Sampul Novel Pembantu Kaya Tuan Tampan

Pembantu Kaya Tuan Tampan

8.1 / 10.0
Dalam novel modern Pembantu Kaya Tuan Tampan, Lala harus menghadapi Glenn, pria angkuh yang sulit diatur. Melalui interaksi tak terduga dalam romance novel ini, ambisi dan kesombongan sang miliarder mulai goyah. Baca kisah lengkapnya di billionaire romance books favorit Anda sekarang.
Ringkasan Pembantu Kaya Tuan Tampan
Glenn murka karena Lala gagal menyajikan kopi dan justru memaksanya meminum segelas susu hangat. Meski awalnya menolak karena merasa bukan bayi, sang tuan tampan tak berdaya saat pembantunya itu bersikap tegas mengikuti instruksi Bi Narti. Kejadian konyol ini menjadi awal perubahan sikap Glenn yang dikenal sombong. Akankah ketegasan Lala mampu meluluhkan hati majikannya? Ikuti kisah unik hubungan mereka dalam novel romansa yang penuh warna ini.
Baca Selengkapnya

Pembantu Kaya Tuan Tampan Bab 1

Lala membuka kelopak matanya perlahan sembari memegang kepalanya yang terasa berat dan pusing. Pandangan pertama yang dia lihat adalah ruangan yang begitu asing baginya.

“Akh!” Lala meringis merasakan kepala pening yang tak tertahan, kelopak matanya terbuka lebar. “Ini di mana?” gumam Lala bingung. Dalam hati bertanya, mengapa dan kenapa dirinya bisa berada di ruangan asing.

"Akhirnya kamu sadar juga, bocah!" Terdengar pita suara seorang laki-laki, yang sama asingnya pula. “Dua jam kamu pingsan membuatku bosan.”

Lala kaget. Jadi, selama dua jam dirinya pingsan?

Kepala Lala menoleh ke sumber suara, melihat lelaki berbadan besar, tinggi dan tegap.

Lala mengeryit bingung sekaligus takut. "K-ka, ka-kamu siapa?" tanya Lala tergagap, menelan ludah susah payah. Di saat keadaan seperti ini, sialnya Lala merasa tenggorokan kering.

Lelaki itu tersenyum smirk melihat gadis itu ketakutan. "Aku Glenn Sabastian, lelaki yang akan meminta pertanggung jawaban padamu!" jelas Glenn, sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Lala. Jarak antara wajah keduanya hanya beberapa senti saja.

Lala termenung melihat mata Gleen. “Kenapa matanya begitu indah?” batin Lala. Tanpa disadari Lala mengagumi tatapan mata lelaki itu. Sungguh demi apapun! Baru pertama kali Lala melihat mata hazel sangatlah indah.

"Siapa sebenarnya lelaki itu? Pertanggung jawaban apa? Apa dia telah memperkosaku? Tapi kenapa dia malah minta pertanggung jawaban? Omong kosong apalagi? Huh!!" Lala bertanya-tanya pada dirinya sendiri, seperti mencari sepenggal cerita dari riwayat yang tidak tahu kapan dimulainya?

"Hei, bocah! Kenapa kau diam saja?“

Lala tersadar. Dia hanya menatap mata Glenn sebagai jawaban.

“Apa kau sedang menyusun rencana untuk melawanku, bocah licik?" tanya Glenn.

"Ti-ti-tidak" jawab Lala gagap sambil memijit pelipisnya, dia masih merasakan pusing ditambah kebingungan situasi ini. Apa yang terjadi dengan dunia Lala?

"Jangan berpura-pura bodoh! Kamu Lala mahasiswa Fakultas Sastra di Universitas Nuansa, 'kan?" tebak Glenn seperti mengirimkan potongan puzzle untuk membantu Lala menemukan apa yang sebenarnya terjadi.

Lala semakin yakin jika ayahnya ada di balik semua ini. Karena hanya ayahnya yang sangat membenci jurusan itu.

"Siapakah anda sebenarnya?" tanya Lala memberanikan diri. Sedetik kemudian dirinya menyadari jika volume suaranya terlalu kecil.

"Hah!? Aku tak mendengar. Apa kau belum makan sampai nggak bisa berbicara sedikit keras?"

“Aku haus. Tolong berikan segelas air putih,“ pinta Lala merasa dehidrasi.

Glenn berjalan ke meja, mengambil sebotol air mineral. "Menyebalkan sekali bocah ini, beraninya menyuruhku," rutuknya dalam hati. “Minum!” ucap Glenn sambil melempar asal ke arah lala.

Lala yang merasa kehausan segera menangkap dan meminumnya, setelah itu dia bertanya serius pada Glenn.

"Siapa kamu yang sebenarnya? Dan apa maumu?"

"Ha ha ha... kamu harus bertanggung jawab!" jawab Glenn tegas.

"Maksudmu?" Lala tak mengerti.

"Jangan berpura-pura tidak tahu, gadis gembel!" bentak Glenn dengan tatapan tidak bersahabat sama sekali pada gadis yang ada di depannya itu.

Lala semakin tak mengerti maksud lelaki arogan yang tidak tahu sopan santun ini.

Lala baru sadar, ternyata dirinya telah diculik oleh Glenn.

"Untuk apa kau menculikku?" tanya Lala memberanikan diri.

"Hahaha .....“ Tawa Glenn begitu menggelegar. ”Kau sungguh lucu gadis miskin, kau kira kamu itu siapa? Sehingga aku menculikmu! Kau bukan dari keluarga kaya dimana orang tuamu bisa menebusmu?" hina Glenn dengan tertawa meremehkan.

Lala semakin tak mengerti apa yang terjadi. Dengan sorot memohon dan berkata, "Aku mohon katakan. Ada apa ini sebenarnya?"

"Sungguh kau benar-benar gadis miskin yang terobsesi menjadi orang kaya, lihatlah siapa dirimu? Jika kau tidak mampu kuliah sebaiknya di rumah saja membantu ibumu mencuci piring, itu akan terlihat lebih manis."

Lala kembali menatap Glenn, sungguh ciptaan yang sempurna, wajahnya bisa dikatakan jauh dari kata jelek, tapi kenapa tidak singkron dengan setiap omongannya yang seperti iblis, siap menyakiti lawan bicaranya.

"Maaf aku tidak mengenalmu, dan seingatku aku tidak punya urusan apapun denganmu!" ucap Lala bangkit sambil membenarkan tali tasnya, hendak keluar dan meninggalkan Glenn.

Tapi tindakannya kalah cepat dari Glenn, Glenn memegang kedua pundak Lala dan menghempaskannya ke kasur. Tatapan lelaki itu terus membuatnya bingung. Apakah dia akan memperkosaku? Lala menutup mukanya dengan kedua tangannya saat muka itu hampir mendekati wajahnya.

"Ha ha ha ...! Kamu kira aku doyan sama perempuan miskin sepertimu nona Lala, bahkan wanita paling populerpun akan bertekuk lutut kepadaku,” ucapnya sombong.

Lala mengintip ekspresi lelaki itu dari celah-celah jarinya. Ah, tampan dan membuat jantung Lala berdetak dalam tempo yang membingungkan. Huh kenapa dirinya malah mengagumi lelaki itu? "Stop ini bukan waktu yang tepat untuk mengaguminya," protes batin Lala.

Jangan-jangan dia sindikat perdagangan manusia?

Tidak!

"Jangan sok lugu dan pura-pura bego Lala, segera kembalikan uangku!"

"Tapi aku tidak merasa pinjam uang padamu!"

"Dasar bodoh! Kau pikir selama ini kamu bisa kuliah, mengubah statusmu dari wanita miskin menjadi seorang Mahasiswa itu pakai uang siapa?

"Pakai uang di rekeningku," jawab Lala pelan.

"Kamu tahu uang itu dari mana? Asal kamu tahu itu uangku, aku salah transfer ke rekeningmu sebesar dua ratus juta rupiah!"

Bagai tersambar petir tanpa hujan Lala berada di fase kaget bukan kepalang. Jadi bukan Ayahnya yang mentransfer uang itu? Tapi dari lelaki ini?

"Jangan mengada-ada Glenn, ayahku yang mengirim uang itu," sangkal Lala tetap membela diri.

Glenn mengambil benda pipih dari saku celananya, tangan kekar itu memencet-mencet tombol dalam ponsel itu.

"Apa dia akan melaporkan ke polisi?" pikir Lala ketakutan.

"Buka mata lebar-lebar!" Glenn menunjukan rincian mutasi rekening. Memang benar dia yang sudah mentransfer uang dua ratus juta ke rekening Lala.

Lala menutup mulut dengan kedua tangannya. Kaget dan tak terpecaya. Karena selama ini dirinya mengira ayahnya yang mengirim uang itu.“

"Baiklah aku akan bertanggung jawab, Glenn."

"Pertanggung jawaban seperti apa yang bisa kau tawarkan Lala?"

"Aku akan mencicilnya," jawab Lala pelan.

"Sampai kapan, memangnya aku sebodoh itu wanita licik. Gara-gara uang itu pertunanganku batal. Kekasihku mengira aku punya selingkuhan! kamu seenaknya saja mau mencicilnya?"

"Salah sendiri kenapa begitu ceroboh dan bisa salah transfer?"

"Nomor rekening kalian hampir sama, hanya beda satu digit angka paling belakang, seharusnya aku transfer ke tunanganku, setelah aku mengirim bukti transfer itu, dirinya marah besar. Dan membatalkan pertunanganku!"

"Jangan drama, dia memang belum jodohmu. Jangan salahkan aku, aku juga tidak tahu!" Lala sudah menemukan rangkaian kata untuk melawan Glenn.

"Kamu harus tanggung jawab! Kembalikan uangku dan kamu harus jelaskan pada tunanganku kalau itu murni salah tranfer!"

"Tapi uang itu sudah aku pake Glenn, aku kira ayahku yang mengirimnya!" teriak Lala jengkel.

"Aku sudah menyangka kau hanyalah gadis miskin, yang memanfaatkan situasi. Sekarang kau puas telah membuat aku kehilangan tunanganku!"

Glenn seperti kehilangan akal sehatnya dirinya mendorong Lala hingga kembali terjatuh di ranjang king size itu. Menatap mata sipit Lala yang sudah ketakutan namun terbuai dalam pandangan itu.

“A-apa yang akan kamu lakukan?”

Glenn menertawakan ketakutan Lala. “Haha. Tidak. Aku tidak akan melakukan apapun padamu.”

Lala segara duduk di ranjang. Dia pikir, lelaki di depannya akan melakukan hal yang tidak-tidak baginya. “Aku tidak ingin basa-basi. Sekarang apa maumu? Kalau kamu ingin aku mengembalikan uangmu, tolong beri aku waktu.”

Glenn tersenyum aneh membuat Lala bergidik ngeri. “Aku ingin kamu menjadi pembantuku selama dua ratus hari,” jawab Glenn. “Bagaimana?” Lelaki itu mengedipkan matanya seolah merasa puas apa yang telah dikatakan tadi.

Lala membulatkan mulutnya. "Apa?! Anda gila, ya?! Dua Ratus hari menjadi pembantu untuk laki-laki sesombong dirimu? Hah! apa tidak ada penawaran yang lain?"

"Tidak ada! Karena kau terlahir sebagai gadis miskin dan seluruh hartamu pun tidak cukup untuk melunasi hutangmu!"

"Tapi itu namanya merendahkanku, aku bisa membayarnya dengan mencicilnya. Aku masih muda, aku pintar, aku bisa mencari pekerjaan!"

"Pekerjaan seperti apa contohnya? Apa kau ingin menjual dirimu!" hina Glenn sembari melihat tubuh gadis di depannya. “Badan kurus sepertimu, ingin menjual diri?”

PLAKKKK! Tamparan keras dari tangan kecil Lala akhirnya mendarat di pipi Glenn.

"Jangan pernah menghinaku! Beri aku waktu seminggu untuk melunasinya!" Lala beranjak dan pergi dari keributan itu, meninggalkan Glenn yang tengah memegangi pipinya.

“Berani juga bocah itu,” gumam Glenn.

***

BERSAMBUNG

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pembantu Kaya Tuan Tampan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Gairah di Jalur Umum
8.0
Kisah dalam novel modern Gairah di Jalur Umum bermula ketika seorang adik ipar memutuskan menginap demi membantu kakak iparnya, memenuhi permintaan sang kakak kandung yang sedang terganggu kesehatannya. Namun, keputusan ini membawa konsekuensi tak terduga. Di bawah pengaruh alkohol pada suatu malam, batas-batas mulai memudar hingga memicu ledakan naluri liar yang tak terkendali di antara mereka, mengubah situasi rumah tangga tersebut selamanya.
Sampul Novel I Love You, Om Bodyguard!
8.6
Demi melunasi utang sang ayah, Mayzura terpaksa menghadapi pernikahan dengan pria tua. Saat mencoba melarikan diri bersama kekasihnya, ia diselamatkan oleh Sadewa dari ancaman penjahat. Sadewa pun ditugaskan menjadi pengawal pribadinya hingga hari pernikahan tiba. Namun, kedekatan mereka justru memicu perasaan cinta yang tak terduga. Mampukah Sadewa melewati segala rintangan demi Mayzura? Lantas, apa rahasia besar di balik identitas asli sang bodyguard?
Sampul Novel Jodoh Tak Akan Tertukar
8.5
Enam tahun menjalin kasih, Aldi dan Sella terpaksa merahasiakan hubungan mereka dari Bu Indri yang mementingkan status sosial. Demi menghindari risiko penyakit jantung ibunya, Aldi akhirnya menikahi Sella secara siri tanpa restu. Namun, konflik memuncak saat Bu Indri menjodohkan Aldi dengan Lisa. Terjebak tipu muslihat Lisa, Aldi terpaksa menikah lagi. Kini, Sella harus menghadapi kenyataan pahit sebagai istri siri yang terabaikan di tengah kemelut rumah tangga ini.
Sampul Novel "KALA" Buah Cinta Terlarang
8.8
Kayli dituduh meracuni mertuanya sendiri hingga membuat rumah tangganya bersama Gala hancur berantakan. Di tengah upaya membersihkan namanya, Kayli justru menemukan sisi gelap yang tersembunyi dalam dirinya. Berbagai kejanggalan muncul, membuatnya curiga bahwa ia terlibat dalam tragedi itu tanpa sadar. Apakah Kayli memiliki kepribadian ganda atau ada entitas lain di tubuhnya? Misteri kian pelik saat Zael, sahabat lamanya, memanggilnya dengan nama Kala.
Sampul Novel Mengasuh Bayi Mantanku
9.6
Pasca kecelakaan maut yang merenggut nyawa istrinya, Safira, Dirga Mahendra terpuruk dan menolak merawat bayi mereka yang selamat. Demi sang cucu, orang tua Dirga mempekerjakan Keysha Adinata sebagai pengasuh. Ternyata, Keysha adalah mantan kekasih Dirga yang dulu terpisah akibat fitnah kejam. Kini mereka bertemu kembali dalam situasi sulit; Keysha harus mengurus anak dari pria yang pernah menyakitinya, sementara rahasia masa lalu mulai terkuak.
Sampul Novel Selir Harem Memelihara Monster Perkasa
8.1
Misteri menyelimuti istana ketika kaisar mulai mengabaikan haremnya, namun para selir justru tampak semakin bahagia dan berseri-seri setiap hari. Kebingungan ini akhirnya terjawab saat sesosok makhluk aneh berekor menyerupai manusia menampakkan diri. Kehadiran entitas misterius inilah yang ternyata menjadi rahasia di balik penantian penuh gairah para wanita istana setiap kali malam tiba, mengubah dinamika tersembunyi di dalam tembok istana yang sunyi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan