Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Divonis hanya memiliki sisa hidup 72 jam, Sofie Barnes harus menerima kenyataan pahit saat suaminya, Tommy Harper, memberikan kuota pengobatan satu-satunya kepada Anna Wilson. Alih-alih memohon, Sofie justru mempercepat ajalnya dan mulai melepaskan segalanya. Ia menyerahkan saham triliunan rupiah, galeri seni pribadinya, hingga hak asuh putrinya kepada Anna. Di mata Tommy, Sofie akhirnya menjadi sosok istri sempurna yang penurut. Namun, kepatuhan ini adalah awal dari rencana balas dendam terakhirnya.
Bab
Bagikan

Bab 4

"Ibu."

Aku menunduk. Clarisa berdiri di depanku. Dia mengenakan gaun pesta berwarna merah muda, tampak seperti seorang putri kecil.

"Ibu Anna menyuruhku memberi tahu Ibu." Nada bicaranya dingin, seperti sedang berbicara pada orang asing. "Sudah waktunya memotong kue."

"Terima kasih sudah memberitahuku." Aku berjongkok dan mencoba mendekatinya sedikit.

Namun, Clarisa segera mundur selangkah. "Ibu Anna bilang, sebaiknya Ibu berdiri agak jauh, supaya nggak merusak suasana hari ini."

Dadaku seperti disayat pisau. Putriku yang baru berusia lima tahun, sedang menyampaikan kebencian seorang wanita lain kepadaku.

"Clarisa..." ucapku lirih, "Ibu ingin memberitahumu sesuatu..."

"Aku nggak mau dengar!" potongnya dengan wajah penuh kejengkelan, "Ibu selalu membuat Ibu Anna sedih. Aku benci Ibu!"

Setelah mengatakannya, dia berlari sambil berteriak, "Ibu Anna! Ibu Anna!"

"Kasihan sekali Sofie," seseorang berbisik di dekatku, "bahkan putrinya sendiri nggak dekat dengannya."

"Siapa suruh dia terlalu sibuk bekerja. Anna jauh lebih baik, dia selalu ada untuk anak itu."

Tanganku yang memegang gelas sampanye bergetar pelan. Bukan karena komentar orang-orang. Namun, karena kalimat dari Clarisa barusan, aku benci ibu.

Itu anakku. Anak yang kukandung selama sepuluh bulan. Namun, dia mengatakan membenciku.

Aku berdiri di tengah keramaian seperti orang asing yang hanya menonton dari luar. Suamiku, anakku, orang tuaku, semuanya berpusat pada Anna. Sementara aku, justru menjadi orang yang tidak diinginkan.

"Pemandangan yang menyentuh, ya." Ibuku berdiri di sampingku. "Lihatlah, Clarisa sangat menyayangi Anna. Sofie, kamu seharusnya introspeksi diri."

"Benar." Ayah ikut bicara. "Mata anak-anak nggak bisa dibohongi. Kalau Clarisa memilih Anna, berarti Anna memang lebih pantas menjadi ibu daripada kamu."

Aku tidak menjawab. Apa lagi yang bisa kukatakan? Di mata mereka, aku selalu salah.

Setelah pesta usai, aku pergi sendirian. Tidak ada satu pun yang memperhatikan kepergianku. Semua sibuk mengucapkan selamat pada pasangan bahagia itu.

Sesampainya di rumah, aku langsung masuk ke ruang kerja.

"Gabby," panggilku pada perawat yang selama ini selalu menemaniku, "tolong bantu aku akan satu hal."

"Apa yang bisa saya bantu, Nyonya?"

Aku menyerahkan sebuah diska lepas padanya. "Di dalamnya ada beberapa rekaman video dan audio. Besok pagi jam delapan, kirimkan ke Tommy."

"Ini..."

"Beberapa kebenaran." Aku tersenyum lemah. "Pesan terakhir dari seseorang yang akan mati, seharusnya ada yang mendengarkannya."

Aku kembali mengambil beberapa pucuk surat. "Yang ini untuk orang tuaku, dan yang ini untuk Clarisa. Berikan padanya saat dia berusia 18 tahun."

"Nyonya..." Gabby sudah tidak mampu menahan tangis.

"Masih ada satu hal terakhir." Aku membuka brankas, lalu mengeluarkan sebuah kotak kecil. "Ini cincin milik ibuku yang asli. Simpan untuk Clarisa. Katakan padanya, Ibu selalu mencintainya."

Setelah semua beres, aku bersandar di kursi. Tubuhku benar-benar tidak punya tenaga lagi.

Di luar jendela, kembang api meledak dengan meriah. Itu adalah perayaan pertunangan Tommy dan Anna. Sungguh ironis, malam terakhir hidupku dihabiskan dengan merayakan kebahagiaan mereka.

"Tinggal beberapa jam lagi, Sofie," bisikku pada diri sendiri, "bertahanlah."

Aku tahu, saat kebenaran terungkap besok, segalanya akan berubah. Namun, saat itu, aku sudah tidak ada lagi.

Inilah balas dendamku, mempertaruhkan nyawaku agar mereka selamanya dihantui penyesalan.

"Selamat malam, orang-orang yang kucintai." Aku memejamkan mata. "Semoga kalian selamanya mengingat, bahwa pernah ada seorang wanita bodoh yang mencintai kalian melebihi hidupnya sendiri."

...

Pukul enam pagi, jantung Sofie berhenti berdetak.

Gabby duduk di tepi tempat tidur dengan air matanya terus mengalir. Dia menggenggam tangan dingin Sofie, memandangi wanita yang dulu begitu angkuh dan kuat, kini terbaring tenang dengan senyum lega di wajahnya.

Pukul delapan tepat, dia menekan nomor Tommy.

"Halo?" Suara lelah terdengar dari seberang.

"Tuan Tommy, saya Gabby. Nyonya... nyonya sudah meninggal dunia."

Hening panjang menyelimuti ujung telepon.

"Apa kamu bilang?" Suara Tommy mendadak meninggi. "Nggak mungkin! Tadi malam dia masih ada di pesta!"

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B55962" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B55962
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Dan CEO Nakal
8.8
Seorang mahasiswi cantik sedang menempuh masa magang di sebuah perusahaan ternama yang sangat besar. Namun, rutinitas dan ketenangan hidupnya mendadak berubah total sejak ia bersinggungan dengan seorang pria hidung belang yang memiliki kekuasaan di sana. Akankah sang gadis mampu menghadapi segala tantangan dan dinamika yang muncul akibat pertemuan tersebut? Ikuti terus perjalanan hidup penuh warna dari sang asisten magang dalam menghadapi sang CEO nakal.
Sampul Novel BUKAN SUAMI RAHASIA
8.1
Ava dan Jay terjebak dalam pernikahan paksa selama dua tahun. Sementara Jay terus berselingkuh, Ava membalasnya dengan memadu kasih bersama pria kaya dari keluarga terpandang. Meski keduanya mendambakan perpisahan, perceraian bukanlah sebuah pilihan. Jay pun akhirnya setuju membiarkan Ava menjalani hubungan tersembunyi dengan lelaki lain. Namun, mampukah rahasia besar ini bertahan selamanya tanpa terungkap ke permukaan? Akankah sandiwara mereka terus berjalan?
Sampul Novel Cabe-cabean Kekasih Vice President
7.8
Pertemuan tak sengaja di kelab malam membawa Alexander Richard pada Soraya, gadis berusia 19 tahun yang imut dan jujur. Meski awalnya hanya menganggap hubungan ini main-main karena jarak usia delapan belas tahun, sang Vice President justru jatuh cinta terlalu dalam. Namun, rahasia masa lalu Soraya ternyata berkaitan dengan luka lama Alexander. Kini, ia harus berjuang menghadapi trauma besar demi mempertahankan cintanya pada gadis yang sangat memikat hatinya itu.
Sampul Novel Dari Pengkhianatan Tebing ke Cinta yang Tak Terpatahkan
8.1
Marco menjanjikan piknik romantis di tebing, namun ia justru mendorong Clara ke jurang demi selingkuhannya, Chika. Meski tubuhnya hancur, Clara bertahan hidup dan mendengar rencana keji Marco untuk memalsukan kematiannya sebagai kecelakaan. Di tengah keputusasaan, api balas dendam mulai membara. Harapan muncul saat Julian Suryo, miliarder sekaligus musuh bebuyutan suaminya, datang menyelamatkannya. Kini, Clara siap menghancurkan pria yang telah mengkhianatinya.
Sampul Novel DI ANTARA NODA DAN CINTA PRASASTI
8.4
Nasib malang Prasasti kian pelik saat terlibat dengan tiga putra keluarga Adisurya yang kaya raya. Cintanya pada si bungsu, Prasetya, harus kandas setelah sulung keluarga itu, Pramudya, nyaris menodainya hingga Sasti dicap buruk. Demi nama baik, Prahara sang putra kedua justru menikahinya. Namun, pernikahan ini mengundang amarah wanita lain yang nekat mencelakainya. Di tengah ancaman maut dan kembalinya Pras, mampukah Sasti bertahan dalam rumah tangganya?
Sampul Novel HOLD ME
9.6
Alice, siswi berprestasi berusia delapan belas tahun, bermimpi menjadi desainer ternama. Namun, dunianya runtuh saat orang tuanya tiada dan Martin, kakaknya sendiri, menjualnya kepada Devan Adipati Gumilang. Devan adalah pemuda kaya raya yang dominan dan dikenal sangat brengsek di Jakarta. Kini, Alice terjebak sebagai pemuas nafsu bagi Devan yang memperlakukannya bak mainan. Mampukah ia meloloskan diri dari cengkeraman pria tampan yang berhati iblis tersebut?