Sampul Novel Gairah Liar Sang Mantan

Gairah Liar Sang Mantan

8.2 / 10.0
Dalam novel modern Gairah Liar Sang Mantan, rahasia kelam keluarga terungkap saat situasi di kamar menjadi tak terkendali. Hadapi ketegangan dalam romance novel ini saat sebuah aksi nekat membawa konsekuensi besar yang mengubah segalanya. Baca selengkapnya di platform online novel kami.
Ringkasan Gairah Liar Sang Mantan
Kejadian tak terduga menimpaku saat kakek melakukan tindakan nekat di dalam kamar. Di bawah ancaman agar tidak membangunkan adik, aku terjebak dalam situasi yang membingungkan sekaligus menggelisahkan. Sentuhan dan bisikannya membuatku kehilangan kendali hingga tubuhku terasa lemas tak berdaya. Saat kakek melancarkan aksinya lebih jauh dengan melucuti pakaianku, tiba-tiba lampu kamar menyala. Sebuah rahasia besar terancam terbongkar dalam keheningan malam itu.
Baca Selengkapnya

Gairah Liar Sang Mantan Bab 1

Aku seorang siswa kelas 11 SMA di kota P, pada saat itu aku sudah kenal dengan suci karena memang kami teman sekelas. Suci sendiri sehari-hari memakai jilbab bila di sekolah dan keluar rumah. Suci memiliki kulit kuning langsat, bibir tipis. Dia memiliki payudara yang sangat menggoda bagi kaum laki-laki, termasuk aku hehe. Memang suci terkenal dengan siswi yang berbadan bongsor atau montok di kalangan angkatan kami. Aku yang memang menaruh hati dari kelas 10 mulai mencoba mendekatinya. Aku memulai pdkt melalui chating dan mengajaknya makan diluar. Setelah kami melalui pdkt selama 6 bulan, aku mulai berencana untuk menmbaknya. Pada saat itu hari minggu dan memang sedang libur sekolah, aku berencana mengajaknya pergi ke pantai dan melancarkan rencaku untuk menembaknya. Hari itu aku dan suci ketemuan di pantai, kami ketemuan karena suci tidak mau aku jemput di rumahnya. Saat itu aku lebih dulu sampai di tempat yang sudah dijanjikan, 10 menit kemudian aku di kejutkan oleh suara yang memanggil namaku.

Suci: “ Hai andi, maaf ya udah bikin nunggu aku.”

Aku: “eh Hai ci, ah tidak gakpapa kok.” (aku sedikit terkejut saat itu karena penampilan suci yang membuatku menelan ludah wkwk). Suci saat itu menggunakan jilbab merah dengan ditambah kemeja putih yang kulihat kancing2nya ingin copot karena didorong oleh payudara montoknya  ditambah dengan balutan cardigan hitam dan rok hitam longgar membuat dirinya anggun dan membuat ku konak wkwk.

Suci: “ada apa kamu ngajak aku kesini?”

Aku: ”sebenernya ada yang ingin aku omongin ke kamu ci?” (aku deg-degan saat itu)

Suci: “apa yang mau kamu omongin?”

Aku: “mmhh.. aku sebenernya mau ngomong kalau mmhhh, aku cinta sama kamu ci, aku sayang sama kamu, kamu mau gak jadi pacarku?”

Suci: “kamu serius dengan perkataanmu ndi?” (suci sedikit terkejut dan malu, karena memang dia langsung menundukkan wajahnya dan pipinya agak merah)

Aku: “aku sangat serius ci”.

Suci: “Aku sebenernya juga saying sama kamu, aku nyaman di deket kamu. Tapi…”.

Aku: ”Tapi kenapa ci?” (tanyaku penasaran).

Suci: “Aku belom boleh berpacaran sama ayahku”. (Dengan menampilkan wajah sedih)

Aku: “Oh gitu”. (aku mulai putus asa).

Suci: “haha kamu kenapa pasrah begitu jawabnya, kan kita bisa menjalin hubungan asal ayahku tidak tau”

Aku: “yang benar ci?”

Suci: “iya benar.”

Aku: “Berarti hari ini kita jadian ya.”

Suci: ”iya, tapi ingat hanya kita yang tau. Jangan sampai ayahku tau.”

Aku: “iya sayang.”

Suci: “eh udah saying-sayang aja!” (katanya menggodaku)

Aku: (terdiam)

Suci: “haahaha becanda sayang, kamu boleh manggil aku sayang kok.”

Aku: (aku tersenyum dan mulai memegang tangannya sambal menikmati indahnya tarian ombak).

Hari itu aku habiskan sore di pantai bersama kekasih baruku, suci.

Hubungan kami sudah berjalan 3 bulan, ini kejadian yang membuatku terkesan hehe.

Kamis siang pada saat istirahat sekolah, aku mengajak suci ke kantin. Lagi-lagi penampilan suci di sekolah membuatku menelan ludah, walaupun sudah menggunakan jilbab tetapi jilbab itu tetap tidak bisa menutupi montoknya payudara suci.

Aku: “ci, nanti sepulang sekolah temenin aku ke warnet ya. Aku ada tugas nih.”

Suci: “hmmm, oke deh nanti aku temenin.”

Aku: “oke ci, nanti aku tunggu di parkiran motor ya.”

Suci: “Oke sayang.” (jawabnya lirih)

Aku: “hehe iya yang.”

Skip skip

Setelah pulang sekolah aku menuju warnet dengan suci, pada saat itu warnet telihat sepi dan aku memilih bilik yang pojok hehe.

Setelah di dalam bilik kami duduk berdua, aku di depan monitor pc dan suci disebelahku berhadapan dengan pintu bilik yang tentunya sudah aku kunci. Aku mulai mencari tugas yang diberikan oleh guruku dan beruntungnya aku langsung mendapatkan materi untuk tugas.

Saat itu kami kurang lebih sudah sejam didalam bilik warnet dan tugaskupun sudah selesai. Agak canggung emang berada dibilik warnet berdua saja dengan suci dan keadaan pintu bilik yang terkunci. Siang itu memang hari terasa panas, kipas diatas kami pun belom bisa menghilangkan rasa gerah di tubuh kami. Aku melihat suci mengambil buku di tas nya dan mengipaskan di area kepalanya.

Aku: “kamu gerah yang?”

Suci: “iya nih gerah banget.”

Aku: “buka aja cardigannya!” (saat itu memang suci menggunakan cardigan kesayangannya.)

Suci: “iya juga ya.” (jawab suci sambal membuka cardigannya.)

Aku: (Aku sedikit terkejut saat suci melepas cardigannya, saat melepas lengan cardigannya membuat tubuh suci sedikit maju kedepan dan memperlihatkan payudara indahnya dibalik seragam sekolah.)

Suci: “kenapa kamu ngeliatin aku kayak gitu?”

Aku: “ka..muu cantic sekali ci.”

Suci: “ahh kamu gombal, kan aku jadi malu.” (sembil menundukkan wajahnya)

Aku yang sudah tidak bisa menahan lagi aku oegang dagu suci dan aku arahkan kearahku, setelah itu aku mulai mendekatkan bibirku ke arah bibir tipisnya yang saat itu menggunakan lipstick pink. Disaat bibirku hamper menyentuh bibirnya, suci memejamkan matanya dan “mmmmhhhh” desahnya saat bibirku berhasil menyentuh bibir indahnya. Kamu berciuman hanya sebentar karena suci mengakhirinya.

Suci: “itu ciuman pertamaku sayang

Aku: “aku cinta kamu.”

Suci: “aku lebih cinta kamu.” Jawab suci.

Aku cium kembali bibir suci dan suci mencoba untuk mebalas pagutanku dibibirnya. Suci mulai membuka bibirnya karena memang lidahku terus mencoba menerobos bibir indahya.

Suci: “ahhh mhhhh ndi.” (Disela ciuman pertama itu)

Tanganku yang sedari tadi menganggur mulai memberanikan diri menyentuh pinggang nya, aku elus pinggang dan perut nya. Desahn suci semakin jelas, dan saat aku mulai menyentuh payudaranya dan meremasnya sebentar. Suci menghentikan ciuman dan menarik tanganku dari payudaranya.

Suci: “ jangan dulu ya sayang.” .” (katanya sambil matanya sedikit berlinang)

Aku: “i iya yang.”

Waktu menunjukan jam 4 sore dan berarti aku dan suci sudah 2 jam di dalam bilik warnet, akhirnya aku mengajak suci pulang. Sesampainya di rumah otong ku masih tegang sejak kejadian tadi, aku pusing karena si otong belum juga bisa dikendalikan. Akhirnya aku mengechat si suci untuk bertanya apakah sudah sampai rumah (pada saat itu aku mengantar suci sampai pangkalan angkot dan memang arah rumah kami berbeda).

Aku: “sayang, udah sampe rumah belom?”

(10 menit kemudian suci baru membalas chat ku)

Suci: “hai yang, aku baru sampe rumah nih abis lepas jilbab”

(aku membaca chat dari suci sambal berpikiran yang macem2 hehe, maklum gan pada saat itu emang nafsunya lagi menggebu-gebu).

Aku: “coba foto kamu dong yang. Hehe”

sudah 15 menit aku menunnggu chat ku dibaca dan dibalas, karena terlalu lama aku akhirnya mandi dan sholat ashar, dan makan. Saat makan aku mendengar hp ku berbunyi, aku langsung mengambil hp dan ternyata itu chat dari suci. Saat membuka chat dari dia, aku sedikit terkejut karena suci mengirimkan foto dengan rambut panjangnya yang terlihat masih sedikit basah. Yang membuat ku lebih terkejut pada saat itu suci menggunakan tanktop hitam yang kontras dengan kulit badannya yang kuning langsat. Aku sedikit menelan ludah, hingga lupa bahwa aku belom menghabiskan makananku. Lalu aku buru-buru menghabiskan makananku lalu membalas chat suci.

Aku: “ahh sayang indah banget.” (pada foto itu memang sedikit terlihat belahan dada suci)

Suci: “apanya yang indah yang?”

Aku: “rambut kamu yang hehe.” (aku saat itu berbohong Karena tidak mau suci berpikiran aku cowok mesum bila aku bilang yang indah itu sebenernya belahan payudaranya  hehe)

Aku setelah melihat foto itu mulai berfikir bagaimana rasanya bila menyentuh payudara suci secara langsung. Terlalu munafik bila saat itu aku tidak mengakui bila nafsu dengan suci.

Bersambung

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Gairah Liar Sang Mantan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Hidden Baby Girl
9.1
Laras memutuskan pergi menjauh saat David menyuruhnya melenyapkan janin di rahimnya. Namun, pelarian itu tak lantas membawa ketenangan karena bayangan masa lalu terus mengejarnya. Bertahun-tahun berlalu, takdir justru mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang telah berubah total. Akankah mereka memilih bersatu demi sang buah hati, atau justru tetap pada jalan masing-masing meski benih cinta sebenarnya masih tersimpan rapat di dalam lubuk hati mereka?
Sampul Novel Ibu Sambung Anak Mafia
9.2
Natalia Smith tak pernah menyangka tabrakan tidak sengaja di mall akan mengubah hidupnya. Jenifer Audey, gadis remaja berusia 17 tahun, tiba-tiba memintanya menjadi ibu sambung sebagai bentuk permohonan maaf. Natalia yang baru 23 tahun kini terjebak dalam misi Jenifer untuk menjodohkannya dengan sang ayah, Aaron Audey. Aaron adalah bos mafia asal Inggris berusia 30 tahun yang sangat ditakuti. Akankah rencana Jenifer menyatukan mereka berhasil?
Sampul Novel Love Want To Be Restored
9.4
Amilie dan Ethan terikat pernikahan demi kepentingan bisnis keluarga. Hidup Amilie terasa hampa bersama suami yang kaku, hingga kehadiran putra mereka menjadi satu-satunya penghiburan. Saat rumor perselingkuhan Ethan mencuat, Amilie memilih bertahan demi status. Namun, kabar bahwa Ethan memiliki anak lain menghancurkan segalanya. Amilie akhirnya meminta cerai, tetapi Ethan justru menolak dan mulai menunjukkan kehangatan yang selama ini tidak pernah ia berikan.
Sampul Novel Persalinan yang Terpaksa Ditunda
8.9
Menjelang persalinan, sang istri justru dikurung oleh suaminya, Arga Baskara, di gudang bawah tanah. Arga memaksa bayi mereka ditahan demi mendahulukan kelahiran anak Indri, janda kakaknya, agar bisa menjadi ahli waris utama. Meski sang istri memohon dalam kesakitan dan bersumpah mencintainya tanpa memedulikan harta, Arga tetap tidak peduli dan menuduhnya serakah. Tragisnya, setelah anak Indri lahir, Arga baru mendapati istri dan bayinya sendiri telah tiada, menyisakan penyesalan mendalam.
Sampul Novel Terjebak Jurang Penyesalan
9.5
Dalam novel modern Terjebak Jurang Penyesalan, sebuah ketidaksengajaan membawa ketegangan yang mendalam. Saat sang protagonis pria terkunci di dalam studio tari bersama guru tari putrinya, atmosfer di antara mereka berubah menjadi sangat canggung dan ambigu. Demi mencairkan suasana yang kaku, sang guru memutuskan untuk menunjukkan kebolehannya menari secara privat. Gerakan tubuhnya yang luwes dan memikat justru memicu gairah yang tak tertahankan dalam diri sang pria, menguji batas pertahanan dirinya yang hampir runtuh di ruang tertutup itu.
Sampul Novel Terlambat untuk Menyesal
9.1
Setelah delapan tahun mengejar Charles Watson, Lynda Bennett akhirnya menikah karena hamil. Namun, tragedi menimpa saat Eleanor, keponakan Charles, menewaskan ibu Lynda. Bukannya membela, Charles justru mengancam Lynda demi melindungi Eleanor, sosok yang sebenarnya ia cintai. Penderitaan Lynda memuncak saat Eleanor mencabut nyawa ayahnya. Akhirnya, Lynda memilih pergi membawa putrinya dan menikahi rival Charles. Kini, Charles bersujud memohon maaf, namun penyesalannya sudah terlambat.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan