Sampul Novel PEMBALUT SUAMIKU

PEMBALUT SUAMIKU

9.3 / 10.0
Dalam novel PEMBALUT SUAMIKU, Laksmi menghadapi misteri besar saat suaminya kembali setelah sepuluh tahun menghilang. Perilaku aneh menyimpan pembalut bekas memicu teror dalam mystery story ini. Temukan rahasia gelap di balik kepulangan misteriusnya dalam horror novel yang mencekam ini.
Ringkasan PEMBALUT SUAMIKU
Setelah menghilang tanpa jejak selama sepuluh tahun dan sempat dinyatakan wafat, suami Laksmi tiba-tiba kembali ke rumah. Namun, kepulangannya justru membawa suasana mencekam bagi sang istri. Laksmi menemukan sebuah kebiasaan mengerikan yang dilakukan suaminya, yakni mengumpulkan serta menyimpan pembalut bekas pakai secara sembunyi. Perilaku ganjil tersebut memicu kecurigaan besar di benak Laksmi tentang apa yang sebenarnya terjadi selama ini.
Baca Selengkapnya

PEMBALUT SUAMIKU Bab 1

PEMB4LUT SUAMIKU

"Astaghfirullah!"

Sontak aku terperangah kaget dan reflek melempar bungkusan plastik itu ke tanah. Aku terkejut bukan kepalang mendapati plastik berisi pembalut bekas pakai yang disimpan Mas Darma di saku celananya.

Untuk apa dia menyimpan pembalut bekas pakai seperti ini? Pembalut siapa ini?

"Mas ... Mas ...." Aku berteriak tak sabar memanggil Mas Darma yang berada di teras rumah dengan anak-anak.

"Ada apa sih, Bu? Gak baik tau malam-malam teriak!" sungut Mas Darma, lelaki yang bahkan diberitakan warga sudah tewas sebab bertahun-tahun lamanya tidak pulang.

Dan aku hanya bisa sabar dan menenangkan anak-anak ketika mendapati olokan demikian dari orang-orang.

Bahkan tak jarang Danu pulang bermain dalam keadaan menangis karena diolok teman-temannya bahwa Danu anak tak diinginkan yang ditinggal ayahnya.

"Mas, i-itu apa? Kenapa ada di saku celanamu?" tanyaku shock sembari menunjuk sesuatu yang tergeletak di tanah.

"Laksmi! Aku tidak suka ya kamu sembarangan membuka celanaku seperti itu! Lancang kamu sekarang, ya!" bentak Mas Darma yang membuatku tersentak kaget.

Ada rasa tak percaya dia membentakku seperti itu. Sebab, ini baru kali pertama dia meninggikan suara terhadapku bahkan hanya karena perkara sepele.

"A-aku tidak berniat seperti itu, Mas. Aku hanya ingin mencuci celanamu. Benda itu menganggu berada di sakumu dan akhirnya kuambil khawatir sesuatu yang penting," jelasku panjang lebar dengan mulut gemetar.

Tiktok 1

Pasalnya, kilatan mata Mas Darma begitu tajam dan nyalang menatapku. Seolah aku sudah melakukan hal fatal di sini.

Padahal, harusnya aku yang marah dan dia berutang penjelasan padaku. Bagaimana pembalut bekas pakai wanita bisa ada di sakunya bahkan jumlahnya tidak hanya satu. Terlebih masih ada noda darah di sana. Aku bergidik ngeri melihat bungkusan dengan plastik kresek putih itu tergeletak di lantai.

"Aku baru pulang dari perjalanan jauh, harusnya kamu ngelayani aku! Bukannya malah menanyakan hal tidak penting seperti ini! Lain kali jangan lancang membuka celanaku sembarangan!" peringat Mas Darma serius. "Bukan hanya celana, tapi apapun barang milikku!" imbuhnya sengit.

Aku menunduk takut. "I-iya, Mas. A-aku minta maaf."

Mas Darma membuang muka dan keluar kamar tanpa berkata apapun lagi.

Kejadian barusan masih tak bisa kupahami. Sejak awal Mas Darma pulang, aku merasa ada yang berbeda darinya. Namun, kupikir wajar karena kami tidak bertemu hampir menginjak satu dekade lamanya. Jadi tak heran aku merasa asing. Bahkan, kali pertama ketemu sore tadi saat dia pulang, aku sempat mematung beberapa saat dan tidak ingat siapa dia.

Sembilan tahun berpisah banyak hal yang berubah dari Mas Darma. Mulai dari postur tubuh dan wajahnya ada banyak perubahan.

"Sebenarnya apa yang terjadi?" Pikiranku kalut memikirkan pembalut bekas yang berada di saku Mas Darma barusan. Namun, aku tidak berani menanyakan ini lebih jauh. Situasinya sedang tidak tepat. Mungkin benar Mas Darma capek.

***

"Mi ... Laksmi ...."

"Iya, sebentar!" teriakku dari arah dapur. Tergesa aku menghampiri asal suara di teras depan.

"Budhe? Silakan masuk, Budhe," ujarku mempersilakan Budhe masuk.

"Udah gak perlu. Budhe cuma mau tanya asam jawa kamu ada stok nggak? Budhe lupa bikin kehabisan," ujar Budhe Yanti. Ia berdiri di ambang pintu.

"Oh, asam jawa. Iya aku ada stok banyak, kok. Bentar aku ambilkan. Budhe silakan duduk dulu."

Aku masuk ke dapur mengambil asam jawa yang Budhe pinta.

"Mi, itu kok ada kopi lengkap sama camilannya. Habis ada tamu siapa, Mi, pagi-pagi begini?" Budhe menunjuk meja di beranda rumah yang ada piring berisi ubi kukus serta kopi yang sudah sisa setengah di sana.

Kami sengaja menyediakan kursi lengkap dengan meja mini di beranda rumah. Sebab, jika ada tamu lelaki aku tidak boleh membawanya masuk. Jadi kujamu tamu tersebut di sini. Khawatir menimbulkan fitnah sebab aku wanita bersuami yang tinggal sendiri, sebelum Mas Darma pulang.

"Oh itu, bekas Mas Darma, Budhe," sahutku sambil tersenyum manis. Ada rasa bahagia sekaligus tak percaya akhirnya yang kami harapkan kini sudah terjadi. Mas Darma benar-benar pulang dan aku bisa membuktikan bahwa yang diberitakan orang-orang kampung tidaklah benar jika Mas Darma sudah meninggal.

Mendengar jawabanku, Budhe mengangkat alis seolah heran. "Darma? Suami kamu?" tanya Budhe ragu.

"Iya, Budhe. Alhamdulillah. Bapaknya anak-anak sudah pulang," sahutku penuh semangat.

Budhe tiba-tiba mengusap seluruh tubuhnya sembari bergidik seolah tengah merinding. Pandangannya kemudian menatap awas ke kanan kiri dan seluruh rumah.

Lantas, wanita setengah baya itu pergi begitu saja dengan melempar tatapan mengerikan padaku.

"Hii! Benar ternyata kata orang!" gumamnya seolah mencibir yang masih bisa kudengar sebelum Budhe benar-benar menjauh.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi PEMBALUT SUAMIKU

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cintamu Seperti Uang Kecil
8.4
Rani merasa tertekan menghadapi kenaikan harga pangan yang mencekik. Meski Dimas, suaminya, rutin menyiapkan kebutuhan pokok di rumah, ia hanya memberi Rani jatah harian sebesar 25 ribu rupiah untuk lauk pauk. Rani merasa nominal tersebut sangat tidak masuk akal dan menganggap suaminya sangat pelit. Saat Dimas memberikan uang itu dengan santai, Rani menerimanya dengan ketus. Baginya, uang sekecil itu bahkan tidak cukup untuk membeli bedak, apalagi memenuhi gizi keluarga.
Sampul Novel Janji yang Dikhianati, Cinta yang Terluka
9.1
Setelah mengetahui tunangannya berselingkuh dengan cinta pertamanya, seorang wanita diam-diam menggugurkan kandungan yang belum genap tiga bulan. Penderitaannya kian berat saat dipaksa mengosongkan kamar utama demi wanita itu. Puncaknya, pesta pertunangan mereka diubah menjadi acara penyambutan sang cinta pertama hingga dirinya dipermalukan di depan umum. Enggan bertahan dalam kehinaan, ia memotong gaun pertunangannya dan memilih menikahi pria dari kencan buta.
Sampul Novel Kubiarkan Kau Bersama Selingkuhanmu
9.1
Betapa hancurnya hatiku saat mengetahui Arza, suamiku sendiri, berselingkuh dengan Zorah. Padahal, selama ini aku yang membiayai hidup janda dari mendiang kakakku itu. Sungguh kejam cara Zorah membalas segala kebaikanku. Namun, aku tidak akan tinggal diam meratapi pengkhianatan ini. Aku telah menyiapkan serangkaian kejutan menyakitkan yang akan menghancurkan hidup mereka berdua. Kini saatnya para pengkhianat itu merasakan pembalasanku yang tak terduga.
Sampul Novel Takdir Yang Salah 2
9.3
Kisah cinta antara Alif dan Amel kini berada di ujung tanduk saat masa lalu kembali menghantui. Ilham, mantan kekasih Amel, menolak menerima kenyataan bahwa hubungan mereka telah berakhir secara sepihak. Didorong oleh rasa sakit hati, Ilham menyusun rencana licik untuk merusak kebahagiaan pasangan tersebut. Di tengah tekanan dan sabotase yang terus berdatangan, mampukah Alif dan Amel menjaga komitmen mereka agar tidak hancur berantakan?
Sampul Novel Terjerat Gairah Berbahaya
7.9
Melati terjebak dalam situasi pelik saat dipaksa menggantikan kakaknya yang kabur dari perjodohan demi menjaga martabat keluarga. Tanpa pilihan, ia harus bersanding dengan Arya Dwicandra, bos di kantornya yang sangat ia benci. Bagi Arya, Melati adalah pembawa sial yang menghancurkan masa depannya. Di tengah kebencian mendalam dan rahasia besar yang menyelimuti Arya, mampukah pernikahan tanpa cinta ini bertahan? Akankah rasa sayang muncul di antara dua orang yang saling membenci?
Sampul Novel Terjerat Nikmat Sesaat
9.3
Dalam dinamika romansa modern yang penuh godaan, sebuah aturan mutlak harus dipatuhi: jangan pernah membiarkan perasaan cinta tumbuh atau kamu akan terjebak dalam konsekuensi yang rumit. Kisah ini mengikuti perjalanan emosional yang intens saat batas antara kesenangan duniawi dan komitmen mulai memudar. Ketika godaan sesaat berujung pada dilema hati yang mendalam, mampukah logika bertahan atau justru takdir yang akan mengambil alih segalanya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan