Sampul Novel Perasaan Setelah Jadi Abu

Perasaan Setelah Jadi Abu

7.9 / 10.0
Demi menyelamatkan cinta pertamanya yang sekarat akibat gagal ginjal, seorang suami tega memaksa istrinya menggugurkan janin berusia enam bulan agar bisa mendonorkan ginjal. Ancaman bunuh diri sang suami membuat sang istri tak punya pilihan selain naik ke meja operasi. Namun, prosedur tersebut berakhir tragis dengan kematian sang istri dan bayinya. Sementara sang rival berhasil bertahan hidup, sang suami justru kehilangan akal sehatnya setelah menyadari bahwa istrinya telah tiada selamanya.

Perasaan Setelah Jadi Abu Bab 1

Cinta pertama suamiku terkena gagal ginjal akut dan akulah satu-satunya orang yang cocok untuk menjadi donor.

Demi menyelamatkan cinta pertamanya, suamiku memaksaku menggugurkan kandungan ketika kandunganku berusia enam bulan.

Suamiku berkata dengan suara yang sangat lembut dan menusuk, "Bisakah kamu sedikit berbaik hati? Kamu cuma kehilangan seorang anak. Tapi, dia kehilangan hidupnya!"

Aku berusaha menolak, tetapi suamiku mengancam akan bunuh diri.

Aku dan anakku pun tidak selamat di meja operasi.

Sementara cinta pertamanya berhasil menjalani transplantasi dan bertahan hidup.

Segalanya berjalan seperti yang suamiku inginkan, tetapi setelah dia tahu bahwa aku sudah meninggal, dia pun menjadi gila.

Setelah meninggal, rohku perlahan-lahan terlepas dari tubuhku dan melayang tanpa arah di udara.

Perutku belum dijahit dan di tubuhku hanya tersisa satu ginjal. Di sampingku ada anak yang belum terbentuk sempurna. Keadaannya sangat mengenaskan.

Tidak lama kemudian, tubuhku ditutup rapat dengan sehelai kain putih. Mayat pun didorong keluar dari ruang operasi.

Aku melihat bahwa suamiku, Candra Wongso berdiri di depan pintu ruang operasi yang lain. Kecemasan yang belum pernah aku lihat memenuhi wajahnya.

Ketika melewati Candra, dia bahkan tidak menoleh sedikit pun.

Apa yang sedang kuharapkan? Dia hanya mengkhawatirkan orang lain.

Ketika pintu operasi di depan Candra terbuka, dia langsung berlari menghampiri dokter dan berkata, "Dokter, gimana kondisi Yuli?"

"Operasi transplantasi ginjalnya sangat sukses. Begitu efek anestesinya hilang, kamu bisa menemuninya." Candra tersenyum lebar mendengar itu.

Yuli yang ada di kamar tampak pucat. Mata Candra memerah ketika melihatnya. Dia menggenggam tangan perempuan itu dengan erat dan berkata dengan penuh kasih sayang, "Yuli, kamu sudah menderita."

"Nggak kok." Yuli mengangkat tangan perlahan-lahan dan menyentuh pipi Candra dengan lembut. Yuli terdiam sejenak dan berkata, "Candra, kamu seharusnya nggak ada di sini. Kamu seharusnya menemani Susan. Aku berutang padanya."

Usai mengatakan itu, Yuli menitikkan air mata.

Candra memotong, "Sampai kapan kamu akan memikirkan dia? Kalau bukan karena wanita jahat itu, operasimu nggak akan tertunda sampai sekarang, 'kan? Semua ini salahnya. Dia membuatmu menderita seperti ini."

Kata-kata Candra penuh kebencian dan nada menyalahkan.

Napasku terhenti seketika. Jantungku seolah-olah diremas oleh rasa sakit yang tak kasat mata.

Susan disebut Candra sebagai wanita jahat itu adalah aku.

Konon katanya...

Ketika orang mati, hidup akan berputar seperti kilasan cahaya terakhir. Namun, yang aku lihat adalah dua orang yang berpelukan dengan erat.

Yang tersisa dibenakku hanyalah rasa takut yang menggulung seperti ombak dan nyeri tak berujung saat Candra memaksaku naik ke meja operasi.

Waktu itu Candra memegang tanganku dan berkata dengan mata merah, "Susan, aku bersumpah. Asalkan kamu selamatkan Yuli, kita akan hidup bahagia. Tapi, kalau Yuli mati, aku nggak akan mau hidup lagi." Nada bicaranya seperti memohon, tetapi sebenarnya itu adalah ancaman.

Sejak orang tuaku meninggal, aku tidak punya apa-apa. Perusahaan peninggalan mereka terlilit utang dan Keluarga Wongso membantuku membayarnya.

Sejak Keluarga Wongso membantuku waktu itu, nyawaku sudah menjadi milik Candra.

Aku jelas-jelas tahu bahwa Candra tidak akan benar-benar bunuh diri. Namun, ancaman itu sudah cukup untuk membuatku luluh.

Aku pun menyerah ketika menatap pria yang aku cintai selama lima tahun ini. Aku rela menggugurkan anak kami dan mendonorkan ginjalku untuk Yuli, menantikan kehidupan bersama kami kelak bisa membaik.

Namun, pada saat operasi, pendarahan hebat terjadi. Dokter berkali-kali mencoba menghubungi keluarga, tetapi tidak ada yang menjawab. Dalam kesadaranku yang mulai memudar, samar-samar kudengar beberapa helaan napas panjang penuh keputusasaan.

Akhirnya, aku mengembuskan napas terakhirku.

Saat ini, tubuhku terbaring kaku di ruang jenazah yang sangat dingin, sementara Candra masih setia menemani cinta pertamanya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Perasaan Setelah Jadi Abu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra mengalami tragedi memilukan saat kesuciannya dirampas di hadapan kekasihnya sendiri akibat rencana keji kakek sang pria. Alih-alih membela, kekasihnya justru memilih menikahi wanita lain. Di tengah kehancuran, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama mereka, ia merancang pembalasan dendam untuk menghancurkan pria itu beserta keluarganya. Namun, akankah kepuasan batin ia temukan setelah semua hancur?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Terlahir dengan keterbatasan fisik, Jasmine Bintang tumbuh di bawah bayang-bayang kekecewaan ibunya. Ia berharap menemukan kebahagiaan saat menikahi Ardan Mahendra yang sukses. Namun, keluarga Ardan justru menghina keterbatasannya. Luka Jasmine kian dalam saat Anindya, mantan kekasih Ardan, kembali dan mengungkap kebohongan cinta mereka. Meski Jasmine mantap meminta cerai demi martabatnya, Ardan justru menolak keras dan mengancam tidak akan melepaskannya begitu saja.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Nada menyadari bahwa menjerat Ivander ke dalam pernikahan paksa adalah langkah yang keliru. Namun, baginya ini satu-satunya jalan untuk tetap berada di sisi pria yang hidupnya pernah ia hancurkan. Didorong rasa bersalah yang mendalam, Nada bertekad menebus dosa masa lalunya melalui pengabdian ini. Akankah segala pengorbanan Nada mampu mencairkan kebencian di hati Ivander, ataukah usahanya untuk mendapatkan maaf justru akan berakhir sia-sia?
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.7
Disiksa kejam oleh penculik demi melindungi sang ayah, seorang gadis meregang nyawa dalam kesendirian. Di momen terakhirnya, panggilan teleponnya justru ditolak dengan penuh kebencian oleh ayahnya yang sedang merayakan ulang tahun putri adopsinya. Sang ayah mengutuk kelahirannya yang merenggut nyawa ibunya. Jasadnya kemudian ditemukan tragis di depan kantor polisi. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli otopsi memimpin penyelidikan tanpa menyadari bahwa korban mutilasi keji tersebut adalah putri kandung yang sangat ia benci.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu demi satu nyawa teman, keluarga, hingga mereka yang pernah menyakitiku terenggut secara brutal. Kematian tragis ini menyisakan kengerian mendalam karena sang pelaku sangat lihai menghapus jejak, membuat identitasnya mustahil terungkap. Di tengah kepungan teka-teki gelap yang penuh misteri, korban terus berjatuhan tanpa henti. Naasnya, aku yang menjadi tokoh utama dalam kisah kelam ini pun tak luput dari incaran maut yang mengintai dari balik bayangan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan