Sampul Novel Crazy Marriage (Pernikahan Paksaan)

Crazy Marriage (Pernikahan Paksaan)

9.2 / 10.0
Dalam Crazy Marriage (Pernikahan Paksaan), Vintari harus menjalani perjodohan dengan Zeus Ducan meski mencintai pria lain. Konflik memuncak saat ia tahu kekasihnya adalah adik tiri suaminya. Temukan kisah pelik ini dalam romance novel modern yang penuh pilihan sulit di webnovel.
Ringkasan Crazy Marriage (Pernikahan Paksaan)
Vintari terpaksa merelakan mimpinya demi perjodohan orang tua saat usianya baru 19 tahun. Menikah dengan Zeus Ducan yang dewasa terasa seperti mimpi buruk baginya, sementara Zeus menganggap Vintari sebagai beban yang ceroboh. Namun, saat benih kenyamanan mulai tumbuh, sebuah rahasia besar terungkap. Zayn, pria yang dicintai Vintari, ternyata adalah adik tiri suaminya sendiri. Kini Vintari terjebak dalam dilema antara Zeus dan cinta lamanya pada Zayn.
Baca Selengkapnya

Crazy Marriage (Pernikahan Paksaan) Bab 1

“Dad, aku tidak mau dijodohkan! Usiaku masih 19 tahun, Dad!” Vintari berseru dengan cukup tinggi, menolak di kala ayahnya ingin menjodohkannya dengan anak dari teman baik ayahnya itu.

Robby menatap dingin Vintari. “Vintari, perjodohan ini sudah aku atur. Kau tidak bisa menolak. Lagi pula kenapa dengan usiamu masih 19 tahun? Menikah muda itu bagus. Saat anakmu nanti sudah besar, kau masih muda.”

Vintari melebarkan mulut dan matanya, menganga tak percaya akan apa yang dikatakan oleh ayahnya itu. “Come on, Dad. Jangan bercanda. Aku masih ingin menikmati hidupku. Aku belum mau menikah.”

Robby mendekat pada Vintari. “Vintari, keluarga Ducan banyak membantu kita. Daddy bisa menjadi ahli bedah senior dan mendapatkan gaji besar, karena tak luput dari kedekatan Daddy pada keluarga Ducan.”

Vintari menatap tak percaya ayahnya itu. Gadis cantik berusia 19 tahun itu rasanya hampir kehilangan kewarasannya. Vintari bahkan masih duduk di bangku kuliah. Tak pernah terbesit sedikit pun Vintari akan menikah muda.

“Dad, jadi maksudmu, kau menjualku sebagai bayaran atas bantuan Keluarga Ducan?” seru Vintari dengan nada kesal.

“Vintari, kau ini bicara apa. Kenapa berpikir seperti itu,” ujar Jenny—ibu Vintari—yang sejak tadi memang tak banyak bicara, karena membiarkan sang suami yang berbicara pada putrinya itu.

Robby menatap tajam Vintari. “Singkirkan pikiran konyolmu. Aku hanya memilihkan jodoh yang terbaik untukmu. Belum tentu di luar sana, kau mendapatkan pria yang baik, Vintari.”

Vintari mendengkus tak suka. “Aku tidak mau dijodohkan titik. Jangan paksa aku lagi. Kalau Daddy terus memaksa, Daddy saja yang menikah. Aku tidak mau menikah.”

“Vintari!” bentak Robby keras.

“Vintari, bicara yang sopan pada Daddy,” seru Jenny menatap tegas putrinya.

Vintari menatap kedua orang tuanya itu, menahan rasa kesal. “Aku tidak mau menikah muda. Jangan paksa aku!” Dia berlari pergi meninggalkan kedua orang tuanya.

“Vintari Rivers berhenti! Kita belum selesai bicara!” teriak Robby dengan nada keras dan menggelegar, tetapi sayangnya tetap saja Vintari tak menghentikan langkahnya. Gadis itu malah berlari semakin cepat meninggalkan rumah.

Jenny memeluk lengan sang suami, menenangkan dari kemarahan. “Biarkan Vintari menenangkan dirinya. Dia butuh waktu untuk menerima semua ini.”

Robby mengembuskan napas kasar, dan memejamkan mata singkat, berusaha meredam kemarahan dalam diri.

***

Siang itu di kota Manhattan, Vintari melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh. Marah, kesal, kecewa telah melebur menjadi satu dalam diri gadis cantik itu, hingga membuatnya melajukan mobil di atas rata-rata.

“Shit! Menyebalkan sekali!” Vintari memukul stir mobilnya, dan kian menginjak pedal gas, guna kian melajukan mobil dengan kecepatan penuh. Rasa marah dalam diri Vintari membuat gadis itu lepas kendali dalam melajukan mobil.

Napas Vintari memburu. Sepasang iris mata ambernya berkilat tajam. Namun, tiba-tiba tatapan Vintari terkejut melihat mobil sport berhenti mendadak di hadapannya. Refleks, gadis itu menginjak pedal rem begitu kuat. Namun…

Brakkk

“Ah, sial!” Vintari mengumpat di kala mobilnya menabrak mobil sport yang ada di hadapannya. Makian dan umpatan lolos dalam hati gadis itu. Entah, karma apa yang didapatkannya sampai membuatnya hari ini begitu sial.

Terpaksa, Vintari turun dari mobil, saat dia melihat sosok pria pemilik mobil yang dia tabrak pun turun dari mobil. Tak mungkin dirinya melarikan diri. Jika sampai melarikan diri, maka sama saja dengan menambah masalah baru.

Saat Vintari turun dari mobil, tatapan gadis itu menatap sosok pria tampan memakai kaca mata baca hitam melangkah mendekat padanya. Raut wajah Vintari sedikit gugup berhadapan dengan pria dewasa. Meskipun dirinya bukan lagi anak-anak, tapi sifatnya kerap masih terbilang gadis remaja.

“Apa kau tidak bisa mengemudikan mobilmu dengan baik?!” seru pria itu dengan nada tinggi dan keras. Dia membuka kaca matanya, memperlihatkan iris mata cokelat gelap tajam, namun penuh kharisma.

Beberapa detik, Vintari terhenyak akan iris mata cokelat gelapnya yang penuh dengan kharisma itu. Akan tetapi, buru-buru, dia menepis pikiran konyol yang ada di dalam pikirannya.

“Tuan, yang salah adalah kau, bukan aku. Kenapa kau berhenti mendadak? Kalau saja kau tidak berhenti mendadak, aku tidak akan menambrakmu,” kata Vintari keras kepala, tak ingin disalahkan.

Pria itu menatap dingin Vintari. “Apa matamu itu sudah tidak lagi berfungsi? Aku tidak berhenti mendadak. Kau yang tidak memiliki aturan dalam mengemudi!”

Vintari berdecak pelan. Sebenarnya, dia ingin kembali menjawab tapi gadis itu menyadari bahwa dirinya pun salah karena telah melajukan mobil dengan tanpa aturan. Jika CCTV di area jalan dibuka, pasti dirinya bersalah.

“Oke fine, aku salah. I’m sorry. Aku akan mengganti kerugianmu. Kau bilang saja berapa uang yang kau butuhkan untuk memperbaiki mobilmu?” seru Vintari yang enggan untuk memperpanjang masalah.

Pria itu menatap Vintari dari ujung rambut ke ujung kaki. “Gadis kecil, lebih baik kau simpan keangkuhanmu. Belum tentu kau mampu mengganti kerugianku.”

Vintari kembali berdecak. “Aku ini bukan gadis kecil lagi. Usiaku sudah 19 tahun! Cepat beri tahu aku, berapa kerugian yang harus aku bayar!”

Pria itu tersenyum sinis. “Alright, kalau kau memaksa, silahkan cek harga mobilku. Apa kau yakin mampu mengganti rugi?”

Vintari melirik mobil pria yang dia tabrak. Gadis itu mengeluarkan ponselnya, guna memeriksa type mobil yang dia tabrak. Namun, seketika mata Vintari melebar melihat harga mobil dari mobil yang dia tabrak itu. Raut wajahnya memucat. Matanya memancarkan jelas kepanikan dan ketakutan.

“A-aku—” Lidah Vintari tiba-tiba saja kelu, tak mampu merangkai kata. Ucapan angkuhnya bagaikan es yang telah beku. Oh, shit! Vintari mengumpati nasib buruknya. Bukannya menenangkan pikiran, malah mendapatkan masalah baru.

Pria itu tersenyum meremehkan Vintari. “Lain kali tidak usah mengemudi, jika kau bodoh dalam mengemudi.” Lalu pria itu melangkah pergi meninggalkan Vintari.

“Hey! Berani sekali kau menghinaku bodoh!” Vintari kesal, dia langsung melepaskan heels-nya dan melempar ke punggung pria itu.

Langkah kaki pria itu terhenti saat heels Vintari berhasil mendarat di punggungnya. Dia mengambil heels Vintari, menatap gadis itu dengan tajam, lalu membuang jauh heels Vintari ke sungai yang kebetulan ada di sana. Tanpa merasa bersalah, pria itu masuk ke dalam mobilnya meninggalkan tempat itu.

Mata Vintari melebar. “Ya Tuhan, sepatuku! Akh pria sialan!” serunya dengan raut wajah kesal, dan mengumpati pria menyebalkan yang telah melempar sepatunya ke sungai.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Crazy Marriage (Pernikahan Paksaan)

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel HITAM
8.3
Dalam perpaduan romansa dan misteri yang kelam, sebuah pertanyaan besar muncul mengenai hakikat perasaan manusia. Apakah luka batin yang mendalam serta kebencian yang membara sebenarnya berakar dari rasa benci itu sendiri? Kisah ini menggali sisi gelap emosi yang tersembunyi di balik rahasia, menantang logika tentang bagaimana dendam dan kasih sayang saling bertautan dalam sebuah hubungan yang penuh dengan teka-teki serta ketidakpastian yang menghantui.
Sampul Novel KETIKA ISTRIKU MULAI BERUBAH
7.9
Keharmonisan rumah tangga Luna hancur seketika setelah ia memergoki suaminya berbohong. Sang suami yang mengaku pergi bekerja justru terlihat menghabiskan waktu bersama wanita dari masa lalunya. Pengkhianatan menyakitkan ini memicu perubahan drastis dalam diri Luna. Ia yang dulu perhatian kini berubah menjadi sosok yang sangat dingin. Luna tidak lagi peduli pada suaminya dan memilih bersikap acuh tak acuh demi melindungi hatinya yang telah terluka.
Sampul Novel Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan
8.7
Menyamar dengan penampilan lusuh, Gara yang sebenarnya adalah seorang miliarder memilih menikahi Mia. Gara tidak pernah peduli saat dirinya dihina, namun ia tidak tinggal diam ketika sang istri yang direndahkan. Demi melindungi Mia, Gara membawa istrinya pergi dan mengungkap identitas aslinya di hadapan semua orang. Pada akhirnya, adik ipar dan ibu mertuanya yang dahulu kerap meremehkan mereka harus berlutut dan menangis memohon maaf atas segala kesalahan masa lalu mereka kepada Mia.
Sampul Novel MENGGODA DOSEN GALAK
8.1
Bagi Darris, mencintai Netanya adalah dosa yang ingin ia ulangi terus-menerus. Enam tahun berpisah demi pendidikan tak mampu menghapus pesona wanita yang ia anggap sebagai hadiah Tuhan tersebut. Kini, takdir memberikan kejutan besar saat Neta kembali muncul sebagai dosen pembimbingnya di kampus. Meski panggilannya sering membuat Neta kesal, Darris tetap bertekad meluluhkan hati sang dosen galak agar hubungan mereka bisa berakhir di pelaminan.
Sampul Novel Menikahi Mantan Pacar Teman
9.0
Hati Mei hancur saat menyaksikan pria idaman sejak SMA justru menikahi sahabatnya sendiri. Di tengah lara resepsi tersebut, Juna yang merupakan mantan kekasih sang sahabat secara mengejutkan datang melamarnya. Meski mapan dan tampan, Mei tahu Juna pun tengah patah hati. Juna menawarkan pernikahan tanpa cinta demi mencari kebahagiaan bersama. Akankah ikatan ini menjadi pelipur lara bagi keduanya, atau justru memicu luka baru yang lebih dalam?
Sampul Novel  Pernikahan Kontrak Sang Pendendam
9.2
Keira hancur setelah Adnan, tunangannya, menghamili wanita lain tepat sebelum pernikahan mereka. Prinsip Keira untuk menjaga kesucian justru berujung pengkhianatan pahit. Demi membalas luka hati, ia nekat menjalani pernikahan kontrak dengan Dion. Bertekad melepaskan masa lalu, Keira justru bersikap agresif untuk menyerahkan kesuciannya pada sang suami. Namun, Dion tetap dingin dan tak acuh. Akankah pelarian ekstrem ini mampu menyembuhkan dendam Keira?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan