Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex

Istri Untuk Tuan Alex

7.9 / 10.0
Dalam novel Istri Untuk Tuan Alex, Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi ibunya. Di tengah kebencian Alex, ia harus menjaga rahasia jati dirinya. Baca kisah romance novel penuh misteri ini di situs read novels online untuk mengungkap kebenaran yang tersembunyi.
Ringkasan Istri Untuk Tuan Alex
Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi menjaga martabat ibu angkatnya. Namun, kesalahpahaman besar membuat Alex membencinya hingga bersikap kasar. Gadis tidak tinggal diam menghadapi perlakuan tersebut, sambil tetap menyembunyikan rahasia besar mengenai jati diri aslinya. Akankah Alex berhasil mengungkap misteri yang tersimpan rapat itu? Ikuti kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka yang kini tersedia secara lengkap di Bakisah.
Baca Selengkapnya

Istri Untuk Tuan Alex Bab 1

"Loh ... Cempaka kok baju pengantinnya dilepas sih?" tanya Gadis saat melihat adiknya melepas baju pengantin yang tengah melekat di tubuhnya.

"Kak Gadis, Kakak gantiin aku untuk menikah sama Tuan Alex, ya! Aku nggak mau Kak nikah sama dia!" pinta Cempaka dengan tatapan memohon.

Gadis membulatkan mulutnya saat mendengar ucapan Cempaka. "Apa! Kamu yang benar aja dong Dek. Masa Kakak gantiin kamu? Nggak mau ah ... kan dia nikahnya sama kamu?"

"Kak ... please! Aku nggak mau nikah sama dia. Kakak tahu kan umurnya aja sudah 30 tahun, sudah pasti dia itu jelek dan tua. Lagi pula, aku mencintai Bagas Kak."

Cempaka mempunyai kekasih dan mereka sudah menjalin hubungan sekitar lima tahun lamanya. Dia menerima perjodohan itu karena tidak enak kepada ibunya, tapi Cempaka tidak bisa mengorbankan perasaannya.

"Lalu, kalau aku menggantikan kamu dan ibu tahu bisa-bisa ibu bisa terluka dan dia pasti akan malu."

"Gini ya Kak ... aku aja belum bertemu dengan Tuan Alex, dan aku yakin dia tidak mempermasalahkan pertukaran pengantin ini. Please Kak, tolongin aku! Aku mau pergi dari sini aku akan menikah dengan Bagas."

Gadis terdiam membuat Cempaka semakin memohon kepadanya. "Anggap saja ini adalah balas budi, karena Ibu sudah menyelamatkan Kakak."

Mendengar itu Gadis membulatkan matanya, tapi dia juga sangat menyayangi Cempaka, karena apa yang dikatakan wanita itu benar

"Kakak akan menggantikan kamu."

"Makasih banyak Kak." Cempaka memeluk Gadis.

Wanita itu hanya mengangguk. Di usianya yang 25 tahun, dia tidak menyangka jika akan menikah dengan cara yang seperti itu.

"Kalau gitu aku pergi ya Kak. Kakak jangan bilang-bilang ... aku akan lewat jendela. Tolong lihatin Kak, jangan sampai Ibu masuk dan mengetahui kalau aku pergi. Nanti kalau ibu tanya bilang aja yang sejujurnya, aku tidak bisa berpisah dengan Bagas, dan aku akan menikah dengannya," terang Cempaka.

Wanita itu akan menaiki jendela kamarnya, tetapi Gadis menahan tangan Cempaka. "Kalau ibu tahu kamu menikah dengannya, Ibu pasti akan terluka."

"Ibu akan mengerti Kak, aku tidak mau menikah dengan pria tua bangka itu."

"Ya sudah, kamu hati-hati ya." Gadis membantu Cempaka untuk pergi dari kamarnya.

Setelah dia melihat adiknya pergi dari sana, Gadis terduduk sambil memegangi gaun pengantinnya. Tiba-tiba seseorang masuk ke dalam kamarnya.

"Jadi sudah siap untuk Eyke dandani? Ayo Marimas bebeknye Kusniah. (Ayo mari duduk di kursi)," ucap seorang pria setengah lekong.

Gadis mengerutkan dahinya. "Bebeknya Kusniah? Di sini tidak ada namanya Kusniah, apalagi punya bebek. Adanya peliharaan ayam," celetuk Gadis.

"Elaaah ... bukan begindang maksud Eyke. Artinya ... ayo mari duduk di kursi," jawab pria tersebut sambil melenggak-lenggokkan tangannya.

"Ya sudah marimas, kamu jangan pakai bahasa lekongmu! Pakai bahasa normal aja, aku tidak paham." gerutu Gadis.

"Iya iya ... reybet pindang. (ribet banget)," jawab pria tersebut sambil memakaikan make-up di wajah Gadis.

"Apalagi itu, ikan pindang pakai serbet? Di sini nggak ada ikan pindang."

"Sudahlah ... sebaiknya kamu itu jangan banyak bicara! Biarkan Eyke melakukan tugas, oke."

"Iya terserah kamu deh botol lembek," cetus Gadis.

Dia akhirnya pasrah harus menggantikan adik angkatnya untuk menjadi pengantin pengganti. Tiba-tiba ingatan Gadis mengarah kepada beberapa tahun silam, di saat dia ditemukan oleh Bu Hasna saat terdampar di pinggir sungai.

'Jika ini bisa membalas Budi kebaikan ibu Hasna yang telah merawat dan juga menolong nyawaku, maka akan kulakukan.' batin Gadis.

Setelah dia sudah siap didandani, seseorang masuk ke dalam kamar yang tak lain dan bukan adalah Ibu Hasna.

"Cempaka, kamu sudah siap? Rombongan pak Jonathan sudah datang," tanya Bu Hasna sambil membalik tubuh Gadis yang saat ini tengah membelakanginya.

"Loh, Gadis!" kaget Bu Hasna saat melihat Gadis yang sedang menundukkan kepalanya. "Kamu kenapa pakai kebayanya Cempaka? Terus kenapa kamu didandani seperti pengantin?" bingungnya.

"Eh, tangga-tangga ... kudanya ini pengantinnya?" ucap pria yang bernama Saiful, namun biasa dia dipanggil dengan Sari.

"Dia ini anak angkat saya, bukan kuda. Di sini tak ada kuda yang kawin," celetuk Bu Hasna.

"Eh Marimas. Siapa yang naik tangga sama main kuda sih? Di sini itu nggak ada kuda. Lu kalau mau ngomong jangan pakai bahasa alien kenapa! Selayaknya cowok aja, begitu!" kesal Gadis yang sejak tadi mendengar Saiful terus aja berkata dengan bahasa lekong.

"Aduuh ... nama Eyke itu Sari, bukan Marimas. Memangnya Eyke minuman sasetan? Lagi pula, itu adalah bahasa unggulan Eyke yang biasa digunakan setiap hari, jadi Yeey, jangan mengubah cara bicara Eyke ya," jawab Sari sambil melenggak-lenggokkan pinggulnya.

Ibu Hasna dan juga Gadis saling melirik, kemudian mereka bergidik geli. "Sudah-sudah, malah pada bertengkar. Jawab sekarang pertanyaan Ibu! Ke mana Cempaka?"

Akhirnya Gadis pun menceritakan sebenarnya kepada Ibu Hasna, kenapa Cempaka pergi dan alasannya apa. Mendengar itu Ibu Hasna sangat syok, dia tidak menyangka jika Cempaka akan melakukan itu.

"Jadi dia meminta kamu menjadi penggantinya?" tanya ibu Hasna dan langsung dibalas anggukan oleh Gadis.

"Maaf ya Nak, gara-gara Cempaka kamu harus menjadi pengantin pengganti. Tapi Ibu akan berbicara dengan keluarga Delamo supaya membatalkan pernikahan ini. Ibu tidak ingin mengorbankan kamu," tutur Ibu Hasna.

Dia tidak mau mengorbankan Gadis, karena walau bagaimanapun wanita itu bukanlah putrinya dan dia merasa tak enak.

"Tidak usah Bu, tidak apa-apa. Anggap saja ini adalah balas budi aku karena Ibu sudah mau merawatku dan menolong nyawaku. Aku nggak papa kok gantiin Cempaka. Dan satu permintaanku ... restuilah hubungan Cempaka dan Bagas, mereka saling mencintai jangan pisahkan mereka, Bu!"

Melihat kasih sayang Gadis kepada anak kandungnya, Ibu Hasna pun tersentuh. Dia memeluk tubuh wanita itu. "Makasih ya sayang, kamu begitu tulus menyayangi Cempaka walaupun dia bukan adikmu "

"Sama-sama, tidak apa-apa. Lagi pula, umur Gadis kan udah 25 juga," kekeh wanita tersebut.

Kemudian mereka keluar dari kamar dan bertemu dengan keluarga Delamo yang sedang menunggu di ruang keluarga. Gadis terus saja menundukkan kepalanya, begitu pula dengan Alex yang akan dijodohkan dengannya.

Namun, saat Gadis mengangkat wajahnya, dia terkejut karena pria yang akan dijodohkan dengan Cempaka ternyata sangat tampan dan gagah.

'Ya ampun! Cempaka menolak pria tampan seperti ini? Tapi sayang, memang umurnya sudah tuir sih,' batin Gadis sambil terkekeh.

Ibu Hasna nampak ragu untuk membicarakan penggantian pengantin pada kedua sahabatnya. Tetapi, sudah tak ada waktu lagi, semua tamu undangan sudah berkumpul.

"Hasna, kenapa diam saja? Ayo kita lakukan pernikahannya! Semua orang juga sudah menungggu!" ajak tante Indah, calon besan bu Hasna.

"I-iya," jawabnya gugup, 'bagaimana ini ya Allah?'

Tante Indah dan om Jhonatan begitu terpana dengan kecantikan Gadis yang mereka sangka adalah cempaka, sebab mereka baru satu kali bertemu, jadi belum terlalu hafal.

"Lho! Itu kan Gadis? Bukankah penganntinya harusnya Cempaka, ya?" seru salah satu warga di sana, hingga membuat Alex dan kedua orang tuanya seketika menatap ke arah Gadis.

"Apa maksudnya ini, Hasna?" Tante Indah menatap lekat ke arah sahabatnya.

"Sebaiknya kita lakukan saja pernikahannya, udah kepalang tanggung," ucap om Jhonatan selaku papanya Alex, membuat pria tampan di sampingnya membulat, namun sejurus kemudian dia memalingkan pandangannya. "Gimana Lex? Kamu setuju kan?"

"Hm!" Hanya jawaban itu yang keluar dari pria dingin tersebut.

Akhirnya pernikahan pun di langsungkan dengan sakral, tetapi para tamu undangan tetap berbisik-bisik. "Jahat banget ya! Masa sodara sendiri di tikung? Jangan-jangan Gadis ingin merebut calon suami Cempaka karena dia tampan dan kaya?" tuduh salah satu warga di sana.

Gadis hanya bisa menundukkan kepalanya mendengar gunjingan dari para tamu undangan. 'Mereka hanya bisa bergosip tanpa tahu kebenarannya.' batin Gadis kesal, dia melirik ke arah Alex. 'Pria ini kenapa gak marah ya? Mana dari tadi diam aja kek kulkas.'

"Apa yang terjadi dengan Cempaka, Hasna? Kenapa putri pertamamu?" bisik tante Indah saat berada di atas pelaminan, karena ia masih sangat penasaran.

Sementara Alex hanya memasang wajah dingin dan datarnya saja, tak perduli mau pengantinnya di ganti atau tidak, sebab itu tak berpengaruh apapun untuknya.

BERSAMBUNG.....

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Istri Untuk Tuan Alex

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Jebakan Kemenangan
8.1
Kehidupan seorang orang tua runtuh seketika saat rahasia kelam sang anak terungkap. Putri tercinta yang selama ini dijaga bagai permata paling berharga ternyata terjerumus ke dalam lingkaran prostitusi yang kejam. Membayangkan gadis kecilnya menjadi korban eksploitasi pria paruh baya yang menjijikkan mendatangkan luka batin yang teramat dalam. Lewat novel misteri modern Jebakan Kemenangan, rasakan perjuangan emosional dan pencarian kebenaran di tengah kehancuran hati yang tak tertahankan.
Sampul Novel MENIKAM MENTAL SUAMI DAN GUNDIKNYA
8.6
Sawitri, guru TK honorer, harus menelan pil pahit saat ibu mertuanya, Masita, mendesaknya mengizinkan Burhan berpoligami dengan Nuri. Alasan ekonomi dan materi membuat Masita lebih memihak Nuri yang kaya raya. Di tengah luka hati Sawitri, Burhan justru asyik menjalin hubungan gelap dengan selingkuhannya itu tanpa peduli perasaan istrinya. Mampukah Sawitri bertahan menghadapi pengkhianatan suami dan mertua yang kejam dalam rumah tangga yang penuh duri ini?
Sampul Novel Predestinasi Cinta
8.7
Setahun sudah Nayyara Maheswari menjalin kasih dengan Tama, namun tembok besar berupa restu dan adat menghalangi mereka. Biaya 'membeli' mempelai pria yang fantastis membuat Nayyara merasa rendah diri. Di tengah kemelut itu, ia terjebak dalam skenario licik hingga tak sengaja menghabiskan malam dengan Khalingga, CEO sekaligus atasannya. Akibat pengaruh obat perangsang dalam makanan, takdir Nayyara dan putra pemilik perusahaan itu pun berubah selamanya.
Sampul Novel Sahmura Yang Redup
8.1
Hafizah Putri Amaliyah, seorang gadis belia yang kerap menjadi korban perundungan, memulai hidup baru setelah dinikahi oleh Hafiz, guru muda berusia sembilan belas tahun. Namun, sebuah peristiwa mendadak mengubah kepribadian Hafiz secara drastis. Di tengah perubahan misterius sang suami, Hafizah terjebak dalam dilema sulit untuk memilih antara ayahnya atau Hafiz. Mengapa Hafiz menikahinya? Rahasia di balik perubahan sikapnya kini menguji kesetiaan Hafizah.
Sampul Novel TAKDIR CINTA DARI ALLAH
9.2
Syifa dan Devan terjebak dalam situasi pelik saat dipaksa menikah dengan orang asing yang baru ditemui beberapa jam. Tanpa ada rasa cinta, mereka harus menjalani hidup sebagai pasangan suami istri secara mendadak. Masalah kian rumit karena Devan sebenarnya sudah memiliki kekasih dan berencana untuk segera bertunangan. Akankah mereka menerima garis takdir ini, atau justru menentang pernikahan tanpa perasaan yang menghancurkan rencana masa depan Devan tersebut?
Sampul Novel Tiga Ibu Kevin
8.5
Berdasarkan kisah nyata, narasi ini menyoroti lika-liku hidup Kevin yang besar di lingkungan poligami. Memiliki ayah dengan tiga istri membawa Kevin ke dalam pusaran konflik batin saat ia harus berpindah pengasuhan di tengah pertengkaran hebat. Kelakuan absurd sang ayah dan dinamika pelik para ibu tiri menyulitkan Kevin dalam mencari jati diri. Simak perjuangan remaja ini bertahan menghadapi rentetan peristiwa pahit demi menemukan kedamaian di tengah kekacauan keluarga.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan