Sampul Novel Menjadi Bayang Cinta Pertamanya

Menjadi Bayang Cinta Pertamanya

8.4 / 10.0
Hamil tiga bulan tidak membuat Jessy mendapatkan belas kasih dari suaminya, Jasper. Demi menyelamatkan kalung peninggalan ibu dari cinta pertamanya, Viola, Jasper dan teman-temannya tega mendesak Jessy yang pandai berenang untuk terjun ke dalam laut. Meski telah menangis dan memohon, harapan Jessy hancur saat Jasper justru mendukung tindakan kejam tersebut. Di titik terendah ini, Jessy akhirnya sadar bahwa dirinya hanyalah bayangan tidak berarti dalam kehidupan sang suami.

Menjadi Bayang Cinta Pertamanya Bab 1

Aku sedang hamil tiga bulan ketika suamiku, Jasper, memintaku terjun ke dalam air untuk mencari kalung peninggalan cinta pertamanya.

Dengan mata yang bengkak karena menangis, aku memohon kepada Jasper sambil menggelengkan kepala. Namun, temannya yang tidak tahan melihat sikapku, akhirnya berbicara.

"Cuma terjun ke dalam air, apa susahnya? Di antara kita semua, cuma kamu yang bisa berenang. Jadi kenapa bukan kamu saja yang melakukannya?"

"Jessy, itu peninggalan ibunya Viola. Bukankah benda itu sangat penting?"

Aku berjuang untuk meraih ujung pakaian Jasper dan memohon belas kasihan terakhir darinya.

Namun, sebelum aku didorong ke dalam laut, aku hanya bisa menggantungkan harapan pada segelintir rasa tidak tega yang mungkin ada di matanya.

Akhirnya, dia membuka mulutnya, "Jessy, kamu pandai berenang. Nggak akan terjadi apa-apa."

Saat itu aku baru menyadari, bahkan dalam keadaan seperti ini, aku tidak lebih dari bayangan samar di hidupnya.

"Splash ...." Sebuah suara percikan yang besar terdengar ketika aku didorong dari kapal pesiar ke dalam laut. Di dalam air, segalanya mendadak menjadi sunyi.

Pikiranku dipenuhi wajah mereka yang berdiri di atas kapal saat aku didorong. Semua ini hanya karena mereka sedang berlibur dan kalung yang diberikan Jasper kepada Viola jatuh ke laut.

Suamiku, Jasper, langsung mengusulkan agar aku, satu-satunya yang bisa berenang, turun untuk mencarinya.

Rasa asin memenuhi mulutku, membuatku tak bisa membedakan mana air laut dan mana air mata.

Perutku mulai terasa sakit dan mencengkeram dengan kuat.

Aku menggelengkan kepala dan berusaha untuk tetap sadar. Demi anakku, aku harus bertahan hidup. "Jasper, angkat aku ke atas!" Aku berteriak sekuat tenaga ke arah kapal, tapi suaraku hampir tidak terdengar.

Salah satu pria di samping Jasper berteriak padaku, "Kalung itu adalah peninggalan ibunya Viola, Jessy. Tolong temukan dulu sebelum naik!"

Suaranya tidak terlalu keras, tetapi terdengar jelas di telingaku. Aku menatap Jasper yang berdiri di sana dengan kepala tertunduk. Jasper, apakah itu juga yang kamu pikirkan?

Mencari kalung di lautan seperti ini jelas sama saja dengan membiarkanku mati.

Tak disangka, Jasper datang dengan sebuah tongkat bambu. Bukannya menarikku keluar, dia malah mendorongku lebih jauh ke dalam laut. Jaraknya tidak jauh, aku bisa melihat jelas gerakan bibirnya yang tidak terucap.

"Patuhlah ...."

"Gluk ...."

"Gluk ...."

Aku mengambang sendirian dengan tak berdaya di laut dan berjuang untuk tetap bertahan hidup. Aku meraih erat-erat rumput laut yang melayang di sekitar, sementara air laut bercampur air mata memenuhi lidahku dengan rasa pahit.

Ada tarikan kuat dari dasar laut yang terus menyeretku ke bawah. Dengan sisa tekad untuk bertahan hidup, aku berusaha keras untuk naik ke permukaan.

Untungnya, aku berhasil menyelamatkan diriku sendiri. Aku terdampar di pantai dan tubuhku terkulai lemas. Namun, di bawahku, pasir pantai sudah berubah merah karena darah. Tenda-tenda yang sebelumnya berdiri di sekitar pantai sudah lenyap entah ke mana.

Aku hanya bisa menundukkan kepala dengan lemah. Betapa konyolnya diriku, masih berharap bahwa Jasper akan menyesal melihat keadaanku yang mengenaskan.

Nyatanya, dia bahkan sudah pergi. Tidak ada siapa pun di sana. Perlahan-lahan, kesadaran mulai meninggalkanku dan aku pingsan.

Ketika membuka mata lagi, aku sudah berada di kamar rumah sakit yang kosong. Tidak ada siapa pun di sana selain aku sendiri.

Dokter masuk ke kamar dan memperbaiki kecepatan infusku. Dia berkata dengan nada penuh rasa kasihan, "Baru saja keguguran, kamu harus benar-benar jaga diri. Kenapa kamu berenang tanpa memikirkan kondisi anakmu?"

Aku memejamkan mata, menelan pahit getir yang tak berujung. Aku menjawab dengan suara pelan, menyembunyikan semua kepedihan yang menggerogoti hatiku.

Bahkan seorang dokter yang merupakan orang asing saja menunjukkan perhatian pada kesehatanku. Namun, orang yang telah hidup bersamaku selama lima tahun, suamiku sendiri, adalah alasan mengapa aku berada dalam kondisi ini.

Karena kami sedang berada di kota tujuan wisata, aku dipulangkan dari rumah sakit setelah hanya tiga hari dirawat. Kali ini, aku bersikeras untuk kembali ke hotel dan mengemasi barang-barangku. Aku memutuskan akan pulang sendiri dan merawat tubuhku di rumah.

Ketika tiba di hotel, aku langsung bertemu dengan Viola. Dia tampak terkejut melihatku. "Jessy?"

Aku menunduk, menatapnya dengan mata yang penuh tekad dan kemarahan. Jasper memang tidak bertindak benar, tapi Viola juga tidak lepas dari tanggung jawab atas kematian anakku.

"Kenapa kamu kembali?" tanyanya, sementara sekelompok orang di pantai sedang memanggang barbeku dengan santai.

Aku berjalan mendekati Jasper dengan wajah dingin. "Katakan padaku password kamar hotel. Aku tadi mencoba masuk tapi nggak bisa."

Aku ingin mengemasi barang-barangku dan meninggalkan tempat menyedihkan ini. Aku mau pulang untuk memulihkan diri. Sisanya, aku akan urus dengan Jasper nanti.

Namun, sebelum Jasper bisa menjawab, Viola memotong pembicaraan. "Jessy, kamar hotelmu sudah lama kami kembalikan."

Setelah berbicara, dia menatap sekeliling dengan ekspresi seolah tak bersalah, seakan ingin menunjukkan bahwa itu bukan kesalahannya. Dengan suara kecil, dia menambahkan, "Kami pikir kamu sudah pulang. Siapa sangka kamu akan kembali? Lagian, meskipun Kak Jasper punya banyak uang ...."

Air matanya hampir jatuh. "Nggak seharusnya kita menyia-nyiakannya, 'kan?"

Apa?!

Aku menarik napas panjang untuk menahan kemarahanku. Aku berjalan mendekati Viola bersiap untuk bicara, tetapi tiba-tiba sebuah frisbee melayang ke arah kami.

"Hati-hati!" Jasper yang biasanya begitu dingin, berlari panik ke arah Viola.

Dengan cepat, dia melindungi Viola di pelukannya. Dalam proses itu, kakinya menendang panggangan barbeku hingga panggangan itu terbalik dan bara panasnya jatuh tepat mengenai kakiku.

Rasa sakit langsung menjalar di kakiku. Kulit di betis bawahku berubah merah terang dalam sekejap.

"Ahh ...."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Menjadi Bayang Cinta Pertamanya

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Shila merintih kesakitan saat Sam mulai merasuki dirinya dengan penuh gairah. Dalam suasana yang mencekam dan penuh risiko, Sam berbisik lirih agar Shila mengecilkan suaranya. Ia memperingatkan gadis itu bahwa orang tuanya bisa mendengar aktivitas rahasia mereka di dalam rumah tersebut. Ketegangan memuncak saat mereka berusaha menyembunyikan hubungan terlarang ini dari pendengaran ayah dan ibu Shila yang berada sangat dekat dengan mereka.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Demi melindungi nyawa buah hati yang tidak berdosa, Neva Zetrix terjebak dalam situasi yang sangat memilukan. Ia terpaksa menekan harga dirinya dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson setiap hari. Perjuangan hidup Neva ini didorong oleh kasih sayang seorang ibu yang rela melakukan apa pun demi sang anak. Di tengah tekanan dari sosok Brian yang dominan, Neva harus bertahan dalam dinamika hubungan yang penuh dengan pengorbanan batin.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Kisah mafia dan romansa ini berawal saat seorang ayah tega menjual putri kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, gadis itu tumbuh dewasa hanya untuk menghadapi kenyataan pahit tentang garis hidupnya. Dia tidak memiliki pilihan selain menerima takdir kelam yang telah ditetapkan, yakni menjadi istri dari seorang pengedar narkoba yang berbahaya. Perjalanan hidupnya kini terjebak dalam dunia kriminalitas yang penuh dengan intrik dan bahaya besar.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita cantik dengan reputasi buruk sebagai perusak hubungan, memutuskan untuk bertobat. Demi berguru pada desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menembus musim dingin utara yang mematikan. Namun, Amber dirampok dan terdampar di hutan beku. Satu-satunya harapan hidupnya adalah pria misterius bernama Tuan Dingin. Duda yang membenci wanita ini dicap kanibal oleh warga sekitar. Akankah Amber mampu meluluhkan hatinya atau justru menjadi korban kebencian sang pria?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan