Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Obsesi Suci

Obsesi Suci

Novel modern Obsesi Suci mengisahkan ketegangan intim yang tak terduga antara seorang pria dan keponakan istrinya. Berawal dari sentuhan canggung yang memicu kepolosan sekaligus hasrat tersembunyi, godaan verbal sang paman justru memantik reaksi berani dari sang gadis. Di tengah kepungan rasa malu dan debar jantung yang kencang, batas-batas kepatuhan runtuh seketika saat keduanya larut dalam interaksi fisik yang semakin berani dan tak terhentikan di balik pintu tertutup.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Paman ... besar sekali, apa semua pria begini ...?"

Wajah keponakan istriku merona merah saat aku menyentuhnya. Tangannya yang halus terasa kaku saat meraba alat milikku dari balik celana.

Aku menatap tubuhnya yang mulai bereaksi akibat belaianku, lalu sengaja menggodanya, "Bukan hanya begini, pria juga akan memasukkan alat ini ke lubang bawahmu, lho."

Selesai berbicara, aku sengaja menyentakkan bagian bawah tubuhku ke telapak tangannya yang lembut.

Tak disangka, tangan satunya menyingkap ujung roknya sendiri. Sementara tangan yang lain menarik pakaianku dan menggenggam alat yang sudah menegang keras itu.

Sesuatu yang besar dan kokoh itu menekan perut bawahnya. Wajahnya merah padam. Dia memegang alat itu, mengesekkannya perlahan di perut bawahnya, bahkan mungkin mengarah lebih ke bawah lagi ....

Aku adalah seorang dosen. Awalnya aku memiliki kehidupan pernikahan yang bahagia dan sempurna, tetapi beberapa hari terakhir ini aku merasa sangat tertekan.

Hal ini dikarenakan istriku yang bertubuh mungil, sepertinya tidak sanggup menahan fisikku yang kuat dan "alat besar" milikku yang bahkan lebih perkasa daripada pria Afrika. Setiap kali kami berhubungan intim, sebelum aku sempat merasa puas, dia sudah menutupi bagian bawahnya dan memohon agar aku berhenti.

Istriku, Marsha Gilda, akhirnya memutuskan untuk pisah ranjang denganku. Padahal usia pernikahan kami belum genap tiga bulan, tetapi dia sering sekali pulang ke rumah orang tuanya, bahkan sempat melontarkan keinginan untuk bercerai.

Keponakannya yang baru masuk kuliah pun sampai tahu tentang ketidakharmonisan hubungan ranjangku dengan Marsha.

Tina Devinka, keponakan istriku, tahun ini baru masuk semester satu dan kebetulan diterima di universitas tempatku mengajar. Saat awal perkuliahan, tentu saja aku sebagai paman, harus membantunya mengurus keperluannya.

Saat aku mengetuk pintu dan masuk ke kamar asramanya, aku melihatnya sedang menunduk merapikan koper.

Tubuhnya yang muda sedikit membungkuk. Menampakkan bokong yang padat dan bulat, yang bergerak perlahan, membuat jantungku berdesir.

Gadis itu lalu mendongak dan melihatku. Dia tampak sedikit terkejut, tetapi segera kembali tenang dan menyapa dengan manis, "Paman!"

Tina tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 160 cm. Kulitnya putih bersih dengan tubuh yang ramping. Rambut panjangnya diikat asal, memancarkan vitalitas anak muda.

Dia mengenakan kaus longgar dan rok pendek yang nyaris hanya menutupi bokongnya, hingga sudut celana dalamnya hampir terlihat samar. Sepasang kakinya di bawah sana terlihat jenjang dan cantik. Kulit putihnya membuat kerongkonganku terasa kering. Dadanya yang berukuran 36D terlihat menonjol di balik baju, pantas saja dia langsung diakui sebagai primadona kampus di forum diskusi universitas.

Pasti karena akhir-akhir ini istriku tidak memuaskanku, sehingga melihat Tina saja sudah membuatku berimajinasi liar.

Terutama saat aku tidak sengaja melihat sehelai pakaian dalam indah, yang tergeletak di tepi tempat tidurnya. Renda merah muda yang membentuk siluet menggoda.

Hatiku bergejolak, membayangkan bagaimana pakaian dalam itu akan membungkus tubuhnya. Seolah kerasukan, tanganku terulur membelai bokongnya, merasakan kekenyalan dan kelembutan kulitnya.

Tina terpaku sejenak, lalu rona merah muncul di wajahnya. Dia berkata lirih dengan nada malu-malu, "Paman, apa yang sedang Paman lakukan?"

Aku terpesona oleh sikapnya yang polos dan lugu ini, lalu sengaja menggodanya, "Pemalu sekali? Apa Tina belum pernah lakukan hal gini?"

Tina menatapku dengan tatapan bingung. Tatapan sucinya itu justru membuat bagian bawah perutku menegang, rasanya area selangkanganku akan segera meledak.

"Benar-benar belum pernah? Kamu sudah dewasa, lho. Kalau nggak pernah bersentuhan dengan pria sedikit pun, bagaimana kamu bisa punya pacar nantinya?"

Mendengar ucapanku, Tina terlihat jelas merasa gugup. Sepertinya dia sangat memikirkan hal ini.

"Mau bagaimana lagi Paman, nggak ada yang pernah mengajariku apa yang harus dilakukan."

Dia terlihat begitu lemah, seolah-olah boleh diperlakukan apa saja.

Aku pun menggerakkan tanganku yang berada di bokongnya, mulai menjelajahi area yang padat dan lembut itu.

Dia tersentak dan refleks ingin berteriak, tetapi aku segera menutup mulutnya dengan tanganku.

"Sst, bukannya Paman ini juga pria? Jadilah gadis penurut, Paman sendiri yang akan mengajarimu."

Matanya memancarkan binar kejutan tapi senang, penolakan yang sebelumnya ada kini melunak dan menjadi patuh.

Akhirnya, dia mengangguk.

Tanganku meremas kuat salah satu belahan bokongnya, mempermainkannya sesuka hati. Ujung jariku samar-samar menyapu ujung roknya, mencoba mencari celah di antara kedua belah bokongnya.

Mulutnya yang kututup, mengeluarkan rintihan tertahan. Saat jemariku menarik pinggiran celana dalamnya lalu melepaskannya hingga berbunyi "peletak", dia refleks gemetar. Mulutnya sedikit terbuka, dan ujung lidahnya yang lembut menyentuh telapak tanganku.

Seketika, bagian bawah tubuhku membentuk tonjolan yang sangat jelas. Celanaku pun tak sanggup lagi menyembunyikan keperkasaan alat itu.

Aku berdiri sangat dekat dengannya, membuat tonjolan itu menekan langsung ke roknya.

Dia tertegun, menunduk menatap bagian itu, dan wajahnya seketika memerah padam.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Love Want To Be Restored
9.4
Amilie dan Ethan terikat pernikahan demi kepentingan bisnis keluarga. Hidup Amilie terasa hampa bersama suami yang kaku, hingga kehadiran putra mereka menjadi satu-satunya penghiburan. Saat rumor perselingkuhan Ethan mencuat, Amilie memilih bertahan demi status. Namun, kabar bahwa Ethan memiliki anak lain menghancurkan segalanya. Amilie akhirnya meminta cerai, tetapi Ethan justru menolak dan mulai menunjukkan kehangatan yang selama ini tidak pernah ia berikan.
Sampul Novel Mantan Gay Kaum Pelangi
8.9
Kehilangan sosok ayah membuat Leo tersesat hingga terjerumus ke dunia hitam demi mencari kasih sayang. Trauma masa lalu membawanya terjebak dalam lingkaran cinta terlarang yang kelam. Namun, sebuah hidayah muncul dan memicu niatnya untuk berhijrah karena takut akan dosa. Meski tekadnya kuat, berbagai godaan masa lalu terus datang menguji iman. Mampukah Leo tetap istiqomah, meninggalkan identitas lamanya, serta menjalani hidup normal dengan membina keluarga?
Sampul Novel My Home
8.9
Bagi Cein, pernikahan dengan Orlyn adalah kebanggaan, namun bagi Orlyn, ikatan ini tak lebih dari penjara tanpa cinta. Meski Cein bertekad memenangkan hati istrinya, masa lalu yang kelam terus membayangi hubungan mereka. Di tengah dinginnya sikap Orlyn, Cein juga harus berjuang melawan penyakit jantung yang menggerogoti fisiknya. Sanggupkah Cein mempertahankan rumah tangganya saat pengorbanan dan rasa sakit datang silih berganti menghantamnya?
Sampul Novel Partner Satu Malam Jadi Istri Kontrak
8.0
Dahulu bintang ice skating, masa depan Alessa hancur saat sang ayah menjualnya pada pria misterius demi melunasi utang judi. Usai malam itu, Alessa hamil lalu diusir keluarga hingga mengalami keguguran akibat jebakan wanita licik. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali untuk membalas dendam pada Jovian Arsenio Heide, pria dari masa lalunya. Namun, Jovian justru menawarinya pernikahan kontrak. Di tengah kasih sayang Jovian, Alessa harus menghadapi kekejaman ibu mertua dan obsesi wanita lain.
Sampul Novel Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada
9.4
Sejak tragedi masa kecil yang menewaskan sang kakak, kehidupan protagonis berubah menjadi neraka. Ibunya menaruh dendam mendalam dan menuduhnya sebagai penyebab kematian tersebut. Diperlakukan layaknya pelayan di rumah sendiri, posisinya kian tersisih setelah sang ibu mengadopsi anak perempuan baru. Puncak penderitaan terjadi ketika ia dipaksa mendonorkan ginjalnya untuk saudari angkat tersebut. Menyerah pada keputusasaan, ia memutuskan memberikan seluruh hidupnya demi memenuhi tuntutan sang ibu, memicu penyesalan tak berujung yang terlambat setelah kematiannya menjemput.