Sampul Novel My Korean Girl

My Korean Girl

8.5 / 10.0
Dalam My Korean Girl, Alex menyeret Park Jin Hye ke dunianya yang kelam setelah menghancurkan hati sahabatnya. Romance novel berbalut action ini mengikuti ambisi Alex yang penuh risiko. Baca kisah cinta dan penebusan mereka di web novel ini sekarang.
Ringkasan My Korean Girl
Dalam sekuel kelima Ellite Bad Boys, Alex terjebak dalam masa lalu kelam setelah mengkhianati sahabatnya sendiri. Namun, pertemuannya dengan gadis Korea bernama Park Jin Hye mulai mengubah arah hidupnya secara drastis. Meski ada harapan untuk berubah, sisi gelap Alex tetap dominan. Ia justru menyeret Jin Hye masuk ke dalam dunianya yang berbahaya dan penuh kekacauan. Akankah cinta mereka bertahan di tengah bayang-bayang kriminalitas yang menyelimuti Alex?
Baca Selengkapnya

My Korean Girl Bab 1

Alex POV

"Kau terlambat lagi, Al. Apakah bos mu itu tidak memberikan karyawannya waktu untuk bersenang - senang?", Samuel menyambut kedatanganku. 

Aku baru saja lepas dari jeratan lembur yang membosankan dari pemilik perusahaan tempatku bekerja. Dan aku langsung menuju V-Night Club untuk sedikit melepaskan penat bersama sahabat - sahabatku.

"Aku sudah bosan bekerja dengan laki - laki tua bangka itu. Kalau saja bukan karena dia teman almarhum kakekku, tentu aku sudah menghancurkan ruang kerjanya itu sejak dulu...", sungutku kesal. Samuel dan yang lain serempak tertawa.

"Sudahlah, lebih baik kau minum ini...", Fabio menyerahkan segelas tequila . Aku mengambilnya dan langsung meneguknya dalam sekali tegukan.

"Malam ini, banyak gadis - gadis cantik yang bisa memuaskanmu, yah paling tidak menghilangkan kesalmu itu, Al!", William mengedarkan pandangannya, "Lihat disana!!!", ia berseru sambil menunjuk kearah segerombolan gadis

(eh, entahlah mereka masih gadis atau tidak. Mungkin tidak? hahaha. Mana ada seorang gadis yang masih benar - benar "gadis" di club seperti ini di jam segini).

Aku menyeringai.

"Matamu selalu tajam jika berurusan dengan wanita, Will!!", William tertawa yang tanpa menunggu aba -aba sudah berjalan menuju gerombolan wanita muda itu dan mendekati salah satunya.

"Kau tidak kesana, Al?", Jonathan menepuk pundakku karena melihatku masih setia di kursiku. Aku tertawa dan menonjok pundaknya.

"Kau sendiri? Setahuku, selama kita berkumpul, kau bahkan tidak berani mendekati salah satunya. Apa kau tidak ingin menikmati "milik" mereka?", Jonathan tertawa dan menggeleng.

"Kalian saja. Aku tidak berminat", aku tertawa.

Alex. Siapa yang tidak mengenal Alexander Craigh, cucu pemilik Perusahaan Telekomunikasi terkemuka di New York, Fransiscus Craigh. Tapi, meskipun kakekku seorang pengusaha, Frans, begitu aku memanggil kakekku, selalu mengajarkan aku untuk memulai usahanya dari nol. Dan meskipun aku akan menjadi seorang penerus usaha kakekku, Frans memintaku untuk mempelajari semua trik dan langkahnya sendiri. Begitulah kini setelah ia meninggal.

Meskipun aku bekerja keras, tapi aku sangat menikmati hidupku. Aku selalu saja menghabiskan malamku dengan bersenang-senang bersama wanita - wanita yang bisa menemani tidurku dalam satu malam. Bersama teman - teman, Fabio, William, Samuel dan Jonathan, aku selalu berganti - ganti pasangan tiap malamnya. Kecuali Jonathan tentunya. Karena entah kenapa, temanku yang satu itu sampai hari ini bahkan dengan hebat mempertahankan keperjakaannya. Kami berempat bahkan sudah sepakat akan menjebaknya untuk memecahkan keperjakaan itu.

"Hai, tampan...", seorang gadis cantik berdada montok menghampiriku. Aku menyeringai. Jelas, dia tertarik padaku, "Kau mau bersenang-senang denganku?", ucapnya sambil bergelenjot manja di punggungku.

"Tidak, terima kasih. Sudah berapa kali "milikmu" dimasuki hah? Aku tidak ingin mencicipimu!", aku melepaskan tangannya dengan paksa. Wanita itu mendengus kesal lalu berlalu meninggalkanku. Jonathan menahan tawanya.

"Sang singa akhirnya meninggalkan daging yang biasa dia buru hah?", aku mendengus lagi.

"Aku tadi baru saja melihat dia keluar dari toilet bersama laki-laki gendut. Bagaimana aku sudi menikmatinya lagi!!", ucapku kesal.

Tidak berapa lama, William, Samuel dan Fabio kembali ke meja tempat kami sebelumnya berkumpul. Hanya William dan Samuel yang kembali dengan merangkul seorang wanita.

"Kalian akan pulang?", tanya Jonathan. William dan Samuel mengangguk.

"Jangan lupa pakai pengaman!!!", teriakku saat mereka berdua bersiap keluar dari club. Jonathan dan Fabio tertawa.

"Apa kau ada masalah?", Fabio menatapku. 

"Tidak. Memang kenapa?", jawabku sambil meneguk tequila kesekianku.

"Kau pasti sedang bosan, hingga wanita - wanita itu sangat tidak menarik dimatamu", kulihat Jonathan mengangguk setuju. Aku menghela nafas.

"Aku ingin resign dari pekerjaanku. Teman kakekku kali ini sangat menyebalkan. Apakah aku belum siap memimpin perusahaan?", aku mengingat almarhum kakekku kemudian tertawa, "Aku sudah menurutinya meskipun ia sudah tidak ada. Entah kapan arwahnya akan menyerahkan kepemilikan segala aset dan perusahaan yang memang telah atas namaku untuk ku pimpin sendiri", Fabio berpikir sejenak.

"Apa kau mau bekerja sama denganku?", aku menoleh padanya. 

"Kenapa? Bukankah staff manajemenmu sudah baik?"

"Aku hanya membantumu keluar dari kungkungan manusia menyebalkan seperti yang kau bilang tadi. Aku tau staff ku sudah bekerja dengan baik, karena itu kau tidak perlu bersusah payah mengaturnya bukan?", tawaran itu seketika menarik.

"Tapi, kau tau aku sangat cepat merasa bosan...", Fabio tertawa.

"Tidak masalah. Jika kau sudah bosan, kau katakan saja padaku. Aku pasti langsung memecatmu!", Fabio dan Jonathan tertawa. Aku mulai berpikir untuk menerima tawaran Fabio, "Bagaimana?", Fabio mengulurkan tangannya. Aku menatapnya sejenak lalu tertawa.

"Ehm... baiklah. Aku setuju!!", akupun menjabat tangan Fabio menandakan aku menerima tawarannya untuk bekerja sama.

Baiklah, aku akan berhenti saat ini juga dari tempat yang menyebalkan itu!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi My Korean Girl

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel A-PD170
8.1
Winnie harus menelan pil pahit saat Jako membatalkan pertunangan mereka di depan umum, tepat ketika keluarganya jatuh miskin. Terdesak oleh keadaan, ia nekat mengaku tengah mengandung anak Dion, paman Jako yang sangat berpengaruh. Tak disangka, Dion justru menerima klaim tersebut dan mengajaknya bekerja sama. Dimulailah pernikahan kontrak yang penuh dengan intrik, perhitungan matang, serta kesalahpahaman rumit yang menjerat perasaan mereka berdua.
Sampul Novel Bukan Cinta Yang Kandas
8.7
Tiga tahun Aveline mengabdi dalam pernikahan tanpa cinta demi Damian, bahkan rela menyerahkan bakat arsitekturnya agar suaminya bersinar. Namun, pengkhianatan Damian di depan publik menyadarkannya. Aveline memilih bercerai dan bangkit membangun firma de la Fontaine miliknya sendiri. Kini, ia kembali sebagai arsitek kelas dunia yang sukses mengalahkan dominasi perusahaan Blackwood. Di tengah puncak kejayaan, akankah ia membiarkan cinta masuk kembali ke hatinya?
Sampul Novel Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi
8.1
Kontrak perceraian Kayla Sandio dan Theo Oliver mendadak viral karena menyebut sang suami tidak kompeten. Usai berpisah, Kayla yang semula pegawai biasa bertransformasi menjadi ahli restorasi budaya yang sukses. Ironisnya, Theo yang dahulu dingin kini justru terus membayangi hidupnya. Saat Kayla meluapkan kekesalannya tentang sang mantan suami di sebuah perjamuan, Theo langsung bertindak nekat untuk membuktikan kejantanannya dan merebut kembali hati wanita yang keras kepala itu.
Sampul Novel Sangkawang
8.6
Reyna Mahesa mendadak terbangun sebagai permaisuri di sebuah kerajaan asing yang megah. Meski wajah mereka identik, ia terjebak dalam kehidupan penuh kebencian dan intrik istana. Lebih mengerikan lagi, sang raja yang merupakan suaminya sendiri ternyata pernah menjatuhkan hukuman mati pada permaisuri asli. Kini, Reyna harus memilih antara mencari jalan pulang ke zaman modern atau bertahan demi mengungkap kebenaran di balik pengkhianatan yang mengancam nyawanya.
Sampul Novel Selir Kesayangan Suamiku
8.0
Kehidupan pernikahan Asyifa Furqon berada di ujung tanduk saat suaminya, Rio Gunawan, mengaku memiliki wanita idaman lain bernama Gendhis Astari Wijaya. Di tengah perjuangan Syifa demi mendapatkan kembali hati sang suami, Rio justru memberikan pilihan yang sangat menyakitkan. Kini, Syifa harus segera menentukan arah hidupnya antara menghadapi perceraian atau merelakan suaminya berpoligami. Inilah kisah batin seorang istri yang terjepit di antara cinta dan pengkhianatan.
Sampul Novel The Blue Eyes
9.6
Kehidupan Ferdianto berubah total sejak ia menempati sebuah vila angker dan bertemu Viana, sosok hantu noni Belanda yang misterius. Rentetan peristiwa supranatural yang mengerikan mulai menghantuinya, hingga Ferdianto menyadari bahwa keselamatan nyawanya kini berada dalam ancaman serius. Akankah ia berhasil lolos dari maut? Mampukah segala teka-teki dan misteri utama di balik teror ini terungkap sebelum semuanya terlambat bagi dirinya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan