Sampul Novel Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku

Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku

8.1 / 10.0
Setelah kehilangan suami dan ibu mertuanya yang dikabarkan jatuh dari tebing, seorang wanita hamil mengalami persalinan prematur hingga bayinya dinyatakan meninggal. Setahun berlalu, di tengah kemiskinan dan racun herbisida yang merenggut nyawanya, kebenaran kejam terungkap. Suami dan mertuanya ternyata memalsukan kematian demi uang ganti rugi lahan. Mereka kembali bersama Jane, tetangganya, untuk merebut segalanya. Kisah romantis penuh misteri ini menyajikan perjuangan menghadapi pengkhianatan.

Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku Bab 1

Di kehidupan sebelumnya, suami dan ibu mertuaku jatuh dari tebing saat memetik jamur di gunung.

Aku yang sedang hamil besar mendengar kabar buruk itu langsung pingsan.

Karena tak bisa menerima kenyataan, aku melahirkan bayi secara prematur.

Setelah beberapa hari koma,

seorang tetangga memberitahuku bahwa bayiku kemungkinan tidak selamat dan memintaku untuk melihatnya untuk terakhir kali.

Jenazah suami dan ibu mertuaku juga tak ditemukan.

Setahun kemudian, keluarga mertuaku mendapat ganti rugi dari proyek pembebasan lahan.

Namun, aku yang makan sayuran liar, malah keracunan herbisida dan mendekati ajal.

Di saat-saat terakhirku, aku melihat ibu mertua dan suamiku muncul di hadapanku.

"Akhirnya kami berhasil menyingkirkanmu. Sekarang menantu dan cucuku bisa masuk ke rumah ini dengan sah."

Jane, anak tetangga kami berdiri di sebelah ibu mertuaku, dengan seorang anak laki-laki kecil.

Setelah keracunan herbisida, rasa sakitnya seperti ada yang mencabik-cabik seluruh organ tubuhku.

Saat ini, aku menatap mereka sekeluarga dengan penuh kebencian.

Rasa sakit yang luar biasa membuatku tidak bisa bangkit sama sekali.

"Haha, ibu, lihat dia! Sepertinya wanita ini sudah mau mati."

Anak Jane menunjuk ke arahku sambil tertawa keras. Sementara itu, Josua mengelus kepala anak itu dengan penuh kasih sayang, sambil berkata,

"Benar sekali, nak. Wanita ini memang pantas mati. Dia orang jahat yang merebut rumah kita dan nggak mau pergi."

Anak mereka kemudian mengambil batu dari lantai dan mulai melemparkannya ke arahku dengan penuh tenaga.

Bahkan ada bata merah yang menghantam kepalaku.

"Perempuan jahat! Perempuan jahat! Mati kamu!"

Aku berguling-guling kesakitan di lantai. Kepalaku sudah berlumuran darah, tubuhku perlahan hancur oleh racun yang menyebar.

Darah segar keluar dari mulutku tanpa henti.

Namun, mereka sekeluarga hanya berdiri di sana, tertawa sambil menikmati penderitaanku.

Jane bahkan dengan lembut membersihkan darah di tangan anaknya.

"Nak, pakai ini saja untuk menusuk dia. Ini saat yang tepat untuk melatih keberanianmu. Kalau nggak, kamu malah ditindas orang di luar sana. Ayo, semangat nak!"

Usai bicara, Jane memberikan sekotak jatum kecil kepada anaknya.

Aku yang sudah lemah tak bisa melawan.

Jari-jariku ditusuk satu per satu dengan jarum, lalu berlanjut ke jari-jari kakiku. Rasa sakitnya begitu parah hingga aku pingsan, tetapi rasa sakit itu juga yang membangunkanku kembali.

Mereka terus menyiksaku berulang kali. Aku merasa lebih baik mati saja. Semakin aku menangis dan memohon, semakin puas mereka. Hingga akhirnya, aku berhenti bernapas.

Saat aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana suami dan ibu mertuaku pergi ke gunung untuk memetik jamur.

"Mina, kami sudah berusaha semampu kami. Kami sudah menyisir ke tebing bawah, tapi nggak menemukan jasad mereka. Mungkin mereka sudah dimakan serigala. Hanya ini yang tersisa."

Saat kejadian itu, Junanti, tetangga kami membawa beberapa orang untuk mencari di dasar tebing.

Yang ditemukan hanya dua jaket berlumuran darah.

Jane dengan ekspresi penuh kepalsuannya, menggenggam tanganku dan berkata dengan penuh perhatian,

"Orang yang sudah mati nggak bisa hidup kembali. Kamu sedang hamil besar, jadi harus jaga kesehatanmu."

Di kehidupan sebelumnya, aku terbuai oleh kebaikan palsu Jane, bahkan memercayai kata-katanya. Aku terlalu sedih hingga pingsan.

Pada akhirnya, anakku tidak selamat. Siapa sangka, itu adalah hasil dari rencana yang diinginkannya.

Namun kali ini, aku tetap tenang. Aku menatap tebing di mana mereka jatuh, lalu melihat tiga pria yang membantu pencarian. Semuanya adalah kerabat Junanti.

Wajah mereka dipenuhi ekspresi sedih yang palsu.

Aku tersenyum dingin di dalam hati. Akting mereka benar-benar luar biasa.

"Halo, aku mau melapor, suami dan ibu mertuaku jatuh dari tebing ... iya, mereka belum ditemukan."

"Mina, apa yang kamu lakukan?"

Junanti segera mendekat, mencoba menghentikanku, tapi aku sudah menutup teleponnya.

"Hidup atau mati, aku tetap harus menemui jasad mereka. Mungkin tempat yang kalian cari belum tepat."

"Mana mungkin? Kami sudah mencarinya. Meski polisi datang, itu hanya akan sia-sia."

Nada suara Jane terdengar tidak senang.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika dan mentornya, Charli, mengelola ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali. Di sana, Randika jatuh hati pada Andini Wijaya, seorang wanita mandiri pemilik sekolah. Namun, asmara mereka terancam saat Junot, mantan Andini, mendadak kembali. Di sisi lain, adik Andini yang bernama Lily berambisi merebut Randika demi mendapat pengakuan sang ayah, Sigit Wijaya. Terjebak dalam dilema masa lalu dan ambisi keluarga, mampukah cinta Randika dan Andini bertahan?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.1
Sepulang berwisata dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular misterius yang diyakini bisa memberikan kemudaan abadi. Syaratnya mengerikan: patung itu harus diberi sesembahan darah menstruasi gadis perawan. Ibu memaksaku memberikan darah serta memotong rambutku untuk dililitkan pada kepala ular tersebut. Namun, dia tidak tahu bahwa aku sudah tidak perawan sejak kuliah. Dua bulan berlalu, petaka pun tiba saat kulit ibu mulai ditumbuhi sisik biru dan dia mulai berganti kulit layaknya ular.
Sampul Novel Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin
7.9
Clayden Ardhanesa, yang dahulu dikenal sebagai Bradford, pernah menguasai dunia sebelum melepaskan kejayaannya demi cinta. Dia memilih hidup sederhana demi melindungi sang istri secara rahasia. Sialnya, setelah sukses, wanita itu justru menganggap Clayden tidak berguna lalu menceraikannya. Namun, roda nasib berputar saat reputasi Clayden kembali mengguncang dunia, menyisakan penyesalan mendalam bagi mantan istrinya yang kini hanya bisa bersimpuh dan menangis tanpa henti.
Sampul Novel Rahasia Gelap Sang Kekasih
9.4
Sebuah notifikasi pesan di larut malam mengubah segalanya. Terbangun dari tidur, sang protagonis menerima kiriman video dari sahabatnya yang menampilkan seorang wanita bergaun tipis ketat sedang menari dengan anggun. Awalnya hanya memicu fantasi liar, situasi berubah mencekam saat sebuah detail intim berwarna ungu terlihat samar di balik gaun tersebut. Pakaian dalam yang dikenakan wanita itu identik dengan milik kekasihnya sendiri, memicu kecurigaan mendalam dalam hubungan modern yang penuh misteri ini.
Sampul Novel Thankyou My Angel
8.4
Pricillia Amerta, wanita sukses berusia 25 tahun, harus menghadapi takdir perjodohan dengan Adrian Askara Biru, seorang CEO konglomerat. Meski sempat menolak, benih cinta tumbuh saat rahasia masa lalu mereka terungkap. Namun, rintangan muncul melalui sosok wanita dari masa lalu Adrian dan konflik warisan yang memicu percobaan pembunuhan. Di tengah tekanan kolega dan ancaman nyawa, mampukah cinta mereka bertahan hingga menuju pelaminan yang suci?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan