Sampul Novel Menjaga Jodoh Orang

Menjaga Jodoh Orang

9.1 / 10.0
Dalam novel romantis modern Menjaga Jodoh Orang, Candice menghadapi pengkhianatan setelah Terry menunda pernikahan mereka demi wanita lain. Baca Novel Online ini untuk melihat perjuangan Candice lepas dari hubungan beracun dan keputusan mengejutkan yang membuat Terry hancur seketika.
Ringkasan Menjaga Jodoh Orang
Setelah lima tahun menjalin hubungan, Terry secara sepihak menunda pernikahannya dengan Candice. Di sebuah kelab malam, Candice justru menyaksikan Terry melamar Vivian. Terry berdalih tindakan ini demi mengabulkan permintaan terakhir Vivian yang sedang sakit, yakin Candice tidak akan pernah pergi karena cinta matinya. Namun, Terry keliru. Di hari pernikahannya dengan Vivian, saat Terry berusaha menyembunyikan rahasia tersebut, dia justru mendapati kabar bahwa Candice juga melangsungkan pernikahannya sendiri hari itu.
Baca Selengkapnya

Menjaga Jodoh Orang Bab 1

Pada tahun kelima hubungannya dengan Candice, Terry menunda pernikahan mereka. Namun, di sebuah kelab, Candice menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri saat Terry melamar wanita lain.

Seseorang bertanya padanya, "Kamu sudah sama Candice lima tahun, tapi tiba-tiba menikah sama Vivian. Apa kamu nggak takut dia marah?"

Terry menjawab dengan santai, "Vivian lagi sakit, ini adalah permintaan terakhirnya! Candice sangat mencintaiku, dia nggak akan meninggalkanku!"

Seluruh dunia tahu bahwa Candice mencintai Terry hingga dia merasa tak bisa hidup tanpa Terry. Namun kali ini, Terry salah besar.

Pada hari pernikahannya dengan Vivian, dia berkata kepada teman-temannya, "Awasi Candice, jangan sampai dia tahu aku menikah sama orang lain!"

Temannya yang terkejut, bertanya, "Candice juga menikah hari ini, kamu nggak tahu?"

Pada saat itu, Terry benar-benar hancur!

"Ayah, bukannya Ayah pernah bilang bahwa aku punya tunangan yang sudah dijodohkan sejak kecil? Bilang sama dia, aku akan menikah pada tanggal satu bulan depan dan masih kurang seorang pengantin pria. Tanyakan sama dia, dia mau dating nggak?" tanya Candice dengan suara tenang.

Telepon di seberang hening sejenak. "Bukannya kamu mau nikah sama Terry dan lagi sibuk nyiapin pernikahan? Dia nyakitin kamu ya?"

"Ayah, tolong tanyakan saja!" seru Candice.

"Baiklah, asalkan kamu sudah mikirin matang-matang. Ayah cuma berharap kamu bahagia," jawab ayahnya dengan nada lembut.

Candice mengusap sudut matanya yang memerah dan menjawab pelan, "Aku pasti akan bahagia!"

Candice memang pernah mencintai Terry dengan sepenuh hati. Dia yakin bahwa pria itu adalah pasangan hidupnya yang ditakdirkan. Hari pernikahan mereka sudah ditetapkan dan dia menantikan saat menjadi seorang pengantin dengan penuh sukacita. Namun, semua harapan itu hancur berkeping-keping hanya dalam beberapa jam.

Satu jam yang lalu, Candice sedang mengenakan gaun pengantinnya. Sosoknya yang anggun terlihat semakin memukau dalam balutan gaun putih itu.

"Bu Candice, gaun ini dipesan khusus sama Pak Terry untuk Anda. Indah sekali, kalian pasti akan sangat bahagia bersama," puji pegawai toko dengan tulus.

Namun, Candice tidak bisa tersenyum sedikit pun. Dia memandang sekeliling dan menemukan calon pengantin prianya, Terry, berdiri di sudut ruangan dekat jendela. Dia sedang menelepon seseorang dengan senyum penuh kasih di wajahnya.

Pandangan Candice terhalang oleh pegawai toko yang menyerahkan telepon kepadanya. "Bu Candice, ada telepon untuk Anda," katanya.

Itu adalah panggilan dari perusahaan wedding organizer yang dia pilih.

"Bu Candice .... Pak Terry tadi bilang sama kami bahwa ada kesalahan pada nama pengantin wanita. Dia minta untuk ganti nama pengantin wanita jadi Vivian. Apakah Anda mengetahui hal ini?"

Rasa sakit yang tak terlukiskan menghantam hati Candice. Air matanya hampir tumpah. Meskipun dia telah mencurigai pengkhianatan Terry, dia tidak pernah membayangkan bahwa Terry bisa begitu tak tahu malu.

Sebulan yang lalu, ketika mantan pacar Terry, Vivian, yang telah pergi ke luar negeri selama lima tahun, kembali ke negara ini, Candice sudah memiliki firasat buruk.

Kemarin, Candice mengikuti Terry ke sebuah kelab untuk mengantarkan dasi yang dia tinggalkan. Namun, dia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri saat Terry berlutut melamar Vivian.

Seseorang bertanya, "Terry, bukannya sebentar lagi kamu mau nikah sama Candice? Lalu bagaimana dengan Vivian? Gimana kamu mau menjelaskannya nanti?"

Terry menjawab dengan santai, "Vivian lagi sakit, ini adalah permintaan terakhirnya. Sedangkan Candice ... selama kalian semua bisa merahasiakannya, dia nggak akan tahu. Kalaupun dia tahu, dia mencintaiku begitu dalam, dia pasti akan memahamiku dan nggak akan meninggalkanku."

Di tengah sorakan teman-temannya, Terry dan Vivian saling berciuman dengan penuh kasih. Di luar ruangan, Candice menyaksikan pemandangan itu dengan hati hancur dan bergegas pergi.

"Hallo, Bu Candice, apakah Anda masih di sana? Nama pengantin wanita ini, apa perlu kami ubah?" tanya suara di telepon.

Dulu, Candice mencintai Terry seperti hidupnya bergantung pada Terry. Kehilangan Terry adalah hal yang tak pernah dia bayangkan. Namun, semua itu adalah masa lalu.

"Ubah saja. Sekalian pesan ruangan di aula sebelah. Uang akan segera saya transfer. Semua detailnya salin saja," jawab Candice dengan nada tegas.

"Baik. Lalu nama pengantin pria, apa perlu kami ganti juga?"

Candice tersenyum tipis. "Ya, ganti. Nanti saya beri tahu nama barunya."

Ada jeda di ujung telepon. "Tanggal pernikahan tetap sesuai jadwal?"

Candice menghela napas panjang sebelum menjawab, "Tetap sesuai jadwal."

Setelah menutup telepon, Terry datang menghampirinya dan memeluk pinggangnya dari belakang dengan lembut.

"Candice, kamu cantik sekali hari ini," katanya dengan suara lembut.

"Benarkah?" Candice menatap pantulan dirinya di cermin. Dia memang tampak luar biasa cantik dalam gaun pengantin itu. Namun di dalam hatinya, hanya ada kekecewaan.

Bagaimana mungkin pria yang telah lama dia cintai, tunangannya yang akan segera menikahinya, tega meninggalkannya demi wanita lain?

"Benar, kamu adalah wanita tercantik di dunia ini," kata Terry dengan penuh keyakinan.

Namun, nada bicaranya berubah gugup saat dia menambahkan, "Ada satu hal yang ingin aku diskusikan denganmu. Aku ada urusan pada tanggal satu bulan depan. Apa kita bisa menunda pernikahan kita?"

"Urusan?" Candice tertawa dingin dalam hati. Urusan yang dia maksud adalah menikahi wanita lain! Lebih buruknya lagi, dia ingin menggunakan tempat pernikahan yang telah Candice pilih dan memanfaatkan tanggal yang telah Candice tetapkan, sambil berusaha merahasiakan semuanya dari dirinya.

"Baik, kita tunda saja," jawab Candice dengan datar.

Jawaban itu membuat Terry terkejut. Ada rasa gelisah yang tak bisa dia jelaskan.

"Candice, aku mencintaimu. Aku pasti akan menikahimu. Tunggu aku. Aku bersumpah, aku akan mencintaimu seumur hidup."

Setelah berkata demikian, dia terburu-buru pergi dengan alasan urusan pekerjaan. Candice hanya bisa menatap punggungnya yang menjauh, merasa bahwa semua sumpahnya hanyalah lelucon belaka.

Candice tahu, di mata Terry, dia adalah wanita yang mencintainya tanpa syarat. Bahkan jika dia tahu Terry akan menikahi orang lain, Candice tidak akan pergi.

Namun, kali ini, Terry salah besar. Candice tidak hanya akan meninggalkannya, tapi dia juga akan menikah pada hari yang sama dengan Terry.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Menjaga Jodoh Orang

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Antara Sahabat dan Cinta
9.5
Rania, Ray, dan Gia telah menjalin ikatan sahabat sejati selama lima tahun sejak SMP. Kini, saat mereka menginjak kelas tiga SMK, dinamika hubungan ketiganya mulai diuji oleh perasaan yang terpendam. Banyak yang percaya persahabatan antara pria dan wanita mustahil tanpa bumbu cinta. Di tengah tawa dan air mata masa sekolah, mereka terjebak antara keberanian menyatakan rasa atau diam demi menjaga keutuhan geng. Akankah cinta merusak segalanya?
Sampul Novel Asmara Mendendam
9.5
Nezza menempati kos angker demi pekerjaan. Di sana, ia terpikat pada Ari, putra pemilik kos yang dingin. Meski penghuni lain seperti Adelina dan Putri agresif mengejar Ari, Nezza tetap kagum padanya. Namun, teror mistis mulai menghantui semua orang. Ari yakin ada manusia di balik kekacauan ini. Saat situasi memuncak, Rahma menuduh Jessy sebagai dalang teror sekaligus pembunuh mahasiswi dua tahun lalu. Akankah misteri berdarah di kos ini akhirnya terungkap?
Sampul Novel Kuperdaya Adik Iparku
7.9
Pasca studi bedah di Amerika, Jolie terpaksa menuruti desakan kakaknya, Elie, untuk menetap di kediaman mewah keluarga sang kakak ipar. Di sana, ia terjebak dalam dinamika rumit bersama Dave, Kendra, dan Gerald. Namun, Jolie justru menghadapi perlakuan obsesif dan tidak manusiawi dari tiga pria dominan, yakni Jimin, Jungkook, serta Taehyung. Di tengah tekanan sikap mereka dan konflik dengan Ara, mampukah Jolie bertahan dalam jerat obsesi yang menyesakkan ini?
Sampul Novel Perangkap Cinta Mafia Queen
8.8
Christina Morgan, putri mafia terkuat di Eropa, kabur ke Korea Selatan demi hidup baru dengan identitas palsu sebagai Kim Ara. Namun, himpitan ekonomi memaksanya kembali ke dunia kriminal. Ia menerima misi berbayar mahal untuk membunuh CEO muda, Lee Joon Woo. Menyamar jadi sekretaris, rencana Christina goyah saat Joon Woo tulus mencintainya hingga mempertaruhkan nyawa. Akankah cinta sang CEO meluluhkan hati dingin sang pembunuh sebelum misinya tuntas?
Sampul Novel SELINGKUH
8.9
Lima tahun membina rumah tangga, pernikahan Rosa terasa hampa karena belum dikaruniai buah hati. Keadaan kian memburuk akibat sikap kasar Indra, suaminya, yang membuat batinnya kian tersiksa. Di tengah keputusasaan itu, sosok Bian hadir membawa warna baru. Lelaki tersebut menawarkan kebahagiaan serta kenyamanan yang selama ini tidak pernah ia dapatkan dari sang suami. Rosa kini terjebak dalam dilema antara komitmen dan pelarian cinta yang manis.
Sampul Novel Setelah Aku Mati, Suamiku Menyesal
9.6
Ketika sang anak menangis histeris mengabarkan bahwa ibunya terbujur kaku di ranjang, Michael justru mencaci istrinya sebagai wanita pemalas dan menutup telepon demi bermesraan dengan sekretarisnya. Dia tidak pernah menduga bahwa penolakan kasar itu menjadi komunikasi terakhir mereka. Sang istri telah tiada untuk selamanya. Kini, setelah kebenaran tragis itu terungkap, Michael hanya bisa mendekap bingkai foto mendiang istrinya dalam penyesalan yang terlambat, memohon agar ia kembali.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan