Sampul Novel Sudah Terlambat, Mantan Pewaris Mafia

Sudah Terlambat, Mantan Pewaris Mafia

8.4 / 10.0
Tiga minggu jelang pernikahan, tunanganku yang merupakan pewaris mafia berpura-pura amnesia demi berselingkuh dengan influencer. Ia sengaja mencelakaiku hingga patah tulang demi melindungi wanita itu, lalu berencana mengusirku dari rumah. Baginya, aku hanyalah boneka yang bisa dimainkan sesuka hati. Saat ia menungguku kembali, aku justru menghilang dan meninggalkan cincin beserta pesan bahwa aku mengingat seluruh pengkhianatannya. Kini, giliranku yang melupakannya.

Sudah Terlambat, Mantan Pewaris Mafia Bab 1

Tunanganku selama tujuh tahun, pewaris dinasti mafia, mengaku amnesia tiga minggu sebelum pernikahan kami, dan hanya melupakanku. Lalu aku tak sengaja mendengarnya tertawa dalam panggilan video, menyebutnya sebagai "izin bebas" yang sempurna untuk meniduri seorang influencer sebelum dia terikat.

Dia memamerkan perselingkuhannya, meninggalkanku dengan lengan patah setelah kecelakaan mobil yang direkayasa demi menyelamatkan wanita itu dari goresan, dan berencana membuatku kehilangan tempat tinggal. Dia menyebutku "miliknya", sebuah boneka yang bisa dia mainkan dan letakkan kembali di rak saat dia sudah bosan.

Dia pikir aku akan menunggunya "sembuh secara ajaib". Sebaliknya, aku menghilang, meninggalkan cincinnya dan sebuah catatan sederhana: "Aku ingat semuanya. Aku juga."

Bab 1

Alya POV:

Pria yang kucintai selama tujuh tahun mengaku menderita amnesia, dan hanya melupakanku—sampai aku mendengarnya di panggilan video, tertawa tentang bagaimana ini adalah izin bebas yang sempurna untuk meniduri seorang influencer sebelum pernikahan kami.

Jemariku menelusuri renda halus kerudung pengantin yang terhampar di ranjang kami. Kerudung ini adalah bagian dari setelan pernikahan yang harganya lebih mahal dari mobil pertamaku. Sebuah simbol. Bukan cinta, tapi pertunangan politik selama tujuh tahun yang dimaksudkan untuk menyatukan dua keluarga paling berkuasa di Jakarta. Persatuan yang sempurna. Kehidupan yang sempurna.

Kecuali Bima Prakasa, tunanganku dan pewaris dinasti keluarga Prakasa, tidak mengingat semua itu. Katanya dia tidak ingat.

Tiga minggu lalu, dia mengalami cedera kepala ringan. Jatuh saat sesi latihan tanding, begitu kata Leo, tangan kanannya, dengan wajah datar. Cedera itu katanya menghapus ingatannya. Secara selektif. Dia ingat namanya, keluarganya, perannya sebagai Calon Don yang sedang menunggu. Dia hanya tidak mengingatku.

Setiap hari sejak itu kuhabiskan untuk mencoba menyatukan kembali kepingan ingatannya. Apartemen penthouse kami telah menjadi museum cinta kami, atau apa yang kukira cinta. Foto-foto kami berjejer di dinding. Aku memutar lagu indie tak terkenal yang seharusnya menjadi lagu dansa pertama kami berulang-ulang, berharap satu nada saja bisa membuka sesuatu di dalam dirinya.

"Lagunya enak didengar," hanya itu yang dia katakan kemarin, matanya menatap jauh, dingin.

Aku menolak untuk menyerah. Kedua keluarga mengandalkan ini. Aku mengandalkan ini. Persatuan ini bukan hanya pernikahan; ini adalah sebuah perjanjian. Cara untuk mengakhiri perang dingin sebelum dimulai.

Sahabat dan pengacaraku, Maya Sari—penasihat pribadiku—telah memperingatkanku. "Ini aneh, Alya. Cedera kepala yang cuma bikin lupa sama tunangannya? Kedengarannya kayak plot sinetron murahan, bukan diagnosis medis."

Aku mengabaikannya. Aku harus. Harapan adalah satu-satunya yang kumiliki.

Malam ini, saat mencari album foto lama di ruang kerjanya, aku menemukan pintunya sedikit terbuka. Laptopnya terbuka di atas meja, panggilan video masih aktif. Dan kemudian aku mendengarnya. Suara yang sudah berminggu-minggu tidak kudengar.

Tawa Bima. Tawa yang dalam, tulus, dan arogan.

Aku membeku. Tanganku terpaku di gagang pintu.

"Dia percaya semuanya," suara Bima menggelegar, penuh kepuasan sombong. Dia sedang berbicara dengan Leo. "Memutar lagu kita seharian. Menatapku dengan mata sedihnya yang besar itu. Hampir menyedihkan."

Perutku mulas. Napasku tercekat di tenggorokan.

"Dasar brengsek kau, Bima," kata Leo, tapi dia juga tertawa. "Cuma demi Clara Vania? Apa dia benar-benar sepadan dengan semua drama ini?"

Clara Vania. Influencer dengan jutaan pengikut dan tubuh yang dibentuk oleh operasi dan ambisi. Seorang aset keluarga, berguna untuk mencuci uang melalui merek-mereknya, tapi bukan salah satu dari kami. Tidak akan pernah menjadi salah satu dari kami.

"Ini izin bebas sementara, Bung," kata Bima, bersandar di kursinya, kulit kursi berderit memprotes. "Protokol keluarga, pertunangan, Omertà… ini semua penjara sialan. 'Amnesia' ini adalah kunciku. Aku dapat beberapa bulan kebebasan, dan tepat sebelum musim pernikahan dimulai, aku akan sembuh secara ajaib."

Omertà. Kode kehormatan suci tentang kerahasiaan. Itu adalah aturan pertama yang diajarkan kepada kami saat kecil. Jangan pernah membicarakan urusan keluarga kepada orang luar. Jangan pernah membawa aib pada nama keluarga melalui tindakan tidak bijaksana di depan umum. Itu adalah fondasi seluruh dunia kami, perekat yang menyatukan keluarga-keluarga. Dan dia menggunakannya sebagai alasan untuk selingkuh, memutarbalikkan maknanya untuk membangun sangkar kebohongannya sendiri.

Dia menyesap wiskinya, es batu bergemeletuk di gelasnya. "Alya akan sangat lega sampai dia akan memaafkan apa pun. Dia harus. Dia milikku. Itu semua bagian dari kesepakatan."

Kata-kata itu menghantamku seperti pukulan fisik, menyedot udara dari paru-paruku. Seluruh duniaku, tujuh tahun pengabdian, masa depan yang kupertaruhkan—semuanya bohong. Sebuah permainan. Sebuah izin bebas sialan.

Cinta di hatiku membeku menjadi sesuatu yang dingin dan tajam. Kesedihan itu begitu besar rasanya seperti lubang hitam, tetapi di sisi lain, sebuah rencana mulai terbentuk. Rencana yang dingin, keras, dan indah.

Perlahan, tanpa suara, aku menutup pintu. Bunyi klik gerendel adalah suara pintu sangkar yang tertutup, tapi kali ini, dialah yang ada di dalamnya. Dia hanya belum menyadarinya.

Dia pikir aku miliknya. Dia pikir aku pion dalam permainannya.

Baiklah. Aku akan ikut bermain. Tapi saat ini berakhir, bukan dia yang akan menang.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Sudah Terlambat, Mantan Pewaris Mafia

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Baskara memaksaku mendonorkan sumsum tulang demi tunangannya, Rania. Meski tumbuh bersama, dia kini membenciku. Rania menjebakku hingga Baskara menyiksaku dengan kejam, bahkan menculik orang tuaku akibat fitnah video asusila. Aku dipaksa menonton mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah sakit parah yang kurahasiakan, Baskara justru menyuruhku mengakhiri hidup. Tanpa ragu, aku menyanggupi permintaannya dan melompat menuju kehampaan.
Sampul Novel SRTJC
7.9
Selamat datang dalam kumpulan kisah unik yang merangkum dinamika kehidupan remaja masa kini. Di sini, logika seolah dikesampingkan demi aksi-aksi spontan yang tak terduga dan penuh kejutan. Setiap bab menyajikan potret autentik tentang perilaku absurd serta kelakuan nyeleneh anak muda di era modern. Ikuti perjalanan seru mereka yang penuh tawa dan kegilaan dalam menghadapi keseharian. Temukan bagaimana momen-momen paling mustahil menjadi nyata di cerita ini.
Sampul Novel SUAMI JANTANKU
9.6
Brian dan Thalita Teja Kusuma terjebak dalam pernikahan kilat yang tak terduga. Demi memenangkan tender proyek resort besar di Bali, Brian terpaksa mencari istri kontrak. Sementara itu, Thalita justru terlibat skandal satu malam dengan rival bisnis kakaknya. Dua gadis muda ini kini harus menavigasi kehidupan rumah tangga bersama pria-pria dewasa yang perkasa. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka, ataukah hubungan ini akan berakhir saat ambisi bisnis telah tercapai?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan