Sampul Novel Resiko Pekerjaan Pengasuh Menyusui

Resiko Pekerjaan Pengasuh Menyusui

9.1 / 10.0
Bekerja sebagai pengasuh menyusui di kediaman keluarga konglomerat menjadi babak baru dalam hidupku. Karena sang nyonya tidak memiliki ASI, aku disewa khusus untuk menyusui bayinya yang masih kecil. Semuanya berjalan lancar hingga sebuah insiden tak terduga terjadi di kamar bayi. Saat aku sedang menjalankan tugasku, sang suami kaya raya tiba-tiba masuk dan melakukan kesalahan fatal. Dalam keremangan, pria itu salah mengenaliku dan mengira bahwa aku adalah istrinya sendiri.

Resiko Pekerjaan Pengasuh Menyusui Bab 1

Nyonya di keluarga kaya tak punya ASI untuk menyusui. Mereka pun memperkerjakan aku yang masih dalam masa menyusui untuk datang ke rumah. Hari ini, saat sedang menyusui si kecil, suaminya yang kaya itu malah salah sangka, mengira aku adalah istrinya….

Namaku Kathy, anakku berusia lima bulan dan suamiku kehilangan pekerjaan akhir-akhir ini, membuatnya murung sepanjang hari di rumah.

Untuk membantu keuangan keluarga, aku terpaksa menitipkan anakku pada ibu mertua dan keluar mencari pekerjaan.

Untungnya, keberuntungan berpihak padaku. Aku kebetulan melihat sebuah keluarga kaya yang sedang mencari pengasuh bayi dengan gaji yang sangat tinggi.

Saat aku datang untuk wawancara, nyonya sedang duduk di ranjang, sambil menggendong bayinya dengan wajah yang tampak cemas.

Sementara mertuanya terus mengeluh tentang bagaimana bisa seorang ibu tak punya ASI dan suaminya hanya berdiri di samping, tanpa bicara sepatah kata pun.

Pria itu bertubuh tinggi, mengenakan kacamata berbingkai emas, terihat kalem dan berwibawa.

Aku melangkah masuk dengan gugup, merasa diriku benar-benar tidak pantas berada di rumah semewah itu.

“Kamu Kathy?” tanya nyonya, sambil menatapku dari atas ke bawah. Akhirnya, tatapannya pun berhenti di dadaku, “Perekrut bilang kamu masih dalam masa menyusui?”

“Iya,” jawabku pelan.

Ibu mertuanya langsung maju dan hendak menarik bajuku, “Anakku ini dokter, biar dia periksa dulu. Jangan sampai cucuku minum ASI yang nggak bersih.”

Karena akhir-akhir ini dadaku memang sering terasa bengkak dan nyeri, jadi hari ini aku tidak memakai bra, hanya baju dengan lapisan busa tipis.

Tiba-tiba ditarik wanita tua itu, pakaian longgar itu tidak mampu menahan bagian dadaku yang membengkak dan malah terbuka sebagian besar, bahkan bergetar di depan pria itu.

Entah itu hanya perasaanku saja, aku seperti mendengar pria itu terkekeh pelan. Aku merasa malu dan segera menarik kembali pakaianku. Setelah berpakaian rapi, aku tak berani langsung mengangkat kepalaku.

“Bu, apa yang kamu lakukan? Perekrut sudah membawanya pergi periksa. Dokter bilang ASI-nya nggak bermasalah.”

Barulah ibu mertuanya melepaskan tangan, dengan nada sinis berkata, “Cucuku sangat berharga, jadi perhatikan baik-baik saat kamu menyusuinya.”

Setelah nyonya menyuruh yang lain pergi, barulah dia berbicara dengan lemah, “Aku nggak ada ASI dan ibuku nggak mengizinkan kami memberi susu formula untuk si kecil. Makanya kami mencari pengasuh bayi, agar ada yang bisa menyusui anak kami. Kalau kamu keberatan, aku juga bisa mengerti. Aku bisa cari yang lain.”

Dia mengatakannya dengan sangat terus terang. Aku ragu sejenak, tapi mengingat kondisi keluargaku, aku pun terpaksa menyetujuinya, “Aku bersedia.”

Begitulah, aku pun mendapatkan pekerjaan ini. Tugas harianku sangat mudah, makan tiga kali sehari dan pekerjaan rumah sudah dikerjakan oleh orang lain, bahkan makanan yang kukonsumsi sekarang sudah diatur oleh ahli gizi khusus.

Yang harus kulakukan hanyalah menyusui anak itu saat dia lapar.

Hari ini, aku sedang duduk di kursi kamar utama, menyusui anak nyonya dan terdengar suara dari pintu di belakangku, ada orang yang masuk.

Aku mengira itu nyonya, jadi tidak menoleh. Saat aku sedang dengan sabar membujuk bayi di pelukanku untuk melepaskan mulutnya, sebuah tangan besar seorang pria terulur dari belakang.

“Eny, sebelumnya aku nggak menyadari, payudaramu jadi jauh lebih besar setelah melahirkan.”

Tangan itu dengan lembut membelai dadaku dari belakang. Sebelum hamil, ukuranku sudah cup D dan setelah melahirkan, ukuranku bahkan sudah hampir cup E.

Tangan besar pria itu bahkan tak bisa menggenggam setengahnya.

Aku terkejut dan berdiri, menoleh melihat pria itu. Bayi dalam pelukanku terkejut karena gerakanku, lalu dengan enggan melepaskan puting merah muda yang ada di mulutnya.

Agar mudah menyusui, pakaianku dilepaskan sampai ke pinggang. Di bawah tatapan terkejut pria itu, ASI-ku perlahan merembes keluar.

“Sayang, kok kamu pulang secepat ini hari ini?”

Tepat saat wajahku memerah karena malu, nyonya pun masuk ke kamar dan terkejut melihat pria itu.

“Iya, karena aku sangat merindukan kamu dan si kecil,” ujar pria itu, tapi matanya menatapku lekat-lekat. Aku bahkan melihat jakunnya bergerak naik turun.

Merasa ASI-ku hampir menetes, aku pun menunduk malu dan berkata pelan, “Kak Eny, bisakah kamu menggendong sebentar? Aku harus membersihkan ASI-ku dulu.”

Barulah Nyonya menyadari keberadaanku dan segera maju untuk menggendong bayinya.

Dengan sedikit panik di bawah tatapan membara pria itu, aku buru-buru memakai bajuku dan berlari ke kamarku, lalu segera mengambil beberapa lembar tisu untuk membersihkan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Resiko Pekerjaan Pengasuh Menyusui

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya mengira pernikahannya dengan Adnan akan membawa kebahagiaan abadi, namun realitanya justru menjadi neraka penuh kekerasan. Adnan melampiaskan dendamnya terhadap mertua dengan menyiksa istrinya secara keji setiap hari. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang mendalam, sosok dari masa lalu Saschya tiba-tiba muncul kembali. Akankah kehadiran mereka membantu Saschya lepas dari belenggu Adnan, atau justru menambah konflik baru dalam hidupnya yang hancur?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menyelamatkan adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar senilai 100 juta rupiah. Namun, takdir mempertemukannya dengan Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket secara tidak sengaja. Kini, Daiva terjebak dalam dilema cinta ketika kedua pria tersebut mulai mengejar hatinya. Siapakah yang akhirnya akan dipilih Daiva sebagai pendamping hidup di tengah bayang-bayang masa lalunya?
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.7
Disiksa kejam oleh penculik demi melindungi sang ayah, seorang gadis meregang nyawa dalam kesendirian. Di momen terakhirnya, panggilan teleponnya justru ditolak dengan penuh kebencian oleh ayahnya yang sedang merayakan ulang tahun putri adopsinya. Sang ayah mengutuk kelahirannya yang merenggut nyawa ibunya. Jasadnya kemudian ditemukan tragis di depan kantor polisi. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli otopsi memimpin penyelidikan tanpa menyadari bahwa korban mutilasi keji tersebut adalah putri kandung yang sangat ia benci.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan