Sampul Novel Psikopat itu Adik Pacarku

Psikopat itu Adik Pacarku

8.2 / 10.0
Dalam novel misteri Psikopat itu Adik Pacarku, seorang wanita tewas dibunuh karena pacarnya mengabaikan telepon daruratnya. Sang pacar yang bekerja sebagai ahli restorasi mayat histeris saat menyadari jasad berwajah hancur yang ia tangani adalah kekasihnya. Baca novel online ini.
Ringkasan Psikopat itu Adik Pacarku
Saat nyawanya terancam oleh pembunuh kejam, satu-satunya harapan terakhir wanita ini adalah panggilan telepon kepada kekasihnya. Namun, sang pacar menganggapnya gurauan belaka dan memutuskan panggilan demi merayakan ulang tahun teman masa kecilnya. Pengabaian itu berujung pada pembunuhan sadis. Penyesalan terlambat datang ketika pria yang bekerja sebagai ahli pemulihan mayat itu harus merestorasi jasad dengan kepala hancur, yang perlahan mengungkap wajah hancur sang kekasih hingga membuatnya kehilangan akal sehat.
Baca Selengkapnya

Psikopat itu Adik Pacarku Bab 1

Sewaktu dikejar oleh pembunuh, telepon terakhir demi bertahan hidup, kutujukan kepada pacarku.

Pacarku mengira aku bercanda dan menutup teleponnya.

Hal itu memutus kesempatan terakhirku untuk bertahan hidup.

Saat aku dibunuh dengan kejam, pacarku tengah merayakan ulang tahun kekasih masa kecilnya.

Kemudian, sebagai ahli perbaikan mayat, pacarku mengambil alih sebuah mayat.

Kepala yang hancur itu perlahan-lahan menampakkan wajahku. Pacarku pun langsung menjadi gila.

Mayatku ditemukan oleh petugas kebersihan, tiga hari setelah aku meninggal.

Kecuali kepalaku yang tidak pernah ditemukan, bagian tubuh lainnya, semuanya sudah ditemukan.

Gio Jatmika mengambil alih mayatku untuk diperbaiki.

Ini adalah proyek besar. Tubuhku dimutilasi menjadi delapan bagian yang mengerikan dan proses perbaikannya sangat sulit.

Gio menghela napas dalam-dalam. "Wanita ini sangat tragis. Ini pertama kalinya aku melihat mayat yang begitu mengerikan."

Asisten muda itu menyatukan perutku dan menghela napas. "Anak di perut wanita ini sudah terbentuk. Satu mayat, dua nyawa. Janin ini meninggal dalam kandungan. Benar-benar tragis."

Aku melayang di udara dan diam-diam memperhatikan punggung Gio.

Gio tidak mengenaliku.

Tujuh tahun menjalin cinta. Perasaan yang mendalam dan hasrat penuh kegilaan yang terjadi berulang kali, tetap saja Gio tidak mengenali mayatku.

Tiba-tiba saja, aku bertanya-tanya ekspresi seperti apa yang akan muncul di wajahnya ketika Gio mengenaliku setelah kepalaku ditemukan nanti.

Gio membalik bagian tubuh di punggungku dan menjahit bekas luka tebasan yang melintang di punggungku.

Jantungku berdebar-debar.

Kenangan di malam itu, malam di mana hujan sedang turun, kembali terlintas di benakku.

Pembunuh itu mengejarku dan menebas punggungku dengan parang.

Darah mengalir di punggungku, bercampur dengan air hujan dan menghilang dalam kegelapan malam.

Telepon terakhir demi bisa bertahan hidup, kutujukan kepada Gio.

Namun, yang kudapatkan malah kata-katanya yang sedingin es. "Bisakah kamu berhenti membuat keributan? Untuk apa kamu bersandiwara seperti ini? Aku nggak akan mau mengalah. Aku akan mengakhiri perang dingin ini, hanya kalau kamu mau minta maaf pada Zoya."

Suara "bip" dari telepon yang ditutup, menjadi elegi terakhirku.

Kemudian, suara yang mengerikan datang dari arah belakang. "Kena kamu!"

Aku menjerit dan berteriak minta tolong dengan panik.

Namun, yang kudapatkan adalah pisau tajam yang menusuk tenggorokanku.

Saat aku jatuh ke dalam kegelapan, wajah Gio muncul di benakku.

"Gio, aku benar-benar kesakitan."

Malam tiba. Gio bekerja lembur untuk menjahitku menjadi bentuk manusia kembali.

Ketika Gio pulang kerja, hujan gerimis mulai turun.

Gio tidak membawa payung. Jadi, dia berdiri di bawah atap dan menunggu hujan reda.

Asisten muda itu bertanya dengan ragu-ragu, "Apa Kak Celia belum datang menjemput Anda?"

Selama bertahun-tahun, selalu aku sendiri yang menjemput Gio dari tempat kerja.

Namun, sekarang, selama tiga hari berturut-turut, aku tidak muncul. Asisten muda itu pasti penasaran.

Gio menunduk dan melihat tetesan air hujan yang jatuh ke tanah dan menimbulkan percikan-percikan air itu. Kemudian, Gio berkata dengan acuh tak acuh, "Hmm. Kami bertengkar dan sedang perang dingin."

Asisten muda itu merasa sudah salah bicara dan buru-buru berkata, "Kak Gio, biar kupanggilkan taksi. Hujan ini mungkin akan lama turunnya."

Gio menolaknya. "Aku akan menunggu sebentar lagi."

Gio menungguku menjemputnya, memberinya kesempatan dan mengakhiri perang dingin.

Namun, aku tidak akan pernah lagi muncul di hadapannya.

Hujan turun makin deras. Sebuah mobil menerobos rinai hujan.

Gio menengadah dan matanya menyiratkan sedikit kegembiraan.

Namun, detik berikutnya, senyum tipis di bibir Gio langsung membeku.

Itu karena dia tidak melihatku seperti yang dia inginkan.

Zoya Yuwanto berjalan tertatih-tatih menghampiri Gio sambil memegang payung, bagaikan anak burung yang penuh semangat.

"Kak Gio, aku datang untuk menjemputmu pulang."

"Kudengar sudah tiga hari berturut-turut Kak Celia nggak menjemput Kak Gio pulang dari kerja. Jadi, tugas ini cuma bisa diserahkan padaku."

Zoya tersenyum cerah dan manis. Namun, kata-katanya itu secara halus mengisyaratkan menyingkirkanku.

Kesuraman di wajah Gio langsung menghilang dan dia mengusap kepala Zoya.

"Oke, kalau begitu biar Zoya saja yang menjemputku mulai sekarang."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Psikopat itu Adik Pacarku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Bayangan Pengantin yang Terlupakan
9.0
Menjadi kekasih Ronan Leach, CEO kaya Grup Leach, selama lima tahun ternyata membawa luka mendalam. Meski mengaku cinta, Ronan justru diam-diam menikahi janda sahabatnya dan meresmikan wanita itu sebagai Nyonya Besar Keluarga Leach di depan publik. Setelah berkali-kali memaafkan pengkhianatan Ronan—termasuk saat pria itu menghamili istrinya—sang protagonis akhirnya memilih pergi selamanya. Dia melangkah pergi membawa rahasia kehamilan dirinya sendiri, meninggalkan Ronan yang terlambat menyesali hilangnya sang kekasih dan calon pewaris tunggalnya.
Sampul Novel Bukan Seorang Pengganti
7.9
Dira hancur saat dokter memberikan vonis medis yang mengerikan. Tanpa dukungan di masa kritis, ia menyadari suaminya selama ini hanya menganggap dirinya sebagai sosok pengganti yang tak berharga. Di tengah penderitaan fisik dan batin, Dira harus mengambil keputusan besar terkait hidupnya. Mampukah ketulusan cinta yang ia berikan selama ini membuka mata sang suami, ataukah ia akan tetap dipandang sebelah mata sebagai bayangan orang lain selamanya?
Sampul Novel Gerhana
9.6
Gerhana Putri Alam tak menyangka perselisihannya dengan preman garang bernama Tangguh Langit Ramadhan justru menumbuhkan benih cinta. Meski Tangguh bersikap dingin dan merasa tidak pantas bersanding dengan putri seorang jenderal, Gerhana tetap yakin ada perasaan tulus di balik sikap acuh tersebut. Tangguh bersikeras menepis kenyataan itu, namun Gerhana balik menggoda rahasia sang pria yang diam-diam sering menatap fotonya. Akankah perbedaan status menyatukan mereka?
Sampul Novel Jangan rebut suamiku!
9.4
Sena Anindhita terperangkap dalam pernikahan tanpa cinta bersama Arga Bhanu akibat sebuah insiden tidak terduga. Hidupnya penuh penderitaan karena harus berbagi suami dengan wanita lain. Arga bahkan enggan berbagi ranjang dengannya dan tetap setia mencintai kekasihnya, Gisca. Meski Sena terus berharap pintu hati suaminya terbuka, kenyataan pahit menunjukkan bahwa perasaan Arga dan Gisca terlalu kuat untuk ditembus, meninggalkan Sena dalam kehampaan.
Sampul Novel Rahasia Penculikan 11 Tahun Silam
8.4
Almann terpaksa mendekam di balik jeruji besi akibat tuduhan penculikan yang terjadi sebelas tahun silam. Namun, di balik jeruji itu tersimpan sebuah rahasia besar yang menyakitkan. Ia sebenarnya tidak bersalah dan hanya berusaha memenuhi janji sucinya kepada seorang wanita yang sangat ia cintai. Sayangnya, wanita itu adalah sosok yang tidak akan pernah bisa ia miliki seutuhnya. Almann memilih bungkam demi menjaga komitmen terakhirnya tersebut.
Sampul Novel Terjerat Obsesi CEO Arogan
9.1
Elena hancur setelah dikhianati oleh suaminya. Dalam kepedihan, ia bertemu Karl, pria dari masa lalunya, di sebuah bar. Pertemuan itu berujung pada satu malam yang menjerat Elena dalam obsesi dingin Karl. Sang CEO menuntut Elena bercerai demi memilikinya sepenuhnya. Kini, Elena terjebak antara masa lalu dan hasrat baru yang berbahaya. Haruskah ia melawan tarikan Karl yang posesif atau menyerah pada cinta berisiko yang mengaburkan batas kewarasan ini?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan