Sampul Novel Rumah Singgah Kean

Rumah Singgah Kean

9.7 / 10.0
Dalam Rumah Singgah Kean, Nadya terpaksa pindah ke pesantren demi mempertahankan fasilitas hidupnya. Di sana, ia bertemu Adnan, ustadz muda yang mengubah dunianya. Namun, sebuah rahasia besar menguji komitmennya dalam romance novel ini. Baca kisah modern novel ini sekarang.
Ringkasan Rumah Singgah Kean
Nadya Aira Khairi, siswi SMA International Jakarta yang menawan, terpaksa pindah ke Pesantren Sabilunnajah Bandung karena ancaman ayahnya yang ingin mencabut seluruh fasilitas miliknya. Di sana, hidupnya berubah total setelah bertemu Adnan Khairi Al-Haqqi, putra pemilik pesantren yang tampan dan humoris. Namun, perasaan Nadya diuji saat mengetahui bahwa ustadz muda tersebut ternyata sudah memiliki calon istri. Bagaimana kelanjutan kisah Nadya di sana?
Baca Selengkapnya

Rumah Singgah Kean Bab 1

"Mencintaimu membuatku candu, dan memilikimu rasanya tak mungkin."

-Nadya Aira Khairi-

Pagi-pagi sekali, Nadya sibuk memasak dengan wajah yang sangat ceria, entah untuk siapa dan untuk apa. Sejak subuh Nadya sudah memperiapkan segala keperluannya untuk sekolah. Nadya menyiapkan kotak bekal doraemon berwarna biru. Nadya menumpahkan nasi goreng kedalam kotak bekal yang sudah disiapkan tadi.

"Hay Bun, selamat pagi, Nadya lagi buat sarapan." sapa Nadya pada Sinta, Ibu kandungnya.

"Sarapan untuk siapa?" Sinta bertanya, karena merasa heran dengan tingkah Nadya.

"Untuk seseorang hehe," balas Nadya menyengir.

Sinta menggeleng-gelengkan kepalanya, sembari tersenyum hangat.

"Pacar kamu?" tebak Sinta heran.

"Bukan." Nadya menyengir kembali.

"Terus?" tanya Sinta sekali lagi, dengan mata curiga.

"Hehe gebetan." jawab Nadya sambil cengengesan.

Sinta menepuk jidatnya, tumben sekali anaknya menyukai seseorang, biasanya ia tak pernah bercerita apapun perihal orang yang ia suka.

"Ya Allah, nih anak kirain apaan. Ternyata  ...," Sinta terkekeh dengan tingkah laku Nadya.

"Udah ya keburu telat Bun, Nadya berangkat, assalamulaikum." Nadya mengecup pipi Sinta, sembari berpamitan pergi ke sekolah.

"Wa'alaikummussalam, hati-hati." Sinta berteriak pada Nadya.

Nadya Aira Khairi adalah seorang gadis berusia 17 tahun yang saat ini menaiki bangku kelas 3 SMA. Dia berasal dari keluarga konglomerat. Nadya juga memiliki tiga sahabat yang begitu tulus.

Saat ini Nadya tengah berada di ruangan kelas SMA International Jakarta. Setelah menyimpan tasnya, Nadya sengaja berkeliling untuk menghilangkan rasa bosannya. Nadya celingak-celinguk tidak jelas, seolah-olah mencari seseorang. Atau memikirkan seseorang? Entahlah akhir-akhir ini Nadya sibuk berperang dengan isi kepalanya sendiri.

"Nadya, lo kemana aja? Kita berkeliling nyariin lo, tau-tau ada di rooftop." kata silvia sahabat Nadya.

"Iya nih, gue sampe pusing." ujar Sandra terlihat lelah.

"Lain, kali kabarin kita Nad." sahut Dinda.

"Oo, ya! Gue ada berita bagus lho." Mira tersenyum penuh arti.

"Kalian kagak usah khawatir, gue baik-baik aja. Oo, ya! Apa berita bagusnya?" mata Nadya berbinar cerah, mungkin kabar ini yang Nadya tunggu-tunggu.

"Ayo ikut gue." Sandra mengajak Nadya, pergi dari rooftop entah untuk apa.

Sementara itu, seorang laki-laki most wanted yang menggerkan seluruh sekolah. Yang tak lain Kevin Arya Diva. Sedang asik-asiknya bermain gitar bersama teman-temannya, ia harus bertemu Nadya, perempuan yang tak habis-habisnya mengejar Kevin.

"Bro, gimana buat tugas kelompok nanti? Lo udah siapin, drum box, gitar nya kan?" tanya Kevin pada teman-temannya.

"Yoi mamen, beres semua cuy." kata Rizky, yang terlihat bersemangat.

"Bro, itu bukannya Nadya? Kayaknya mau nyamperin lo deh." Revan melihat Nadya berjalan kearah Kevin.

"Santai bro, jangan emosi." Teddy menepuk pundak Kevin.

Kevin memicingkan matanya kesal, mau apalagi gadis itu? Ia  tak bosan apa mengejar-ngejar dirinya?

"Noh, si Kevin, samperin gih sana." Sandra menunjuk Kevin dan teman-temannya.

Nadya memberanikan diri membawa memberikan kotak bekal makanan yang ia buat susah payah dari subuh. Nadya berjalan dengan senyum mengembang. Kevin tak mengerti, mengapa Nadya tersenyum sangat manis dengan lesung pipinya. Sudahlah sadar Vin, lo nggak suka sama Nadya. Kevin melipat kedua tangannya didada.

"Halo ayang Evin, kangen sama Nadya nggak?" Nadya mengedipkan sebelah matanya.

"Najis gue." Kevin memutar bola matanya malas.

"Iih, ayang nggak boleh kasar." Nadya pura-pura cemberut.

"Lo, mau ngapain kesini?" tanya Kevin to the point.

"Nih, aku bawa bekal buat kamu, jangan lupa di makan ayang." sekali lagi Nadya tersenyum manis dengan lesung pipinya.

"Gue, nggak butuh makanan lo, bawa pergi aja sana." Kevin berbicara dengan ketus.

"Kok gitu sih ayang!" Nadya terkejut dengan perkataan Kevin.

"Bacot," umpat Kevin.

Kevin Arya Diva, most wanted SMA International Jakarta. Ketampanannya bak dewa yunani, dia berasal dari keluarga konglomerat, saat ini ia menempati bangku kelas 11 usia dia 18 tahun tepat satu tahun diatas Nadya.

Nadya berusaha membujuk Kevin untuk menerima kotak makan doraemon. Dengan terpaksa Kevin menerimanya. Tapi bukan untuk mekannya. Melainkan membuang makanan tersebut kedalam tong sampah.

"Yaudah sini, mulai sekarang lo nggak usah repot-repot siapin sarapan buat gue!" Kevin mengambil kotak bekal makanan tersebut. Lalu Kevin membuangnya kedalam tong sampah.

Spontan senyum Nadya yang tadinya cerah, perlahan hilang. Tak lupa dengan matanya yang berkaca-kaca. Nadya memandang kotak bekal kesayangannya didalam tong sampah. Kecewa? Banget!

"Ke-kevin kok jahat banget sih! Padahal Nadya bangun subuh, buatin nasi goreng cuman buat Kevin, Nadya benci sama Kevin!" kata Nadya, dengan air mata yang sudah mengalir di pipinya.

"Bodo amat, gue enggak peduli. Mulai sekarang jauihin gue! Gue risih dideketin cewek kayak lo!" bentak Kevin dengan kata-kata pedas. Murid-murid termasuk sahabatnya, yang msnyaksikan kejadian tersebut, menatap Nadya sendu. Kevin memang brengsek, tapi baru kali ini sahabatnya melihat Kevin membentak wanita. Apalagi jika wanita itu Nadya.

"Jahat lo Vin, bisa nggak sedikit lo menghargai perasaan Nadya? Udah cukup puas lo, buat Nadya menderita," ucap Silvia sinis ke arah Kevin.

"Banci lo!" Dinda mendorong pelan dada Kevin.

"Asu lo Vin!" Mira berteriak kasar.

Nadya tak bisa berhenti menitikan air matanya. Nadya hanya butuh menengkan pikirannya sendiri. Nadya hanya duduk terdiam menatap awan yang cerah. Apa dia yang bodoh? Atau Kevin yang tak pernah mau membalas perasannya. Sakit ya? Mencintai sendirian. Ah sudahlah! Ini bukan pertama kalinya Nadya mengalami hal seperti ini. Nadya berharap ada seseorang yang benar-benar mencintai Nadya dengan tulus.

"Nad, udah dong jangan nangis, lo kan masih punya kita." Silvia berusaha menenangkan Nadya.

"Lo, itu cewek kuat Nad, gue tahu lo sakit hati atas perlakuan Kevin. Tapi, bukan berarti lo harus menyerah Nad! You're strong women." Dinda menyemangati Nadya.

"Pokoknya, kita bakalan selalu ada buat lo." Mira tahu Nadya pasti bisa melupakan Kevin, lambat laun Nadya pasti akan mengerti.

"Thankyou guys, kalian bestie gue yang terbaek." uacap Nadya, mereka berempat berpelukan layaknya teletubis.

Masih ditempat yang sama, Kevin terdiam membisu, memikirkan perkataan Nadya dan teman-temannya. Ia seharusnya tak sekasar tadi. Tiba-tiba Kevin dikejutkan oleh pertanyaan Revan yang meluncur begitu saja.

"Woy, Vin kenapa lo buang makanannya Nadya?" tanya Revan dengan antusias.

"Suka-suka guelah, napa? Lo suka sama dia?" kini giliran Kevin bertanya balik pada Revan.

"Bukan urusan lo!" Revan mengalihkan pembicaraan Kevin.

"Terus ngapain lo masih berdiri di sini?" Kevin tak suka jika Refan terus membahas Nadya.

"Gue cuman nasehatin lo Vin, jangan sampai lo kehilangan seorang perempuan yang tulus sama lo." Revan berlalu, sembari menepuk bahu Kevin.

Kevin berjalan menuju danau belakang sekolah, kevin berteriak frustasi.

"Argh, kenapa cinta harus serumit ini? Gue nggak butuh lo Nadya!" Kevin melempar batu kerikil ke dalam danu tersebut. Kevin menjambak rambutnya kesal.

"Yakin lo? Nggak butuh Nadya? Nanti nyesel lo." Rizky mencoba menggoda Kevin.

Silahkan tinggalkan jejak

Instagram :@daisylova04

Wattpad:Oviicans

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Rumah Singgah Kean

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta Berawal Dari Diary
8.8
Hidup Alya yang tenang sebagai siswi kutu buku berubah drastis setelah menemukan buku harian usang di perpustakaan sekolah. Diary tersebut mengungkap sisi kelam Arka, siswa populer yang dikenal sangat dingin. Alih-alih marah karena rahasianya terbongkar, Arka justru meminta Alya menjaga luka masa lalunya yang tersembunyi di balik kesempurnaan fisiknya. Permintaan tak terduga ini memicu rasa penasaran Alya untuk mengenal sosok asli Arka lebih dalam lagi.
Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini menyoroti perjalanan emosional antara David dan Arina saat mereka menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah mekarnya bunga musim semi yang sangat berharga, keduanya belajar untuk saling memahami dan mengisi kekosongan hati satu sama lain. Hubungan mereka berkembang dengan indah seiring berjalannya waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta yang tulus dan sangat mendalam bagi mereka.
Sampul Novel Kisah Ku
9.4
Dalam dinamika kehidupan modern yang serba cepat, sekelompok individu terjebak dalam obsesi untuk mengejar kepuasan duniawi. Mereka menjalani hari-hari dengan ambisi yang berpusat pada pencarian kenikmatan sesaat yang semu. Narasi ini menyoroti bagaimana setiap langkah yang mereka ambil didorong oleh rasa haus akan kesenangan tanpa memikirkan konsekuensi jangka panjang. Sebuah kisah tentang pencarian jati diri di tengah godaan gaya hidup yang penuh gairah.
Sampul Novel My Prince Fauzan
8.2
Fauzan Arsyad adalah putra mahkota Kerajaan Arab yang sempurna, tampan, dan sukses berbisnis di usia muda. Sebagai calon raja, ia terikat aturan ketat untuk tidak mencintai gadis biasa karena jodohnya ditentukan oleh kerajaan. Meski bersikap lembut, Fauzan tetap dingin demi menjaga jarak dari para wanita yang memujanya. Kini, dunia menanti siapa sosok beruntung yang akan melamarnya. Akankah takdirnya jatuh pada seorang putri bangsawan atau justru gadis kalangan biasa?
Sampul Novel Rumah Nenek
8.1
Nenek pindah ke rumah murah yang nyaman, namun bangunan itu menyimpan rahasia kelam. Ruang bawah tanahnya menjadi saksi bisu aksi jagal dan mutilasi sadis. Kini, arwah korban yang penasaran menuntut balas dan merasuki setiap sudut rumah. Teror mencekam bangkit setiap malam, menjebak penghuninya dalam bangunan yang seolah terkunci rapat. Mereka harus berjuang bertahan hidup melawan gangguan gaib mematikan yang telah merenggut nyawa pemilik sebelumnya.
Sampul Novel Wanita Kesayangan Tuan Duda
9.5
Selena Tan terjebak dalam dilema besar setelah malam yang tak terduga dengan Nicole Saputra, seorang duda kaya raya. Demi menebus kesalahannya, ia terancam hamil tanpa ikatan resmi. Kini, Selena harus memilih: menerima lamaran pernikahan dari Nicole tanpa landasan cinta atau menghadapi aib besar sendirian. Meski belum siap membina rumah tangga, tekanan situasi memaksanya mengambil keputusan cepat. Akankah ia mengorbankan perasaannya demi status pernikahan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan