Sampul Novel Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

8.8 / 10.0
Dalam novel romantis miliarder bercampur novel misteri Air Mata di Antara Bunga, Vanya Devara harus menghadapi kenyataan pahit saat bisnis keluarganya hancur. Ketika Rangga Mahardika hadir sebagai penyelamat, Vanya tidak menyadari bahwa pria itu adalah dalang di balik semua tragedinya. Baca novel online ini sekarang.
Ringkasan Air Mata di Antara Bunga
Setelah dikhianati oleh Bastian Wicaksono yang membatalkan pertunangan demi Sarah Laksmana, hidup Vanya Devara hancur total akibat kebangkrutan keluarga dan kematian ayahnya. Rangga Mahardika kemudian muncul menjadi penyelamat yang melunasi seluruh utang dan mendampinginya selama tiga tahun. Namun, tepat sebelum pernikahan mereka, Vanya tidak sengaja mendengar rahasia kelam. Rangga ternyata adalah sosok yang menghancurkan keluarganya. Vanya menyadari bahwa kebaikan sang miliarder hanyalah penebusan dosa atas konspirasi yang ia ciptakan sendiri.
Baca Selengkapnya

Air Mata di Antara Bunga Bab 1

Dunia yang kukenal runtuh satu per satu.

Bisnis keluargaku bangkrut...

Tunanganku, Bastian Wicaksono, tanpa ragu membatalkan pertunangan kami dan memilih Sarah Laksmana sebagai penggantiku.

Saat aku jatuh ke jurang kehancuran, Rangga Mahardika datang seperti malaikat penolong.

Dia melunasi semua utang keluargaku, mengurus pemakaman ayahku, menarikku keluar dari abu kehidupan yang nyaris membakarku habis.

Tiga tahun penuh, dia selalu mendampingiku. Selalu ada.

Aku sempat percaya… mungkin inilah bentuk penyelamatan yang selama ini kutunggu.

Namun, tepat di malam sebelum pernikahan, tanpa sengaja aku mendengar percakapan Rangga dengan sahabatnya...

“Kamu serius mau nikah sama Vanya? Nggak takut, suatu hari dia tahu… kalau kematian ayahnya dan bangkrutnya bisnis Keluarga Devara itu ulahmu?”

“Sarah sudah nikah sama Bastian, aku sudah nikah sama Vanya. Nggak masalah kalau dia tahu, toh semua utangnya sudah kubayar. Pemakaman ayahnya juga sudah aku urus. Intinya… aku sudah menebus semuanya.”

Saat itu juga aku sadar…

Ternyata, Rangga pun menipuku.

Dari awal hingga akhir, semua hanyalah permainan.

Dan satu-satunya orang yang benar-benar hanyut di dalamnya… hanyalah aku sendiri.

Dunia yang kukenal runtuh satu per satu.

Bisnis keluargaku bangkrut...

Tunanganku, Bastian Wicaksono, tanpa ragu membatalkan pertunangan kami dan memilih Sarah Laksmana sebagai penggantiku.

Saat aku jatuh ke jurang kehancuran, Rangga Mahardika datang seperti malaikat penolong.

Dia melunasi semua hutang keluargaku, mengurus pemakaman ayahku, menarikku keluar dari abu kehidupan yang nyaris membakarku habis.

Tiga tahun penuh, dia selalu mendampingiku. Selalu ada.

Aku sempat percaya… mungkin inilah bentuk penyelamatan yang selama ini kutunggu.

Namun, tepat di malam sebelum pernikahan, tanpa sengaja aku mendengar percakapan Rangga dengan sahabatnya...

“Kamu serius mau nikah sama Vanya? Nggak takut, suatu hari dia tahu… kalau kematian ayahnya dan bangkrutnya bisnis Keluarga Devara itu ulahmu?”

“Sarah sudah nikah sama Bastian, aku sudah nikah sama Vanya. Nggak masalah kalau dia tahu, toh semua hutangnya sudah kubayar. Pemakaman ayahnya juga sudah aku urus. Intinya… aku sudah menebus semuanya.”

Saat itu juga aku sadar…

Ternyata, Rangga pun menipuku.

Dari awal hingga akhir, semua hanyalah permainan.

Dan satu-satunya orang yang benar-benar hanyut di dalamnya… hanyalah aku sendiri.

Aku berdiri di luar pintu, mendengarkan setiap kata percakapan antara Rangga dan Galih.

Nampan buah di tanganku bergetar hebat, tubuhku sendiri rasanya gemetar tak karuan.

“Kamu sama sekali nggak menyesal?”

Nada ragu Galih entah kenapa justru menumbuhkan secercah harapan di hatiku.

“Semua aku lakukan demi Sarah… aku nggak akan menyesal,” jawab Rangga.

Galih memijit pelipisnya, tampak frustrasi.

“Kamu sudah bantu Sarah berdiri kokoh di Keluarga Laksmana… tapi untuk apa? Pada akhirnya dia tetap memilih Bastian! Kamu tega melukai orang yang tulus mencintaimu, hanya demi seseorang yang bahkan nggak pernah mencintaimu?”

Rangga menatapnya tanpa emosi, suaranya tenang tapi tajam menusuk telinga.

“Aku nggak peduli siapa yang Sarah pilih, itu hak dia. Aku cuma ingin membantu. Soal Vanya… dia begitu mencintaku. Jadi, kalau aku nggak menikah sama dia, justru akan lebih menyakitinya. Selama dia nggak tahu kebenarannya, dia nggak akan terluka. Aku cuma… melindunginya.”

Galih terdiam. Kata-kata itu membuatnya bungkam, tak sanggup lagi membantah.

Sementara aku… hanya bisa tersenyum getir. Menertawakan diriku sendiri yang begitu buta, begitu bodoh.

Tiga tahun hidupku… ternyata hanya terbuang sia-sia.

Tiga tahun terakhir, aku selalu menganggap Rangga sebagai penolongku. Sosok penyelamat yang menopangku di saat seluruh Praya menertawakanku.

Bukan hanya melunasi semua utangku, dia juga mengurus pemakaman ayahku.

Karena dia, aku yang terpuruk masih bisa menemukan tempat berteduh.

Karena dia juga, aku tak pernah menyimpan dendam atas pengkhianatan Bastian.

Namun sekarang… percakapan itu menghancurkan semuanya.

Semua keyakinanku selama ini, ternyata hanya ilusi.

Dan yang lebih menyakitkan… aku hampir saja menikahi pria yang menjadi dalang kehancuran keluargaku sendiri.

Suara langkah kaki dari dalam membuatku panik.

Tanpa pikir panjang, aku buru-buru kembali ke kamar.

Begitu Galih pergi, Rangga masuk. Dia berdiri tepat di depanku, menggenggam tanganku erat.

“Tanganmu dingin… kamu sakit?”

Ucapannya lirih, lalu telapak tangannya menempel ke dahiku.

“Nggak panas. Bagian mana yang sakit, Vanya?”

Wajahnya dipenuhi kekhawatiran, tapi justru itulah yang membuatku takut.

Dia jelas tak mencintaiku, tapi entah bagaimana selalu bisa membuatku merasa seakan-akan cintanya menusuk hingga ke tulang.

Aku hanya menggeleng, memaksakan senyum tipis.

“Mungkin karena jendelanya terbuka, jadi kena angin.”

Rangga melangkah ke jendela, lalu menutupnya.

“Tubuhmu lemah, jangan sering kena angin. Kalau sampai sakit, aku akan sedih,” ucapnya lembut.

Dulu, kata-kata itu selalu membuatku tersenyum cerah, bahkan manja memeluknya.

Kini, aku hanya terdiam, tak sepatah kata pun terucap.

Melihatku murung, Rangga berjongkok, menatapku dengan tatapan cemas.

“Vanya… besok ‘kan hari pernikahan kita. Kamu nggak bahagia nikah sama aku?”

Sejak mendengar percakapan Rangga dengan Galih, hatiku berkecamuk.

Namun, justru kata-katanya barusan menyadarkanku…

Aku tak boleh menikah dengannya. Aku harus pergi.

Tak ingin kegugupanku terbaca, aku buru-buru tersenyum.

“Mungkin ini cuma stres pra-pernikahan saja. Jangan khawatir, aku baik-baik saja.”

Rangga tersenyum lembut.

“Vanya… jangan cemas. Aku akan selalu ada di sisimu.”

Tiga tahun lalu, dia juga berkata seperti itu.

Dan selama tiga tahun, memang selalu menepati.

Namun kini aku sadar, yang dulu kuanggap cinta… ternyata hanyalah penebusan dosa, sekaligus rantai untuk mengikatku.

“Oh ya, gimana kalau kita ke rumah baru, dekorasi kamar pengantin kita?” Rangga memotong lamunanku.

Aku hanya bisa mengangguk.

Rumah itu berada di barat kota, sebuah vila mewah yang dulu membuatku terpesona.

Rangga bilang rumah ini dipilih sesuai seleraku.

Namun berbeda dengan kunjungan pertama yang penuh tawa, kali ini hawa dingin menusuk saat aku melangkah masuk.

Di depanku berdiri sosok yang kucinta sekaligus musuhku.

Pria yang menghancurkan keluargaku.

Bagaimana mungkin aku merasa nyaman di sini?

Saat aku berusaha menenangkan diri, ponsel Rangga berdering. Nada dering itu khusus milik Sarah.

Aku langsung teringat perselisihan kami dulu karena nada dering itu. Namun Rangga selalu meyakinkanku, Sarah hanyalah rekan kerja.

Matanya serius, seolah memaksaku percaya.

Akhirnya meski hatiku menolak, aku diam. Aku tak ingin dianggap merepotkan.

Namun kali ini, mendengar dering itu lagi, rasanya seperti suara penyelamat.

Rangga menatapku canggung, lalu menjawab telepon dan berjalan menjauh.

Beberapa menit kemudian, dia kembali dengan wajah panik.

“Vanya, ada urusan mendadak di kantor. Aku harus pergi. Kamu beres-beres dulu, sisanya nanti aku bantu setelah aku kembali.”

Tanpa menunggu jawabanku, dia langsung melangkah pergi.

Melihatnya pergi tanpa menoleh, aku menghela napas lega. Hanya saja, hatiku tetap nyeri.

Dulu aku terlalu bodoh… atau mungkin sengaja berpura-pura tak tahu.

Rangga selalu sigap menanggapi panggilan Sarah, apa pun yang sedang dia lakukan.

Bahkan ketika kami sedang intim sekalipun, dia tetap menjawab teleponnya. Lalu berganti pakaian, pergi begitu saja, tanpa menatapku sedikit pun.

Sejak awal hingga akhir… dia tak pernah benar-benar menatapku.

Tak pernah sekalipun memberiku penjelasan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Air Mata di Antara Bunga

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Kehidupan Baru di Usia 60 Tahun
8.1
Setelah ditabrak mobil di hari ulang tahun cucunya, seorang wanita lansia justru harus pulang menghadapi tumpukan pekerjaan rumah tanpa ada yang memedulikan lukanya. Alih-alih mendapat simpati, ia malah dicap malas oleh anak dan menantunya saat kondisi fisiknya menurun. Puncaknya, sang suami justru meminta cerai demi seorang pengasuh baru. Muak dengan pengorbanan yang sia-sia dan tuntutan tanpa henti, ia memutuskan untuk menyetujui perceraian tersebut demi memulai hidup baru yang mandiri.
Sampul Novel Kekasih Dari Dunia Lain
9.0
Pasca putus dari Kevin, Vania yang putus asa nyaris mengakhiri hidupnya di jembatan. Namun, Rangga hadir menyelamatkannya dan langsung menyatakan cinta. Meski bahagia, Vania tak tahu bahwa Rangga sebenarnya adalah hantu yang menyembunyikan identitas aslinya. Rahasia ini terbongkar saat Viola mengungkap kebenaran di rumahnya. Kini Vania terjebak dalam dilema besar. Sanggupkah ia bertahan dengan kekasih beda dunia, ataukah ada pria lain yang hadir menggantikannya?
Sampul Novel Obat Omega Tak Dikehendaki Sang Alpha
9.7
Tiga tahun menjadi penyembuh kutukan Alpha Kaelan berakhir tragis. Meski menjanjikan komitmen, Kaelan justru memilih Lila dan mencampakkan aku tepat di hari ulang tahunku. Di bawah pengaruh licik Lila, Kaelan berubah menjadi penyiksa kejam yang tega menyakiti keluargaku demi fitnah. Saat ia mencoba memaksaku kembali, aku memilih memutus ikatan. Kini, aku berpaling ke kawanan lawan demi pasangan takdir sejatiku yang baru saja bangkit dari koma panjang.
Sampul Novel Rahasia Dalam Dendam
8.4
Selama dua puluh empat tahun, Aurora dan ibunya hidup dalam penderitaan mendalam. Kini, ia bertekad menuntut balas dengan misi tunggal: menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri. Namun, di tengah aksi nekat tersebut, berbagai rahasia kelam mulai terungkap satu demi satu, mengguncang keyakinannya. Akankah Aurora tetap teguh pada niat mautnya saat kebenaran terkuak? Ikuti perjuangan penuh aksi dan misteri ini dalam menuntaskan sebuah dendam masa lalu.
Sampul Novel Rahasia Kasus Kehilangan Cewek Cantik
9.1
Kota ini dicekam teror akibat aksi keji komplotan bertopeng yang menculik, menyekap, dan menyiksa para ibu rumah tangga serta gadis muda secara seksual sebelum melepaskan mereka. Sebagai seorang jurnalis wanita, aku bertekad menyelidiki kasus mengerikan ini. Penyelidikan menjadi sangat berbahaya karena para pelaku di balik topeng tersebut ternyata adalah sosok-sosok berpengaruh dan terkenal yang memanfaatkan kekuasaan mereka untuk bertindak bebas tanpa terdeteksi.
Sampul Novel Takdir Cinta yang Malang
8.5
Tepat pada hari ulang tahun pernikahan kelima mereka, Anna Wesley mendatangi firma hukum untuk mengurus perceraiannya dengan Rio Ansari. Keputusan ini diambil setelah Anna diusir dari rumahnya sendiri demi kenyamanan Sella, sekretaris Rio yang menumpang karena mati lampu. Selama setengah dekade, Rio selalu merahasiakan pernikahan mereka dari publik. Menyadari bahwa suaminya lebih memprioritaskan wanita lain dan tidak lagi menghargai komitmen mereka, Anna memilih untuk menyudahi hubungan malang ini.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan