Sampul Novel Sesakit Inikah, sayang ?

Sesakit Inikah, sayang ?

9.7 / 10.0
Dalam romance novel Sesakit Inikah, sayang ?, seorang wanita menyembunyikan luka batinnya dengan sempurna hingga seorang pria mengungkap rahasia terdalamnya. Ikuti kisah modern novel penuh pilihan sulit dan loyalitas ini hanya di platform web novel terbaik.
Ringkasan Sesakit Inikah, sayang ?
Dia begitu mahir dalam bersandiwara, menutupi segala kepedihan dan rahasia hidupnya dengan sangat sempurna di hadapan dunia. Tak ada satu pun orang yang menyadari luka yang ia simpan hingga seorang pria asing datang mendekat. Dengan nada suara yang penuh kelembutan, pria itu membisikkan sebuah pertanyaan yang meruntuhkan pertahanannya, menanyakan seberapa dalam rasa sakit yang selama ini ia tanggung sendirian di balik senyum palsunya itu.
Baca Selengkapnya

Sesakit Inikah, sayang ? Bab 1

Berulang kali diucapkan bismillah hirohman nirohim di dalam hati. Malam makin larut, sendirian gadis Pakistan itu berjalan dengan kepala menunduk, menelusuri kota khimki salah satu kota di Russia. Dinginnya angin malam yang berhembus serasa sampai menembus ke tulang-tulang, tubuhnya benar-benar menggigil kedinginan. Kedua tangannya merapatkan jaket, kedua kakinya terus melangkah tiada henti meski langkahnya mulai gontai, kedua kaki terasa lelah gemetaran. Dirinya berhenti di ujung jalan yang sepi dan remang-remang, tubuhnya bersandar di dinding rumah kosong. kedua matanya terpejam ini, tak dipedulikan darah yang merembes dari kedua lubang hidungnya. Terdengar denting lonceng jam di tengah taman kota menunjukkan tepat jam 9 malam.

"Yaa Alloh, jika aku di ijinkan bertanya pasti mulutku bertanya... Kenapa harus aku ?. Bagaimana caranya agar bisa kuhindari semua ini ?. Pertanyaan bodoh macam apa ini, yaa Alloh ?"

Desisnya lirih bernada sedih yang amat sangat. Sayup-sayup dari kejauhan terdengar suara teriakan memanggil namanya..

"ADIBAAA ... ADIBAAA...".

Makin lama suara teriakan itu makin mendekat dan makin keras. Rowena perempuan cantik Russia sahabatnya itu terengah-engah....

"Masya ALLOH, Adiba.. aku mencarimu kemana-mana ternyata kamu berdiri di sini."

Semua kata tersekat di tenggorokan, ia hanya bisa diam memandang Rowena sahabatnya, dengan tatapan terluka.

"Adiba apa yang kamu lakukan di sini ?. Hidungmu berdarah, kamu tidak tahan dinginnya udara. Ayo kita ke kafe minum kopi agar badanmu hangat tidak kedinginan, Adiba ".

Rowena membantu merapatkan jaket sahabatnya dan menggandeng tangannya berjalan menuju ke kedai kopi yang letaknya tak jauh dari taman kota. Mereka berdua masuk ke dalam kedai kopi yang tidak terlalu banyak pengunjungnya dan memilih duduk di dekat jendela. Seorang pelayan menyambut dengan ramah, setelah memesan kopi krimer dan chicken sandwich. Rowena mengambil tissue dari dalam tasnya kemudian melap bekas darah di bawah hidung Adiba sahabatnya.

"Adiba, kamu tidak tahan udara dingin tapi bersikeras berdiri di luar. Kami orang Russia tidak senekat dirimu. Ada masalah apa ?".

Gadis Pakistan itu masih diam menunduk. Rowena berbisik..

"Adiba, aku Rowena sahabatmu sekaligus partner kerjamu di Russia, aku berhak tahu apa masalahmu. bukankah kamu selalu mau kita saling jujur. Mana kejujuran Adiba sahabatku ?"

perlahan-lahan Adiba mengangkat wajahnya lalu menatap wajah Rowena sahabatnya dan dengan lirih mulutnya menjawab ..

"Bismillah hirohman nirohim, Rowena ada seorang laki Indonesia yang tinggal di Indonesia menjanjikan kejujuran dan kesetiaan padaku selama aku di Russia ini, ternyata dibuangnya kejujuran dan kesetiaan ke sampah ".

Pelayan mengantar pesanan, mereka berdua melirik pelayan tersebut yang meletakkan dua piring berisi chicken sandwich dan dua cangkir kopi kreamer hangat di atas meja. Pelayan tersenyum ramah dan berjalan meninggalkan meja kami. Rowena menyesap kopinya, menatap mataku..

"Apa maksudmu, Adiba ?."

"Rowena, kami saling berjanji menjaga kesetiaan dan kejujuran di manapun kami berada, nyatanya dia sendiri yang mengingkari semua janjinya, padahal selama aku di Russia ini selalu menjaga kesetiaanku dan kejujuranku".

"Apa kamu punya bukti kuat, Adiba ?"

Gadis Pakistan itu memejamkan kedua mata,

"Semua perempuan selingkuhannya menunjukkan bukti-bukti .. semua screenshot mesengger juga chatting WhatsApp mereka bahkan menunjukkan rekaman phone sex juga sex video call mereka padaku, Rowena. Selama ini aku selalu berusaha tanya baik-baik tapi dia berkelit tak mau mengaku malah memojokkan aku sebagai perempuan posesif pencemburu. Kucoba mengalah dan menahan emosi tapi sikapnya semakin makin liar. Yaa Alloh, Rowena.... Aku benar-benar tidak kuat dengan semua perlakuannya terhadapku".

Lirih suaranya nyaris tidak terdengar. Rowena langsung memeluknya dan berbisik ..

"menangislah, adiba sahabatku ! jika kamu ingin menangis agar lega hatimu, Adiba".

Adiba menarik nafas dalam-dalam, perihnya hatinya...

"Kalau saja aku bisa menangis pasti aku sudah menangis dari kemarin, Rowena. Inilah kebodohanku menyayangi dan mencintai laki yang tak pernah sudi menyayangi dan mencintaiku, Rowena".

Adiba mengalihkan pandangannya ke luar jendela, tampak beberapa orang masih ada yang berlalu lalang di taman kota. Rowena menyentuh tangannya dan bertanya..

"Siapa nama laki itu, Adiba ?"

"Adit. Namanya Adit, Rowena ".

Rowena menyodorkan sandwich dan segelas kopi kopi krimer..

"Adiba, makanlah dulu sandwich dan minumlah kopi krimer. Setelah ini aku mengantarmu pulang ".

Adiba mengangguk dan tersenyum getir, baru menyadari jika dirinya belum makan sama sekali setelah mengikuti rapat di kantor tadi siang. Alhamdulillah, secangkir kopi krimer dan sepotong chicken sandwich sanggup mengisi perutnya. Seorang pelayan membersihkan beberapa meja, jam dinding menunjukkan jam 11 malam sepertinya kedai kopi ini mau tutup..

"Rowena, kedai kopi ini mau tutup. Kita pulang yuk !"

" yuppp ... kita pulang. Pakailah jaketmu, Adiba ! Menginaplah di rumahku , besok kita berangkat bersama ke kantor !"

"Ehm... Terima kasih, Rowena. Aku harus pulang dan besok pagi saja aku menjemputmu."

Mereka berdua berjalan keluar, pemilik kedai kopi tersenyum dan berteriak ...

"BE SMILE , LADIES !"

Mereka berdua tersenyum sambil melambaikan tangan. Tak bisa Adiba membohongi dirinya sendiri, Russia memang menyenangkan meski sangat dingin sekali angin malam berhembus. Rowena menoleh pada Adiba yang berjalan di sampingnya.

"Adiba , jangan memaksakan dirimu mempertahankan suatu hubungan jika hatimu dan pikiranmu tidak merasa nyaman karena itu pasti merugikan dirimu sendiri. Be yourself, Adiba ".

Adiba menarik nafas panjang, menjawab..

"Aku benar-benar tak tahu harus bagaimana lagi, Rowena ? Adit sepertinya menganggap hal yang lumrah jika berganti - ganti perempuan sedangkan ia selalu menolak jika aku ingin memutuskan hubungan kami, Rowena".

Rowena tersenyum mendengar ucapan sahabatnya.

"Adiba, tidak ada solusi lain kecuali sholat. Alloh pasti menolongmu, Adiba".

"Ya, Rowena."

Tak terasa mereka berdua sudah sampai di depan rumah adiba. Di saat ia membuka pintu depan rumahnya dan mempersilahkan Rowena masuk ke dalam rumah, di saat yang bersamaan pula dari kejauhan tampak Morgan suami Rowena melambaikan tangannya..

"Hai Adiba tadi aku ke rumahmu menjemput Rowena istriku tapi rumahmu terkunci ternyata kalian berdua pergi.".

Rowena tertawa kecil, mendengar ucapan suaminya, cepat-cepat menimpali..

"Adiba, maaf aku tidak sempat mampir ke rumahmu. Insya Alloh, next time,, aku dan Morgan main ke rumahmu. Ingat, jangan lupa sholat ! Ok, aku pulang dulu".

Rowena memeluk dan mencium pipi sahabatnya kemudian suami istri Russia itu pulang seraya melambaikan tangan ..

"Assalam mualaykum, Adiba."

"Waalaykum salam, Rowena and morgan. thanks a lot."

Gadis Pakistan itu masuk rumah dan bergegas mengunci pintu ruang tamu. Cepat-cepat ia masuk ke kamar mandi yang letaknya di dalam kamar tidurnya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Sesakit Inikah, sayang ?

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dosa Terindah
8.7
Andika, putra konglomerat, rela melepas segalanya demi Lisna meski ditentang keras oleh orang tuanya. Pengorbanannya berujung getir saat takdir memisahkan mereka. Bertahun-tahun kemudian, mereka bertemu kembali dalam situasi yang menyakitkan: Lisna telah menjadi milik pria lain. Meski begitu, Andika tidak menyerah dan terus memperjuangkan cintanya. Akankah takdir menyatukan mereka dalam ikatan sejati, ataukah mereka memang tidak ditakdirkan bersama?
Sampul Novel MENGASUH TUAN MUDA
8.7
Edmund Bryan adalah pria kaya raya dengan pesona memikat yang mampu menaklukkan wanita mana pun. Namun, nasib sial menimpa Emerald saat ia secara tidak sengaja memecahkan guci antik milik Edmund yang sangat mahal. Terjerat utang sebesar $500.000, Emerald terpaksa menjadi pelayan pribadi pria angkuh tersebut. Di balik tekanan pekerjaan dan sikap keras sang tuan muda, Emerald perlahan mulai mengungkap rahasia terdalam yang selama ini disembunyikan oleh Edmund.
Sampul Novel Menikahi Seorang Abusive
8.6
Impian Dewi tentang rumah tangga harmonis hancur seketika saat menghadapi kenyataan pahit. Sebagai istri, ia terjebak dalam pernikahan beracun bersama Raihan, sosok suami yang sangat kasar dan abusif. Setiap hari menjadi perjuangan batin yang menyiksa di tengah perlakuan buruk pasangannya. Kini, Dewi berdiri di persimpangan jalan yang sulit. Haruskah ia tetap bertahan demi komitmen, atau berani melangkah pergi demi keselamatan jiwanya?
Sampul Novel Nona Kesayangan Dua Pria Tampan
9.4
Elma nekat menyerahkan kesuciannya kepada Kai demi menghindari perjodohan paksa dengan Arash, pria yang sangat ia benci. Baginya, terikat dalam pernikahan dengan Arash adalah penderitaan yang jauh lebih menakutkan daripada pengorbanan tubuhnya saat ini. Namun, kesepakatan rahasia dengan Kai justru memicu konflik rumit yang menjerat ketiganya dalam dilema cinta membara. Siapakah yang akhirnya akan Elma pilih sebagai pelabuhan terakhir di hidupnya?
Sampul Novel SUAMI TIGA RANJANG
8.5
Sebastian Narendra Gunawan, pengusaha mebel dan pecinta balap mobil, sudah memiliki dua istri cantik yang mempesona. Namun, pertemuan tak sengaja dengan seorang umbrella girl saat menemani klien bisnis mengubah segalanya. Sebastian terobsesi dan ingin menikah lagi untuk ketiga kalinya. Akankah kedua istrinya menerima kehadiran madu baru dalam rumah tangga mereka, atau justru bersatu melakukan pemberontakan demi menggagalkan ambisi sang suami?
Sampul Novel The Last Trace
9.7
Lee Zin bertekad menghancurkan Carlos De Baule, gembong mafia kejam yang mengeksekusi saudara angkatnya. Namun, aksi balas dendam Zin berujung petaka saat ia tertangkap setelah menghabisi putra Carlos. Alih-alih dibunuh, Zin disiksa hingga menderita amnesia berat. Di tengah penderitaan itu, Suster Evalingsta yang seharusnya mengawasi Zin justru berkhianat. Eva membantu Zin melarikan diri demi misi rahasia mereka untuk menumbangkan Carlos bersama-sama.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan