnya. "Minum kopi dulu untuk menyegarkan tubuh kalian. Kedua mempelai pria masih dalam perjalanan."

Senyum munafik yang terukir di wajah ibu tirinya membuat Natalia mengernyit. Selama lebih dari sepuluh tahun, mereka tinggal di rumah yang sama. Bagaimana mungkin dia tidak tahu orang seperti apa Fara itu?

Namun, pemikiran bahwa dia akan segera keluar dari rumah dan tidak perlu melihat Fara dan putrinya lagi, membuatnya terhibur. Jadi, dia mengambil secangkir kopi, meski sedikit ragu.

"Terima kasih." Natalia kemudian menyesapnya.

"Sama-sama, Sayang." Melihat Natalia menyesap kopi yang ditawarkannya, Fara menghela napas lega. "Meskipun kamu bukan putri kandungku, aku selalu menganggapmu seperti anakku sendiri. Aku sedih karena kamu akan meninggalkan kami."

Mata Fara berkaca-kaca ketika dia berbicara.

Dalam hati, Natalia mencibir. Pantas saja wanita ini berhasil menyabet gelar Aktris Terbaik, bakat aktingnya benar-benar menakjubkan.

Ketika Natalia berusia delapan tahun, ibunya meninggal dunia. Belum sebulan setelah kematian sang ibu, ayahnya membawa pulang Fara dan Alisa. Adik tirinya itu hanya satu bulan lebih muda dari Natalia.

Baru saat itulah Natalia menyadari bahwa ayahnya telah mengkhianati ibunya sejak lama.

"Nyonya, Keluarga Oktario sudah tiba." Seorang pelayan mengetuk pintu dan memberi tahu Fara.

"Oh, oke," ucap Fara sambil menyeringai. Dia mengedipkan mata pada pelayan itu dan memerintahkan, "Eva, bawa Natalia ke mobil."

Mendengar ini, Natalia kemudian berdiri, tetapi dia tiba-tiba merasa sedikit pusing. Penglihatannya kabur, jadi dia hanya bisa membiarkan pelayan itu memapahnya.

Sebuah mobil hitam sudah terparkir di gerbang. Sang pelayan, Eva, menempatkan Natalia di kursi belakang kendaraan itu.

Dari balkon, Fara menyaksikan mobil itu menghilang di kejauhan. Seringainya menjadi semakin lebar.

"Ibu, apa Ibu yakin ini akan berhasil? Bagaimana jika Natalia menyadari ada yang tidak beres?" tanya Alisa yang gelisah dalam gaun pengantinnya.

"Jangan khawatir, sayangku. Aku sudah mengurus semuanya. Dia akan menggantikanmu untuk menikah dengan Keluarga Bagaskara."

Ternyata mobil hitam itu adalah milik Keluarga Bagaskara, bukan Keluarga Oktario.

Akan tetapi, Alisa masih khawatir. "Tapi bagaimana caraku menipu Romli malam ini?"

Fara menatap putrinya dan memberi tahu dengan hati-hati, "Asalkan kamu tidur dengan Romli malam ini, Keluarga Oktario tidak akan bisa berbuat apa-apa. Ingat, jangan sampai mereka melihat wajahmu."

"Oke, Bu." Kemudian, ekspresi Alisa berubah suram, matanya dipenuhi dengan perasaan iri dan kebencian. "Ibu, aku harus membuat hidup Natalia menderita. Dengan begitu, dia akan tahu apa akibatnya merebut priaku."

Fara menyeringai dingin. "Aku ragu Natalia akan selamat malam ini. Apa kamu tahu apa yang terjadi pada semua mantan istri Jasper sebelumnya? Mereka semua menghilang secara misterius."

....

Di kursi belakang mobil, Natalia masih merasa sangat pusing. Suhu tubuhnya terus meningkat dan pipinya memerah.

Dia memikirkan kopi yang diberikan Fara padanya tadi.

Saat itu, dia menyadari bahwa ibu tirinya telah menjebaknya.

Fara pasti memasukkan semacam obat ke dalam kopinya.

Natalia lalu melihat ke luar jendela, dan memperhatikan bahwa mereka tidak menuju ke arah kediaman Keluarga Oktario. Saat itu juga, dia menjadi panik.

"Hentikan mobilnya! Hentikan mobilnya sekarang!" teriak Natalia pada pengemudi dengan cemas. "Kamu siapa? Kamu hendak membawaku ke mana?"

Mendengar ini, sang pengemudi memandangnya dengan wajah yang benar-benar bingung lewat kaca spion. "Nona, saya sopir Keluarga Bagaskara. Saya dikirim untuk menjemput pengantin Pak Jasper."

"Keluarga Bagaskara?"

Tiba-tiba, sesuatu muncul di benak Natalia.

Rupanya, rencana ibu tirinya adalah membuatnya menggantikan Alisa menikahi Jasper!

"Hentikan mobilnya sekarang! Aku akan menikah dengan Keluarga Oktario! Kamu salah orang!"

Dia tidak ingin menikah dengan Keluarga Bagaskara. Dia menolak untuk membiarkan Fara dan Alisa berhasil dengan rencana busuk mereka.

Namun, efek obat yang mulai bekerja di tubuhnya membuatnya merasa sangat tidak nyaman. Ibu tirinya itu tidak hanya ingin dia menikah dengan Keluarga Bagaskara, tetapi juga ingin menghancurkan hidupnya.

"Berhenti sekarang juga!" geram Natalia yang berusaha keras untuk tetap sadar.

"Nona, kita hampir sampai. Nona ... apa yang Anda lakukan?"

Pengemudi itu terkejut ketika melihat Natalia membuka pintu mobil dan melompat keluar.

Tubuhnya terguling di jalanan beberapa kali sebelum akhirnya berhenti. Rasa sakit yang hebat segera mengembalikan kesadarannya yang sempat memudar.

"Nona, tolong kembali ke mobil sekarang ...."

Melihat sang pengemudi menepikan mobil dan turun untuk mengejarnya, Natalia mengatupkan gigi menahan rasa sakit yang membakar lalu melarikan diri dengan tertatih-tatih.

Rasa sakit itulah yang membuat pikirannya tetap jernih.

Natalia benar-benar ketakutan. Dia tahu konsekuensi mengerikan apa yang menanti jika dirinya tertangkap.

"Nona, jangan lari! Tolong kembalilah bersama saya!"

Mendengar teriakan pengemudi dari belakangnya, Natalia berlari semakin kencang. Dia begitu ketakutan sampai hampir menangis. Dia tidak ingin menikah dengan Jasper.

Saat itu sudah larut malam dan sekelilingnya hanya ada kegelapan. Natalia tahu pengemudi itu sudah hampir menyusulnya. Yang lebih buruk, rasa pusing di kepalanya hampir tak tertahankan.

Natalia begitu putus asa sehingga dia tidak tahu harus lari ke mana. Tiba-tiba, dia melihat sebuah mobil hitam diparkir tidak jauh dari tempatnya berada. Seorang pria yang mengenakan setelan santai sedang bersandar di kendaraan itu, sibuk berbicara di telepon.

Ketika pria itu hendak masuk ke dalam mobil untuk pergi, Natalia menghampirinya dengan sisa tenaganya. Dia memohon, "Tolong aku, tolong. Tolong aku ...."

Tertegun, pria itu menatap Natalia dengan matanya yang dalam.

Saat ini, pria yang berada di ujung sambungan telepon berteriak dengan cemas, "Pengantinmu akan segera tiba. Kenapa kamu belum datang juga?"

"Berisik!" Tanpa memberi kesempatan pada lawan bicaranya untuk menjawab, pria itu menutup telepon dengan ekspresi dingin.

Pada saat yang sama, sang pengemudi sudah hampir tiba di tempat Natalia. Situasi ini membuat Natalia kehabisan waktu untuk berpikir lagi. Jadi, dia bergegas membuka pintu dan masuk ke dalam mobil. Dia menyatukan kedua telapak tangannya dan memohon, "Tolong bantu aku! Kumohon!"

Sang pengemudi sampai dan berjalan mendekati mobil itu. "Nona, tolong keluar. Kita benar-benar terlambat sekarang."

Begitu pengemudi itu melihat sang pria, dia tertegun.

Sebelum dia sempat menyelesaikan ucapannya, pria itu meliriknya dengan dingin dan membentak, "Enyah!"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Terpikat oleh Cintanya yang Mendalam

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Astaga, Gairahku Diketahuinya
8.1
Mengalami penurunan kondisi fisik dan suasana hati yang buruk, seorang wanita didesak temannya untuk berkonsultasi dengan tabib tradisional. Namun, ia dilingkupi ketakutan mendalam karena menyembunyikan kecanduan seksual yang ekstrem, khawatir rahasia sensitif itu terdeteksi melalui pemeriksaan fisik. Saat tubuhnya makin melemah, ia akhirnya memberanikan diri datang ke klinik. Di sana, sang dokter menyadari kondisinya, mengubah tatapan matanya, lalu melakukan tindakan nekat di atas meja periksa.
Sampul Novel Gairah Liar Sugar Mommy
9.1
Cantika Paramitha, wanita karier berusia 36 tahun, kerap dicibir karena status lajangnya. Hidupnya berubah saat Arsenio Gunadharma, pemuda 25 tahun lulusan Oxford, hadir menggantikan ayahnya sebagai sekretaris. Pesona Arsen yang cerdas dan tampan memicu gairah tak terduga dalam diri Cantika. Meski terpaut usia jauh, ketertarikan di antara mereka berujung pada pernikahan. Namun, Arsen menyimpan rahasia besar tentang identitas aslinya yang akan mengejutkan keluarga Cantika.
Sampul Novel Istri Tercampakkan, Legenda Hukum Bangkit
8.9
Tiga tahun aku membuang karier hukumku demi menjadi istri idaman Baskara Wijoyo. Namun, kesetiaanku dibalas luka saat dia lebih memilih melindungi mantan kekasihnya, Aurelia, dari tumpahan kopi panas hingga membiarkan lenganku melepuh parah. Saat itulah aku memutuskan untuk pergi. Kini, aku kembali ke ruang sidang sebagai Nemesis, pengacara legendaris yang tak terkalahkan. Aku siap menghancurkan reputasi Baskara dalam kasus terbesar yang pernah ia hadapi.
Sampul Novel Perhitungan Pahit Seorang Istri
9.1
Banyu menipuku dengan alasan kondisi genetik langka demi menghindari keturunan. Namun, ia justru menghamili Arini, wanita yang dipilih sebagai ibu pengganti. Di balik punggungku, suamiku merencanakan pernikahan rahasia di Labuan Bajo dan memuja gairah selingkuhannya. Setelah mendengar pengkhianatan total ini, aku tak lagi tinggal diam. Sambil berpura-pura menjadi istri setia, aku menghubungi jasa khusus untuk melenyapkan orang secara permanen.
Sampul Novel Ratu Kerajaan Niskala
8.4
Candra Utari, pewaris Kerajaan Niskala, menghadapi ancaman saudara tirinya, Sekar Buana, Lintang Alit, dan Pupus Cantika. Berbekal ilmu kanuragan dari Ratu Arum, ia mengasingkan diri ke Perguruan Langit Ageng sebelum membangun Kerajaan Wulan Katigo yang makmur. Saat Niskala di ambang kehancuran akibat pemberontakan, Candra menyamar sebagai Pangeran Layang Jembar untuk membantu ayahnya. Di tengah perang, muncul pasukan bertopeng misterius yang menjadi teka-teki besar bagi sang putri.
Sampul Novel Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung
8.5
Pembunuhan keji di ruang bawah tanah mengakhiri hidupku, namun keluargaku justru memanfaatkan jasadku yang tak mereka kenali. Tanpa melapor polisi, Ibu menguliti dagingku, sementara Ayah melapisi tulang-tulangku dengan gips hingga menjadi patung indah. Kakakku memamerkan karya mengerikan ini demi meraih reputasi sebagai seniman genius. Namun, kepanikan melanda mereka saat patung tersebut mendadak pecah dan memperlihatkan potongan setengah ruas jariku yang tersembunyi di dalamnya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan