Sampul Novel BUKAN SUAMI RAHASIA

BUKAN SUAMI RAHASIA

8.1 / 10.0
Dalam BUKAN SUAMI RAHASIA, Ava terjebak pernikahan tanpa cinta dengan seorang billionaire. Demi membalas pengkhianatan suaminya, ia menjalin hubungan gelap dengan pria lain. Ikuti kisah romance modern ini tentang rahasia dan konsekuensi dalam romance stories yang penuh intrik.
Ringkasan BUKAN SUAMI RAHASIA
Ava dan Jay terjebak dalam pernikahan paksa selama dua tahun. Sementara Jay terus berselingkuh, Ava membalasnya dengan memadu kasih bersama pria kaya dari keluarga terpandang. Meski keduanya mendambakan perpisahan, perceraian bukanlah sebuah pilihan. Jay pun akhirnya setuju membiarkan Ava menjalani hubungan tersembunyi dengan lelaki lain. Namun, mampukah rahasia besar ini bertahan selamanya tanpa terungkap ke permukaan? Akankah sandiwara mereka terus berjalan?
Baca Selengkapnya

BUKAN SUAMI RAHASIA Bab 1

“Kau memang sudah gila,” geram Jay, suamiku.

“Aku masih waras.” Santai, tenang tanggapanku.

“Waras katamu?” Jay melotot padaku, mendorong beberapa lembar surat perjanjian di atas meja ke depanku. Menggeram lagi, lalu berdecak.

“Kalau begitu kau tahu apa artinya ini, bukan?”

“Tentu saja aku tahu. Aku sadar saat menuliskannya. Dan artinya kau harus menyetujui keinginanku untuk memiliki dua orang suami.” Melipat kedua tangan di depan dada, aku tersenyum sekilas. “Tanda tangan saja. Ini akan baik untuk kita berdua. Jika ingin, kau juga bisa melakukannya.”

Seketika, Jay menggebrak meja dengan raut merah padam. “Jangan samakan aku denganmu, Ava!”

“Ya, kau benar. Aku dan kau tidak sama. Kau memilih untuk berselingkuh dengan beberapa wanita sekaligus, sedangkan aku ingin menikahi hanya satu orang pria lagi saja,” jelasku, tersenyum sinis.

“Apa ini bentuk balas dendammu padaku?”

“Oh, tidak, tidak.” Kugeleng-gelengkan kepala dengan tawa kecil. “Kita sama-sama tahu seperti apa pernikahan konyol ini berjalan selama lebih dari dua tahun, Jay. Jadi mari lakukan segala yang ingin kita lakukan, tanpa saling mencampuri urusan masing-masing. Seperti biasanya.”

“Kau benar-benar gila, Ravabia Vigor!” desis Jay, mengepalkan satu tangannya di atas meja.

Aku tidak peduli. Sungguh tidak peduli. “Selama kedua tua bangka itu masih hidup, kita akan terus terjebak dalam pernikahan gila ini. Jadi sungguh Jay, aku sudah tidak tahan lagi.” Kuraih bolpoin di samping tangan Jay yang mengepal, meletakkannya tepat di atas kertas berisikan berbagai perjanjian untuk aku dan Jay, yang bersangkutan dengan pernikahan keduaku dan perselingkuhan Jay selama hampir dua tahun terakhir. “Cepat tanda tangan!”

“Akan kupikir—”

“Tidak ada waktu lagi. Aku akan menikah dalam minggu ini. Jadi segera tanda tangan,” selaku cepat. Aku memang senang terburu-buru.

Jay hanya memegang bolpoin di tangannya, tanpa menggerakkan benda itu untuk mengukir tanda tangannya di sana. Dia mematung dan aku siap meledak kapan saja.

“Apa yang kau tunggu? Cepat tanda tangan sebelum aku melaporkan perselingkuhanmu pada Kakek Hamlet Martin!” ancamku sambil berbisik, membungkuk di samping telinga Jay, menempatkan bibirku di sana.

“Berengsek kau, Ava!”

“Kau jelas tahu, kau lebih berengsek dariku, Jay.”

***

Neil Cedric Harrison, dialah pemicu hasrat hatiku yang membeku, untuk mencintainya dengan tulus melalui sebuah pernikahan.

Jujur saja, meski aku bukan wanita yang menjunjung tinggi perilaku baik penuh tata krama, tapi aku membenci perzinahan. Persis seperti yang dilakukan Jay sejak dua bulan kami menikah.

“Bia!”

Aku menoleh untuk kemudian tersenyum lebar pada sosok pria yang memanggil dari arah belakangku, dan hanya dia yang memanggilku dengan nama itu.

“Hei, sudah lama?” tanyaku ramah. Aku menyambut tangannya yang sudah terulur ke hadapanku. Kami saling berbagi kehangatan, lewat genggaman jari jemari yang saling bertaut.

“Tidak.” Dia tersenyum, mengecup pipi kananku tanpa ragu, apalagi malu-malu.

“Sungguh?” Kutatap dia yang tampak menahan dan melawan hawa dingin. Aku tahu, dia sering merasa baik-baik saja meski tidak tampak seperti itu di mataku.

Dia tersenyum, kembali mengecup, tapi kali ini tepat di bibirku, sekilas. “Sungguh, percayalah. Aku hanya tidak kuat berada di luar rumah sedikit lebih lama di cuaca dingin seperti ini.”

Kuletakkan kedua telapak tanganku di pipinya. Menggosok-gosok perlahan wajah tirus itu agar dia merasa sedikit hangat. “Neil, maafkan aku ya? Ini menjadi sedikit lebih lama. Aku harus benar-benar berhasil mengancam Jay agar dia tidak menganggapku hanya sekedar menggertak.”

“Tidak apa-apa, aku sangat mengerti. Mungkin sulit bagi Jay untuk mengizinkan kita menikah.”

“Tidak perlu cemas, Neil. Jay sudah menandatangani surat perjanjiannya. Seperti kataku sebelumnya, cukup menggunakan Kakek Hamlet untuk membuatnya takut.”

Neil memegang kedua pundakku, begitu tiba-tiba, dia menatapku lurus-lurus, “Jangan terlalu memaksakan dirimu. Berulang kali kukatakan, aku bersedia menunggu.”

“Tidak, jangan lagi memintaku untuk tetap membiarkanmu menunggu.” Kutatap wajahnya, meski Jay lebih tampan, tapi bagiku, Neil segalanya. “Memangnya kau bersedia untuk terus menjadi kekasih rahasiaku?”

“Tentu saja aku bersedia. Itu tidak masalah,” sahut Neil cepat, mengusap kepalaku.

“Kau gila!” Aku tertawa, bahagia, tentu saja.

“Ini karenamu, Bia. Aku bukan sedang merayumu, tapi sungguh, aku tak mengapa dengan keadaan sesulit dan serumit apapun, asal kau bersamaku, berada dipihakku.”

“Begitukah? Terima kasih, Neil. Tapi akan kupastikan, kita menikah dalam minggu ini, akhir pekan.” Dengan tegas, aku mengacungkan jari telunjukku di depan wajahnya.

“Kau sudah tidak sabar untuk berada terus didekatku, bukan?” Neil menggodaku, mengedipkan sebelah mata.

“Yap, kau benar!”

Mungkin terlihat menggemaskan, Neil meraih wajahku, menghujaniku dengan ciuman ketika dia sudah berhasil membawaku ke mobilnya.

“Sayang, katakan padaku, jika selama ini ada hal yang membuatmu tidak bahagia, aku akan coba melakukan apapun, memperbaikinya untuk membuatmu merasa lebih baik,” kata Neil setelah melepas ciuman kami.

Aku hanya mengangguk, memeluk Neil erat-erat, lalu menjambak rambut lebatnya, untuk memperoleh kesenangan dari leher kokoh dengan jakun yang mempesona milik pria penuh aura berwibawa ini.

Aku tergila-gila padanya!

“Oh, kau menginginkan lebih?”

“Ini salah satu alasanku kenapa aku ingin segera menikahimu,” keluhku muram.

“Bersabarlah, aku akan membuatmu bahagia nanti. Kau tidak akan menggunakan pengaman saat melakukannya denganku, kan?” Kedua bola mata Neil menggambarkan kegelisahan, dia cemas.

“Tidak. Tentu saja tidak.”

Wajah Neil luar biasa bahagia. Ya, sesederhana itu kebahagiaan untuknya. Itulah kenapa aku tidak bisa mengatakan bahwa aku belum ingin ada kehadiran seorang Anak di antara kami. Akan kutunda untuk mengatakan hal itu padanya.

***

“Baru pulang?”

Aku terkejut ketika selesai menyalakan lampu dan melihat Jay berbaring di sofa ruang tamu dengan seorang wanita. Ah, berengsek memang! Kenapa harus membawa masuk para jalangnya ke rumah? Walau ini bukan yang pertama kalinya.

Dengan malas, aku menghampiri mereka. Kulirik sekilas wanita cantik berambut merah dengan riasan wajah tipis yang harus kuakui, dia jalang kelas tinggi.

Beruntung, mereka berpakaian lengkap, meski sudah sangat berantakan. Jika tidak, mungkin aku akan melapor pada Polisi.

“Keluar dari rumahku,” kataku pelan, mengambil tas kulit cokelat gelap di atas meja, menyodorkan ke hadapan si jalang.

“Ava!” Jay membentakku. Dia bangkit, tapi tetap dalam posisi duduk.

“Kenapa? Ini juga rumahku, Jay. Aku berhak mengusirnya.”

