Sampul Novel Ratu Drama

Ratu Drama

8.9 / 10.0
Clarisa kerap dihina sebagai pembohong miskin oleh primadona sekolah yang berpura-pura menjadi putri konglomerat. Saat sang primadona mengundangnya ke pernikahan mewah bersama keluarga Wirawan untuk memamerkan kekayaan, Clarisa justru menemukan fakta mengejutkan. Alamat pesta tersebut berada di vila pribadi milik keluarga Clarisa sendiri, dan sosok pengantin pria tidak lain adalah sopir dari suami Clarisa. Menyadari kebohongan besar ini, Clarisa memutuskan hadir untuk mengungkap kebenaran.

Ratu Drama Bab 1

Primadona sekolah akan menikah tepat di hari libur kemerdekaan.

Dia mengundang seluruh teman sekelas di grup kelas agar menghadiri pesta pernikahannya.

Awalnya, aku berniat pura-pura tidak melihat undangan itu, tapi ternyata dia langsung menyebut namaku.

"Clarisa, waktu SMA kamu selalu pura-pura jadi diriku, tapi aku nggak akan mempermasalahkannya. Aku harap kamu bisa datang untuk melihat pernikahan mewahku besok."

Segera setelah itu, beberapa teman sekelas ikut menanggapi pesannya.

"Primadona sekolah memang baik orangnya, pantas saja bisa menikah dengan anak dari Keluarga Wirawan. Dia bahkan bisa memaafkan orang sombong seperti Clarisa."

"Apa orang seperti Clarisa pantas, menghadiri pernikahan primadona sekolah kita yang akan diadakan di vila? Jadi orang jangan terlalu baik."

Mereka makin mengolok-olok Clarisa, hingga si primadona sekolah akhirnya muncul untuk menenangkan suasana.

"Sudahlah, itu kan sudah lama sekali, aku juga sudah nggak mempermasalahkannya. Lagipula, Clarisa kan memang miskin dan jelek, kita jangan terlalu mengejeknya."

Begitu dia berkata demikian, grup langsung dipenuhi pesan pujian. Orang-orang memuji betapa baik hati dan polosnya dia.

Aku tertawa sinis. Dulu, si primadona sekolah itu selalu memasang citra bak putri konglomerat di sekolah.

Dia bahkan memfitnahku, yang sebenarnya adalah putri keluarga konglomerat asli, sebagai seorang pembohong. Semua orang di sekolah sampai menghinaku.

Saat membuka undangan elektronik darinya, aku baru sadar bahwa alamat pernikahannya berlokasi di vila milik keluargaku.

Makin kuamati foto pengantin pria, makin aku merasa familier. Bukankah itu sopir suamiku?

Aku tersenyum begitu menyadarinya, lalu membalas pesan di grup.

"Baiklah, aku pasti akan datang di acara pernikahanmu."

"Astaga! Si sombong Clarisa benar-benar mau datang ke acara pesta pernikahan besok? Serius?"

"Masih ingat nggak, dulu dia pura-pura jadi Rosaline Gumelar, bahkan bilang kalau gedung sekolah kita itu sumbangan dari ayahnya? Dia sampai mengaku-ngaku jadi putri keluarga konglomerat? Orang sepertinya ternyata nggak malu kalau mau ketemu kita lagi?"

"Benar! Untung saja, waktu itu Rosa baik hati dan nggak mempermasalahkannya. Kalau aku jadi dia, pasti si Clarisa sudah kusuruh berlutut minta maaf, lalu pindah sekolah!"

....

Setelah aku bilang akan datang ke acara pernikahan Rosa, grup kelas kembali ramai dengan obrolan.

Semua orang di dalam grup itu kompak menyerangku, sama seperti saat SMA dulu. Mereka menganggapku gadis kampung yang pura-pura jadi putri keluarga kaya. Sedangkan Rosaline Gumelar, dianggap sebagai putri konglomerat yang sesungguhnya.

Dulu, karena aku selalu bersikap rendah hati, aku menghabiskan sebagian besar waktuku untuk belajar, dan mengabaikan penampilanku. Makanya, aku memang terlihat seperti gadis kampungan.

Sebaliknya, Rosa yang ceria dan menawan sangat paham soal cara kaum kelas atas berpenampilan. Semua orang jadi percaya kalau memang dialah putri keluarga konglomerat yang asli.

Alhasil, aku terus jadi bahan ejekan, sama seperti yang terjadi di grup sekarang.

Namun, aku penasaran, apakah besok mereka masih bisa bersikap sombong begini.

Aku tertawa saat memikirkannya.

Keesokan harinya, di vila.

Hari ini adalah hari pernikahan Rosa. Demi menunjukkan statusnya, dia benar-benar membuat acara pernikahannya terlihat mewah.

Vila yang sebelumnya kosong, kini sudah didekor dengan dekorasi megah

Aku hampir saja menelepon kepala pelayan untuk menanyakan apa yang terjadi. Vila yang ada di depanku benar-benar berubah total. Tapi kemudian aku melihat teman-teman setia Rosa, sedang mengerubunginya dan memujinya di aula.

"Rosa, pernikahanmu mewah sekali! Vilanya luar biasa besar! Gaun pengantinmu juga terlihat sangat mahal. Suamimu pasti kaya raya, ya?"

"Tentu saja! Suami Rosa kan Pak Adam dari Grup SH. Dia itu pria sempurna, dia kaya, tampan, dan penghasilannya mencapai miliaran setiap tahun!"

"Rosa dari kecil sudah jadi tuan putri, dan sekarang dia juga bisa menikah dengan pria idaman, kami jadi iri setengah mati."

Orang-orang itu terus memuji, membuat Rosa hampir melambung tinggi karena bangga.

Hanya saja, aku tidak ingat sejak kapan Grup SH milik suamiku, berganti nama jadi milik Keluarga Wirawan?

Aku jadi melangkah maju saat mendengarnya, sambil mengulas senyum mengejek di sudut bibir.

"Kalau suamimu memang sekaya itu, kenapa harus pinjam vila orang lain untuk mengadakan pesta pernikahan?"

Begitu aku mengucapkan kalimat barusan.

Semua orang, termasuk Rosa sendiri dan para sahabatnya, langsung menoleh ke arahku.

Begitu melihatku, ekspresi mereka langsung berubah. Mereka menyilangkan tangan di depan dada sambil mengejekku, "Clarisa! Kamu berani datang ke sini? Benar-benar muka tembok yang nggak tahu malu!"

"Vila ini jelas-jelas milik keluarga calon suami Rosa. Kamu malah bicara sinis seperti barusan. Kenapa? Iri, ya?"

"Dasar si sombong! Dari mana kamu dapat tas Hermes KW itu? Lihat saja logonya, jelas-jelas palsu. Kapan kamu bisa merubah kebiasaanmu yang suka pamer sejak kecil itu?"

Mereka terus mengejekku, ekspresi mereka sama persis seperti dulu.

Aku tertawa sinis dalam hati. Dulu, ayahku menyumbang dana untuk pembangunan beberapa gedung di sekolah.

Karena itulah, para guru sejak awal memutuskan untuk merekomendasikanku masuk ke universitas ternama seperti Universitas Bunga Harapan, atau Universitas Bintang. Apalagi, prestasiku memang terbilang luar biasa.

Namun, Rosa tiba-tiba muncul dan memfitnahku sudah pura-pura jadi dirinya.

Dia menangis sambil menunjukkan foto-foto vila keluargaku, termasuk kolam renang, bioskop pribadi, serta garasi berisi belasan mobil sport milik ayahku.

Bahkan, dia juga menunjukkan foto dirinya bersama ayahku sebagai "bukti nyata" untuk menjatuhkanku.

Begitu foto-foto itu tersebar, aku pun panen hujatan dari seluruh siswa di sekolah. Aku dicap sebagai pembohong besar, yang bahkan berani mengaku-ngaku sebagai putri seorang konglomerat.

Aku sampai batal mendapatkan surat rekomendasi untuk masuk ke dua universitas ternama di negeri ini.

Saat itu, aku hendak menelepon ayahku supaya datang ke sekolah dan menjelaskan semuanya. Tapi ayahku tiba-tiba mengalami serangan jantung dan harus segera dioperasi.

Demi menjaga kondisi kesehatan ayah, aku memutuskan untuk tidak memberitahunya tentang apa yang terjadi di sekolah.

Setelah itu, operasi ayahku berhasil. Aku juga menerima tawaran masuk dari sebuah universitas ternama di luar negeri.

Saat kuliah di luar negeri, aku bertemu dengan suamiku yang sekarang, Adrian Pramana.

Setelah menikah, kami berdua memutuskan untuk kembali ke negara asal kami.

Tapi siapa sangka, selama bertahun-tahun aku di luar negeri, Rosa terus memainkan dramanya. Dia sampai membuat keributan di vila keluargaku!

Aku melangkah maju, hendak mengungkapkan bahwa vila ini sebenarnya milik keluargaku. Tapi sebelum sempat mengatakan sesuatu, Rosa juga ikut maju dan menamparku dengan emosi.

"Clarisa, aku yang seharusnya menamparmu atas apa yang sudah kamu lakukan sepuluh tahun lalu! Aku pasti akan membalasmu sekarang!"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Ratu Drama

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel En-PD153
8.9
Mantan kekasihku yang kukira telah tiada tiba-tiba muncul membawa wanita hamil yang disebut penyelamatnya. Dia secara tak masuk akal memintaku tinggal bersama mereka dan menawarkan upacara pernikahan sebagai kompensasi sementara ia menikahi wanita itu. Sebagai putri bangsawan dan menantu keluarga konglomerat, aku tak sudi dijadikan selingkuhan. Jika dia menolak hidup mewah, aku akan memastikan dia kehilangan segalanya hingga menjadi pengemis.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Gadis terpaksa menjadi pengantin pengganti demi menjaga martabat ibu angkatnya. Namun, kesalahpahaman besar membuat Alex membencinya hingga bersikap kasar. Gadis tidak tinggal diam menghadapi perlakuan tersebut, sambil tetap menyembunyikan rahasia besar mengenai jati diri aslinya. Akankah Alex berhasil mengungkap misteri yang tersimpan rapat itu? Ikuti kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka yang kini tersedia secara lengkap di Bakisah.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang pria terjebak dalam kengerian Hutan Gondoriyo setelah tersesat saat menjelajah. Di tengah fenomena ghaib kendaraan yang raib, ia bertemu pasangan lansia misterius di sebuah pondok terpencil yang memberinya peringatan. Meski berhasil pulang, rasa penasaran membawanya kembali, namun hutan itu seolah lenyap. Hubungan gelap antara kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terkuak, memaksanya mempertaruhkan nyawa demi mengungkap kebenaran yang menghantui.
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.1
Sepulang berwisata dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular misterius yang diyakini bisa memberikan kemudaan abadi. Syaratnya mengerikan: patung itu harus diberi sesembahan darah menstruasi gadis perawan. Ibu memaksaku memberikan darah serta memotong rambutku untuk dililitkan pada kepala ular tersebut. Namun, dia tidak tahu bahwa aku sudah tidak perawan sejak kuliah. Dua bulan berlalu, petaka pun tiba saat kulit ibu mulai ditumbuhi sisik biru dan dia mulai berganti kulit layaknya ular.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan