Sampul Novel Kenapa Kalian Membuang Ibu?

Kenapa Kalian Membuang Ibu?

8.2 / 10.0
Dalam Kenapa Kalian Membuang Ibu?, Minah harus menghadapi pengkhianatan anak kandungnya setelah pindah ke rumah Edo. Romance modern ini mengisahkan perjuangan seorang ibu yang terbuang hingga napas terakhir di panti jompo. Baca kisah mengharukan ini di platform online novel kami.
Ringkasan Kenapa Kalian Membuang Ibu?
Minah awalnya hidup tenang dalam asuhan Eliza dan Agung. Namun, situasi berubah drastis saat putri bungsunya itu harus pergi merantau. Minah terpaksa pindah ke rumah Edo, putra sulungnya. Di sanalah penderitaan bermula akibat perlakuan buruk sang menantu yang kejam. Masa tua Minah berakhir tragis di sebuah panti jompo. Ia akhirnya mengembuskan napas terakhir dalam kesendirian yang memilukan, tanpa kehadiran satu pun anak kandung di sisi tempat tidurnya.
Baca Selengkapnya

Kenapa Kalian Membuang Ibu? Bab 1

"Mas, tolong bawa ibu ke rumahmu dong. Aku capek kalo begini terus ...." keluh Eliza di sambungan telepon pada Edo, Mas-nya yang tinggal beda kota dengannya.

Eliza sudah memikirkan hal ini sejak awal. Walau sebenarnya ia tidak ingin melewatkan bakti pada sang ibu, tapi ia tidak sanggup lagi menjalaninya. Tubuhnya benar-benar remuk. Lelah tidak hanya menerpa raganya, tapi juga membelit hati dengannya sangat erat.

Bagi Eliza, wajar saja jika ia meminta Edo untuk menjaga sang ibu. Sebagai anak laki-laki satu-satunya dari orang tuanya, Edo cukup sukses dengan hidupnya sekarang. Sejak menikah dengan anak tunggal bos tempatnya menjadi karyawan dulu, hidupnya nyaris berubah seratus delapan puluh derajat. Ia awalnya hanya ditugasi untuk mengurus perusahaan milik sang mertua. Akan tetapi, setelah mertuanya berpulang, otomatis perusahaan itu menjadi tanggung jawab Edo sepenuhnya.

Eliza hanya mendengar helaan napas panjang dari Edo. Beberapa saat menunggu, ia tidak kunjung mendapat jawaban.

"Mas ...." panggil Eliza lagi.

"Mas kerja, El. Gimana bisa Mas ngurus ibu?" elak Edo.

Eliza memijat pelipisnya yang tiba-tiba saja sakit. Semua itu karena jawaban Edo yang tidak masuk akal. Semua orang tahu, kalau Edo memang bekerja. Seorang pekerja kantoran yang selalu sibuk. Akan tetapi, bukankah ia mempunyai istri? Rasanya wajar saja, seorang menantu perempuan mengurus mertuanya yang sudah tua dan sakit-sakitan. Kalaupun sang istri tidak sanggup melakukan semua itu, mereka adalah orang kaya. Tidak akan mengurangi hartanya sedikitpun. Jika sedikit saja disisihkan untuk menyewa seorang pembantu, untuk mengurus ibu.

"Tapi, Mas. Gak mungkin juga semua ini dibebankan sama aku seorang. Meski tidak bekerja, tapi aku punya dua balita yang supee aktif. Aku benar-benar kewalahan mengurus ibu, Mas." Lagi-lagi Eliza berusaha membujuk. Ia masih berharap, Edo memikirkan lagi semuanya.

"Kamu coba hubungi Mbak Eva deh. Mana tahu, ia mau bawa ibu ikut dengannya. Anak-anaknya udah pada besar. Pasti gak masalah baginya untuk ngurus ibu." Hening beberapa saat. "Udah ya, El. Mas lagi sibuk nih!" Sambungan telepon dimatikan begitu saja.

Eliza membanting ponselnya ke arah ranjang dengan kasar. Ia benar-benar stres dua hari ini. Ibunya, Minah, yang memang sudah nyaris lumpuh, hari ini menguras emosi Eliza. Sejak pagi, ia bolak-balik minta diantar ke kamar mandi. Alasannya sakit perut. Padahal belum beberapa detik sampai di kamar mandi, ia minta ke kamar lagi. Begitu seterusnya, sampai berulangkali.

Jika Eliza bersuara keras sedikit karena kesal, ia akan menangis tersedu-sedu lalu akan mogok makan. Apapun yang disediakan Eliza di meja kecil samping ranjangnya, tidak akan disentuh. Lalu, ujung-ujungnya, ia akan mengeluhkan sakit perut.

Kalau saja, tugas Eliza hanya mengurus ibunya, mungkin ia bisa berupaya lebih sabar. Akan tetapi, dengan mengurus dua balita super aktif, seluruh tenaga Eliza benar-benar terkuras. Rasanya ia sudah tidak memiliki kemampuan lagi. Sementara, jika dipikir-pikir, ibunya itu bukanlah tanggung jawabnya seorang. Masih ada dua saudara, yang memiliki kewajiban yang sama.

Eliza merasa keadaan ini tidak adil untuknya.

---

"Kan hanya kamu yang dapat warisan dari ibu, ya kamu lah yang ngurus ibu," ujar Eva waktu pertama kali Minah divonis stroke.

"Warisan apa maksud Mbak? Rumah ini?"

Setelah menikah dengan Agung, suaminya, Eliza memang tidak pernah pindah dari rumah Minah. Minah sendiri yang memintanya untuk tetap tinggal bersama. Saat ini, Minah masih sehat. Ia kuat, dan bahkan masih aktif berjualan sarapan pagi di depan rumahnya. Usaha yang sudah ia geluti bertahun-tahun, untuk menghidupi anak-anaknya setelah suaminya meninggal.

Eliza menurut. Lagipula, ia tidak tega meninggalkan ibunya tinggal sendiri. Beliau pasti akan kesepian.

Begitulah yang ada dalam pikiran Eliza. Akaj tetapi, bukan berarti dia enak-enak saja menerima harta satu-satunya yang dianggap warisan oleh Eva. Rumah tua milik orang tuanya itu, sudah rusak di sana ini. Eliza dan Agung pun, sudah mengeluarkan banyak uang untuk merenovasi.

"Ya, begitulah ...."

"Jika memang begitu yang kalian inginkan, baiklah," jawab Eliza, sembari menatap dua saudara yang ada di hadapannya. Keduanya sama saja. Hanya menampilkan wajah yang datar, tanpa ekspresi rasa bersalah sedikitpun.

---

Sudah tiga tahun berlalu, sejak peristiwa itu. Hanya Eliza yang selalu sabar mengurus Minah. Kedua kakaknya, tidak pernah berinisiatif untuk menggantikan tugas Eliza. Semua beban yang berat itu, hanya terbeban di pundak Eliza seorang. Bahkan, ketika anak keduanya lahir, tidak sedikitpun mengubah keadaan. Edo dan Eva tetap bertahan pada keadaan yang membuat mereka nyaman. Tanpa sedikitpun memikirkan bagaimana Eliza menjalani beratnya hidup.

Yang mereka berikan hanyalah berbentuk uang, untuk keperluan sang ibu. Membeli diapers, susu, hingga vitamin dan obat-obatan. Itupun tidak rutin. Terkadang, jika tidak diingatkan, Edo dan Eva akan lalai.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kenapa Kalian Membuang Ibu?

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Air Mata di Antara Bunga
8.8
Setelah dikhianati oleh Bastian Wicaksono yang membatalkan pertunangan demi Sarah Laksmana, hidup Vanya Devara hancur total akibat kebangkrutan keluarga dan kematian ayahnya. Rangga Mahardika kemudian muncul menjadi penyelamat yang melunasi seluruh utang dan mendampinginya selama tiga tahun. Namun, tepat sebelum pernikahan mereka, Vanya tidak sengaja mendengar rahasia kelam. Rangga ternyata adalah sosok yang menghancurkan keluarganya. Vanya menyadari bahwa kebaikan sang miliarder hanyalah penebusan dosa atas konspirasi yang ia ciptakan sendiri.
Sampul Novel Ketika Hujan Turun
8.8
Kepergian Ryan Mahendra meninggalkan luka mendalam bagi Masayu Ira Setyani. Di tengah duka, Ira berusaha bangkit demi ujian nasional berkat dukungan Maya, sahabatnya. Sebuah cincin titipan mendiang kekasihnya ia terima dari Edo sebagai kado ulang tahun yang tertunda. Namun, Edo ternyata menyimpan sebuah pesan rahasia dari Ryan yang sengaja ia sembunyikan. Mampukah Ira menemukan kebahagiaan kembali sambil mengungkap misteri pesan terakhir yang belum tersampaikan itu?
Sampul Novel Perebutan Hati Kekuasaan
9.5
Upaya Aeliana melarikan diri dari cengkeraman Lord Zorian Valen selalu berujung kegagalan. Meski sang mafia dikenal kejam, pesona Zorian tetap memikat hati Aeliana sejak kecil. Namun, situasi menjadi rumit saat kakak tirinya, Orion Valen, kembali dan memicu perebutan kekuasaan. Terjebak dalam intrik keluarga, Aeliana dipaksa melayani Orion hingga terjerat hubungan gelap yang tak terduga. Kini ia terjepit di antara cinta lama dan ambisi pria yang ingin memilikinya.
Sampul Novel Pertemuan Tak Terduga: Kukira Kau Seorang Gigolo?!
8.3
Vanessa membatalkan pertunangannya setelah memergoki calon suaminya berkhianat dengan adiknya sendiri. Untuk membalas dendam, ia menyewa pria yang ia sangka gigolo di sebuah klub demi satu malam panas. Vanessa pergi begitu saja setelah memberikan cek besar, mengabaikan amarah pria itu. Namun, dunianya terguncang saat ia bertemu Tuan Fuller, pebisnis berpengaruh yang harus ia temui, hanya untuk menyadari bahwa sang miliarder adalah pria yang ia bayar.
Sampul Novel Rahasia Suami yang Tidak Berharga
9.3
Dua tahun pengabdian tulus Ashton dibalas dingin oleh Emalee yang menuntut perceraian. Alasan Emalee sangat dangkal, ia menolak bersuami pria dengan harta di bawah dua miliar rupiah. Setelah resmi berpisah, Ashton berhenti berpura-pura dan mengungkap jati diri aslinya. Ternyata ia adalah maestro musik, ahli medis, dan master bela diri yang disegani dunia. Emalee akhirnya terpuruk dalam penyesalan besar saat menyadari betapa hebat pria yang ia buang.
Sampul Novel Salah Target
8.6
Andrey memimpin sindikat perdagangan manusia untuk membalas dendam pada rival lamanya, Dicky Prasetyo. Mereka menculik Flamboyan Prasetyo demi uang tebusan besar, tanpa menyadari bahwa dia hanyalah anak pembantu yang dirawat Dicky. Target asli, Kirana yang difabel, sedang berada di luar kota. Saat Dicky menghilang tanpa jejak, Bramastyo Hartawan harus berjuang sendirian demi menyelamatkan kekasihnya dan calon mertuanya dari ancaman maut yang kian mencekam.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan