Sampul Novel Bukan Seorang Pengganti

Bukan Seorang Pengganti

7.9 / 10.0
Dalam novel romance Bukan Seorang Pengganti, Dira menghadapi vonis medis berat saat suaminya menganggapnya sebagai sosok yang bisa dibuang. Di tengah pengabaian ini, Dira harus memilih antara bertahan atau pergi. Temukan kisah haru ini di webnovel modern yang penuh perjuangan cinta.
Ringkasan Bukan Seorang Pengganti
Dira hancur saat dokter memberikan vonis medis yang mengerikan. Tanpa dukungan di masa kritis, ia menyadari suaminya selama ini hanya menganggap dirinya sebagai sosok pengganti yang tak berharga. Di tengah penderitaan fisik dan batin, Dira harus mengambil keputusan besar terkait hidupnya. Mampukah ketulusan cinta yang ia berikan selama ini membuka mata sang suami, ataukah ia akan tetap dipandang sebelah mata sebagai bayangan orang lain selamanya?
Baca Selengkapnya

Bukan Seorang Pengganti Bab 1

Wanita berambut sepinggang itu meninggalkan rumah sakit dengan keadaan lemah.

Dalam langkah lunglai dia masih mengingat dengan jelas, tiga kata yang baru saja masuk ke dalam gendang telinganya.

"Anda terkena leukemia."

Andira Sabit, wanita berusia 25 tahun ini sama sekali tidak menyangka, di usianya yang masih terbilang sangat muda harus menerima kenyataan pahit dengan mengidap penyakit yang mematikan.

Takdir seolah mempermainkan dirinya, dia sudah tidak memiliki kebahagiaan dalam dunia fana ini. Cepat atau lambat dia akan pergi, tapi siapa yang akan menangisi kepergiannya kelak?

Dira menahan air mata dan isak tangis, lalu menghadap ke atas agar air matanya tak banyak jatuh di pipi. Kejadian demi kejadian terus menimpa dirinya.

"Kenapa semua terjadi padaku? Kenapa Engkau memberikan takdir seperti ini?" tanya Dira sembari menatap tajam ke arah langit yang menghitam. Langit itu tanpa ada rembulan atau pun bintang yang menghiasinya.

Jika dipikir-pikir langit di atas sangat menggambarkan suasana hatinya yang kian sepi. Dira memiliki segalanya, tapi apa yang dia peluk dan genggam semuanya berduri, hingga dia sudah tak sanggup untuk memeluk apa yang dia miliki.

Keluarga yang lengkap? Tentu Dira memilikinya. Namun, kenyataan pahit yang beberapa bulan lalu dia ketahui adalah dia hanyalah seorang anak yang tak diharapkan oleh ibunya. Hal itu yang mengantarkan Dira pada sebuah pernikahan guna untuk membalas dendam.

Demi membalaskan sakit hatinya yang selalu diperlakukan seperti upik abu. Dira menikah dengan lelaki yang cukup tampan, Sander Abidin. Lelaki itu adalah kekasih sang kakak, Nadya Sabit.

Dira kembali berjalan saat teringat dia memiliki seorang suami, meskipun dalam kehidupan rumah tangganya dia hanya dianggap sebagai orang asing. Tidak hanya itu, Dira juga tahu jika sang suami kini masih menjalin kasih dengan sang kakak, bukankah itu sangat konyol?

Dira berusaha tegar menghadapi kenyataan yang ada. Kini dia memanggil taxi yang masih wara-wiri di jalanan. Dira berharap jika dia sampai di rumah perasaannya akan lebih tenang, sembari melihat sang suami yang pasti sudah tertidur sekarang ini.

Tetapi saat Dira membuka pintu, harapannya pupus.

"Lihatlah, Kak. Sepertinya istrimu sedang mencari kesenangan di luar sana!"

Celetukkan dengan nada tinggi itu berasal dari mulut Nadya, yang kini terlihat sedang nyaman tidur di pangkuan lelaki yang sering disapa Abi.

Seharusnya dengan keadaan yang baru saja Dira alami, dia yang tertidur di sana. Mencari sebuah kenyamanan dan motivasi hidup, sayangnya itu hanya mimpi bagi Andira Sabit.

"Masih ingat pulang?" tanya Abi menatap sengit ke arah Dira yang masih mematung di depan pintu masuk.

"Maaf, Kak Abi. Tadi aku ...."

Dira menghentikan kalimatnya, dia tidak mungkin mengatakan jika baru saja dia dirawat di rumah sakit dan mendapatkan vonis penyakit yang mematikan. Bisa saja jika Abi dan Nadya mendengar kabar itu mereka akan bersujud syukur.

"Tadi apa?" cecar Abi masih dengan tatapan tajam.

"Tadi aku tertidur di taman, Kak." Dira berbohong, karena dengan cara itu dia bisa mengelabui dua orang di hadapannya ini.

"Dasar tidak bertanggung jawab, aku menyuruhmu untuk membeli cemilan. Kamu malah tidur? Benar kata ibumu, jika kamu tidak berguna!" seru Abi seakan memojokkan Dira.

Ini pertama kalinya Abi berbicara panjang lebar setelah tiga bulan lamanya. Biasanya lelaki itu akan mengangguk atau melempar barang ketika dia suka atau tidak suka dengan tingkah Dira.

Kekaguman Dira seakan melupakan ucapan Abi yang kini tengah memojokkan dirinya.

"Heh, malah bengong! Kamu kira Kak Abi tukang sayur? Saat berbicara tidak ditanggapi. Istri macam apa kamu? Menyesal aku menyerahkan Abi padamu!" Nadya ikut melontarkan kata untuk memojokkan Dira. 

Dira hanya bisa menunduk sembari membatin, "Kakak bilang sudah menyerahkan Kak Abi, tapi apa yang Kakak lakukan sekarang? Menjadi orang ketiga dalam pernikahanku!"

Prang!

Satu guci pecah akibat perbuatan Abi dan hal itu sukses membuat Dira tersadar lalu berucap, "Maaf, Kak."

Beberapa jam yang lalu Dira diminta oleh Abi untuk membeli cemilan. Namun, sayangnya sebelum selesai berbelanja Dira sudah pingsan duluan.

"Maaf, maaf, maaf. Kata itu yang selalu kamu ucapkan, apa kamu tidak bosan? Aku bahkan muak saat kamu bilang kata itu!" kecam Abi tidak terima.

"Lalu aku harus berbicara apa? Apa aku harus bilang, sayang dan mencium Kakak agar Kakak mau memaafkan semua kesalahanku?" tanya Dira, untuk sesaat ia berani menatap mata Abi yang memancarkan api kemarahan. Namun, sedetik kemudian ia pun menundukkan kepalanya lagi.

"Dasar murahan," kecam Abi lalu ia bergegas untuk pergi membawa Nadya keluar dari apartemen.

Dira menghembuskan napasnya sejenak. Dia bisa merasakan oksigen yang masuk ke rongga tubuhnya meskipun sedikit sesak.

Jika dia memiliki kekuatan untuk melawan Abi, mungkin saja kata murahan bahkan umpatan pun akan dia lontarkan untuk sang suami. Namun, apa dayanya? Dia masih takut jika nanti diusir dari tepat dia berteduh. Jika itu terjadi ke mana tujuannya? Saat dunia yang diciptakan Tuhannya begitu luas, kenapa dia harus berada di tengah keluarga yang tak pernah menyayanginya.

Dira memasuki kamar yang sudah dia tempati tiga bulan lamanya. Tubuhnya langsung luruh ke lantai dengan punggung tersandar ke pintu.

Dira berandai-andai, jika dulu dia tidak mengikuti ego mungkin nasibnya tidak akan seperti ini. Terperangkap dalam pernikahan yang seharusnya menjadi tempat balas dendam, tapi justru kini ia terperangkap dalam sangkar emas yang diciptakan Abi.

"Neng, pernikahan itu sekali seumur hidup. Kamu harus memikirkan ulang." Kata yang keluar dari mulut Pak Lurah yang dulu menjadi saksi pernikahan selalu diingat Dira.

Tiga bulan yang lalu, Dira menikah dengan Abi karena sebuah kesalahpahaman. Di mana saat dia dan keluarga sedang melakukan liburan bersama dengan keluarga Abi dan karena dia sama sekali tidak dianggap, akhirnya Dira pergi meninggalkan vila tempat di mana semua keluarga berkumpul.

Namun, setelah tengah malam menjelang Abi menghampiri Dira dan Dira sama sekali tidak menyangka jika akibat dari berduaan di dalam mobil bersama dengan Abi justru dia digerebek oleh warga.

Awalnya Dira tidak ingin menikah, tapi karena mendengar jika dia anak tak diinginkan oleh sang ibu akhirnya Dira menyetujui pernikahan itu.

Kembali di kehidupan Dira yang sekarang, wanita itu masih terisak di dalam kamar sendirian. Jika waktu bisa diputar dia tidak masalah menjadi upik abu, dibandingkan menjadi istri yang tak dianggap dan diduakan.

"Apa yang harus aku lakukan sekarang? Haruskah aku menunggu ajal tanpa melakukan apa pun?" gumam Dira.

"Tidak Dira, kamu harus bangkit. Buat orang yang tak mengharapkan dirimu, suatu saat ia akan kehilangan dirimu!" Dira menghapus sisa-sisa air bening yang membasahi pipinya. Wanita itu kini meyakinkan hatinya jika sekarang ini bukanlah waktunya dia bersedih.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Bukan Seorang Pengganti

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta yang Melintasi Waktu
9.0
Sepuluh tahun pernikahan Lestari diwarnai kebencian Atmaja yang berduka atas kematian cinta pertamanya. Namun saat kebakaran melanda, Atmaja justru tewas demi menyelamatkan Lestari, meninggalkan penyesalan mendalam bagi semua orang. Didorong rasa bersalah dan keputusasaan, Lestari melompat dari Menara Bintang dan terbangun di masa sepuluh tahun lalu. Di kehidupan kedua ini, ia bertekad mengakhiri hubungannya dengan Atmaja demi mencegah tragedi masa depan dan mengabulkan keinginan semua orang.
Sampul Novel Do Not Love Me
9.4
Hari pertama Kayla Prawijaya di sekolah baru menjadi kacau sejak bertemu Mexsi Megantara, murid pindahan asal Singapura. Hubungan mereka diawali kebencian karena Kayla tak mengerti alasan Mexsi begitu memusuhinya. Namun, fakta mengejutkan terungkap bahwa mendiang kakak Mexsi adalah cinta pertama Kayla. Rasa benci itu berubah jadi cinta saat Mexsi mengetahui Kayla mengidap kanker darah. Mampukah Mexsi tetap bertahan mendampingi Kayla di tengah ujian pilu ini?
Sampul Novel Hati Lunara
8.4
Hati Lunara mengeksplorasi spektrum kasih sayang antara orang tua, saudara, hingga sahabat. Fokus pada Lunara Ustman, gadis ini terjebak dalam cinta segitiga unik yang penuh pengorbanan tulus. Di tengah kerinduan mendalam pada ayah bundanya dan berbagai rintangan hidup yang menyakitkan, Luna memilih mengalir mengikuti takdir Tuhan. Ia berjuang menemukan kebahagiaan sejati dan ketenangan setelah badai, meyakini bahwa setiap rahasia peristiwa akan berujung indah.
Sampul Novel Penyesalan Suamiku Setelah Kehilangan Diriku
9.6
Tragedi hari pernikahan dimulai saat Yoona, sahabat Marvin, melompat dari gedung. Akibatnya, Marvin menjadi pertapa dingin dan memaksaku menebus dosa hingga aku keguguran. Saat aku meminta cerai, dia justru mengancam keluargaku agar aku tetap tersiksa di sisinya. Namun, kesempatan kedua datang saat aku terbangun kembali di hari pernikahan kami. Kali ini, aku memutuskan untuk mendorong Marvin kembali kepada Yoona dan menjadi mantan kekasih yang membuatnya benar-benar meninggalkan dunia fana.
Sampul Novel RAHASIA DI BALIK KEBAHAGIAAN
9.3
Kehidupan pernikahan yang terlihat harmonis ternyata menyimpan kepalsuan besar saat sang suami menjalin hubungan gelap dengan rekan sekantornya. Kecurigaan yang muncul mendorong sang istri untuk melakukan penyelidikan mandiri demi mengungkap kebenaran. Namun, pencariannya justru menyingkap rahasia kelam yang jauh lebih mengerikan hingga mengancam seluruh dunianya. Kini, ia harus menghadapi kenyataan pahit di balik topeng kebahagiaan semu mereka.
Sampul Novel Rahasia Susu yang Membuat Ayah Gila
8.2
Saat berlibur di taman bermain bersama suami dan putri kami, noda basah akibat menyusui di bajuku memicu petaka tersembunyi. Hal itu menarik perhatian ayah dari teman sekelas anakku di TK. Menggunakan foto-foto yang diambilnya secara diam-diam, pria itu mulai memeras dan memaksaku memenuhi hasrat anehnya. Di tengah situasi menegangkan dengan suami dan anakku yang berada sangat dekat, dia justru menuntutku melepaskan ikat pinggangnya di bawah ancaman kehancuran rahasia itu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan