Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Setelah memergoki tunangannya, Silvano, berciuman dan berjanji akan membiarkan cinta pertamanya, Marisha, merebutnya di hari pernikahan, hati Juvena hancur. Alih-alih melabrak, Juvena memilih jalan lain yang ekstrem. Ia diam-diam menyusun rencana balas dendam dengan menyiapkan penayangan bukti perselingkuhan mereka di hari pernikahan. Sembari mengurus visa untuk melarikan diri ke luar negeri secara rahasia, Juvena siap mengguncang semua orang dengan keputusannya membatalkan pernikahan dan menghilang tanpa jejak.
Bab
Bagikan

Bab 6

Juvena terdiam. Dia memalingkan kepala, ingin menghindari topik itu.

Tapi Silvano justru sangat keras kepala.

"Juvena, kenapa kamu nggak bicara? Cepat jawab aku, ya 'kan?"

Saat itu, sekretaris masuk dan membawakan setumpuk berkas.

"Pak Silvano, tentang identitas dan motif penyerang kemarin sudah kami selidiki, silakan lihat."

Mendengar itu, Silvano segera duduk tegak, matanya memancarkan kilatan dingin. Dia menerima berkas itu dan membacanya dengan saksama.

Entah apa yang tertulis di dalamnya, tiba-tiba wajahnya berubah, bahkan napasnya pun menjadi lebih cepat.

Suaranya bergetar ....

"Cepat, segera kumpulkan semua pengawal!"

Selesai berkata, dia buru-buru mencabut jarum infusnya, bahkan tidak sempat menoleh pada Juvena, segera berlari keluar rumah sakit.

Juvena bingung menatap berkas yang terjatuh di lantai, lalu membungkuk dan mengambilnya.

Saat membacanya, tangannya gemetar tak terkendali.

Begitu melihat nama yang muncul di dalam berkas itu, semuanya segera jelas.

Tak heran tadi Silvano sampai begitu panik.

Lagi-lagi karena Marisha.

Sejak awal, target si penyerang bukan dirinya, melainkan Marisha!

Marisha selalu berperan sebagai asisten Silvano untuk urusan luar, tapi karena kemampuannya kurang, dia banyak merusak proyek.

Si penyerang adalah korban dari salah satu proyek yang gagal itu.

Saat dia sampai di gedung perusahaan Grup Lusdan, wajar saja kalau keliru mengira Juvena yang sedang bersama Silvano sebagai Marisha.

Alasan Silvano begitu panik adalah karena dia takut penyerang itu sadar salah orang dan kembali datang membalas dendam pada Marisha.

Lalu bagaimana dengan diri Juvena? Apakah Silvano tidak khawatir kalau penyerang itu juga bisa kembali mengincarnya?

Mungkin karena dia memang tidak peduli ....

Selama seminggu penuh setelah itu, Silvano tidak pulang.

Juvena mendapati dia bahkan memindahkan semua pengawal, termasuk petugas keamanan di kantor, untuk melindungi Marisha.

Pria itu bahkan menghabiskan banyak uang menyewa detektif swasta untuk mencari keberadaan penyerang itu.

Juvena tidak pernah menyangka, Silvano yang biasanya tenang dan rasional, bisa sebegitu ekstremnya demi keselamatan satu orang.

Perhatian yang begitu terang-terangan itu membuat banyak orang yang tahu situasinya mulai melirik aneh pada Juvena, tunangan resminya.

Seminggu kemudian, Juvena membaca berita di koran bahwa si penyerang telah ditangkap.

Malam itu, Silvano baru pulang dengan tubuh lelah.

Dia segera memeluk pinggang Juvena dari belakang.

"Juvena, jangan bergerak, biarkan aku memelukmu sebentar."

Juvena mencium aroma parfum wanita di tubuhnya, perutnya terasa mual.

Dia dengan suara kering bertanya ....

"Silvano, apakah kamu masih mencintaiku?"

Tubuh Silvano menegang, hatinya tiba-tiba dipenuhi rasa panik.

Dia menggesekkan kepala ke leher Juvena, memeluk lebih erat.

"Jangan berpikir yang aneh-aneh. Kalau aku nggak mencintaimu, kenapa aku harus menikahimu?"

"Juvena, nggak sampai sepuluh hari lagi, aku bisa mengumumkan pada seluruh dunia bahwa kamu adalah milikku."

Karena hari pernikahan makin dekat, Silvano mulai mengurangi pekerjaannya.

Setiap hari, selain mengawasi persiapan pernikahan, dia selalu menempel di sisi Juvena.

Malam itu, Silvano masuk kamar mandi untuk mandi, meninggalkan ponselnya di meja samping ranjang.

Juvena sedang mencari paspornya, lalu tanpa sengaja melihat ponsel itu menyala dengan notifikasi.

Itu pesan dari Marisha.

[Silvano, aku sekarang berdiri di depan rumahmu. Hari ini aku harus bertemu denganmu, nggak peduli hujan atau badai.]

Juvena mengernyitkan dahi.

Dia membuka ponsel itu, menggulir ke atas, dan mendapati bahwa belakangan ini Silvano hampir tidak pernah membalas pesan Marisha.

Dua hari terakhir ini Silvano memang selalu bersama Juvena, tampaknya Marisha sudah mulai gelisah.

Dia menutup ponselnya, lalu mengubah status pesan itu menjadi belum terbaca.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Accidentally Wedding
8.6
Fachmi heran mengapa matanya selalu tertuju pada Carissa, gadis SMK yang jauh dari kriterianya. Meski mengaku tak cinta, ia justru terhibur oleh kebencian gadis itu. Secara impulsif, Fachmi menawarkan pernikahan saat ayah Carissa mengeluhkan tingkah putrinya. Di sisi lain, Carissa yang baru tujuh belas tahun merasa hidupnya hancur. Ia terpaksa menikah muda dengan Fachmi, pria dewasa yang dicap hobi mempermainkan wanita. Akankah takdir ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Cinta Berkalung Noda
7.9
Ikhsan adalah pemuda tampan yang terhimpit kemiskinan hingga ia terpaksa mengorbankan perasaan tulusnya. Demi mengejar ambisi materi, ia merantau ke kota besar. Namun, keputusan itu menjadi awal kehancuran asmaranya. Ikhsan terjebak situasi pelik yang mengharuskannya menikahi putri bosnya sendiri. Ia pun memutuskan hubungan secara sepihak. Akankah takdir mempertemukannya kembali dengan cinta pertamanya? Ikuti perjalanan pahit Ikhsan di sini.
Sampul Novel Dendam Birahi Penakluk Hati
9.7
Demi membalas kematian adiknya, Dirham Assegaff nekat menodai Dinar Azalea yang suci. Namun, dendam itu berbalik menjadi bumerang saat Dinar hamil dan menghilang demi menutupi aib. Bertahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Dirham pun menawarkan pernikahan demi mendapatkan darah dagingnya. Sayangnya, kehadiran cinta pertama Dirham menjadi penghalang besar. Akankah benci berubah jadi cinta, ataukah luka lama Dinar justru semakin menganga?
Sampul Novel Dikira Pelayan Miris, Ternyata Pewaris
9.2
Hidup Danny Laksana hancur setelah dikhianati kekasih dan kehilangan orang tuanya dalam tragedi memilukan. Di tengah luka mendalam, ia menemukan fakta mengejutkan bahwa dirinya adalah ahli waris konglomerat terkaya. Demi menuntaskan dendam pada sang mantan dan mengungkap misteri kematian orang tuanya, Danny memutuskan untuk menikah. Namun, ia tidak menyadari bahwa dalang kriminal yang ia cari selama ini berada sangat dekat di lingkup sekitarnya.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Demi melindungi nyawa buah hati yang tidak berdosa, Neva Zetrix terjebak dalam situasi yang sangat memilukan. Ia terpaksa menekan harga dirinya dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson setiap hari. Perjuangan hidup Neva ini didorong oleh kasih sayang seorang ibu yang rela melakukan apa pun demi sang anak. Di tengah tekanan dari sosok Brian yang dominan, Neva harus bertahan dalam dinamika hubungan yang penuh dengan pengorbanan batin.
Sampul Novel IPAR ADALAH BIRAHI
9.4
Kisah ini merupakan sebuah narasi dewasa yang dirancang khusus bagi para pembaca dengan ketahanan mental yang kuat. Alur ceritanya mengeksplorasi dinamika hubungan yang kompleks dan provokatif dalam konteks modern. Dengan tema yang sangat sensitif, pembaca akan dihadapkan pada situasi emosional yang intens dan menantang. Pastikan Anda sudah cukup dewasa dan siap secara psikologis sebelum menyelami lika-liku kehidupan yang penuh gejolak di dalam novel ini.