Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku

Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku

9.7 / 10.0
Disiksa kejam oleh penculik demi melindungi sang ayah, seorang gadis meregang nyawa dalam kesendirian. Di momen terakhirnya, panggilan teleponnya justru ditolak dengan penuh kebencian oleh ayahnya yang sedang merayakan ulang tahun putri adopsinya. Sang ayah mengutuk kelahirannya yang merenggut nyawa ibunya. Jasadnya kemudian ditemukan tragis di depan kantor polisi. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli otopsi memimpin penyelidikan tanpa menyadari bahwa korban mutilasi keji tersebut adalah putri kandung yang sangat ia benci.

Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku Bab 1

Demi melindungi Ayah, aku disiksa oleh penculik selama sejam. Namun, Ayah malah sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya yang ke-18.

Sebelum meninggal, aku menelepon Ayah. "Tapi, Ayah, hari ini juga ulang tahunku. Ini terakhir kalinya, Ayah. Bisa nggak Ayah mengucapkan selamat ulang tahun untukku?"

"Kamu benar-benar nggak punya hati! Karena ulang tahun, kamu membunuh ibumu! Kamu masih mau merayakan ulang tahun? Kenapa kamu nggak mati saja?"

Usai berbicara, dia langsung mematikan panggilan.

Keesokan hari, jenazahku ditempatkan di pot bunga depan kantor polisi.

Ayah bertanggung jawab atas otopsi. Dia bisa melihat bahwa pembunuhnya sangat kejam dan tidak takut pada polisi. Namun, dia sama sekali tidak tahu bahwa korban adalah putri yang paling dibencinya.

Setelah dibunuh dan dimutilasi, potongan tubuhku dimasukkan ke beberapa pot bunga. Malam harinya, penculik menaruh pot bunga di depan kantor polisi.

Ketika seorang polisi muda mengambil pot pertama, dia langsung berlari ke samping untuk muntah, lalu berteriak histeris.

Setelah dilakukan pengujian, dipastikan bahwa yang ada di dalam pot itu adalah potongan tubuh manusia. Tony segera menelepon ayahku, Dani.

Dani adalah dokter forensik paling hebat di kota ini. Dia telah membantu polisi memecahkan banyak kasus sulit.

Dani datang dengan terburu-buru. Wajahnya bahkan masih ada krim kue karena tidak sempat dibersihkan. Sambil memakai sarung tangan, dia bertatapan dengan Tony.

Tony berkata, "CCTV sudah diperiksa. Sayangnya, cuaca buruk membuat CCTV rusak. Kita malah melewatkan petunjuk paling penting. Pelaku menaruh potongan tubuh di depan kantor polisi. Ini adalah penghinaan untuk para polisi!"

Keangkuhan penjahat membuat para polisi gusar. Wajah mereka sangat murung sekarang.

"Aku tahu kamu cuti karena Candice ulang tahun. Tapi, kasus ini sangat penting. Kalau bukan kamu, kita harus cari siapa lagi?"

Ketika mendengar namaku, ekspresi ayahku menjadi sangat suram. Dia menyahut, "Mana mungkin aku merayakan ulang tahun untuk anak itu. Dia nggak pantas."

Hatiku sungguh getir mendengarnya. Sejak ibuku meninggal, aku menjadi anak yatim piatu. Ayahku tidak menginginkanku lagi, bahkan mengadopsi anak yang hari ulang tahunnya sama denganku.

Dia melarangku memanggilnya ayah, hanya anak itu yang boleh memanggilnya ayah. Kamarku juga menjadi milik anak itu. Aku hanya diizinkan tidur di ruang bawah tanah.

Jelas-jelas kami sama-sama berusia 18 tahun, tetapi ayahku hanya merayakan ulang tahun untuknya. Sementara itu, aku disiksa dan dibunuh dengan kejam.

Aku rasa saat aku menderita, Ayah pasti sedang memasang mahkota untuk anak itu. Meskipun demikian, aku sama sekali tidak membenci ayahku. Aku hanya berharap dia bisa memaafkanku sebelum aku mati. Sayangnya, aku gagal.

Demi tidak merusak petunjuk yang ada, mereka memutuskan untuk tidak memindahkan jenazah ke ruang otopsi dan langsung memeriksa di tempat.

Rohku melayang di sekitar ayahku. Ketika melihat potongan tubuhku, rasa sakit kembali meliputiku.

Supaya ayahku bisa memeriksa dengan tenang, Tony mengosongkan seluruh aula. Sepanjang malam, Tony membantu ayahku. Mereka memang sangat kompak.

Ayahku tidak beristirahat. Dia sampai diinfus supaya imunnya tidak turun. Pada akhirnya, tubuhku berhasil disatukan.

Ayahku menyeka keringat di dahi, lalu menghela napas. "Ada bekas ikatan pada pergelangan tangan dan pergelangan kaki korban. Tubuhnya penuh luka. Kepalanya dipukul beberapa kali dengan benda tumpul. Tengkoraknya sampai pecah dan berubah bentuk. Dia pasti disiksa habis-habisan sebelum mati."

Begitu mendengarnya, para polisi kriminal di sekitar tampak murka. Tony pun mengumpat, "Sialan! Pelakunya benar-benar binatang buas!"

Ayahku menambahkan, "Selain itu, korban dalam keadaan sadar. Beberapa luka disebabkan karena korban nggak tahan dengan rasa sakitnya."

Suasana menjadi sunyi senyap. Para polisi kriminal mengepalkan tangan mereka dengan geram.

"Entah ada perselisihan apa, sampai pelaku tega sekejam ini. Benar-benar nggak punya hati nurani!"

"Pembunuhan kali ini kejam sekali!"

Tatapan Tony dipenuhi amarah. Yang mereka bilang benar, ini adalah pembunuhan dan pembalasan dendam yang sangat sadis.

Jika dipikir kembali, rasa sakit yang tajam itu masih membuatku ketakutan hingga gemetaran. Aku masih ingat orang itu membuka perutku dengan pisau. Aku kesakitan sampai mengejang.

Sayangnya, aku tidak bisa berteriak karena orang itu telah memotong lidahku. Mulutku sangat perih dan nyeri, seolah-olah disiram minyak panas.

Selain itu, agar aku tidak kehilangan kesadaran, orang itu selalu berjeda setelah memotong tubuhku. Aku seperti hewan percobaan yang hanya bisa melihat perutku dibelah. Pada akhirnya, orang itu mengambil tongkat dan terus memukul kepalaku. Aku sampai bisa mendengar suara retakan tulang.

Untungnya pada pukulan ketiga, aku tidak bisa merasakan sakit apa pun lagi karena sudah mati.

Saat ini, ayahku mengernyit dan memeriksa telingaku. Jantungku sontak berdetak kencang. Apa dia akan mengetahui sesuatu?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Menghadapi sisa hidup tiga hari akibat gagal hati akut, seorang istri harus menelan pil pahit saat suaminya, David, memberikan kuota pengobatan terakhir kepada adik angkatnya, Emma. Dianggap lebih pantas hidup, ia pun dipaksa mengalah. Demi menutupi ajal yang mendekat, ia menandatangani surat cerai, menyerahkan perusahaan perhiasan, bahkan membiarkan putrinya memanggil Emma sebagai ibu. Di balik pujian keluarga yang menganggapnya kakak yang baik, sebuah misteri kematian yang tragis siap mengejutkan mereka semua.
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi menjaga martabat ibu angkatnya. Namun, kesalahpahaman besar membuat Alex membencinya hingga bersikap kasar. Gadis tidak tinggal diam menghadapi perlakuan tersebut, sambil tetap menyembunyikan rahasia besar mengenai jati diri aslinya. Akankah Alex berhasil mengungkap misteri yang tersimpan rapat itu? Ikuti kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka yang kini tersedia secara lengkap di Bakisah.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan