Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)

Gadis 100 juta (fatamorgana)

9.6 / 10.0
Dalam Gadis 100 juta (fatamorgana), Daiva terjebak dilema setelah menjual kehormatannya pada Keyko demi menebus adiknya. Kehadiran Damian menambah konflik dalam romance novel ini. Temukan kelanjutan kisah mereka di web novel modern ini yang penuh pengorbanan dan pilihan hidup sulit.
Ringkasan Gadis 100 juta (fatamorgana)
Demi menyelamatkan adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar senilai 100 juta rupiah. Namun, takdir mempertemukannya dengan Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket secara tidak sengaja. Kini, Daiva terjebak dalam dilema cinta ketika kedua pria tersebut mulai mengejar hatinya. Siapakah yang akhirnya akan dipilih Daiva sebagai pendamping hidup di tengah bayang-bayang masa lalunya?
Baca Selengkapnya

Gadis 100 juta (fatamorgana) Bab 1

Aku terbangun dengan perasaan yang campur aduk. Kurasakan ada yang ngilu di bagian bawah selangkanganku. Dengan ringisan menahan rasa sakit aku mencoba turun dari ranjang empuk yang semalam menerbangkan daya imaginasiku ke awang-awang.

Kulirik sosok pria di sampingku. Pria yang sudah merenggut mahkota yang selama 26 tahun ini kujaga dengan penuh perjuangan. Akhirnya harus kuserahkan pada laki-laki hidung belang seperti dia.

Wajah tampan laki-laki itu kharismatik. Ada guratan kebahagiaan di wajah yang menampakkan pesona laki-lakinya. Harus ku akui, pria ini luar biasa, selain tampan, wajah itu menunjukkan aura yang membuat jantung setiap perempuan berdebar keras saat melihatnya. Bahkan akan membuat para wanita berhalusinasi tingkat dewa, membayangkan ketika tubuh kekarnya itu mendekap dan menerbangkan daya khayalnya ke awang-awang.

Tetapi ketika ku lihat ada bercak darah di bawah tempatku berbaring, seketika itu hatiku tertusuk. Seolah ada ribuan jarum merejam di sana. Tanpa ku minta kristal bening itu sudah meleleh di pipi tirusku.

Seharusnya mahkota ini ku serah kepada laki-laki yang pertama kali duduk di depan penghulu dan bersumpah janji mengikatku dalam pernikahan yang sakral. Bukan malah, laki-laki hidung belang yang sedang tidur di sampingku. Suara isakku terdengar lirih dan menyesakkan dadaku. Percuma juga aku menangis darah. Toh smua sudah terjadi. Dan ini kulakukan bukan tanpa alasan.

Adik satu-satunya yang masih ada ikatan darah denganku di culik dan dijadikan sandera oleh juragan kaya yang sudah meminjami uang padaku satu tahun yang lalu. Namun ke sininya aku melanggar perjanjian itu. Uang seratus juta yang kupinjam belum bisa aku kembalikan pada si empunya uang, setelah jatuh tempo waktu yang dijanjikan. Hanya bunganya saja yang 10% aku kembalikan. Itupun aku cicil tiap bulan dengan gajiku yang pas-pasan.

Kemiskinan dan keterpurukkan yang mengharuskan aku harus mengambil jalan pintas itu. Semenjak ayah dan ibu tiada, kehidupan kami nyaris tak bisa bangun. Bahkan bisa dibilang berubah 360 derajat. Setiap hari aku banting tulang untuk menghidupi dan membiayai semua keperluan kami. Terutama biaya pendidikan Ariana Maheswari, satu-satunya keluargaku di dunia ini.

Dengan tertatih dan menahan sakit yang begitu luar biasa, aku turun dari ranjang empuk yang semalam begitu panas dan menggairahkan angan-anganku, kupunguti semua pakaianku yang bercecer di lantai. Lantas aku masuk ke kamar mandi untuk sekedar membuang hal paling kotor di tubuhku. Ku guyur tubuhku dengan air yang begitu dingin. Aku merasa jijik dengan badanku sendiri.

Disela-sela guyuran air itu, air mataku meleleh tanpa henti. Ada beribu penyesalan menguar di dadaku. Tapi, harus bagaimana lagi? Semua harus aku lakukan demi menebus Ariana, yang sudah hampir 2 hari di culik juragan kaya itu. Meskipun aku tahu di sana Ariana di perlakukan dengan baik. Tapi rasanya hatiku sangat miris melihat kenyataan ini. Begitu menderitanya kehidupan kami.

30 menit berlalu, aku keluar dari kamar mandi. Kulihat pria hidung belang itu masih pulas tertidur. Kuhampiri meja dan kuraih tas kerjaku. Di sana sudah ada selembar kertas berupa cek, tertulis seratus juta. Begitu mudahnya aku mendapatkan uang ini dari pria hidung belang yang tak kukenal. Kugadaikan mahkota ku dengan uang seratus juta. Walau tak kupungkiri, pria itu begitu menikmati permainan yang aku ciptakan semalam. Aku sendiri sempat terbawa terbang ke surga dunia itu.

Setelah aku masukkan cek itu ke dalam tas, aku keluar dari kamar itu meskipun belum waktunya check out. Pagi ini aku harus buru-buru berangkat ke tempat kerja, karena ada briefing pagi. Barulah nanti sore aku ke tempat juragan kaya itu untuk menyerahkan uang dan membawa kembali Ariana. Kalau bisa harus ketemu dengan bosnya sendiri. Selama setahun pinjam uang sama orang yang di sebut juragan itu, aku sendiri belum pernah lihat tampangnya kayak apa. Sampai-sampai anak buahnya bertebaran di mana-mana. Kadang-kadang kalau aku telat bayar bunganya, tiba-tiba sudah di tungguin di depan jalan menuju rumahku.

Pandanganku sebentar ku sapukan ke gedung hotel, yang semalam sudah jadi tempat dan saksi sakitnya hatiku melepas hal paling berharga dalam hidupku.

"Ampuni aku, Tuhan ...!" Batinku menjerit hebat, mana kala kesedihan dan penyesalan itu menyeruak masuk ke relung hatiku paling dalam. Kuseka air mataku yang sedari bangun tidur tadi selalu estafet bergulir di pipiku. Untuk selanjutnya aku langsung naik bus menuju ke tempat kerjaku.

******

Pria itu, menggeliatkan badannya yang kekar dan berotot. Tampak tubuh atletisnya terlihat lebih jantan dengan dada telanjang. Dengan masih mata terpejam, dia meraba-raba mencoba menggapai sesuatu di samping tempatnya berbaring.

Alangkah terkejutnya dia, ketika disadarinya, sosok yang ia cari sudah menghilang.

"Sial!" Sudah main kabur aja perempuan itu! Tanpa pamit pula!" Gerutunya dengan geram. Tampak kemarahan jelas terlihat di wajahnya.

Kali ini, dia tidak mau kehilangan wanita yang sudah mampu membuatnya berkali-kali di atas puncak kenikmatan. Wanita pertama kali yang bisa membuatnya puas dan klimaks dengan rasa nikmat yang luar biasa.

"Tidak akan pernah aku biarkan kamu lolos dari aku, wahai perempuan ...!" ucapnya sekali lagi dengan geram. Tiba-tiba matanya terbentur pada bercak warna merah darah di seprai putih yang ada di sampingnya.

"Uh, gila! Ternyata dia benar-benar masih virgin!" Dia berkata pada diri sendiri.

Ada segurat senyum kepuasan di sudut bibirnya yang simetris. Senyum penuh misteri, tapi menggambarkan kepuasan yang luar biasa. Tapi tiba-tiba terlintas di benaknya sebuah penyesalan, mengingat ternyata gadis itu masih sangat polos. Namun permainan ranjangnya bisa diacungi jempol, bisa membuatnya  klimaks berkali-kali.

Tapi segera ditepisnya pikiran itu. Semua juga sudah berbanding dengan cek yang ia keluarkan. Seratus juta itu bukan uang main-main. Belum tentu ada pria hidung belang yang mau mengeluarkan uang yang sebanyak itu hanya untuk membeli kupu-kupu malam, meskipun itu masih virgin.

"Dasar wanita sialan, sudah dapat uangnya main kabur saja!" Umpatnya dengan kesal. Dia mencaci maki dengan amarah yang meledak-ledak. Entah cacian itu di tujukan buat siapa.

Dengan tangan thremornya, laki-laki itu mengambil ponsel genggamnya yang ada di atas nakas. Sesaat kemudian dia sudah menghubungi seseorang.

"Temukan wanita itu bagaimanapun caranya! Saya tidak mau mendengar kata gagal! Hari ini juga!" Perintahnya pada seseorang dengan nada tinggi.

Sifat tempramentnya membuat jantungnya berdegub keras, seolah aliran darahnya mulai tersumbat, hingga membuat sesak napas di dadanya.

Untuk selanjutnya dia bawa badan telanjangnya yang hanya terbalut selimut itu ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Masih terbayang wajah cantik gadis itu, ketika bersama-sama dengannya menikmati rasa yang luar biasa yang mereka ciptakan semalam.

Rasa-rasanya, pria ini sudah jatuh hati pada wanita yang semalam membuatnya mabok kepayang.

Pria ini,

Keyko khayang Gumelar. Seorang pengusaha kaya di bidang industri alat-alat berat dan perangkat lunak, yang sukses di umur yang sudah dibilang matang. Di saat umurnya menginjak 33 tahun, dia belum terpikirkan untuk mempunyai pasangan apalagi berpikir  untuk menikah.

Dia masih ingin merasakan kebebasan tanpa terikat. Bahkan terikat pernikahan sekalipun meskipun dia tahu umurnya sudah tidak muda lagi. Hanya saja dia harus rela di ceramahin mama dan neneknya kalau weekend berkunjung kerumah besarnya.

Keyko nggak mau ambil pusing, menurutnya diumur segitu dia masih kelihatan muda dan masih berhak bebas. Berumah tangga hanya akan membuat terikat dengan segala peraturan yang akan membuat dua orang beda sifat saling berdebat kalau pikiran mereka tidak satu frekuensi, satu zona dan satu dunia.

Di dalam kamusnya, tidak ada toleran yang namanya perceraian, maka dari itu dia tidak mau terlalu gegabah dalam memilih perempuan yang akan jadi pendamping hidupnya.

******

BERSAMBUNG

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Gadis 100 juta (fatamorgana)

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Balas Dendam Sang Mantan Kekasih yang Dikhianati
8.4
Aryan Adhitama, CEO berhati dingin, terpaksa menikahi Alana Shafira setelah sebuah jebakan obat perangsang membuatnya merenggut kesucian perawat kakeknya itu. Pernikahan ini digelar demi tanggung jawab dan nama baik keluarga, meski Aryan hanya menganggap Alana sebagai beban. Alana pun terjebak dalam penderitaan batin bersama pria yang membencinya. Di tengah perbedaan status dan rahasia kelam, mampukah cinta tumbuh dari paksaan dan kesalahpahaman?
Sampul Novel Cinta Pertama Sumber Penderitaanku
8.1
Terlahir kembali, protagonis Cinta Pertama Sumber Penderitaanku menolak menikahi Fred, pria yang ia kejar selama sepuluh tahun. Ia memilih dijodohkan dengan kakak tiri Fred, Zico. Di kehidupan lalu, ia tewas mengenaskan akibat distosia, hanya untuk mengetahui bahwa anak yang dikandungnya adalah hasil perselingkuhan Fred dengan wanita lain menggunakan obat ciptaannya. Kali ini, ia membiarkan mereka hidup tanpa bantuannya. Namun, saat Fred melihat cincin Zico di jarinya, pria itu justru menjadi gila.
Sampul Novel Dosa di Balik Kacamata Sang Dewi
9.1
Menjadi dosen wanita menawan tidak membuat hidup karakter utama berjalan sempurna. Ia mengidap gangguan kecanduan hasrat yang kerap kambuh tiba-tiba, hingga mengancam masa depan hubungannya bersama sang tunangan. Demi kesembuhan, sang tunangan merekomendasikan sebuah klinik kecil di luar area kampus. Siapa sangka, sosok yang bertugas memeriksanya di sana justru merupakan mahasiswa laki-lakinya sendiri. Dengan metode terapi medis yang sangat tidak biasa dan provokatif, rahasia sang dosen kini berada di tangan muridnya.
Sampul Novel Duda kesayangan Gladis
9.3
Pasca dua kali gagal membina rumah tangga, Awan memilih menutup hati dan hanya fokus membesarkan putri tunggalnya. Namun, kehadiran Gladis yang memiliki masa lalu kelam perlahan menggoyahkan prinsipnya. Meski Gladis sangat yakin pernikahan mereka akan abadi, bayang-bayang pria dari masa lalu Gladis justru menghantui Awan. Gladis pun berjuang membuktikan cintanya demi meyakinkan Awan agar tidak menyerah pada perceraian untuk ketiga kalinya.
Sampul Novel Hati Lunara
8.4
Hati Lunara mengeksplorasi spektrum kasih sayang antara orang tua, saudara, hingga sahabat. Fokus pada Lunara Ustman, gadis ini terjebak dalam cinta segitiga unik yang penuh pengorbanan tulus. Di tengah kerinduan mendalam pada ayah bundanya dan berbagai rintangan hidup yang menyakitkan, Luna memilih mengalir mengikuti takdir Tuhan. Ia berjuang menemukan kebahagiaan sejati dan ketenangan setelah badai, meyakini bahwa setiap rahasia peristiwa akan berujung indah.
Sampul Novel Jangan Jatuh Cinta, Ini Hanya Kontrak
7.9
Demi menyembunyikan kelemahan pribadinya, Arga Satria Wicaksana memutuskan untuk mencari seorang istri sewaan. Tak disangka, keputusan kontrak tersebut membawa perubahan drastis dalam hidupnya. Penyakit kronis yang telah membelenggu Arga selama bertahun-tahun secara ajaib mulai membaik berkat kehadiran wanita yang ia bayar tersebut. Hubungan formal ini pun menjadi kunci kesembuhan yang selama ini mustahil ia dapatkan dari pengobatan mana pun.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan