Sampul Novel Keturunan Rahasia

Keturunan Rahasia

8.5 / 10.0
Akibat jebakan licik pamannya, Rajendra Antariksa melakukan kesalahan fatal terhadap Amara Lucia Haidar di masa lalu. Setelah sepuluh tahun hidup dalam penyesalan mendalam, pewaris Antariksa Group ini terkejut saat mengetahui Amara mengalami trauma berat dan telah melahirkan putranya secara rahasia. Namun, upaya Rajendra untuk menebus dosa tidaklah mudah. Ia justru menghadapi penolakan keras dari Amara, orang tuanya, bahkan anak kandung yang baru diketahuinya itu.

Keturunan Rahasia Bab 1

"Tolong, tolong jangan lakukan ini padaku tuan, aku .... aku

mohon ... hiks hiks hiks." Gadis berjilbab hijau toska itu memohon kepada

Rajendra dengan wajah yang sudah memerah.

"Kau, kau menikmatinya bukan? Kenapa kau harus jual mahal hemmz...," Ucap Rajendra menyeringai. Tangan

besarnya meremas daging sekal pada dada gadis itu, yang seketika desahan terdengar sangat menggiurkan pada gendang telinga Rajendra.

"Akh .... ja .... ngan .... ja .... Ngan ... Sst," berusahamempertahankan kesadarannya gadis itu tetap melakukan penolakan. Rajendra yang mendengar penolakan gadis itu merasa terhina, harga dirinya merasa terlukai, seketika tangan besarnya mencengkram rahang gadis tersebut dengan sorat tajamnya, mata hitam itu menyalakan kemarahan yang berkobar.

"Berani sekali kau menolakku. Siapa kau, hingga berani beraninya menolak seorang Rajendra Antariksa." Kemarahan Rajendra terdengar menggema dalam ruangan VIP yang ia sewa dan kemudian di akhiri dengan

membanting tubuh gadis ramping itu keatas kasur.

"Kita akan melakukan malam panjang di sini pelacur, jadi lakukan tugasmu dengan baik." Rajendra dengan nada dinginnya.

"Tidaaak, tidaaakkk, jangan jangan lakukan ini padaku, aku

bukan pelacur, aku bukan pelacur, tidaaakkk." Teriaknya histeris kemudian gadis itu menangis dengan pilu.

"Hah, Haah, Haah...," Rajendara terbangun dari tidurnya, tarikan nafasnya memburu seperti habis berlari puluhan kilo meter. Sudah sembilan tahun ini mimpi buruk itu selalu menghantui. Teriakan histeris ,

desahan yang menggairahkan, tangisan pilu silih berganti setiap malamnya, tak ada lagi kenikmatan kasur empuk berukuran king size mewah yang Rajendra rasakan dalam waktu sembilan tahun ini.

"Amara, maafkan aku. Munculah ... Amara, aku akan menyerahkan hidupku kepadamu." Rajendra mendesah lirih, ia melirik jam yang berada di atas nakas, masih jam 2.30 pagi berarti ia hanya terlelap 2.30

menit saja. Dan setelahnya ia tidak akan bisa tidur nyenyak seperti biasa.

 ****

Pagi ini Rajendra kembali menghubungi Maxim sahabatnya saat di Dubai, mereka berdua bersahabat saat sama-sama sekolah di sana, Maxim adalah laki laki berkebangsaan Belanda yang menetap di Inggris.

"Morning Max, any news abouth my girl Max?" Tanya Rajendra. Ini adalah tahun kesembilan ia mencari jejak Amara. Ia bahkan sudah menguntit semua keluarga Amara selama bertahun tahun, namun hasilnya nihil. Empat tahun yang lalu Maxim sempat mendapatkan jejak Amara, sanyangnya ia dan Maxim

terlambat. Amara sudah menyadari kedatangannya terlebih dahulu hingga ia kembali kehilangan jejaknya.

"I'm Sorry, Rajendra." Ucapan itu sudah empat tahun ini ia dengar dari Maxim. Tak pernah berubah seperti kaset rusak yang di putar berulang-ulang.

"Oke, i have to work even harder, maybe." Ucap Rajendra

kemudian menutup telfonnya. Rajendara mengusap wajahnya dengan kasar.

"Amara dimana kamu sayang, Ampuni aku."

 *****

"Ka, kita buat kerjasama lagi dengan Biyandra Hadyan Ibrahim, usahakan proyek kita dia yang mendapatkan tendernya.” Ucap Rajendra kepada Nayaka adik sepupunya.

"Bian lagi?" Tanya Nayaka, pasalnya sudah tujuh tahun ini

Rajendra seakan akan mengikuti perusahaan Bian.

"Iya, hasil kerjasamanya selama ini sangat memuaskan." Ucap Rajendra.

"Nepotismemu terlalu lama Jendra." Nayaka menatap Rajendra dengan tatapan curiga.

"Itu urusanku, urusi saja apa yang aku minta." Ucap Rajendra dingin.

"Kau tidak sedang mengejar Cinta Bian bukan? Kau belok?" Ucap Nayaka namun kemudian Nayaka mengangkat tangannya pertanda ia menyerah, laki laki yang bergelar sepupu Rajendra itu keluar dari ruang sang CEO begitumelihat wajah Rajendra sudah memerah karena marah.

"Beruang marah!” Teriak Nayaka sambil lari terbirit-birit begitu

mendengar teriakan menyeramkan dari mulut Rajendra

***"

Rajendra menekan kedua tangan gadis itu di atas kepalanya, pemberontakan gadis itu semakin membuatnya marah.

''Brengsek, dasar pelacur murahan, rasakan ini, kau menikmatinya bukan?'' Ucap Rajendra tubuh besarnya mengungkung gadis ramping di bawahnya, melakukan penetrasi dengan brutal, Rajendra memungut bibir merah muda gadis itu dengan kasar, rasa anyir darah tak ia hiraukan.

''Aakhh .... kau nikmat sekali sayang, kau menjepitku .... kau, .... pelacur! Kau menjepit, kau nikmat sekalihh .... Ohhggg!" Desahan Rajendra bersamaan dengan nafasnya yang memburu. laki laki berwajah kaukasia itu mengeram mendapatkan pelepasan dan bersamaan dengan itu pula matanya terbuka, mimpi, ia masih tetap bemimpi.

"Amara, lama lama aku bisa gila Amara ...," Desah Rajendra, kali ini ia merasakan basah di area selangkanganya, mimpinya kali ini sedikit membuat kepalanya terasa sedikit lebih ringan.

****

''Jendra, Ibu sudah memberikan waktu kepadamu untuk mencari pasangan sendiri, jika dalam enam bulan ini kamu belum mendapatkannya, Ibu yang akan mencarikannya." Ucap Bu Laras dengan lembut, perempuan asli jawa itu memang sangat menjunjung tinggi tata krama dan budi pekerti.

Rajendra menatap ibunya dengan dingin lalu meletakkan sendok dan garpu yang di pegangnya. Bangkit berdiri tampa sepatah katapun.

''Salah lagi ibuk to lee .... umurmu iku wes telung puluh pitu.'' Gumamnya lalu mengangkat kepalanya menolehkan kepada laki laki asli Pakistan yang menikahinya.

''Sorry Dad." Ucapnya sambil tersenym hambar.

''Jangan membiasakan membahas hal berat di meja makan Buk." Ucapnya Dingin.

''njih Dad.'' Ucapnya pelan, dalam hati ia menggerutu, Bapak dan anaknya sama, sama sama kulkas 3 pintu. "Dingin!" Gerutunya dalam hati.

****

''Tuan, siang nanti ada meeting dengan direksi di Rumah Sakit Medica, kemarin lusa Tuan sudah mengkonfirmasi untuk hadir." Hugo pagi ini mengingatkan Rajendra kembali tentang jadwal jadwal hari ini seperti biasa. Dua hari lalu Rajendra dan Hugo sudah tiba di Jawa Timur untuk mengontrol beberapa jenis Usaha yang di bangun Rajendra di daerah itu.

''Oke, materinya sudah aku lihat, ada beberapa alat medis yang harus di Upgrade, aku sudah meminta list harga kepada mitra kita di Sngapura, Jerman dan Jepang serta China sebagai perbandingan kwalitas dan harga, kita bicarakan nanti di forum." Ucap Rajendra.

Laki laki itu turun dari mobil Rolls Royce Phantom berwarna hitam menambah kesan mewah dan tak tersentuh padanya semakin lekat. Mata tajamnya menatap lurus kedepan menandakan ia tak terlalu peduli dengan apa yang ada di sekitarnya.

Brukkk, seorang anak laki laki sekira umur delapan atau sepuluh tahun menabraknya , bocah itu mengaduh memegang pantatnya yang beradu dengan lantai. Mata tajam mereka saling bersiborok, mereka berdua sama sama terkejut, dunia seakan berhenti bergerak, Rajendra dan bocah itu sama-sama mematung tak bergerak. Hugo yang berada di belakang Rajendra sudah bersiap dengan kemarahan dan teriakan Rajendra seperti biasanya jika ada yang tak sesuai dengan kemauan si Tuan Arogant, namun seketika Hugo di buat terkejut dengan apa yang di lakukan Rajndra, laki laki dingin bergelar kulkas empat pintu itu berjongkok membantu sang bocah untuk bangun namun sang bocah dengan pongahnya menolak dengan cara menepis kasar tangan Rajendra. Membuat Rajendra dan juga Hugo terkesiap.

''Kamu, kamu tidak apa apa Nak?'' Tanya Rajendra tergagap. Bocah itu mengibas ngibaskan tangannya ke celananya membersihkan debu-debu lantai yang menempel. Melihat itu Rajendra berinisiatif membantunya namun sekali lagi tangan bocah itu menepis tangannya dengan kasar.

''Jangan berani beraninya tangan kotormu menyentuhku!'' Desisnya. Rajendra mengerutkan keningnya ia merasa bahwa bocah tampan di depannya ini menganggap bahwa ia merupakan musuh besarnya menilik dari sikap kasarnya.

"Siapa kamu?" lirih Rajendra

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Keturunan Rahasia

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini menyoroti perjalanan emosional antara David dan Arina saat mereka menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah mekarnya bunga musim semi yang sangat berharga, keduanya belajar untuk saling memahami dan mengisi kekosongan hati satu sama lain. Hubungan mereka berkembang dengan indah seiring berjalannya waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta yang tulus dan sangat mendalam bagi mereka.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun Jessica mengabdi sebagai istri, namun pengorbanannya dibalas luka mendalam. Setelah resmi menceraikan Aaron, ia bangkit secara mandiri menjadi desainer ternama dan pengusaha sukses tanpa bantuan harta keluarga. Saat Jessica menikmati puncak karier dan kebebasannya, Aaron justru datang kembali dengan penyesalan besar. Sang mantan suami memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya. Akankah Jessica luluh atau tetap teguh pada pilihannya?
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
9.6
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kepergian mendadak itu membuat nenek Cherish syok hingga muntah darah dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Kecewa mendalam, Cherish langsung mengakhiri hubungan mereka. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon dimaafkan dan berjanji menyerahkan segalanya demi mendapatkan kembali hati Cherish.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan