Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Selamat Tinggal, Haris Gunawan

Selamat Tinggal, Haris Gunawan

Kematian tragis merenggut nyawa korban dan bayinya di bawah bianglala tempat perselingkuhan Haris Gunawan dan Lea Linata. Lea memanipulasi Haris untuk membedah jasad sang istri demi merebut anaknya, lalu memfitnah korban berselingkuh. Penyesalan datang terlambat saat Haris menyadari kebenaran tersebut. Di hari pernikahan mereka, Haris membongkar kekejaman Lea lalu melompat dari gedung bersamanya. Lea tewas di tempat, sedangkan Haris bertahan hidup dalam kondisi vegetatif selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Haris tidak mencariku. Dia langsung tidur setelah mencuci muka dan sikat gigi.

Dia tidak menelepon atau mengirim pesan untuk menanyakan aku ke mana.

Benar saja, ketika kamu sudah melihat bagaimana dia mencintaimu, akan sangat jelas terlihat ketika dia tidak mencintaimu lagi. Sekali lihat saja sudah tahu.

Dulu, ketika aku sibuk bekerja dan tidak langsung membalas pesannya, panggilan bertubi-tubi darinya akan masuk.

Kadang-kadang, jika aku tidak mengangkat telepon, dia bahkan akan meninggalkan pekerjaannya untuk datang ke kantor dan memastikan keadaanku.

"Anna, sesibuk apa pun kamu, ingatlah untuk membalas pesanku."

"Aku cuma mau memastikan kamu baik-baik saja. Kamu nggak keberatan, 'kan?"

"Nanti kalau kamu sibuk, balas saja dengan emotikon senyum, supaya aku tahu kamu baik-baik saja."

...

Sekarang, mengirim pesan pun dia sudah malas.

Aku mengenalnya karena ibuku.

Ibuku adalah wanita yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga selama puluhan tahun, dan akhirnya melompat dari gedung tinggi, meninggalkan jasad yang hancur.

Haris adalah petugas pemulasaran jenazahnya.

Aku melihat Haris mengenakan sarung tangan, menyusun kembali tubuh ibuku dengan hati-hati, matanya penuh dengan rasa hormat dan iba.

Saat itu aku berpikir, uang yang kukeluarkan itu sepadan, anggap saja sebagai balas jasaku atas pengorbanannya melahirkanku.

"Ada tisu bersih di sebelahmu, pakailah untuk menyeka air matamu."

"Dia pasti akan merasa sedih."

Kupikir hatiku sudah sekeras batu, tetapi air mata tetap mengalir tanpa kusadari, sampai Haris mengingatkanku.

Dengan panik aku menyeka air mataku dengan tisu, diam-diam menatap Haris.

Dia memang tampan, wajahnya halus, garis wajahnya tegas. Hanya saja, aku tidak mengerti kenapa dia memilih pekerjaan ini.

"Kenapa kamu memilih pekerjaan ini?"

Biasanya aku pendiam, tetapi pertanyaan itu tiba-tiba terlontar begitu saja.

"Karena ayahku. Waktu itu dia meninggal karena kecelakaan, dan nggak ada yang bisa memperbaiki wajahnya. Ibuku sangat menyesal, karena ayah pergi dalam keadaan nggak utuh. Saat itu aku bersumpah, kelak aku akan menjadi petugas pemulasaran jenazah terbaik, agar setiap orang yang kutangani bisa pergi dalam keadaan utuh."

Kukira dia tidak akan menjawab. Ternyata Haris memberikan penjelasan panjang.

Dia bahkan bercerita tentang kisah indah orang tuanya.

Namun, Haris yang begitu hangat, begitu profesional dalam pekerjaannya, akhirnya melanggar prinsipnya demi Lea.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Crazy Woman
8.3
Ria Ananta menyembunyikan statusnya sebagai putri konglomerat meski gaya hidupnya selalu mewah. Ia memilih hidup normal, namun ketenangannya terusik sejak menjalin asmara dengan Christian, seorang idola terkenal. Tekanan dari keluarga Christian yang tidak merestuinya memicu depresi dan sisi gelap dalam diri Ria yang tak terduga. Di balik tumpukan harta, Ria berjuang melawan kehancuran mental dan pikiran bunuh diri akibat konflik hubungan yang penuh kekerasan.
Sampul Novel Goyangan Pohon Beringin
8.2
Persahabatan Adrian dan Wandi retak akibat kehadiran Hesta, gadis misterius yang mempesona Adrian namun tampak mengerikan bagi Wandi. Wandi berusaha keras menyadarkan Adrian bahwa pujaan hatinya adalah makhluk astral, sementara serangkaian kejadian buruk mulai menghantui sejak mereka mendatangi sebuah pohon beringin tua. Di tengah belenggu misteri dan bahaya, mampukah Adrian melihat kebenaran? Akankah cinta beda dunia ini bersatu atau justru membawa petaka bagi mereka?
Sampul Novel Hari Ketika Aku Mati dan Bangkit Kembali
9.8
Nindi nyaris tewas akibat syok anafilaksis saat suaminya, Bram, justru mengabaikan nyawanya demi Clara. Tragedi memuncak ketika putra mereka, Leo, tewas tertabrak saat mencari bantuan. Namun, takdir berputar balik. Nindi terbangun di masa lalu sebelum petaka itu terjadi. Dengan ingatan tentang pengkhianatan Bram dan kematian Leo, ia bertekad melindungi sang putra. Kesempatan kedua ini menjadi ajang pembalasan bagi mereka yang menghancurkan hidupnya di masa depan.
Sampul Novel Jauhkan kain putih itu Dariku
9.2
Alana terbangun dengan napas memburu dan tubuh gemetar akibat teror mimpi buruk. Tatapannya terpaku penuh ketakutan pada kain putih di sudut kamar saat keringat dingin membasahi wajahnya. Bagi Alana, objek itu bukan sekadar benda biasa, melainkan pemicu berbagai kejadian mistis di luar nalar. Ia bertekad menjauhkan kain itu dari hidupnya karena kehadirannya selalu membawa petaka, meski orang lain menganggap warna putih sebagai simbol kebaikan yang murni.
Sampul Novel One Chance without Change
9.0
Dalam sebuah kisah yang menyelimuti misteri dan kengerian mendalam, muncul sebuah pertanyaan penuh keputusasaan mengenai batas penderitaan manusia. Tokoh utama terjebak dalam situasi yang sangat menyiksa hingga ia mempertanyakan apakah ada bentuk kematian yang jauh lebih menyakitkan daripada apa yang sedang ia alami saat ini. Keadaan ini memicu ketakutan luar biasa di tengah dunia fantasi yang kelam, di mana rasa sakit menjadi inti dari eksistensi.
Sampul Novel Permohonan Terakhir
9.5
Akibat putri angkat Keluarga Edrick Sanjaya tersedak air, aku dijatuhi hukuman kejam. Tubuhku diikat di dalam kolam renang dengan celah udara yang sangat sempit. Meski aku menangis memohon belas kasihan karena tidak bisa berenang, dia mengabaikanku agar aku belajar patuh. Setelah lima hari penuh keputusasaan, dia akhirnya memutuskan untuk menyudahi siksaan ini dan melepaskanku. Namun, dia tidak menyadari bahwa semua sudah terlambat, dan jasadku kini telah membengkak di dasar kolam.