Sampul Novel My Possessive Husband Book 1

My Possessive Husband Book 1

9.7 / 10.0
Dalam My Possessive Husband Book 1, Aleina terjebak perjodohan dengan Adrianus, pria asing dari insiden satu malam. Di tengah kejaran mantan kekasih, ia harus menghadapi realita hidup sebagai istri billionaire. Simak kisah romance novel ini di web novel pilihan Anda sekarang.
Ringkasan My Possessive Husband Book 1
Aleina Xavinzo merasa terganggu oleh obsesi mantan kekasihnya, Richard, yang terus mengejar. Di tengah rasa frustrasi, sebuah insiden mabuk di kelab malam membawanya ke pelukan pria asing bernama Adrianus James Verona. Hubungan satu malam itu berujung kejutan besar saat mereka bertemu kembali sebulan kemudian sebagai pasangan tunangan pilihan orang tua. Kini, Aleina harus menghadapi babak baru dalam pernikahan kontrak yang penuh dengan teka-teki cinta.
Baca Selengkapnya

My Possessive Husband Book 1 Bab 1

Di sebuah restoran di hotel bintang lima, terdapat seorang pria dan wanita yang tengah duduk di pojok, dengan view kota, menimbulkan kesan private. Tak ada percakapan terjadi di antara mereka, sehingga hanya keheningan dan kecanggungan, seolah ada sesuatu yang mengganjal.

Seorang pelayan datang, lalu menghidangkan minuman yang dipesan untuk kedua tamu yang sudah menunggu. Tanpa pikir panjang, si lelaki memilih menyesap terlebih dahulu, sementara perempuan cantik tak mengatakan apa pun, dan memilih melihat sekilas, seakan tak perduli.

"Bagaimana kabarmu, Aleina? Maaf, jika aku tidak berbicara formal, karena ini jam makan siang dan pertemuan kita bukan untuk masalah pekerjaan,” ucap seorang pria berambut coklat. Ia telah meletakkan gelas yang berisi mojito di atas meja.

Wanita yang diajak bicara, tengah meminum mineral water, langsung terdiam. Ia menatap lawan bicara dengan seksama. Sementara, sepasang mata emerald milik sang lelaki tak berkedip, seolah menunggu jawaban.

"Kabarku baik, Richard. It is okay. You are right, this is lunch time and we can talk informal.” Perempuan berambut pirang menjawab dengan lembut.

Pria tampan berhidung mancung tersebut, tak bisa berkata apa-apa. Aku sudah lama merindukan mantan kekasih yang satu ini. Jujur saja, selain untuk urusan bisnis, memang lebih dia, supaya bisa setiap saat bertemu. What should I do now? batin Richard.

"Aleina—” Lidah si lelaki terasa kelu. Ia mendadak membisu, seolah ada yang membungkam.

Haruskah kukatakan, bahwa ingin kembali menjalin kasih dengannya? Aleina, walau sudah putus tiga tahun yang lalu, tetap saja hati ini merindukan saat-saat dulu. Tuhan, bagaimana jika dikatakan sekarang? Sungguh, tak kuat menahan rasa rindu! pekik pria bertubuh kekar di dalam hati.

"Ya?” tanya si wanita, yang merasa heran, sehingga menaikkan salah satu alis.

Gelas yang berisi minuman, sudah diletakkan di atas meja, tepatnya di sebelah kanan. Ia menatap sang mantan dengan pertanyaan besar di dalam hati, karena melihat gelagat tak biasa dari pria yang sama-sama duduk di satu meja.

"Kau ... sudah ada kekasih baru?” Richard menjawab, sekaligus melemparkan pertanyaan baru.

"Tumben bertanya seperti itu. Ada apa sebenarnya?” Aleina tak menjawab, karena pertanyaan yang diajukan semakin tak masuk akal.

"Aku ....”

"Katakan saja. Do not worry, because I will not judge you. I promise.”

Pria bermata emerald, menatap ke arah perempuan bertubuh langsing yang ada di hadapan, dengan tatapan tak percaya. Aleina sudah mengatakan hal itu dan aku tahu bahwa dia pasti serius. Apakah ini berarti adalah saat yang tepat? Brave yourself, Richard or you will lose her forever, hati kecil menegur si lelaki.

"Maukah kau menjadi kekasihku, Aleina? Jujur saja, tak mudah melupakan semua kenangan yang dulu pernah ada. I knew that I was suck and always made you angry, but could you please give me a second chance?”

Suasana menjadi hening seketika.

Richard masih merasa gugup, bahkan tidak berani berkata lebih jauh, karena menunggu jawaban dari wanita yang sempat menjadi kekasih terlama di dalam hidup. Sementara itu, Aleina yang terkenal cerdas sekaligus rupawan, terlihat sedang menimbang-nimbang, apakah jawaban yang tepat dari pertanyaan sang mantan? Bila dikatakan cinta, perasaan abstrak tersebut sudah menguap entah ke mana.

"Richard, are you serious? Kau tahu, ‘kan alasanku memilih untuk mengakhiri hubungan?” tanya Aleina.

Pria tampan itu mengangguk. Ia tak pernah melupakan apa yang telah terjadi, namun sudah bertekad akan memperbaiki semua. Perasaan rindu kian lama bertambah besar, sehingga menyebabkan Richard merana.

"I am serious, Aleina. Aku tidak pernah menafikan semua kesalahan di masa lalu, but please give me one more chance to prove all,” jawab Richard meyakinkan.

"Bagaimana bisa kau berubah, padahal hanya satu yang sungguh mengganggu: sifat posesif berlebihan. Tiga tahun kita hidup bersama, tapi selalu terulang. Aku terganggu dengan semua perilakumu, Richard.” Aleina berkata dengan dengan nada tertahan.

Kilasan peristiwa masa lampau, masih terbayang jelas di dalam benak. Pertengkaran kerap terjadi, semua karena hal-hal kecil, membuat perempuan bertubuh langsing itu kesal dan kecewa.

"Baby—”

"Kalau sifat itu tak bisa dikurangi, berarti sia-sia ajakan untuk kembali menjalin hubungan. Dulu, mana pernah aku membatasi pergaulanmu, kecuali yang buruk saja? Sedangkan kau, malah selalu marah tanpa alasan, sehingga membuat kita bertengkar.”

Ucapan Aleina, sukses menusuk sanubari pria yang memiliki tinggi seratus sembilan puluh centimeter itu. Ia tak bisa mengatakan apa pun, karena memang begitulah yang selalu terjadi, ketika mereka masih bersama.

"Jadi, jawabannya tetap tidak?” Richard bertanya dengan suara pelan.

"Betul. Kalau kau masih tetap posesif, over protektif, maka sudah tentu tak bisa kembali denganmu, meskipun dulu pernah tinggal bersama cukup lama. Aku mementingkan kesehatan mental, supaya tetap bahagia, dan tidak tertekan,” jawab Aleina tegas.

"Manusia selalu ada kelebihan dan kekurangan, termasuk aku. Tak pernah sekalipun selingkuh, setia, perhatian, dan romantis. Apakah semua itu tak cukup untukmu, Sayang?” Richard mencoba melakukan negosiasi.

Semoga saja mantan pacar masih mau menerima. Cemburu adalah tanda cinta. Aleina seharusnya bersyukur, bila aku melakukan hal itu, karena bila tak ada perasaan spesial, mengapa harus bersusah payah cerewet? Wanita memang aneh! gerutu Richard di dalam hati.

Aleina ingin sekali protes, namun dia ingat, jika masih berkeinginan debat, tidak akan menghasikan apa pun, karena pria kekar nan kritis itu akan memanjangkan ucapan yang dilontarkan, sehingga melelahkan batin saja.

"Kalau aku yang berbuat demikian, apakah kamu menyukainya? Ruang gerak dibatasi, wajib laporan tanpa kenal waktu, meeting dengan client dicurigai, saat bersama teman-teman suka datang mendadak, bahkan memaksa pindah tempat duduk. You made me ashamed!” Aleina menukas tajam.

Ucapan tersebut, sukses membungkam pria yang memiliki posisi penting di hotel. Ia terperangah, karena mendengarkan pertanyaan tak terduga sama sekali. Wajah sang mantan kekasih berubah menjadi lebih dingin, sinis, dan tampak kesal.

"Aku tidak bermaksud membuatmu malu, Aleina. Semua itu dilakukan, karena perduli, dan takut kehilangan,” ungkap pria bermata emerald jujur.

Aleina mendengkus. Huh, sungguh sudah bosan dengan semua alasan yang dikemukakan oleh laki-laki sialan ini! Selalu saja kata-kata klasik ‘aku sayang’, ‘takut kehilangan’, ‘semua yang dilakukan karena perduli padamu’. Pernahkah sekali saja berpikir tentang diriku yang menahan malu, kesal, marah, dan sakit hati akibat ulah tak bertanggungjawab tersebut? Pasti tidak! rutuk si perempuan dalam hati.

Pria berambut coklat dengan hidung mancung itu masih tak bisa menjawab, sehingga kesunyian kembali menguar di antara Richard dan Aleina. Yang wanita masih menunggu, sedangkan si lelaki kehabisan kata-kata.

"Aleina, aku—”

Belum sempat pria tampan menyelesaikan perkataan, datanglah dua orang pelayan, dengan membawa tray dan makanan yang telah dipesan, namun tak berani mendekat, karena takut mengganggu percakapan. Aleina menatap ke arah mereka, sehingga membuat Richard menjadi sungkan.

"Silakan dihidangkan makanannya.” Perempuan cantik bermata biru itu berkata kepada salah satu waiter.

"Baik, Nona.”

***

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi My Possessive Husband Book 1

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dua Tahun, Tapi Dia Pilih yang Polos
9.1
Demi janji nikah Aidan Jace, sang protagonis berjuang lulus cepat dan belajar memuaskan kekasihnya. Namun, semua hancur saat ia mendengar Aidan meremehkannya di depan teman-temannya dan memuji kepolosan gadis lain bernama Lira. Merasa dikhianati, ia memutuskan hubungan dan memilih bergabung dalam proyek akademis rahasia negara yang ditawarkan profesornya. Sejak hari itu, ia mendedikasikan seluruh hidupnya untuk mengabdi pada bangsa, meninggalkan masa lalu pahitnya.
Sampul Novel Occidens
9.7
Tumbuh dalam kebencian akibat keserakahan orang tuanya, Edgar yang berdarah campuran harus memikul kutukan berat. Namun, kehadiran Selena, si gadis pencari kayu yang ceria, mulai meluluhkan hatinya yang beku. Saat cinta mulai bersemi, takdir kejam menghalangi. Edgar terpilih menjadi pemimpin kaum immortal dan penguasa klan demon. Sebagai raja, ia dilarang memiliki pendamping atau ratu. Mampukah cinta mereka bertahan melawan hukum dunia immortal yang mutlak?
Sampul Novel Perasaan Setelah Jadi Abu
7.9
Demi menyelamatkan cinta pertamanya yang sekarat akibat gagal ginjal, seorang suami tega memaksa istrinya menggugurkan janin berusia enam bulan agar bisa mendonorkan ginjal. Ancaman bunuh diri sang suami membuat sang istri tak punya pilihan selain naik ke meja operasi. Namun, prosedur tersebut berakhir tragis dengan kematian sang istri dan bayinya. Sementara sang rival berhasil bertahan hidup, sang suami justru kehilangan akal sehatnya setelah menyadari bahwa istrinya telah tiada selamanya.
Sampul Novel Ratu Drama
8.9
Clarisa kerap dihina sebagai pembohong miskin oleh primadona sekolah yang berpura-pura menjadi putri konglomerat. Saat sang primadona mengundangnya ke pernikahan mewah bersama keluarga Wirawan untuk memamerkan kekayaan, Clarisa justru menemukan fakta mengejutkan. Alamat pesta tersebut berada di vila pribadi milik keluarga Clarisa sendiri, dan sosok pengantin pria tidak lain adalah sopir dari suami Clarisa. Menyadari kebohongan besar ini, Clarisa memutuskan hadir untuk mengungkap kebenaran.
Sampul Novel SEDUCING HOT DUDA
8.9
Verena terjebak dalam romansa terlarang dengan pamannya sendiri, pria yang juga merupakan rival bebuyutan ayahnya. Meski perbedaan usia mereka sangat jauh, Verena tak peduli dan terus mengejar sang paman secara agresif. Walau pria itu terus menolak karena merasa sudah terlalu tua, Verena tetap nekat menggoda dan menantangnya. Di tengah pertentangan keluarga, Verena bertekad memenangkan hati pria matang tersebut dengan segala cara yang menggairahkan.
Sampul Novel Song For Luna
8.9
Pertemuan singkat di Bandung menjadi awal mula hubungan antara Luna dan Alvino. Bermula dari pertukaran nomor telepon dan tawaran menjadi pemandu wisata, Luna tidak menyangka bahwa perkenalan sederhana itu akan mengubah hidupnya secara drastis. Kehadiran Vino membawa dinamika emosional yang penuh gejolak layaknya roller coaster. Kini, Luna harus menghadapi berbagai badai persoalan yang datang silih berganti dan menentukan apakah ia akan menyerah atau terus berjuang.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan