Sampul Novel DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2

DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2

8.2 / 10.0
Kehamilan pertama Adiba yang menginjak usia lima bulan justru dihantui teror mencekam di rumah baru mereka. Meski tetangga memperingatkan tentang kutukan kematian saat pembangunan kolam renang, Syden tetap mengabaikannya. Di tengah tekanan mistis yang makin gencar, mental Adiba kian terguncang oleh rumor perselingkuhan suaminya. Syden dikabarkan memiliki simpanan yang juga tengah mengandung lima bulan, memicu konflik batin hebat bagi sang istri sah.

DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2 Bab 1

Bab. 1

Ada bisikan lembut..

" Adiba sayang, kita sudah sampai di mall. bangunlah.."

"Ya, Syden ".

Nyamannya menggeliat,

"cantikmu Adiba kalau bangun tidur , matamu berkedip-kedip seperti anak kecil ".

Keluar dari mobil , syden langsung memeluk bahuku . Pelan-pelan kulepaskan pelukan Syden , tak kuhiraukan Syden yang keheranan dengan sikapku . Jalan berdampingan saja sudah bagus , aku juga tidak mengharuskan Syden selalu memeluk bahuku tiap jalan ke mall. Baru saja masuk mall , bau harum menyeruak masuk ke dalam hidung tapi sudah ada yang berbisik..

" Aku mau peluk kamu , Adiba tapi kenapa kamu tolak ?. Kamu mau semua laki mengagumi kecantikanmu , mentang-mentang kamu makin cantik di masa kehamilanmu ini ".

Langsung kuhentikan langkahku tapi tetap saja ada yang melanjutkan bisikan ..

" Aku ini suamimu , bangga punya istri hamil yang cantik tapi kamu malu dipeluk suamimu yang jelek ini , Adiba ".

Aku masih tetap diam tidak mau melawan meskipun mendengar bisikan Syden karena aku sadar diri kalau aku hamil dan mau memberikan rasa nyaman pada janin di rahimku . Masih terdengar bisikan ...

" Lihatlah.. kamu selalu menjadi pusat perhatian dimanapun kamu berada meskipun kamu hamil . Bangga kamu Adiba jadi perempuan cantik ".

Langsung kulihat wajah Syden yang berdiri tegak di sampingku , sambil menekan rasa kesalku.. aku tetap tersenyum sambil menyentuh pipi Syden ...

" Pulang saja , yuk ".

Kubalikkan badan berjalan ke luar pintu , Syden langsung memeluk bahuku..

" Adiba , ayo kita belanja sekalian makan siang ".

Kutatap wajah Syden , tetap sambil berusaha tersenyum , aku menggeleng ...

" Adiba dan si mungil mau pulang , kalau syden mau di mall ini... Tidak apa-apa biar Adiba pulang naik taxi saja ".

Kutatap melangkah sambil mengelus-elus perutku , syden langsung memelukku sambil berbisik ..

" Maafkan aku, Adiba sayang . Aku cemburu kamu menjadi pusat perhatian semua orang dan kamu berjalan sendiri mengabaikan aku suamimu ".

Aku melepaskan diri dari pelukan Syden , tetap sambil tersenyum..

" Adiba sekarang mau pulang . Bolehkah , Syden ?".

" Tapi kita belum makan siang dan belum belanja perlengkapan bayi buat anak kita , Adiba sayang ".

Aku tetap menggelengkan kepala .

" Silahkan Syden makan siang dan beli perlengkapan bayi , Adiba tetap mau pulang ".

Syden menatapku ..

" Maafkan aku , Adiba sayang . Aku mau kita makan siang bersama "

" Adiba makan di rumah saja , kalau Syden mau makan di mall ini .. Adiba tungguin saja ".

" Aku mau sekarang kita makan siang bersama si mungil ini , Adiba sayang ".

Syden mengelus-elus perutku , kusingkirkan tangannya dari perutku.

Malas mulutku berdebat dengan laki Russia yang sedang bersamaku.

Syden benar-benar keras kepala , kalau sudah maunya pasti sulit dicegah . Kulihat Syden mengeluarkan ponsel dari saku celananya.

" Aku mau telpon orang tuamu dan beritahu beliau berdua kalau kamu menolak makan siang bersamaku padahal kita resmi suami istri dan kamu sedang mengandung anakku . Bagaimana , Adiba sayang ?".

Aku tetap diam lihat Syden yang menelpon abu ummu , kudengarkan saja syden melapor ke abu ummu langsung Syden memberikan ponselnya padaku , kudengar suara lembut keibuan Ummu .

" Adiba anak cantik kesayangan abu ummu , Syden suamimu mengatakan kamu menolak makan siang . Ingat nak ... Seorang istri harus melayani suaminya dengan baik apalagi kamu sedang hamil . Ayo Adiba jangan keras melawan suami yang berniat baik mengajakmu makan siang bersama , ingatlah ada anak titipan Alloh di rahimmu , Adiba anakku ".

"Iya , ummu ".

Kukembalikan ponsel ke tangan Syden langsung ponsel dimatikan , dimasukkan kedalam saku celananya lagi . Kubiarkan Syden memeluk bahuku daripada nanti mengadu lagi ke ummu . Syden tertawa girang , bercerita tentang hal-hal yang dianggpnya lucu tapi tetap kuabaikan ceritanya , terserah mau cerita apa ... Malas aku mendengarnya .

" Kita makan di sini saja , Adiba sayang ".

Syden menunjuk restoran di depan , kami masuk ke restoran dan duduk di dekat pintu masuk . Seorang pelayan membawa daftar menu makanan memberikan pada kami.

Malas aku memilih menu makanan , kuberikan daftar menu makanan ke tangan Syden.

" Syden saja yang pilih menu makanan , Adiba malas pilih . Cepatlah pilih , kasihan pelayannya lama berdiri menunggu ".

Syden melihatku , memilih beberapa menu makanan minuman . Kulirik pelayannya tersenyum mengambil daftar menu makanan kemudian berlalu meninggalkan kami.

" Adiba sayang , aneh sekali sikapmu . Ada masalah apa ?".

Belum sempat kujawab pertanyaan Syden , tiba-tiba ada yang menyapa ..

" Mr. Syden.. ".

Kami menoleh ke asal suara yang menyapa ternyata sepasang suami istri yang tersenyum ramah . Syden langsung berdiri dari tempat duduknya..

" Mr . Xavier ... Mari gabung bersama kami ".

Suami istri itu berjalan mendekati kami .

" Kenalkan ini Adiba istriku , dia sedang hamil anak pertama kami ".

Aku berdiri , tersenyum pada mereka .

" Cantik sekali istrimu meskipun hamil , Mr. Syden . "

Kami berempat duduk , Syden memanggil pelayan yang berdiri di dekat meja kasir . Setelah menulis pesanan makanan , pelayan tersebut berlalu meninggalkan meja kami .

" Mrs . Syden kenalkan ini Carmen istri saya ".

Kami bercakap-cakap sambil menunggu makanan minuman yang kami pesan . Alhamdulillah , tak lama kemudian 2 pelayan datang membawa pesanan makanan minuman . kubisikkan pada pelayan..

" Tolong bungkuskan seperti ini untuk nanti kami bawa pulang ".

Pelayan tersenyum ramah sambil mengangguk . Kami berempat asyik makan . Selesai makan kami masih berbincang-bincang . Ponsel Syden berdering , terdengar syden menjawab telpon ..

" Ya , bu .. sebentar lagi kami pulang ".

Syden menutup ponselnya sambil berkata ....

" Adiba istriku ini kesayangan ibuku sejak kami belum menikah sampai sekarang , apalagi sekarang dia hamil cucu pertama buat ibuku dan almarhum ayahku . Makin besar perhatian dan sayangnya ibuku padanya ".

Mrs. Xavier tersenyum , menyentuh pipiku ...

" Merampok hati suami itu mudah tapi merampok hati mertua itu sulit . "

Kami tertawa mendengar ucapan Mrs. Xavier .

" Mrs. Xavier , Adiba belum merampok hati ibuku tapi ibuku sudah memberikan hatinya pada Adiba . Ibuku tadi menelponku hanya

menanyakan kenapa Adiba belum pulang. Mrs. Xavier , ibuku lebih menyayangi Adiba daripada menyayangiku ".

Mr dan Mrs . Xavier tertawa terbahak-bahak. Aku hanya tersenyum , dengan lirih kujawab..

" Ibu saya jauh di Pakistan , otomatis saya selalu dekat dengan ibunya Syden yang tulus menganggap saya sebagai anak daripada sebagai menantu karena beliau tak punya anak perempuan ".

Mrs Xavier memelukku ..

" Anda benar-benar lembut , pantaslah jika ibu mertua menyayangi anda , Mrs . Syden ".

" Terima kasih , Mrs. Xavier ".

Syden berdiri ...

" Aku ke kasir dulu ".

Setelah membayar di kasir , Syden kembali ke meja kami . Mr dan Mrs. Xavier berpamitan .

" Terima kasih atas makan siang ini , selanjutnya besok jam 7 malam kalian harus makan malam di rumah kami . ".

Mrs . Xavier mengelus-elus perutku.

" Aku mau memasakkan makanan lezat untuk si kecil ini juga ".

"Terima kasih atas ketulusan anda , Mrs. Xavier ."

Kami berempat berjalan keluar dari restoran . Syden mencium keningku ..

" Kita belanja perlengkapan bayi , Adiba sayang ".

" Adiba mau istirahat di rumah , lelah seharian jalan , Syden ."

Mrs Xavier mengelus-elus perutku.

" Mr . Syden , saya dulu pernah keguguran waktu hamil 5 bulan karena terlalu banyak aktifitas, kecapekan , kurang istirahat . Ada baiknya Mrs. Syden jangan kecapekan , Mr. Syden ".

Syden terkejut..

" Iya , Mrs. Xavier . Kami tunda dulu belanja perlengkapan bayi "

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Diselingkuhi Suami Dibucinin Berondong
8.9
Dunia Ratih Apsari runtuh usai memergoki pengkhianatan suaminya. Di tengah kesedihan pasca perceraian, sebuah kesalahan fatal membawanya masuk ke mobil Derryl Dariawan hingga mereka menghabiskan malam bersama. Ternyata, Derryl adalah CEO baru di kantornya. Meski sempat menuduh Derryl menjebaknya, kedekatan mereka justru menumbuhkan rasa cinta. Ratih bimbang karena perbedaan status dan usia Derryl yang tujuh tahun lebih muda. Akankah ia membuka hati atau kembali pada sang mantan?
Sampul Novel En-PD158
8.7
Tiga tahun menikah, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai dari istrinya demi menyelamatkan putra kandungnya bersama Lin Yanran yang menderita leukemia. Ia memohon izin untuk memiliki anak lagi dengan sang mantan agar sel bayi baru lahir itu bisa menjadi obat, sambil berjanji akan kembali setelah misi medis itu selesai. Namun, di tengah tangis kepedihan suaminya, sang istri menemukan pesan provokatif dari Yanran yang sudah menanti Yu'an untuk segera menghamilinya malam ini juga.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Pasca kehilangan Rizal, Sonia pindah ke apartemen kecil bersama dua anaknya, Alif dan Hana, demi lari dari duka. Di sana, ia bertemu Yudha, seorang duda karismatik yang membesarkan putrinya, Mira, sendirian setelah tragedi serupa. Meski sama-sama terluka, pertemuan di lorong apartemen itu memicu percikan emosi. Kini, mereka harus memilih: tetap terbelenggu kenangan pahit masa lalu atau meruntuhkan dinding ketakutan demi menyambut cinta baru yang hadir di depan mata.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
William, putra mafia kejam, rela menempuh cara apa pun demi ambisinya. Namun, pengkhianatan fatal merenggut nyawa ayahnya, Ferdinand, dalam insiden tragis. Rosemary yang selama ini tidak tahu sisi gelap suaminya mulai menyadari rahasia tersembunyi. William kini bertekad membalas dendam dan membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah keji. Meski seorang polisi wanita terus menghalangi langkahnya, William takkan berhenti hingga peluru terakhir menentukan segalanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan