Sampul Novel Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai

Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai

9.3 / 10.0
Dalam novel romantis miliarder Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai, seorang mahasiswi bercerai secara rahasia dari suaminya yang kaya demi mengejar kebebasan saat hamil. Temukan kisah perjuangan hidupnya di novel web ini. Baca novel online untuk mengikuti perjalanan kemandiriannya.
Ringkasan Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai
Lima tahun menjadi istri rahasia miliarder Tritan Wirajaya, seorang mahasiswi akhirnya mundur saat cinta pertama suaminya kembali. Sadar cintanya bertepuk sebelah tangan, ia menjebak Tritan menandatangani surat cerai lewat berkas kuliah. Ia lalu pergi jauh dalam kondisi hamil. Kehilangan istri tulus dan calon pewaris membuat Tritan menyesal dan mencarinya. Namun, sang mantan istri kini telah bertransformasi menjadi wanita karier mandiri, membuat sang miliarder harus berlutut memohon cintanya.
Baca Selengkapnya

Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai Bab 1

Lima tahun aku menikah dengan Tritan Wirajaya, salah satu miliarder yang namanya tercatat di daftar sepuluh besar Forbes.

Sementara aku? Aku hanyalah istri bayangan, seorang mahasiswi yang sebentar lagi akan lulus, nyaris tak pernah dikenal publik.

Aku selalu menenangkan diriku sendiri.

“Tak apa. Status Nyonya Wirajaya tak penting. Selama ada cintanya… biarlah identitasku tetap tersembunyi. Publik tahu atau tidak, itu bukan masalah.”

Namun kenyataan menamparku ketika cinta pertamanya kembali dari luar negeri. Baru kusadari, pernikahan kami… hanyalah sekadar selembar kertas bernama akta nikah.

Rasa yang kusebut cinta… mungkin sepenuhnya sepihak dariku.

Akhirnya, kuletakkan sebuah surat cerai di hadapannya. Kusamarkan sebagai berkas kuliah yang butuh tanda tangannya.

Tanpa curiga, dia menorehkan namanya, dan pada detik itu, pernikahan kami resmi berakhir.

Sikap acuhnya saat menandatangani berkas itu, sama persis dengan caranya memperlakukanku selama lima tahun, dingin, tanpa hati.

Tak ada cinta di antara kami. Maka aku memutuskan untuk mengejar kebebasanku sendiri.

Namun ketika akta cerai itu mulai berlaku, yang kumiliki bukan hanya diriku sendiri… tapi juga janin kecil yang tengah kukandung.

Hanya saja, entah kenapa… saat aku meninggalkannya sejauh mungkin, ke tempat yang tangannya tak bisa jangkau… barulah dia sadar.

Baru dia mengerti apa yang hilang dari hidupnya, seorang wanita yang mencintainya sepenuh hati, dan juga ahli warisnya sendiri!

Saat akhirnya kembali menemukanku, meminta untuk memulai dari awal…

Aku sudah berubah.

Aku sudah dewasa.

Aku sudah mandiri.

Aku memiliki karier dan hidupku sendiri.

Aku bukan lagi wanita yang hanya hidup berputar di sekitar cinta semata.

Dan kini, dia berlutut di hadapanku, memohon cintaku, memohon agar aku kembali…

Aku melangkah ke kantor pengacara sambil membawa berkas perceraian. Pengacara itu hanya melirikku sekilas, dingin dan acuh, sama sekali tak menganggapku sebagai klien.

Dia mengenakan setelan jas khusus, sepatu kulit mengilap. Sementara aku… hanya memakai rok selutut sederhana dengan atasan rajut. Penampilanku lebih mirip seperti mahasiswa.

“Apa surat cerai ini sah? Kalau sudah dibubuhkan stempel resmi, lalu suamiku menandatanganinya, apakah itu cukup untuk berlaku?” tanyaku hati-hati.

Pengacara itu mengerutkan kening, seolah tak percaya aku sudah menikah. Dia menunduk, memeriksa berkas yang kubawa dengan teliti.

“Nggak ada masalah dengan berkas ini…”

Jawaban itu membuatku menghela napas lega.

'Tritan, biarlah pernikahan kita berakhir diam-diam seperti ini.'

Saat kembali ke kediaman Keluarga Wirajaya dengan berkas di tangan, para penjaga di depan pintu tetap saja memperlakukanku seolah aku tak pernah ada. Wajar saja, Tritan memang tak pernah mengumumkan aku sebagai istrinya.

Bagi mereka, aku hanya mahasiswi miskin yang kebetulan ditolong tuannya.

Di vila semegah ini, aku bukan siapa-siapa. Bahkan, di mata Tritan sendiri… mungkin aku juga tak pernah benar-benar dianggap sebagai istrinya. Mungkin aku dikira adalah mahasiswi miskin yang dibiayai hidupku oleh Tritan.

Klik...

Aku membuka pintu ruang kerja. Dan duniaku berhenti.

Renata Kusuma ada di sana.

Dia duduk manis di sofa, sementara Tritan menyuapkan biskuit kaviar ke mulutnya. Renata membuka mulut manja, menerima suapan itu. Mereka saling tatap, bertukar senyum intim.

Kaviar.

Makanan yang dulu paling Tritan benci. Dia pernah melarang keras makanan itu masuk rumah. Dia bahkan melarang ada makanan apapun di ruang kerjanya. Ini aturan yang dia tetapkan sejak awal pernikahan kami.

Tapi sekarang? Renata bisa dengan bebas melahapnya di sana, di ruang kerja yang dulu kusebut wilayah terlarang.

Bukankah itu berarti, dia jauh lebih penting daripada aku?

Aku sebenarnya sudah tahu sejak sebulan lalu.

Namun tetap saja, saat sekali lagi dibandingkan dan kalah, hatiku dipenuhi kekecewaan.

Aku menekan getir, berusaha menampilkan wajah tenang.

“Tritan, ini formulir pemeriksaan kesehatan dari kampus. Tolong tanda tangani,” ucapku lirih, meletakkan berkas di meja kerjanya.

Formulir pemeriksaan kutaruh paling atas, sementara surat cerai kusembunyikan di bawahnya, hanya menyisakan sudut kertas agar tak jelas terlihat.

Renata menoleh begitu melihatku datang. Dia bangkit dengan senyum ramah.

“Isabel…kamu sudah pulang? Aku sama Tritan lagi bahas menu makan malam. Mau ikutan?” katanya sambil merangkul lengan Tritan seolah menantangku.

Tatapan Tritan sempat jatuh pada berkas itu. Namun sebelum sempat membaca, Renata menyelipkan senyumnya yang santai.

“Cuma formulir pemeriksaan kesehatan saja, ‘kan? Untuk apa dilihat lagi? Tritan, Tritan… caramu memperlakukan Isabel terlalu keras. Sama sekali nggak kayak suami, lebih mirip kakak atau orang tua yang suka ngatur.”

Tritan terdiam. Lalu meletakkan formulir dan menandatangani.

“Benarkah? Aku nggak seperti itu.”

Degup jantungku melonjak saat dia meletakkan pena-nya. Aku menahan kebahagiaanku, buru-buru melipat berkas itu, menyelipkannya ke dalam tas.

“Makasih, maaf merepotkan...” ucapku cepat, tak berani menatapnya lebih lama.

Aku segera keluar. Ujung jariku bergetar, jantungku berdebar tak karuan.

Tritan sudah menandatangani.

Artinya… aku bisa benar-benar melepaskan diri dari pernikahan ini, melepaskan diri darinya.

…

Pernikahan kami sejak awal hanyalah sebuah kesalahan.

Ayahku, sopir pribadi Pak Niko, kakek Tritan. Dalam jebakan yang dibuat pesaing bisnis, ayahku mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Pak Niko hingga akhirnya meninggal. Sebagai balas budi, Keluarga Wirajaya membesarkanku.

Sepuluh tahun lalu, Pak Niko meninggal.

Sejak itu, aku tinggal bersama Tritan, pria sepuluh tahun lebih tua dariku.

Sikapnya selalu dingin dan tegas, nyaris tak pernah menyingkap senyum. Dalam dunia bisnis, namanya terkenal karena ketajaman dan kekejamannya. Setiap orang yang pernah berurusan dengannya selalu dibuat gentar sekaligus kagum.

Aku menganggapnya seperti kakak, mengagumi dan menyukainya diam-diam. Namun perasaan itu selalu kusembunyikan, terkunci rapat jauh di dalam hati.

Kami jarang berinteraksi, hingga suatu malam di pesta keluarga, dia mabuk dan masuk ke kamarku… malam itu mengubah segalanya.

Dia memilih bertanggung jawab, kami pun menikah.

Awalnya, aku mengira itu adalah awal kebahagiaan.

Namun perlahan, aku sadar semua itu hanyalah fatamorgana.

Sejak Renata kembali dari luar negeri, sikap Tritan padaku semakin dingin.

Dan kini… akhirnya aku menutup bab itu, merebut kembali kebebasanku.

Aku menggenggam erat berkas itu, seakan sedang memegang kunci menuju kebebasan yang selama ini kurindukan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta Sendal Jepit
7.8
Hidup Amara hancur setelah ibunya pergi dan ayahnya menikah lagi dengan wanita kejam. Ia pun lebih suka keluyuran hingga suatu hari bertemu Agung saat menghindari kejaran polisi. Sialnya, mereka justru dituduh berbuat asusila oleh warga desa dan dipaksa menikah secara mendadak. Meski awalnya canggung, benih cinta mulai tumbuh di tengah berbagai kemelut yang menguji hubungan mereka. Lewat perjuangan keras, Amara dan Agung akhirnya menemukan kebahagiaan sejati yang tulus.
Sampul Novel Istri Bodoh, Mantan Miliarder
8.1
Alisa terjebak dalam pernikahan menyesakkan bersama Dion, suami super pelit yang hanya memberinya uang belanja dua puluh lima ribu rupiah sehari untuk enam orang. Selain tekanan ekonomi, Alisa harus menelan makian mertua setiap hari. Situasi memburuk saat ia memergoki Dion mendekati mantan kekasihnya. Di tengah kemelut, Alisa menemukan aplikasi penghasil uang dan merahasiakannya. Namun, saat mencoba membongkar skandal Dion, ia justru difitnah menggoda ayah mertuanya sendiri.
Sampul Novel Paman, Silakan Tanda Tangani Surat Cerainya
8.8
Delis sangat mencintai Kelven hingga berhasil menjadi istrinya. Namun, kebahagiaan saat ingin mengabarkan kehamilannya hancur ketika Kelven pulang bersama wanita lain yang merebut segalanya. Setelah berulang kali tersakiti, Delis membulatkan tekad untuk menyodorkan surat cerai lalu pergi menjauh. Kelven yang kehilangan tidak menyangka mantan istrinya akan lenyap tanpa jejak, membuatnya frustrasi dan mencari Delis ke berbagai belahan dunia bagai orang gila.
Sampul Novel Secret Family
9.1
Jasmine adalah model yang menjalin hubungan terlarang dengan anak mantan suaminya. Namun, kemunculan Lilo seketika menghentikan romansa mereka dan memicu kemarahan sang pria. Di sisi lain, Sica yang pernah dibuang ibunya kini dekat dengan tetangga masa kecilnya. Kehidupan Sica mulai kacau saat Rannu hadir di tengah mereka. Melanjutkan kisah generasi sebelumnya, mampukah Sica dan Jasmine mengambil keputusan tepat atau tetap terjebak dalam dilema yang sama?
Sampul Novel The Young Lady And The Mafia
9.6
Griffin Hall, pelarian yang diadopsi Godfather Shadrach di Manhattan, berambisi merebut kekuasaan ayah angkatnya di usia muda. Di tengah gejolak itu, ia bertemu Yara Whitney, bangsawan yang mengidap penyakit mematikan. Meski berbeda kasta, Yara terseret ke dunia mafia yang penuh darah, nafsu, dan keserakahan. Cinta bertepuk sebelah tangan dan perebutan tahta menciptakan rintangan pedih bagi mereka. Akankah perasaan tulus sang nona mampu bertahan di pusaran konflik kriminal ini?
Sampul Novel Wanitamu Canduku
8.1
Kehidupan Rene, seorang staf finansial, mendadak rumit saat Tatang dan Farhan hadir bersamaan. Tatang merupakan manajer bank yang dewasa, namun kedekatannya dengan Ajeng memicu api cemburu Rene. Di sisi lain, Farhan yang posesif datang dari London meski dibayangi masalah kehamilan mantan kekasihnya, Putri. Terjepit di antara dua pria yang gigih mengejar cintanya, Rene kini harus menentukan pilihan hati di tengah konflik masa lalu dan persahabatan yang menguji kesetiaannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan