Sampul Novel Sweet idol lover

Sweet idol lover

9.1 / 10.0
Dalam romance novel Sweet idol lover, Karin dan Vian terjebak perjodohan saat karier idol Vian terancam. Di tengah perseteruan dan tuduhan pembawa sial, mereka harus menghadapi konsekuensi pernikahan paksa ini. Baca kisah modern novel ini sekarang di platform web novel.
Ringkasan Sweet idol lover
Karin dan Vian, seorang idola ternama, terjebak dalam pernikahan paksa akibat perjodohan keluarga. Situasi ini menjadi rumit karena hubungan mereka sedang memanas. Vian menyimpan kebencian mendalam dan menuduh Karin sebagai pembawa sial yang mengancam kelangsungan kariernya di dunia hiburan. Di tengah konflik yang tajam, keduanya harus menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh ketegangan sementara mereka terus berseteru satu sama lain.
Baca Selengkapnya

Sweet idol lover Bab 1

Satu

"Vian *oppa, wo ai ni, saranghae* !" Teriakan-teriakan tersebut terdengar lumayan keras dari para gadis yang tengah berkerumun di halaman luas nan terbuka tersebut. Namun, tidak hanya di sana. Di sebuah rumah, di depan layar televisi, seorang gadis juga meneriakkan kata-kata yang sama.

"Vian oppa, saranghae, saranghamida. Vian oppa, my honey, bunny, sweety, love you very much ...!"

BUGH! Sebuah bantal berukuran besar melayang dan menimpa wajah gadis tersebut.

"Berisik amat sih!" keluh seorang gadis lain yang duduk tidak jauh dari gadis itu.

"Norak, lihat orang di layar aja teriak-teriak. Mending di sana kedengaran, kalau di sini, gak bakal juga dia dengar, kecuali dia punya pendengaran super."

"PARK KARIN!" gertak gadis yang tadi berteriak-teriak tersebut sambil menatap tajam pada gadis yang baru menegur.

"Kamu itu sirik amat, sih. Kenapa? Kamu nggak suka Vian oppa? Kamu hatersnya, ya?"

"Ih, kenal juga kagak, ngapain juga jadi hatersnya? Yang aku gak suka itu kamu ribut, loncat-loncat sampai bantalan kursi aku amblas, belum lagi aku gak bisa kerja karena dengar bisingnya teriakan kamu, Nona Silvi," sahut Karin.

Silvi terkekeh dan segera mengalungkan lengan di leher Karin kemudian memeluk erat.

"Maafkan aku, my BFF, I don't know about that."

"Now you know about that. Jadi, sekarang lepaskan leherku. Kamu dah bikin aku susah napas," sahut Karin dengan suara tercekik dan memukul-mukul tangan sahabatnya itu.

"Oh, oh,mianhae, sahabatku," ucap Silvi sambil segera melepaskan tangannya.

Karin hanya menggeleng saja sambil kembali mengerjakan tugasnya. Mengerjakan desain sebuah kafetaria dengan komputer. Ia kemudian kembali fokus. Namun, itu tidak bertahan lama, karena beberapa saat kemudian Silvi kembali bersorak sambil melompat-lompat. Kata-kata oppa dan saranghae kembali meluncur dari bibir sahabatnya itu.

***

Karin tengah mengayuh sepeda dengan kecepatan sedang. Sebenarnya ia masih agak mengantuk. Gara-gara Silvi yang berteriak-teriak memanggil idola kesayangannya, ia tidak bisa fokus dan harus menunda pekerjaan. Pekerjaan tersebut akhirnya bisa ia kerjakan di saat hari telah larut dan dini hari baru selesai.

Karin berniat menambah kecepatan, tetapi sebuah mobil sport berwarna hitam metalik meluncur tiba-tiba di depannya. Karin yang mengerem mendadak tidak bisa mempertahankan keseimbangan sepedanya dan terjatuh di aspal. Mobil hitam tersebut berhenti dan sang pemilik keluar dari bagian belakang mobil. Ia melihat sekilas pada mobilnya yang masih mulus.

"Kau beruntung mobil kesayanganku tidak tergores. Jika tidak kau harus membayar ganti rugi," ucapnya pada Karin yang masih terduduk di aspal. Karin tertegun. Entah mengapa, ia merasa telah mengenal wajah pria itu.

Pria tersebut kemudian berbalik dan bergegas pergi. Karin merasa geram. Ia tidak terima diperlakukan seperti itu. Jelas-jelas mobil itu yang salah, dia juga yang jatuh dan terluka, tetapi mengapa dia yang disalahkan oleh pria itu?

Karin segera bangkit berdiri. Dengan langkah terpincang, mengejar pria tersebut.

"Hei kau!" teriaknya sambil menerjang dan menarik baju pria itu. Ia bersiap untuk melayangkan bogem mentah, tetapi siapa sangka baju pria tersebut robek dan memperlihatkan dada bidangnya. Karin yang terkejut kehilangan keseimbangan dan langsung mendaratkan ciuman pada dada nan putih mulus tersebut. Ia dan pria itu jatuh bersamaan dengan dirinya berada di atas tubuh pria itu dan bibir tetap menempel pada dada sang pria.

Mata Karin membeliak lebar seiring suara-suara jepretan kamera. Ia kemudian segera bangkit dan mengelap bibirnya dengan punggung tangan. Sementara si sopir mobil segera turun dan menolong pria yang telah jatuh bersamanya tersebut untuk berdiri. Pria itu masih menatap marah pada Karin, tetapi segera pergi dari sana saat beberapa orang yang membawa kamera mendekat. Karin juga bergegas pergi dari sana.

***

'KENCAN RAHASIA IDOL TERNAMA TERTANGKAP KAMERA'

Tulisan besar dan foto di surat kabar tersebut termuat di halaman depan. Vian membanting surat kabar tersebut dengan penuh marah. Ia yakin gadis yang terjatuh bersamanya itu telah merencanakan semua. Gadis itu pasti fans beratnya yang terlalu tergila-gila padanya. Sudah lama ia mendengar ada fans yang begitu gila melakukan apa pun untuk bisa dekat dengan idolanya, tetapi hal itu tidak pernah menimpa dia sebelumnya. Baru kali ini dan namanya langsung menjadi bulan-bulanan di media massa.

Ponsel Vian berdering beberapa saat kemudian.

"Kau berada di mana? Datang ke ruanganku sekarang!" perintah orang di seberang saat Vian menerima panggilan telepon tersebut.

Vian segera bergegas. Telepon tersebut adalah dari pimpinan agensinya.

"Pak Han, saya minta maaf. Itu semua adalah ketidaksengajaan. Saya berjanji hal semacam ini tidak akan terulang," ujar Vian saat berada di ruangan pimpinan tersebut.

"Vian, aku tahu asmara adalah hal pribadi, tapi kau adalah seorang bintang. Kau harus bisa menjaga sikap. Sekarang jika kau berhubungan dengan seorang gadis, maka karirmu yang akan menjadi taruhan."

"Pak, gadis itu bukan kekasihku. Saya bahkan tidak mengenalnya. Saya rasa dia sengaja melakukan ini."

Pak Han terdiam sejenak. Tatapan matanya tetap tertuju pada sosok Vian di depannya.

"Baiklah, kau boleh pergi, tapi untuk sementara jangan kemanapun. Kau harus mengurung diri. Jangan menjumpai siapa pun, terutama wartawan. Masalah ini, kami yang akan mengurus."

Vian hanya mengangguk pasrah. Ia sudah tidak berdaya untuk menolak perintah itu.

"Oh, ya, untuk sementara proyek-proyekmu juga akan ditangguhkan. Peran drama dan filmmu akan dialihkan pada artis lain."

"Apa? Tapi ...."

Pak Han mengangkat tangan menghentikan ucapan Vian. Ia kemudian mempersilakan Vian untuk keluar ruangan. Tangan Vian tergenggam erat. Emosi meluap dalam dadanya. Perlakuan semacam ini tidak seharusnya ia terima. Semua kemalangan terjadi karena gadis yang menabraknya itu.

***

"Hai, Vian," sapa seorang pria sambil melambaikan tangan di depan wajah Vian. Pada wajah tampan pria tersebut tersungging seulas senyum mengejek.

Vian berusaha mengabaikan dan terus melangkah pergi.

"Vian," panggil pria itu dari belakang.

"Apa kau tahu semua proyek dramamu dialihkan pada seorang artis bernama Matthew Lee alias aku?"

Vian terus saja melangkah tanpa peduli. Matthew tersenyum kecil dan kembali memanggil Vian,

"makasih, Vian, ternyata kau memang begitu baik hati."

***

Karin duduk seorang diri di kantin. Saat jatuh, desain yang ia bawa masuk ke selokan dan rusak parah. Tidak ada yang tersisa. Pekerjaan yang ia lakukan semua berakhir sia-sia. Edwin juga pasti marah besar padanya. Edwin adalah rekan kerja sekaligus atasan Karin. Meski masih muda, Edwin telah menjadi perancang bangunan yang sukses. Ia pula yang membimbing Karin dalam melakukan pekerjaannya. Karin menghela napas dan menyandarkan kepala pada meja di depannya.

"Apa yang kaulakukan di sini?" tanya Edwin sambil tersenyum dan ikut menyandarkan kepala di samping Karin.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Sweet idol lover

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel AKU dan MAS DIREKTUR
9.2
Ajeng bertekad kuat untuk kabur demi menghindari acara pertunangan dari perjodohan yang tidak pernah ia inginkan. Ia merasa sangat terdesak hingga mencari segala cara untuk melarikan diri. Namun, sebuah keberuntungan tak terduga justru berpihak padanya. Saat waktu yang ditentukan tiba, sosok pria yang dijodohkan dengannya ternyata tidak kunjung datang. Ajeng pun merasa telah memenangkan situasi sulit tersebut karena rencana itu gagal total.
Sampul Novel Enam Tahun Tanpa Malam Pertama
9.1
Terinspirasi dari kisah nyata, sebuah pernikahan yang telah berjalan selama enam tahun menyisakan sebuah tanda tanya besar. Meski status sudah bersuami, nyatanya sang istri masih tetap perawan hingga saat ini. Bagaimana mungkin hal tersebut terjadi dalam rumah tangga yang cukup lama? Jawabannya ada pada sang suami yang ternyata tidak mampu menyentuh istrinya. Ketidakmampuan ini membuat malam pertama yang seharusnya indah tak kunjung datang bagi mereka berdua.
Sampul Novel Ibuku Kuyang?
8.2
Sikap Ibu yang mendadak menolak makan bersama memicu kecurigaan besar dalam benakku. Situasi kian mencekam saat kabar hilangnya bayi secara gaib mulai menghantui desa. Setiap tengah malam tiba, Ibu selalu lenyap secara misterius tanpa jejak, seolah-olah ia bersembunyi dari pandangan dunia. Rahasia kelam apa yang sebenarnya ia sembunyikan dalam kegelapan? Aku mulai meragukan jati dirinya yang asli. Apakah sosok yang melahirkanku itu manusia ataukah siluman?
Sampul Novel Istriku Dewi Perang yang Sakti
7.9
Lima tahun mendekam di penjara menempa Dirga Maharaja menjadi panglima perang tertinggi Negara Naga sekaligus ahli medis tanpa tanding berkat bimbingan seorang guru misterius. Namun, kebebasan yang dinantinya justru diawali dengan pengkhianatan pahit dari sang istri. Di tengah kehancuran itu, takdir mempertemukannya dengan seorang wanita luar biasa yang siap mendampinginya menghadapi rintangan apa pun. Dirga pun bersumpah untuk mempersembahkan kebahagiaan terbaik di dunia baginya.
Sampul Novel My Fated Girl
8.9
Ranaya Arabella Raharja nekat meninggalkan rumah demi menghindari perjodohan. Namun, hidupnya berubah drastis saat sang ayah mencabut semua fasilitas mewah miliknya. Tanpa tabungan dan tempat berteduh, Rana terjepit dalam kesulitan. Di tengah keputusasaan, Aiden Saka Bumi yang merupakan atasannya menawarkan tempat tinggal. Meski Aiden sangat menyebalkan, Rana harus memilih antara harga diri atau tawaran sang bos yang menegaskan bahwa tidak ada hal gratis di dunia ini.
Sampul Novel Sudah Nakal Dari Sononya
9.0
Bonang, dosen genit berusia 32 tahun, terkejut saat seorang gadis muda muncul membawa balita dan mengaku sebagai anak kandungnya. Meski belum pernah menikah, Bonang terpaksa menampung mereka sambil meragukan fakta bahwa ia sudah memiliki cucu. Ia pun mulai menelusuri memori masa mudanya yang penuh kenakalan sejak remaja. Di tengah kebingungan, Bonang berusaha mencari kebenaran apakah kehadiran mereka adalah konsekuensi nyata dari perilaku liarnya di masa lalu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan