Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Ternyata Pewaris yang Tertukar

Suamiku Ternyata Pewaris yang Tertukar

Pertemuan awal yang buruk memicu kebencian antara Yolla dan Byanz. Situasi memanas saat Byanz, pemuda dari latar belakang sederhana, tiba-tiba diangkat menjadi CEO di perusahaan ayah Yolla. Sang ayah yang kagum pada kesantunan Byanz bahkan nekat menjodohkan mereka. Namun, sebuah rahasia besar mengenai identitas asli Byanz akhirnya terungkap. Kini, Yolla terpaksa menerima pernikahan tersebut demi melindungi statusnya sebagai anak kandung di keluarganya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Apa lihat-lihat?” hardik Yolla kembali dengan mulut meremehkan. “Kamu tahu nggak salah kamu apa?”

Office boy itu tetap bergeming sementara beberapa rekannya berdiri dengan wajah tegang.

“Siapa nama kamu tadi?” tanya Yolla tidak ramah. “Beneran ... Baby?”

Dia menambahkan dengan ekspresi jijik.

“Nama asli saya Babyanz, Bu.” Office boy itu menjawab sopan meskipun sikap Yolla tak sesopan sikapnya.

“Oke, mau Baby, Byanz, atau siapa kek ... hari ini kamu sudah bikin salah sama saya.” Yolla meneruskan. “Gara-gara kamu, saya jatuh di ruangan saya ...”

“Bukannya saya sudah bilang kalau lantainya masih basah dan minta Ibu nunggu sebentar?” sela Byanz tenang.

“Kamu jangan motong ucapan saya dong!” sahut Yolla dengan nada tinggi. “Kamu pegawai baru, ya?”

“Maaf, sepertinya Ibu yang pegawai baru.” Byanz menggeleng. “Karena sebelumnya saya nggak pernah lihat Ibu di ruangan itu.”

Wajah cantik Yolla berubah merah padam mendengar ucapan Byanz, sementara petugas kebersihan yang lain merepet menyaksikan kemarahan CEO mereka.

“Pintar jawab kamu, ya?” geram Yolla. “Kamu mau saya pecat?”

Byanz tetap berdiri dengan tenang.

“Cuma Pak Sony yang berhak memecat saya, Bu.” Dia menyahut.

Yolla semakin meradang mendengar ucapan office boy bernama Babyanz itu.

“Oh, jadi kamu belum tahu siapa saya?” kata Yolla sambil menaikkan sebelah bahunya. “Saya Babyolla Zavinska, CEO di perusahaan ini dan saya adalah putri tunggal Pak Sony.”

Byanz memasang ekspresi datar di wajahnya.

“Kalau begitu salam kenal,” komentar Byanz sambil tersenyum singkat.

Yolla justru semakin meradang saat Byanz tidak segera memohon-mohon padanya supaya jangan dipecat.

“Sekarang kamu sudah tahu kan siapa saya?” tanya Yolla menegaskan. “Saya bisa saja pecat kamu kapanpun saya mau.”

Byanz tidak segera menanggapi gertakan Yolla kepadanya.

“Kali ini kamu saya maafkan,” kata Yolla dengan nada angkuh. “Lain kali bersihkan betul-betul ruangan saya, kalau dipel ya harus sampai kering.”

Byanz hanya menganggukkan kepalanya tanpa mengucap sepatah katapun.

“Jangan sampai saya jatuh lagi gara-gara kamu,” dengus Yolla, sebelum akhirnya dia berlalu pergi meninggalkan mereka dengan langkah-langkah pongah.

Sepeninggal Yolla, rekan-rekan Byanz menarik napas lega berjamaah.

“Baby, beraninya kamu bikin masalah sama Bu Yolla?”

“Galak bener dia ...”

“Aku sih nggak mau cari masalah sama dia, Baby ...”

Byanz menarik napas.

“Tolong jangan manggil aku Baby,” pintanya serius. “Nggak enak didengar masalahnya.”

Rekan-rekan Byanz justru nyengir menanggapi pernyataannya.

“Kamu harus hati-hati sama Bu Yolla,” kata salah satu dari mereka.

“Dia supergalak, ratu tega pula ...” timpal yang lain.

Byanz hanya menganggukkan kepalanya dan memilih untuk beristirahat sejenak setelah menyelesaikan pekerjaannya.

Saat jam makan siang, Byanz bersama seorang rekannya berjalan santai menuju kafetaria untuk mengisi perut di sana.

“Heh Baby, ingat pesan saya tadi ya?” Yolla melongok dari mobilnya ketika dia melewati mereka.

Byanz menoleh dan tidak berkata apa-apa.

“Sombong amat,” sahut rekan Byanz ketika mobil Yolla berlalu.

“Sudahlah, Fan. Namanya bos, wajar kalau sombong,” komentar Byanz sambil terus berjalan.

Ifan mendengus.

“Kamu sama Bu Yolla kebetulan banget namanya sama, ya?” kata Ifan. “Sama-sama baby ...”

“Yah, Cuma nasibnya aja yang beda.” Byanz menimpali sambil melangkahkan kakinya ke kafetaria.

Setelah makan siang, Byanz dan Ifan kembali bekerja sampai jam shift mereka berakhir.

“Trims tumpangannya, Fan!” seru Byanz ketika Ifan menurunkannya di depan rumah sederhana di pinggir jalan kampung.

“Aku langsung, ya?” pamit Ifan disambut anggukan kepala dari Byanz.

“Sudah pulang, Yanz?” Seorang wanita paruh baya muncul saat Byanz baru melangkahkan kakinya masuk rumah.

Refleks, Byanz meraih tangan wanita itu dan mengesunnya.

“Sudah Bu,” jawabnya. “Ramai warungnya?”

“Syukurlah, cukup buat kita makan. Mandi sana, setelah itu kamu cepat makan,” suruh Sari, nama ibunda Byanz.

Byanz mengangguk dan segera melakukan apa yang disuruh ibunya tanpa banyak bicara.

Setelah mandi dan makan, Byanz membantu membereskan warung sederhana yang dikelola ibunya untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Begitulah Byanz menjalani kehidupannya setiap waktu. Pria muda bernama lengkap Babyanz Avinskie itu terlahir dalam keluarga sangat sederhana dan berekonomi pas-pasan, berbanding terbalik dengan apa yang dialami Babyolla dengan segala kemewahan dari kedua orang tuanya.

“Bersihkan dengan benar,” perintah Yolla ketika Byanz baru saja melangkahkan kakinya ke dalam ruangan esok harinya.

“Baik, Bu.” Byanz menerima saja sikap sombong Yolla kepadanya, karena dia sadar diri bahwa dia hanyalah orang rendah di mata wanita itu.

Sementara Byanz mulai membersihkan lantai ruangannya, Yolla sibuk bermain dengan gawai di tangan. Tidak dipedulikannya sama sekali setumpuk dokumen yang berada di atas meja kerjanya sedari tadi.

Saat Byanz baru saja selesai mengepel dan lantai masih dalam kondisi basah, mendadak ada seorang perempuan muda muncul di depan ruangan Yolla.

“Hai Babyyy!” seru perempuan muda itu.

Yolla mendongakkan wajahnya dan langsung berdiri untuk menyambut sahabat baiknya yang sudah menunggu. Tidak dipedulikannya lantai ruangan yang belum kering sepenuhnya dan dia nekat melangkah di atas permukaannya yang licin.

“Bu Yolla, jangan ...” Byanz baru akan mengingatkan ketika tubuh Yolla oleng di depannya.

“Aduhh!”

Refleks Byanz mengulurkan tangannya dan menangkap punggung Yolla sebelum dia jatuh membentur lantai yang keras.

Waktu seakan melambat saat kedua Baby yang berbeda itu saling pandang selama beberapa detik lamanya.

“Kamu yang sopan ya?!” Detik berikutnya Yolla menegakkan diri dan mendorong tubuh Byanz agar menjauhinya. “Beraninya sentuh-sentuh saya!”

Byanz tentu saja tidak terima Yolla menuduhnya begitu, apalagi di depan sahabat Yolla yang kini terkejut melihat mereka berdua.

“Saya justru nolong Ibu,” katanya membela diri. “Kalau Ibu jatuh lagi, saya juga yang Ibu damprat.”

“Banyak alasan,” dengus Yolla yang celingukan ke sana kemari, berusaha mencari-cari sesuatu yang bisa digunakannya untuk membalas Byanz atas perbuatannya yang dianggap dosa besar.

Kening Byanz mengernyit saat Yolla mengambil alat pel dan membantingnya ke lantai sehingga cipratan airnya kembali menodai lantai yang sudah susah payah Byanz bersihkan.

“Bu Yolla, jangan Bu!” cegah Byanz sambil merebut kembali alat pelnya.

Yolla menoleh dan memandang Byanz dengan garang.

“Berani kamu sama saya?” gertaknya. “Berani?”

Byanz yang sadar akan posisinya hanya diam dan tidak menjawab.

“Baby, udah dong!” Sahabat Yolla menengahi. “Dia kan nggak salah apa-apa.”

Yolla hanya menoleh sekilas memandang sahabatnya.

“Bawahan kayak gini harus dikasih pelajaran Sis!” sahutnya, dia menyipitkan mata dan melihat ember yang berisi air bekas pel tadi.

Tanpa pikir panjang lagi, Yolla mengangkat ember itu dan menyiramkannya ke tubuh Byanz yang tidak pernah menduganya.

“Rasain kamu!” geram Yolla penuh dendam.

Byanz berdiri termangu, bahkan sahabat Yolla sampai menutup mulut saking terkejutnya.

“Ibu keterlaluan,” ucap Byanz dingin, sedingin air kotor bekas pel yang baru saja mengguyur tubuhnya.

Bersambung—

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
8.1
Dikhianati tunangan saat hamil membuat Livia nyaris tewas hingga terpaksa kabur. Lima tahun kemudian, ia kembali dan menyelamatkan seorang bocah yang ternyata putra miliarder terkaya. Pria itu kini melindunginya, menghancurkan para musuh, hingga membungkam saudari jahat Livia dengan pengakuan mengejutkan tentang pernikahan rahasia mereka selama lima tahun. Livia yang bingung kini harus menghadapi rayuan sang suami misterius yang menginginkan anak kedua.
Sampul Novel Gairah Nakal Sang Billionaire
8.5
Raisa Aquila Nazara, wanita cantik berusia 25 tahun, terjerat dalam skema jahat Helena, ibu dari kekasihnya sendiri. Jebakan itu membawanya berakhir di satu kamar dengan Raka Mirza Bramantyo, CEO tampan berumur 27 tahun yang dikenal sebagai seorang player. Setelah malam tak terduga itu terjadi, Raisa harus menghadapi kenyataan pahit atas apa yang mereka lakukan. Akankah insiden memalukan ini menjadi akhir segalanya atau justru awal hubungan baru bagi mereka?
Sampul Novel Gairah Pewaris Hanya Untuk Pengantin Penggantinya
8.2
Selena Hart terpaksa menerima tawaran gila dari Damian Jorch demi melunasi biaya medis tantenya. Ia dibayar satu juta dolar hanya untuk menjadi pengantin pengganti karena wajahnya sangat mirip dengan tunangan Damian yang hilang, Elsie Sonata. Rencana awalnya sederhana: Selena cukup berdiri di altar dan mengucapkan janji suci. Namun, kendali Damian runtuh saat ia mabuk dan menyentuh Selena. Kesepakatan kontrak itu kini berubah menjadi hubungan yang jauh lebih rumit.
Sampul Novel Kekasih itu Bosku
9.1
Hubungan asmara antara Rina dan Arman terus berkembang di tengah berbagai rintangan yang menguji kesetiaan mereka. Keduanya berjuang keras menjaga harmoni antara tuntutan profesional dengan perasaan pribadi. Bagi Rina, bekerja di PT Jaya Abadi kini terasa jauh lebih istimewa. Di sana, ia tidak hanya berhasil meraih ambisi kariernya, namun juga menemukan cinta sejati yang tak pernah ia duga sebelumnya dalam sosok bosnya yang penuh karisma.
Sampul Novel Mermaid For The CEO
9.6
Cassiopeia Moore berada di puncak ketenaran saat harus memilih antara karier atau cinta dari dua pria berkuasa. Namun, hidupnya hancur dalam semalam ketika rahasia besarnya terungkap hingga ia berakhir di pelelangan ilegal. Didorong dendam akibat pengkhianatan, Cassie mengambil tawaran nekat demi membalas rasa sakitnya. Mampukah ia bangkit sebagai Dewi Keadilan dan menemukan cinta sejati, atau justru rahasia lain akan terbongkar di hadapan dunia?
Sampul Novel Nikah Kontrak Dengan CEO Dingin
9.6
Nadine Arwen terjerat dalam nasib kelam saat ayah tirinya menjualnya kepada muncikari. Hidupnya berubah total ketika Leonardo Ethan, seorang miliarder sukses, membelinya demi memenuhi syarat pernikahan dari sang kakek. Leonardo yang hanya menginginkan istri suci ternyata menyimpan motif tersembunyi. Di balik kemewahan, Nadine justru menderita karena sikap dingin dan obsesi misterius suaminya. Akankah Nadine sanggup bertahan dalam jebakan kontrak tanpa cinta ini?