Jay menghela napas, mengisyaratkan wanita itu agar pergi, tapi sebelumnya, mereka berciuman sekilas atas keinginan Jay. Aku sudah biasa melihat itu. Tidak marah, tidak juga kecewa.

“Ini terakhir kali kau mengusik kesenanganku, Ava. Aku sudah menuruti apapun keinginanmu, kenapa masih—”

“Jangan lakukan itu di rumah ini, Jay. Belikan sebuah rumah untuk para jalangmu, lakukan di sana sampai kau puas.” Kulepas sepatu kets hitam putihku, melemparnya ke sudut pintu. “Ibuku atau Ibumu bisa datang tiba-tiba, seperti dua minggu lalu. Aku berhati-hati untuk itu.”

Terdengar suara mendengus Jay dari balik punggungku yang membelakanginya. “Kukira kau cemburu.”

Aku menoleh, tertawa geli. “Tidak akan pernah, Jay.”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi BUKAN SUAMI RAHASIA

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Menikahi Paman dari Tunanganku
8.4
Setelah menyadari bahwa Samuel Gusmawan hanya mencintai adiknya selama dua puluh tahun pernikahan mereka di kehidupan lalu, sang protagonis mengambil langkah ekstrem saat diberi pilihan pernikahan politik. Alih-alih memilih Samuel lagi, ia menyerahkan foto Jeffrey Gusmawan, paman Samuel sekaligus pemimpin tertinggi keluarga mereka. Keputusan mengejutkan ini membalikkan keadaan. Namun, saat cincin pernikahan diserahkan kepada Jeffrey di hari sakral tersebut, Samuel justru kehilangan akal sehatnya.
Sampul Novel GADIS BIASA VS BOSS MAFIA
8.6
Anne Mary, gadis jenius berusia 18 tahun, terjebak dalam pusaran maut setelah menyaksikan pembunuhan cinta pertamanya oleh bos mafia, Marcio Lamparska. Dituduh sebagai tersangka, Anne diculik Marcio ke Spanyol untuk dilatih secara fisik. Meski awalnya berniat membalas dendam dengan mendekati Marcio, Anne justru jatuh cinta. Konflik memuncak saat Iosef, musuh Marcio yang posesif, menyelamatkannya. Kini Anne tumbuh menjadi pembunuh tangguh yang harus memilih antara dendam atau komitmen hati.
Sampul Novel My Rental Woman
9.3
Demi membiayai pengobatan sang ibu, Alana terjebak dalam tawaran Bernando Thomas, dokter muda yang kehilangan istrinya meninggal secara misterius di luar negeri. Orang tua Thomas tidak mengetahui kematian tersebut, sehingga kehadiran Alana yang memiliki wajah sangat mirip dengan mendiang Calista menjadi solusi penyamaran. Thomas bersedia menanggung seluruh biaya medis ibu Alana, asalkan ia mau menjadi istri sewaan. Akankah Alana menerima kesepakatan rahasia ini?
Sampul Novel Pengkhianatannya Membangkitkan Kekuatan Sejatinya
8.9
Lima tahun aku menjadi sosok anonim 'Aura' demi kesuksesan Revan. Namun, saat menyusulnya, aku memergoki dia bermesraan dengan asistennya, Kyra. Alih-alih merasa bersalah, Revan justru menyalahkan aku atas kelalaian Kyra dan mengusirku di depan para eksekutif. Pria itu lupa siapa yang membangun kariernya. Saat kehancuran melanda, CTO kami muncul dan membongkar identitas asliku sebagai pemilik perusahaan yang sesungguhnya di hadapan Revan yang terkejut.
Sampul Novel PLAYMATE
9.1
Sally Beatrice selalu dimanja oleh orang tuanya, namun permintaan untuk memiliki pulau pribadi di Yunani kali ini tidaklah gratis. Peter dan Liza menantang putri tunggal mereka bekerja sebagai pelayan selama sebulan di lokasi rahasia. Sally awalnya menganggap remeh misi ini, hingga ia bertemu Roland Filemon. Kehadiran pria tampan yang aneh tersebut mulai mengacaukan fokus Sally. Akankah ia mampu bertahan demi pulau impiannya, atau justru menyerah di tengah jalan?
Sampul Novel Taaruf dengan Anak Wanita Malam
9.6
Selina merasa sangat bahagia saat pemuda pujaannya, Aqsa, mengajaknya bertaaruf. Aqsa adalah pengusaha saleh sekaligus putra sahabat ayahnya, Ustaz Bashor. Namun, sukacita itu hancur saat asal-usul Selina terungkap. Ternyata, ia bukan anak kandung sang ustaz, melainkan putri seorang wanita malam yang diadopsi sejak bayi. Keluarga Aqsa pun membatalkan khitbah secara sepihak. Di tengah kehancuran hatinya, mampukah Selina menemukan cinta yang mau menerima masa lalunya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan