Sampul Novel Wanita Kesayangan Tuan Duda

Wanita Kesayangan Tuan Duda

9.5 / 10.0
Dalam Wanita Kesayangan Tuan Duda, Selena Tan harus memilih antara tawaran nikah Nicole Saputra atau risiko hamil di luar nikah akibat satu malam. Billionaire romance ini mengikuti dilema Selena dalam menghadapi aib di web novel penuh pilihan hidup yang sulit.
Ringkasan Wanita Kesayangan Tuan Duda
Selena Tan terjebak dalam dilema besar setelah malam yang tak terduga dengan Nicole Saputra, seorang duda kaya raya. Demi menebus kesalahannya, ia terancam hamil tanpa ikatan resmi. Kini, Selena harus memilih: menerima lamaran pernikahan dari Nicole tanpa landasan cinta atau menghadapi aib besar sendirian. Meski belum siap membina rumah tangga, tekanan situasi memaksanya mengambil keputusan cepat. Akankah ia mengorbankan perasaannya demi status pernikahan?
Baca Selengkapnya

Wanita Kesayangan Tuan Duda Bab 1

“Hei nona! Kamu tahu apa kesalahanmu!?” Suara angkuh dari seorang pria yang menatap tajam ke arah wanita muda yang merasa tertekan rasa bersalah. Semakin ia melihat ekspresi takut pada wajah manis wanita itu, semakin besar ketertarikannya menekan si wanita lemah itu.

“Ya saya tahu, saya telah mengotori sepatu anda. Saya akan bertanggung jawab membersihkannya, sebentar tuan.” Jawab wanita yang dikira lemah itu, nyatanya suaranya cukup lantang, seperti tidak tertekan rasa bersalah karena telah mengotori sepatu pria itu dengan tumpahan wine yang tak sengaja ia lakukan.

Pria muda itu menaikkan satu alisnya, menatap penuh sorot remeh pada wanita itu. Senyum seringai terlihat dari lekuk bibir si pria muda yang duduk bersandar dengan menyilangkan kaki. Semakin menunjukkan bagian yang telah dikotori oleh wanita pelayan itu. “Bertanggung jawab, hmm? Kamu pikir dengan membersihkannya saja sudah menyelesaikan masalah?”

“Seharusnya begitu saja cukup bukan? Sepatu anda hanya tertumpah minuman, setelah saya keringkan dengan lap, masalahnya beres kan?” Wanita muda itu malah bertanya balik dengan polosnya. Ia masih berdiri melakukan negosiasi dengan pria yang belum juga ia ketahui namanya.

“Kamu tahu dengan siapa kamu berhadapan sekarang, nona? Kamu terlalu angkuh untuk menunjukkan sebuah penyesalan.” Ujar pria lainnya yang tampak lebih tua dan berkharisma, ia terlihat seperti seorang bodyguard pria muda itu, sekaligus juru bicaranya.

“Memangnya siapa dia?” Tanya wanita itu, entah memang polos atau memang dasar sifatnya yang angkuh. Ia malah terkesan menantang bos muda itu, terlebih lagi sorot matanya yang terlihat tak ada takutnya bersitatap dengan sepasang mata tajam itu.

“Anda cukup lancang nona, dia adalah ....”

“Cukup! Biarkan aku saja yang mengurus dia.” Suara bariton pria muda itu memotong perkataan pengawalnya. Ia belum juga mengalihkan pandangan dari wanita itu, akibat peraduan tatapan itu membuatnya menyadari bahwa wanita muda itu mempunyai paras yang cantik alami, meskipun tanpa polesan yang berlebihan, pesonanya tidak berkurang hanya karena itu.

“Tadinya aku ingin berbaik hati membiarkanmu pergi hanya dengan kata maaf, tetapi karena sikapmu yang terkesan menantangku terus, aku rasa kamu terlalu meremehkan aku, nona Selena Tan.” Ujar pria muda itu, sengaja menekankan kata-katanya ketika ia menyerukan nama wanita itu dengan lantang.

Wanita muda bernama Selena Tan itu terbelalak pernyataan pria itu, “Darimana kamu bisa tahu namaku!?”

“Apa susahnya hanya tahu sebuah nama? Kenapa? Kamu sangat tersentuh dengan kemampuanku?” Ujar pria muda itu yang belum juga Selena Tan ketahui siapa namanya. Setidaknya sikapnya berhasil membuat wanita itu bungkam sejenak.

‘Ini tidak adil, dia bisa tahu tentang aku, padahal aku tidak tahu tentang dia.’ Gumam Selena Tan dalam hatinya. Ia malah melamun sejenak dan kehilangan fokus gara-gara namanya disebut.

“Aku tahu kamu terkesima, tetapi ini bukan saatnya untuk membahas rasa penasaranmu. Sekarang aku tidak hanya butuh permintaan maafmu, tetapi pertanggung jawaban yang lebih dari mengelap sepatu ini. Kamu tahu berapa harga sepasang sepatu yang kamu kotori ini?” Tanya bos muda itu dengan nada bicara yang santai, karena tanpa beradu urat saja ia sudah bisa membuat mental lawan bicaranya rapuh. Melihat raut wajah tegang Selena Tan saja sudah cukup menghiburnya. Akhirnya ia bisa membuat wanita keras kepala itu kebingungan. Bos muda itu melirik pengawalnya, satu kedipan mata sebagai kode saja sudah bisa membuat pengawal itu mengerti apa yang diinginkannya.

“Nona Selena Tan, anda tidak hanya mengotori sepatu mahal tuan mudaku tetapi juga menunjukkan itikad yang kurang baik sebagai respon rasa bersalah anda. Untuk itu pihak kami akan memberikan denda kepada anda senilai harga sepatu ini, yakni seratus juta.” Ujar pria pengawal itu selaku jubir dari tuan muda yang masih menatap lekat pada perubahan ekspresi wajah Selena Tan begitu mendengar nomilan yang sangat fantastis baginya.

“Seratus juta? Hanya karena membasahi sepatu itu? Tuan, anda sungguh keterlaluan! Jika memang berniat mengganti sepatu baru dan mendapatkannya secara gratisan, anda pun tidak perlu melakukan trik kotor seperti ini. Cukup bilang saja anda ingin dibelikan sepatu baru dari seorang pelayan.” Ujar Selena Tan, sama sekali tidak terlihat takut akan ancaman denda di depan mata. Ia malah dengan lantang menyerukan perlawanan, menatapnya lekat dengan sorot mata yang tak berkedip. ‘Aku memang tidak punya uang sebanyak kamu, tapi aku punya harga diri yang tak bisa diinjak orang seperti kamu!’ Geram Selena Tan dalam hati, sayangnya ia masih harus menahan opini tegasnya itu di dalam hati. Jika ia sampai mencetuskan kata kata itu, maka ia sudah dipastikan tidak akan bisa berdamai dengan bos muda itu.

“Meminta gratisan sepatu dari anda? Ha ha ha ... Yang benar saja nona! Bahkan jika tuanku mau, beliau bisa membeli bar ini sekaligus anda saat ini juga. Untuk apa harus mengharapkan pemberian anda?” Ujar pria pengawal yang tak bisa menahan rasa gelinya mendengar Selena Tan yang begitu percaya diri menganggap dirinya sanggup memberikan sesuatu kepada tuannya. Sementara itu, tuan muda yang sedang ketagihan menindas Selena Tan terlihat menahan senyum puas. Ia mengangkat satu tangannya, mengkode agar pria pengawal itu tak perlu mewakilinya bicara.

Selena Tan merasa sekujur tubuhnya panas, tidak ada yang salah dengan suhu ruangan yang cukup dingin, namun hatinya yang berkobar api kemarahan karena sedang diremehkan. Ia mengepalkan sepasang tangannya, nafas yang mulai menderu saking susahnya ia menahan kekesalan. “Lalu apa itu namanya jika bukan meminta secara kasar? Anda mengaku sebagai orang hebat tetapi malah suka membesarkan masalah kecil. Cih ... Aku tidak sudi membayarnya sekalipun aku sanggup! Hanya membersihkan permukaan sepatu anda saja sudah beres masalah. Kenapa harus berbelit? Akan aku buktikan kalau kamu tidak perlu mengganti sepatu baru, tuan angkuh!”

Selena Tan bergegas meraih kain lap mulut yang ada di dalam nampan yang ia letakkan di atas meja. Pergerakan yang begitu cepat dan tidak terprediksi itu membuat bos muda yang ia panggil ‘tuan angkuh’ itu tercengang. Berbekal kain lap putih itu, Selena Tan berjongkok mendekatkan dirinya pada sepatu yang membuatnya menjadi wanita sial hari ini. Tanpa meminta persetujuan dulu kepada pemiliknya, ia pun bertindak cepat mengelap permukaan sepatu kulit berwarna coklat tua itu.

“Woi, apa yang kamu lakukan!?” Pria pengawal menyentuh pundak ramping Selena Tan namun wanita itu tetap mempertahankan keseimbangan tubuhnya, tak mau tergugah oleh siapapun. Dia tak tergoyahkan, tetap nekad berusaha membersihkan sumber kekacauan. Di saat pria pengawal itu hendak bertindak lebih, sepasang mata tajam milik bosnya melirik ke arahnya. Memberikan isyarat agar pria pengawal itu menahan diri dan membiarkan bos muda itu saja yang mengatasinya. Si bos muda itu segera menarik kakinya namun tak disangka Selena Tan tetap keras kepala berupaya menahan kaki itu agar masih bisa disentuh dengan kain lap. Selena Tan tak segan memeluk kaki itu kemudian melakukan hal yang lebih konyol lagi, ia berusaha menarik sepatu yang dikenakan bos muda itu hingga nyaris terlepas andai si pemiliknya tidak memberontak.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Wanita Kesayangan Tuan Duda

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel 30 Days With Mr. Vague
8.1
Rose terkejut saat tahu penculiknya adalah Louton Vague, pewaris kaya yang selama ini terlihat berwibawa. Di balik paras tampannya, Louton ternyata pria kejam dan misterius. Namun, interaksi intens selama penyekapan membuat Rose menyadari ada luka batin yang menyiksa Louton. Meski tersakiti, Rose justru merasa iba dan ingin memperbaiki sisi gelap pria itu. Kini ia terjebak dilema antara melaporkan kejahatan Louton atau mengikuti hatinya untuk terus membantu sang miliarder.
Sampul Novel Belenggu Cinta Sang Pangeran Mafia
8.1
Pernikahan Belleza dan Rafaele hanyalah aliansi bisnis antar klan mafia yang menghancurkan impian Bella akan cinta sejati. Terjebak dalam dunia gelap, Bella terpaksa tunduk pada dominasi Rafaele demi melindungi keluarganya. Namun, kematian mendadak ayahnya di wilayah Jefferie memicu dendam membara. Di tengah kehamilan dan intrik pengkhianatan yang terungkap, Bella harus mencari kebenaran. Akankah cinta tumbuh di balik kebencian, atau justru dendam yang menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Mertua Hiperseks
8.1
Dua tahun menikah, Winda Anita Sari harus pindah ke rumah orang tua Andre karena ibu mertuanya terserang stroke. Namun, kepindahan ini menjadi awal petaka saat ia menyadari ayah mertuanya, Wijaya, mengidap hiperseks. Anita menemukan fakta kelam bahwa adik iparnya, Lola, telah menjadi korban pelecehan sang ayah. Kini, Anita hidup dalam ketakutan karena Wijaya terus mengincarnya dengan tatapan nafsu dan nekat masuk ke kamarnya. Sanggupkah ia bertahan tanpa menjadi korban berikutnya?
Sampul Novel Putra Rahasia Sang Alfa, Penawarku yang Dicuri
9.6
Tiga tahun menderita racun, aku dikhianati Alpha Yudha. Suamiku memberikan satu-satunya obat penyembuh kepada ibu dari anak rahasianya, Elara. Selama ini dia hanya menungguku mati demi keluarga gelapnya. Bahkan, dia tega menghina martabatku di rumah orang tuaku sendiri. Namun, Yudha salah menilaiku. Aku memutus ikatan batin kami dengan sisa kekuatanku dan pergi membawa dendam. Aku bersumpah akan bertahan hidup demi menghancurkan seluruh dunianya yang penuh dusta.
Sampul Novel Sekretaris Cantik Milik Tuan CEO
8.0
Demi melunasi utang sang ayah dan biaya pengobatan ibunya, Nadira Angelista dijual oleh Om Sam kepada seorang CEO kaya raya. Berusaha lepas dari jeratan tersebut, Nadira justru terjebak saat bekerja di perusahaan Jovian Hadinata. Jovian adalah mantan tunangan yang dulu ia tinggalkan dan kini bertekad menuntut balas dendam atas luka lama. Di tengah bayang-bayang masa lalu, akankah jalinan kebencian mereka berubah menjadi cinta kembali?
Sampul Novel Tangisan Terakhir Seorang Istri
8.8
Marcell Wijaya, detektif ternama, tega mengusir istrinya yang hamil di jalan gelap karena menolak mendonorkan ginjal untuk cinta pertamanya, Emilia. Penolakan itu berujung penculikan oleh musuh Marcell yang dendam. Di bawah siksaan kejam hingga lidahnya dipotong, sang istri tak berdaya ketika Marcell mengabaikan telepon penculik demi menemani Emilia di rumah sakit. Saat Marcell akhirnya menyelidiki TKP penemuan jasad wanita hamil yang dimutilasi, ia tidak sadar bahwa korban itu adalah istrinya sendiri.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan