Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh

Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh

Fiona Larasati telah berkorban segalanya, mulai dari menjaga penampilan hingga mengabdi di dapur demi kebahagiaan suaminya. Namun, kesetiaannya dikhianati saat ia memergoki sang suami berselingkuh dengan iparnya sendiri. Luka hatinya kian dalam karena mertuanya justru merestui hubungan terlarang tersebut. Tak sudi tinggal diam setelah dikhianati, Fiona kini menyusun rencana pembalasan yang matang untuk menghancurkan mereka yang telah merusak hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Fiona menggelengkan kepala dengan pelan untuk mengusir bayangan tak senonoh yang melintas dalam benaknya. Namun, kepercayaan dikalahkan oleh keraguannya. Dengan hati yang bergejolak tak karuan, dan keringat dingin yang bahkan sudah menjalar di sepanjang garis punggungnya. Fiona menggertakkan gigi. Dia membulatkan tekad sebelum menekan gagang pintu hingga terbuka dengan suara pelan.

Benar saja, suara desahan yang saling bersahut-sahutan terdengar semakin jelas bergema di setiap sudut kamar.

Rahang Fiona hampir jatuh saat melihat dengan jelas bagaimana tubuh suaminya terhubung dengan tubuh wanita lain yang dia yakini sebagai Mbak Zoya itu. Pasalnya, siapa lagi wanita muda yang ada di rumah ini selain Mbak Zoya?

"Love you Mas, love you!" desah kenikmatan meluncur begitu saja dari bibir wanita yang sedang mengerang di bawah suaminya itu.

Benar saja. Ini jelas suara Mbak Zoya. Tidak salah lagi!

Intensnya percintaan dua insan itu membuat mereka tidak menyadari bahwa seseorang sedang mengawasi pergumulan mereka.

"Aku juga cinta kamu Zoya, sudah sejak lama. Sejak kamu belum menikah dengan Mas Agung," balas Mas Jaya dengan suara serak penuh nafsunya.

Deg,

Hati Fiona kian pahit saat mendengar pengakuan cinta mereka. Air mata tanpa sadar menetes dari sudut matanya. Betapa sakit hati yang dia rasa. Jadi selama ini, suaminya mencintai kakak iparnya? Dan apa katanya tadi, sejak kakak iparnya belum menikah dengan Mas Agung? Artinya sejak 7 tahun lalu? Atau bahkan mungkin lebih?

Lalu, posisi apa yang selama ini dia miliki di hati suaminya ini? Tolong jangan bilang dia hanyalah pelarian.

Sesaat, Fiona merasa kehilangan arah. Kepalanya membutuhkan waktu cukup lama untuk mencerna informasi yang dia terima. Dengan latar desahan yang datang silih berganti, perlahan Fiona akhirnya merasa jelas dengan semua situasi yang ada saat ini.

Sambil menggigit sudut bibirnya dengan keras, Fiona menghapus air mata yang membanjiri pipinya. Dia merasa air matanya terlalu berharga untuk ditumpahkan demi pria yang tak tau diuntung seperti suaminya ini.

Jemari Fiona terkepal erat hingga buku jarinya memutih. Dia benar-benar tidak menyangka bahwa dia akan memergoki suaminya selingkuh. Jantungnya serasa diremas-remas. Tak pernah dalam hidup ini dia membayangkan bahwa rumah tangganya akan disusupi orang ketiga. Padahal dia selalu berusaha melakukan yang terbaik sebagai seorang istri.

Dia belajar memasak demi bisa menjaga perut suaminya. Dia belajar berdandan demi bisa selalu tampil cantik di depan suaminya. Dia bahkan rutin berolahraga dan menjaga pola makan demi mempertahankan tubuhnya agar tetap ramping dan sehat. Dia melakukan semua ini karena tidak ingin memberikan celah bagi suaminya untuk mendua.

Malangnya, dia justru mengetahui bahwa selama ini dia hanyalah pelarian dengan cara yang paling tidak elegan. Sungguh menyedihkan!

Rasa sedih yang tertanam dalam hatinya karena pengkhianatan tiba-tiba berubah menjadi kekesalan. Enam tahunnya yang berharga ternyata hanyalah kesia-siaan semata. Pria yang disebut-sebut suami ini ternyata tidak pernah benar-benar mencintainya.

Suara kulit beradu dengan kulit yang bercampur dengan suara terengah-engah membosankan itu membuat Fiona memutar matanya. Setelah menggiling giginya dengan penuh kebencian, dia melangkah keluar dari pintu dan menutupnya perlahan.

Fiona berdiri di balik pintu yang tertutup rapat itu. Matanya menatap nyalang pada pintu jati yang menyembunyikan sosok keduanya. Rasa-rasanya, cinta yang pernah dia miliki untuk suaminya itu telah lenyap dalam sekejap.

Sebab insiden ini, dia setidaknya harus bersyukur pada Tuhan karena belum menghadirkan anak di antara mereka. Jika tidak, Fiona tidak tahu apa yang harus dia lakukan.

Fiona kemudian memutar otaknya dengan cepat. Dia juga bertanya-tanya pada diri sendiri. Apakah dia akan berpasrah diri disini? Fiona menemukan hatinya meraung tak terima. Dia harus membalas dendam!

Sekuat tenaga, Fiona berusaha untuk menenangkan jantungnya yang bergolak. Setelah memantapkan diri, dia mendorong pintu dengan keras hingga menjeblak terbuka.

Show time!

"M-Mas Jaya!" jerit Fiona dengan sekuat tenaga. Dia memastikan suaranya cukup keras untuk bisa didengar oleh orang-orang di lantai bawah.

Dua tubuh yang masih terjalin itu pun segera berpisah begitu mendengar suara menggelegar Fiona. Buru-buru mereka menutupi tubuh polos mereka dengan selimut.

"Tega kamu, Mas!"

Fiona meraung sambil memeras air mata agar kembali membanjiri pipinya. Dia berjuang sangat keras untuk memberikan tampilan menyedihkan.

"F-Fi-Fiona?" Jaya membisikkan nama Fiona dengan lirih.

Fiona sendiri tidak menanggapi. Dia menunggu selama beberapa saat hingga terdengar suara gema langkah yang sedang menaiki tangga.

"Kenapa kamu mengkhianati aku sih, Mas?" Fiona berkata dengan gamang.

Nadanya terdengar begitu lemah. Hal itu menunjukkan betapa terpukulnya dia ketika melihat suaminya bergelung di bawah selimut dengan wanita lain.

"Ada apa sih rib ... ah!"

Mertuanya menjerit ketika melihat anak dan menantunya bersembunyi di balik selimut yang berantakan. Aroma pekat percintaan masih berputar di dalam kamar. Tidak butuh investigasi lebih lanjut untuk mengetahui apa yang telah dua insan tak bermoral ini lakukan di dalam kamar.

"Ada apa s ... "

Belum selesai kalimat yang ingin diucapkan oleh Mbak Arum, mulutnya telah lebih dulu bungkam. Dia tak kalah terkejutnya dengan sang ibu ketika melihat pemandangan tak senonoh di dalam kamar adiknya.

Sebelum suaminya sendiri sempat memasuki kamar sang adik, Mbak Arum bergegas menarik lengan suaminya menjauh. Dia tidak mau suaminya melihat tubuh polos wanita lain.

"Mas Jaya, kenapa Mas tega sama aku?" lirih Fiona dengan air mata yang semakin berderai. Nadanya terdengar begitu pilu.

"Ak ... "

"Udah cukup! Kalian pakai baju, dan temui ibu di bawah. Segera!" sela mertuanya dengan keras. Dia tidak memberikan kesempatan pada putranya untuk menyelesaikan kalimatnya.

"Bu, Mas Jaya ... "

Fiona hendak menyampaikan keluhannya. Namun, ketika dia menatap mertuanya, harapannya langsung pupus. Dia pikir ibu mertuanya ini akan berada di pihaknya, tapi sepertinya dia salah. Begitu mata mereka bersirobok, dia melihat sorot mata kebencian mertuanya justru dilayangkan padanya. Mulut Fiona segera bungkam.

'Lah? Enggak salah?!' dumel Fiona dalam hati.

* * *

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tak Mau Penebusan yang Terlambat
9.7
Kembali ke keluarga konglomerat sebagai putri kandung mempertemukan aku dengan Julian Jetarsa. Pembelaannya sekali saja membuatku mengejarnya selama lima tahun hingga kami bertunangan. Namun, Julian selalu merendahkan sikapku yang dianggap tidak anggun. Saat kakek yang membesarkanku sekarat dan aku butuh bantuannya, Julian sengaja mengabaikanku demi memberi pelajaran. Kematian kakek membuatku tersadar. Kini, aku telah belajar menjadi sosok yang dia inginkan, sekaligus berhenti mencintainya.
Sampul Novel Belenggu Adik Ipar
9.5
Nara yang sedang hamil tua mendadak hancur saat menemukan tumpukan alat tes kehamilan misterius yang jatuh dari tas suaminya, Juan. Kecurigaan mendalam muncul karena setiap benda itu ditandai dengan angka unik, padahal Nara merasa tidak pernah memilikinya. Di tengah usia kandungan tiga puluh delapan minggu, hatinya bergejolak hebat antara rasa kecewa dan gelisah. Mungkinkah Juan selama ini menyembunyikan pengkhianatan besar di balik punggungnya?
Sampul Novel Istri Yang Dilupakan CEO
8.1
Bagi Noel, pernikahan dengan Bianca hanyalah transaksi bisnis demi kelancaran kerja sama perusahaan. Ia mengabaikan keberadaan istrinya dan menanti saat yang tepat untuk berpisah secara resmi. Namun, ketika waktu perceraian tiba, sikap Noel mendadak berubah drastis. Ia menolak keras melepaskan Bianca tanpa alasan yang jelas. Di tengah dinginnya hubungan mereka, Noel justru bersikeras mempertahankan ikatan yang awalnya ia anggap tidak berarti sama sekali.
Sampul Novel Malam Panas Bersama Mafia Dingin
9.6
Amora Nouline selalu hidup di bawah bayang-bayang kakaknya, Alana, karena pilih kasih sang ibu. Saat ayahnya sakit parah dan butuh biaya besar, ibu dan kakaknya justru tega mendesak Amora menjual diri. Demi kesembuhan sang ayah, Amora terpaksa setuju meski hatinya hancur. Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang mafia dingin yang sangat berkuasa. Meski pria itu berwajah tampan, aura kejamnya membuat Amora dilingkupi rasa takut yang luar biasa malam itu.
Sampul Novel Mencari Seorang Gadis Selama 20 Tahun
8.0
Axel Narendra, CEO tampan berdarah campuran, kembali ke Indonesia demi mencari gadis yang memikat hatinya dua puluh tahun lalu. Namun, misinya terhambat saat ia dikhianati dan ditawan oleh anak buahnya sendiri. Kini, Axel harus berjuang menyelamatkan diri di tengah konspirasi besar. Akankah ia berhasil membasmi pengkhianat di seluruh jaringan perusahaannya yang menggurita ke mancanegara sekaligus menemukan cinta masa kecil yang dicarinya?
Sampul Novel Penyiksaan Cinta
9.3
Demi melahirkan sang anak, seorang istri rela dioperasi tanpa bius akibat alergi. Di tengah tangisnya, Surya Ciptadi berjanji tidak akan menambah anak karena mengkhawatirkan nyawanya. Namun, Surya berkhianat, berselingkuh, dan membiarkan madunya menyiksa putri yang dilahirkannya dengan taruhan nyawa. Kini, sang istri menyembunyikan fakta bahwa Surya mengidap kanker. Demi membalas penderitaan putrinya, ia siap mencabut nyawa suaminya sendiri secara perlahan sebagai tindakan setimpal.