Sampul Novel Nikah Kontrak Dengan CEO Dingin

Nikah Kontrak Dengan CEO Dingin

9.6 / 10.0
Dalam billionaire romance novels bertajuk Nikah Kontrak Dengan CEO Dingin, Nadine Arwen terjebak pernikahan paksa dengan Leonardo Ethan demi ambisi sang taipan. Di balik genre modern novel ini, Nadine harus bertahan menghadapi obsesi dan rahasia suaminya dalam kisah romance novel yang penuh tekanan.
Ringkasan Nikah Kontrak Dengan CEO Dingin
Nadine Arwen terjerat dalam nasib kelam saat ayah tirinya menjualnya kepada muncikari. Hidupnya berubah total ketika Leonardo Ethan, seorang miliarder sukses, membelinya demi memenuhi syarat pernikahan dari sang kakek. Leonardo yang hanya menginginkan istri suci ternyata menyimpan motif tersembunyi. Di balik kemewahan, Nadine justru menderita karena sikap dingin dan obsesi misterius suaminya. Akankah Nadine sanggup bertahan dalam jebakan kontrak tanpa cinta ini?
Baca Selengkapnya

Nikah Kontrak Dengan CEO Dingin Bab 1

Nadine Arwen menatap pantulan dirinya di cermin besar yang berdiri di sudut kamar. Gaun pengantin yang dikenakannya tampak sempurna; renda halus mengalir dari bahu hingga ke ujung kaki, mengikuti lekuk tubuhnya dengan elegan. Warna putih yang melambangkan kesucian itu seakan bertolak belakang dengan perasaan batinnya yang kacau. Matanya memerah, menahan air mata yang nyaris tumpah. Ini bukan pernikahan impiannya, bukan hari yang dipenuhi kebahagiaan dan cinta. Ini adalah hari yang dipaksakan-dan dia tahu, hidupnya takkan pernah sama lagi.

"Nadine, sudah siap?" Suara pelayan wanita yang ditugaskan untuk membantu persiapan hari itu terdengar dari balik pintu. Suaranya lembut, tetapi tidak menyembunyikan kesan tergesa. Waktu pernikahan semakin dekat, dan tidak ada lagi alasan untuk menunda.

Nadine menghela napas panjang, menenangkan dirinya sebelum menjawab. "Iya, sebentar lagi." Ucapannya nyaris berbisik, seolah berbicara pada dirinya sendiri. Namun, tubuhnya enggan bergerak. Kakinya terasa berat untuk melangkah keluar dari kamar yang sempit ini menuju kehidupan barunya yang penuh ketidakpastian.

Di luar kamar, hiruk-pikuk persiapan pernikahan terus berlangsung. Para pelayan berlalu-lalang menata tempat resepsi di rumah mewah milik Leonardo Ethan, suaminya yang dingin dan tak tersentuh. Leonardo, pria yang membeli hidupnya seperti sebuah barang dagangan. Nadine tidak tahu banyak tentangnya, hanya beberapa hal yang didengarnya dari muncikari yang menyerahkannya pada pria itu. Dia kaya, berkuasa, dan tampak tanpa emosi-semua hal yang membuat Nadine merasa terperangkap.

Pernikahan ini bukan atas dasar cinta. Leonardo tidak pernah menunjukkan niat baik, tak ada romantisme, hanya kontrak yang tidak tertulis dan sebuah pernikahan yang harus terlaksana. Kakeknya menuntut agar Leonardo segera menikah, dan Nadine hanya alat untuk memenuhi tuntutan itu. Ia hanyalah pion kecil dalam permainan kekuasaan yang lebih besar.

Pintu kamar mendadak terbuka, memperlihatkan sosok Leonardo yang berdiri dengan ekspresi dingin seperti biasanya. Pria itu mengenakan tuksedo hitam, dengan postur tegap dan tatapan mata tajam yang selalu mengintimidasi. Setiap kali Nadine menatap wajahnya, dia merasakan ketidaknyamanan yang tak terjelaskan. Bukan karena Leonardo tidak menarik, melainkan karena auranya yang selalu terasa penuh dengan tekanan.

"Kau sudah siap?" Suaranya terdengar tegas, tanpa nada lembut yang bisa menenangkan hati Nadine. "Kita tidak punya banyak waktu. Para tamu sudah menunggu."

Nadine menelan ludahnya, mencoba meredakan kegugupan yang menghantuinya sejak pagi. Dia mengangguk pelan dan berdiri dari tempat duduknya. "Aku siap," jawabnya dengan suara lirih, meski jauh di lubuk hatinya, dia merasa sangat tidak siap.

Leonardo memerhatikannya sejenak dengan tatapan tajam yang membuat Nadine merasa seperti sedang dinilai, seolah apa pun yang dia lakukan tidak akan pernah cukup di mata pria itu. "Baiklah. Mari kita selesaikan ini," ucapnya dingin, berbalik meninggalkan kamar tanpa menunggu tanggapan dari Nadine.

Nadine mengikutinya, langkahnya terasa berat saat mereka berjalan menuju aula tempat pernikahan akan dilangsungkan. Lorong-lorong rumah besar itu tampak begitu asing, penuh dengan kemewahan yang justru membuatnya merasa semakin terisolasi. Sejak hari pertama tiba di rumah ini, Nadine tidak pernah merasa nyaman. Semuanya terasa dingin, mulai dari dekorasi hingga suasana yang selalu kaku di antara dirinya dan Leonardo.

Ketika mereka tiba di aula, tamu-tamu sudah berkumpul, semua berpakaian indah, berbicara dengan suara pelan sambil sesekali menoleh ke arah Nadine dan Leonardo. Nadine bisa merasakan tatapan mereka yang penuh rasa ingin tahu, bahkan beberapa di antaranya tampak merendahkan. Mereka pasti bertanya-tanya siapa dirinya, seorang gadis yang tiba-tiba muncul dan menjadi istri Leonardo Ethan, pria paling berpengaruh di kota ini.

Di depan altar, seorang pendeta sudah menunggu. Leonardo berhenti di hadapan pendeta itu, sementara Nadine berdiri di sisinya. Jantungnya berdegup kencang saat prosesi dimulai, tetapi semuanya terasa seperti mimpi buruk yang tidak nyata. Kata-kata pendeta tentang cinta dan kesetiaan hanya terdengar kosong di telinganya. Bagaimana mungkin dia bisa menjalani hidup bersama pria yang bahkan tidak pernah menunjukkan secuil perasaan hangat kepadanya?

"Kau siap menerima Leonardo sebagai suamimu, dalam suka maupun duka?" Suara pendeta memecah lamunan Nadine, membuatnya tersadar kembali pada kenyataan yang pahit.

Sejenak, Nadine terdiam. Apakah dia benar-benar siap? Hatinya menjerit, tetapi dia tahu, tidak ada jalan keluar dari ini. "Ya, saya bersedia," jawabnya dengan suara yang hampir tidak terdengar.

Tatapan Leonardo tidak berubah. Bahkan setelah kata-kata itu diucapkan, tidak ada sedikit pun ekspresi yang muncul di wajahnya. Semua ini hanyalah formalitas baginya, sebuah kewajiban yang harus dipenuhi.

Setelah cincin disematkan, pernikahan itu resmi. Mereka kini adalah suami istri. Namun, tak ada ciuman yang menghangatkan, tak ada pelukan yang menghibur. Leonardo hanya menoleh sebentar, memberi anggukan kecil kepada tamu-tamu yang hadir, lalu segera berbalik, meninggalkan Nadine tanpa berkata apa-apa.

---

Malam itu, Nadine duduk sendirian di kamar pengantin yang besar. Sementara di luar, suara riuh rendah dari para tamu yang masih merayakan pernikahan mereka terdengar samar. Namun di dalam kamar itu, kesunyian terasa begitu menusuk. Nadine menatap ke arah pintu, menunggu Leonardo datang. Tapi yang datang hanyalah keheningan yang semakin membuatnya merasa terasing.

Pintu kamar akhirnya terbuka, dan Leonardo masuk tanpa ekspresi. Dia menatap Nadine dengan tatapan yang sama seperti biasa-dingin dan jauh.

"Kau bisa tidur di sini, atau di kamar lain. Aku tidak peduli," ucap Leonardo tanpa basa-basi. Nadine terdiam, tak tahu harus berkata apa.

"Besok kita akan bicara tentang aturan dalam pernikahan ini," lanjutnya, "Tapi jangan harap ini akan seperti pernikahan pada umumnya."

Nadine menggigit bibirnya, menahan air mata yang nyaris jatuh. Inilah suaminya. Seorang pria yang membeli hidupnya, namun tak sedikit pun menunjukkan perasaan.

Leonardo berbalik tanpa menunggu tanggapan, meninggalkan Nadine sendirian dalam kegelapan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Nikah Kontrak Dengan CEO Dingin

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Anakku Tak Butuh Ayah Sepertimu
7.9
Alana nyaris tewas setelah diserang tiga pemuda di Gunung Lawu hingga terperosok ke jurang. Beruntung, ia diselamatkan oleh Arga, mantan anggota Kopassus yang kini menjadi buronan dan bersembunyi di hutan. Di tengah pemulihan luka fisik dan traumanya, Alana terjebak dalam dilema antara keinginan balas dendam atau bangkit kembali. Hubungannya dengan Arga yang keras namun protektif pun kian intens, memicu emosi baru yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
Sampul Novel Kasih Ibu, Dosa Ibu
9.4
Seorang influencer parenting mendidik putranya dengan sangat keras. Hanya karena sang putra mendorong anak dari mantan kekasihnya, wanita itu tega menghukumnya di balkon lantai 18. Sementara putranya ditinggalkan sendirian untuk merenung, ia justru pergi bermain bersama putri cinta pertamanya. Naas, tubuh mungil bocah itu menyusup melewati jeruji pembatas dan jatuh hingga tewas mengenaskan. Meski sang anak sempat berteriak histeris meminta pertolongan saat terjatuh, sang ibu sama sekali tidak menoleh ke belakang.
Sampul Novel Menikah dengan Cinta Pertama
9.4
Setelah delapan tahun berpacaran tanpa kepastian, rahasia kelam James akhirnya terungkap. Di tengah acara reuni, dia dengan santai menunda pernikahan, tidak menyadari bahwa pasangannya telah mengetahui perselingkuhannya dengan wanita yang lebih muda. Alih-alih meratap, sang wanita dengan tegas mengumumkan tanggal pernikahannya sendiri di hadapan teman-teman mereka. Saat James menuntut penjelasan dengan amarah, dia menyadari bahwa pria yang akan bersanding di pelaminan bersamanya bukanlah James.
Sampul Novel Pelarian Manisnya dari Kekacauan
9.2
Hidup Adelia Putri sebagai istri sempurna Baskara Wijoyo hancur saat memergoki suaminya bermesraan dengan Jovita, anak mantan ART mereka. Meski dikhianati, Adelia justru dituduh emosional dan dipaksa tinggal bersama selingkuhannya. Puncaknya, Jovita menghina Adelia di tengah pesta hingga memicu tamparan keras. Murka, Baskara mengusir Adelia, namun ia memilih pergi selamanya. Bersama sahabatnya, Alex, Adelia menggugat cerai dan meninggalkan kekacauan itu.
Sampul Novel Petualangan Seka dan Kompas Perak
9.5
Seka, bocah yang hampir genap sepuluh tahun, terjebak dalam jeratan utang ibunya, Senia Ayu. Hidupnya berubah total saat Senia diculik oleh Raksasa Kerdil, mengungkap rahasia besar yang selama ini tersembunyi. Usai menghadapi para raksasa, Seka memperoleh Kompas Perak misterius yang membangkitkan kekuatan terpendamnya. Kini, ia memulai pengembaraan besar demi menyelamatkan sang ibu, mencari ayahnya yang hilang, serta mengungkap jati diri aslinya yang telah lama dirahasiakan.
Sampul Novel Wanita simpanan Mr. Dante
9.1
Demi biaya operasi ibunya, Alana terjebak menjadi simpanan Dante Alfonso, bosnya sendiri. Dante mengancam akan membongkar rahasia Alana jika ia menolak. Meski awalnya terpaksa, kehadiran Alana justru menyembuhkan trauma masa lalu Dante. Namun, kemunculan mantan tunangan Dante membuat Alana memilih pergi dalam keadaan hamil. Saat Dante frustrasi mencarinya, Alana yang ternyata keturunan keluarga terpandang memulai hidup baru dan merahasiakan keberadaan anak mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan