Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Suamiku Ternyata Pewaris yang Tertukar

Suamiku Ternyata Pewaris yang Tertukar

Pertemuan awal yang buruk memicu kebencian antara Yolla dan Byanz. Situasi memanas saat Byanz, pemuda dari latar belakang sederhana, tiba-tiba diangkat menjadi CEO di perusahaan ayah Yolla. Sang ayah yang kagum pada kesantunan Byanz bahkan nekat menjodohkan mereka. Namun, sebuah rahasia besar mengenai identitas asli Byanz akhirnya terungkap. Kini, Yolla terpaksa menerima pernikahan tersebut demi melindungi statusnya sebagai anak kandung di keluarganya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Yolla balas memandang Byanz dengan sorot mata menyala-nyala.

“Kenapa, kamu nggak terima?” tanya Yolla dengan nada menantang.

“Saya tahu kalau saya cuma pegawai bawahan, tapi nggak semestinya Ibu memperlakukan saya seperti ini.” Byanz menatap tajam Yolla.

“Kamu berhenti kerja aja kalau nggak suka sama perlakuan saya,” sahut Yolla congkak.

Byanz tersenyum dingin.

“Maaf saja, tapi saya kerja untuk Pak Sony. Bukan untuk Ibu,” katanya sembari membalikkan tubuhnya dan pergi dari hadapan Yolla.

Ifan terkejut ketika melihat Byanz kembali dengan seragam kotor dan basah.

“Keterlaluan, kamu demo aja!” suruh Ifan ketika mendengar cerita lengkapnya dari Byanz.

“Gampanglah, aku minta tolong gantikan tugas aku di ruangan Bu Yolla. Tadi aku tinggal ember sama alat pelnya di sana,” pinta Byanz sambil melepas seragamnya yang kotor. Untungnya dia selalu membawa baju ganti setiap pergi kerja.

Ifan sebenarnya tidak mau, tapi dia terpaksa melakukannya karena petugas kebersihan yang lain sedang sibuk di bagian gedung yang lain.

Sementara Ifan menggantikan tugasnya, Byanz mandi untuk membersihkan dirinya dari siraman air pel kotor yang membuat sekujur tubuhnya gatal-gatal.

Dia tidak akan lupa dengan apa yang baru saja Yolla lakukan terhadapnya.

“Kamu keterlaluan, Yol.” Sahabat Yolla jelas berpikir demikian.

“Sisty, ngapain sih kamu peduli sama office boy macam dia?” sentak Yolla angkuh. “Nggak penting, tahu.”

Sisty memandang sahabatnya dengan miris.

“Memangnya papa kamu akan diam aja kalau tahu kelakuan kamu kayak begini?” komentar Sisty sambil mengernyitkan dahinya.

“Asal office boy tadi nggak buka mulut,” sahut Yolla tenang. “Lagian aku nggak suka sama dia, orang kayak dia nggak pantes dikasih nama Baby ....”

“Apa?” Sisty hampir saja menyemburkan kopi yang baru saja diminumnya ketika mendengar ucapan Yolla. “Nggak salah? Cowok kok namanya Baby.”

Yolla mengangguk membenarkan.

“Makanya kamu jangan pernah manggil aku pakai nama itu lagi,” katanya mengingatkan. “Malas dengarnya, tahu nggak?”

Sisty melanjutkan menyesap kopinya dengan nikmat.

“Aku tetap nggak percaya kalau nama cowok itu beneran Baby kayak yang kamu bilang,” komentar Sisty sambil meletakkan cangkirnya ke atas meja.

“Kalau nggak salah namanya Babyanz,” sahut Yolla dengan nada tak peduli. “Cocoknya kan Babangs atau malah Bambang, ya nggak?”

Sisty tersenyum tipis.

“Jangan suka merendahkan nama orang,” katanya mengingatkan.

Di waktu yang bersamaan, pandangan mata Sisty menangkap sosok pria muda yang muncul di depan kafetaria.

“Eh Yol, ada mahasiswa yang baru magang ya di kantor kamu?” tanya Sisty antusias.

“Mana, nggak ada.” Yolla menggeleng.

“Terus itu siapa?” tunjuk Sisty dengan pandangan matanya.

Yolla mendengus dan mengikuti arah pandangan Sisty tepat ketika pemuda itu memasuki kafetaria.

“Kok kayak kenal?” gumamnya.

“Itu siapa?” desak Sisty bersemangat. “Ganteng banget!”

“Biasa aja, biasa!” desis Yolla, risi sekali dengan tingkah Sisty yang menurutnya konyol.

“Nggak, nggak, dia kelihatan terpelajar!” Sisty menyahut dengan antusias, dia berdiri dan memberanikan diri untuk mendekati pria muda itu.

Byanz mengerutkan keningnya ketika melihat sahabat Yolla berjalan mendatanginya.

“Hei, kamu mahasiswa yang lagi magang di perusahaan ini, ya?” sapa Sisty antusias.

“Maaf?” sahut Byanz bingung. “Saya kan office boy yang tadi dimaki-maki Bu Yolla di depan Anda.”

Sisty melongo sambil memandang pria muda yang ada di depannya ini. Matanya sesekali terpejam mengingat petugas kebersihan yang tadi dipermalukan Yolla dengan sosok pria berpenampilan bersih yang sedang berhadapan dengannya.

“Kamu ... baby? Baby?” tanya Sisty berulang. “Bener kamu Baby?”

“Tolong jangan panggil saya begitu,” geleng Byanz. “Panggil saya Byanz, permisi.”

Begitu Byanz berlalu, Sisty berjalan kembali ke mejanya.

“Kenapa kamu?” tanya Yolla sambil melirik Sisty sekilas sebelum akhirnya bergeser ke punggung Byanz yang sedang berdiri untuk membeli sesuatu.

“Itu ternyata office boy yang tadi kamu maki-maki, Yol!” pekik Sisty tertahan. “Ya ampun, bersih banget mukanya!”

Yolla melengos.

“Jelas aja bersih, tadi kan dia aku guyur pakai air pel.” Yolla berkomentar. “Kalaupun sekarang office boy itu bersih, itu pasti karena dia udah mandi.”

“Tapi beneran beda loh,” sahut Sisty dengan pandangan menerawang. “Apalagi sekarang dia lagi nggak pakai seragam cleaning service.”

Yolla menoleh tepat ketika Byanz berbalik dan tanpa sengaja menatapnya.

“Apa lihat-lihat?” Yolla melotot ke arah Byanz dengan ekspresi tak suka saat pria muda itu melewati mejanya.

“Permisi, Bu ...” sapanya sambil mengangguk singkat ke arah Sisty.

“Iya, iya!” angguk Sisty bersemangat, dan dia harus membayar mahal dengan sikutan yang diterimanya dari Yolla. “Aduhhh ....”

“Jangan bikin aku malu dong, Sis!” sembur Yolla sementara Byanz sudah berlalu meninggalkam kafetaria.

“Apa sih Yol, Byanz nyapa aku!” sahut Sisty heboh. “Masa aku nggak boleh balas? Nggak sopan itu namanya.”

Yolla hanya melengos dan tidak lagi membahasnya.

“Yanz, katanya kamu dapat tawaran kerja di perusahaan bagus. Kenapa nggak kamu terima?” tanya ibu ketika anaknya itu baru tiba di rumah.

“Ayah kan belum sembuh Bu,” jawab Byanz sambil meletakkan tasnya di kursi.

“Maaf ya, ayah sudah merepotkan kamu?” ucap ibu dengan wajah lelah. Sudah hampir sebulan ini Byanz menggantikan tugas ayahnya menjadi petugas kebersihan di perusahaan Sony, salah seorang pebisnis terpandang di kotanya.

“Enggak repot Bu,” geleng Byanz sambil tersenyum. “Nanti kalau ayah sudah sembuh, aku akan segera terima tawaran kerja itu. Bosnya mau nunggu kok, Ibu nggak usah khawatir.”

Ibunda Byanz hanya tersenyum menanggapi jawaban tulus anaknya.

“Semoga jalan kamu dikasih kelancaran, Yanz. Sama seperti kamu yang selalu berusaha melancarkan setiap urusan ayah sama ibu.”

“Amin,” sahu Byanz, dia sangat percaya bahwa doa seorang ibu pasti dikabulkan.

Keesokan harinya, Byanz melakukan pekerjaannya seperti biasa. Dia membersihkan setiap ruangan yang sudah dibagi merata oleh ketua petugas kebersihan di perusahaan Sony.

“Byanz, kamu aja deh yang bersihin ruangannya Bu Yolla!” pinta Ifan dengan wajah enggan. “Aku nggak tahan di sana, Bu Yolla selalu aja mengkritik pekerjaanku.”

Byanz menarik napas.

“Ya sudah, aku saja yang bersihkan ruangan Bu Yolla.” Dia menyanggupi. “Hitung-hitung bantu kamu karena dulu kamu juga gantiin aku.”

“Makasih ya, Byanz?” ucap Ifan lega.

“Sama-sama,” sahut Byanz sembari berlalu pergi dengan menenteng ember dan alat pel.

Setibanya di ruangan Yolla, Byanz tidak bertemu siapa-siapa di sana. Dia menarik napas lega dan buru-buru melakukan pekerjaannya sebelum Yolla tiba.

“Beres,” gumam Byanz sambil memandangi hasil kerjanya yang bersih dan mengilat. Dia berbalik dan langsung membentur Yolla yang baru saja muncul.

Sialnya, kopi yang sedang dipegang Yolla seketika jatuh membentur lantai hingga pecah berkeping-keping.

“Gimana sih kamu?!” bentak Yolla dengan suara nyaring melengking. “Lihat-lihat makanya!”

Byanz mundur menjauh dengan wajah tegang.

“Maaf Bu, saya bahkan belum sempat berjalan satu langkahpun pas Ibu muncul.” Dia menyahut datar sambil memandang wajah Yolla yang merah padam menahan amarah.

Bersambung—

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
8.1
Dikhianati tunangan saat hamil membuat Livia nyaris tewas hingga terpaksa kabur. Lima tahun kemudian, ia kembali dan menyelamatkan seorang bocah yang ternyata putra miliarder terkaya. Pria itu kini melindunginya, menghancurkan para musuh, hingga membungkam saudari jahat Livia dengan pengakuan mengejutkan tentang pernikahan rahasia mereka selama lima tahun. Livia yang bingung kini harus menghadapi rayuan sang suami misterius yang menginginkan anak kedua.
Sampul Novel Gairah Nakal Sang Billionaire
8.5
Raisa Aquila Nazara, wanita cantik berusia 25 tahun, terjerat dalam skema jahat Helena, ibu dari kekasihnya sendiri. Jebakan itu membawanya berakhir di satu kamar dengan Raka Mirza Bramantyo, CEO tampan berumur 27 tahun yang dikenal sebagai seorang player. Setelah malam tak terduga itu terjadi, Raisa harus menghadapi kenyataan pahit atas apa yang mereka lakukan. Akankah insiden memalukan ini menjadi akhir segalanya atau justru awal hubungan baru bagi mereka?
Sampul Novel Gairah Pewaris Hanya Untuk Pengantin Penggantinya
8.2
Selena Hart terpaksa menerima tawaran gila dari Damian Jorch demi melunasi biaya medis tantenya. Ia dibayar satu juta dolar hanya untuk menjadi pengantin pengganti karena wajahnya sangat mirip dengan tunangan Damian yang hilang, Elsie Sonata. Rencana awalnya sederhana: Selena cukup berdiri di altar dan mengucapkan janji suci. Namun, kendali Damian runtuh saat ia mabuk dan menyentuh Selena. Kesepakatan kontrak itu kini berubah menjadi hubungan yang jauh lebih rumit.
Sampul Novel Kekasih itu Bosku
9.1
Hubungan asmara antara Rina dan Arman terus berkembang di tengah berbagai rintangan yang menguji kesetiaan mereka. Keduanya berjuang keras menjaga harmoni antara tuntutan profesional dengan perasaan pribadi. Bagi Rina, bekerja di PT Jaya Abadi kini terasa jauh lebih istimewa. Di sana, ia tidak hanya berhasil meraih ambisi kariernya, namun juga menemukan cinta sejati yang tak pernah ia duga sebelumnya dalam sosok bosnya yang penuh karisma.
Sampul Novel Mermaid For The CEO
9.6
Cassiopeia Moore berada di puncak ketenaran saat harus memilih antara karier atau cinta dari dua pria berkuasa. Namun, hidupnya hancur dalam semalam ketika rahasia besarnya terungkap hingga ia berakhir di pelelangan ilegal. Didorong dendam akibat pengkhianatan, Cassie mengambil tawaran nekat demi membalas rasa sakitnya. Mampukah ia bangkit sebagai Dewi Keadilan dan menemukan cinta sejati, atau justru rahasia lain akan terbongkar di hadapan dunia?
Sampul Novel Nikah Kontrak Dengan CEO Dingin
9.6
Nadine Arwen terjerat dalam nasib kelam saat ayah tirinya menjualnya kepada muncikari. Hidupnya berubah total ketika Leonardo Ethan, seorang miliarder sukses, membelinya demi memenuhi syarat pernikahan dari sang kakek. Leonardo yang hanya menginginkan istri suci ternyata menyimpan motif tersembunyi. Di balik kemewahan, Nadine justru menderita karena sikap dingin dan obsesi misterius suaminya. Akankah Nadine sanggup bertahan dalam jebakan kontrak tanpa cinta ini?