Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh

Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh

Fiona Larasati telah berkorban segalanya, mulai dari menjaga penampilan hingga mengabdi di dapur demi kebahagiaan suaminya. Namun, kesetiaannya dikhianati saat ia memergoki sang suami berselingkuh dengan iparnya sendiri. Luka hatinya kian dalam karena mertuanya justru merestui hubungan terlarang tersebut. Tak sudi tinggal diam setelah dikhianati, Fiona kini menyusun rencana pembalasan yang matang untuk menghancurkan mereka yang telah merusak hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Kamu juga! ikut ibu ke bawah!" sentak ibu mertuanya pada Fiona. Bahkan nada suaranya terdengar lebih garang daripada saat dia berbicara dengan dua insan yang masih bersembunyi di balik selimut itu.

"M-Mas!" cicit Fiona tak rela.

Dia ingin berjalan mendekati ranjang yang terlihat menjijikkan itu dan menjambak rambut wanita tak tahu malu ini. Namun, cengkraman keras di lengannya membuat Fiona menghentikan langkahnya.

"Ikut Ibu!" desis mertuanya dengan mata melotot tajam pada Fiona.

Akibat kegemarannya membaca novel dan menonton drama, Fiona seolah bisa mengetahui bagaimana sikap yang akan diambil oleh sang mertua. Dari gelagatnya, Fiona yakin tebakannya pasti benar.

Meski jantungnya berdenyut menyesakkan. Fiona harus menahan semuanya. Dia menolak menjadi pihak yang kalah dan menyerah. Tidak peduli apakah dia akan merasa lebih menyakitkan dengan menjalankan rencana ini atau tidak, tapi yang pasti, dia harus membuat para pengkhianat itu menyesali adanya hari ini.

Tidak bisa dibiarkan!

Dia akan membuat seorang Sanjaya Adiguna menyesal hingga ke ruh-ruhnya karena telah selingkuh darinya. Dia akan membuat suaminya itu sadar, bahwa dia adalah istri terbaik yang pernah pria itu miliki.

Gelombang rencana seketika membanjiri kepala Fiona. Dia akan menunjukkan bagaimana dia menghempas suaminya ini. Nanti, begitu sang suami mulai menunjukkan gelagat penyesalan. Tunggu saja!

Sudut bibir Fiona berkedut samar. Dia berusaha untuk menahan agar antusiasme akan rencana yang baru saja berputar dalam kepalanya tidak sampai bocor keluar.

Dengan patuh, dia kemudian mengikuti langkah sang mertua menuju lantai bawah. Dia menuruni satu demi satu anak tangga dengan langkah gamang. Sorot mata kasihan yang paling dia benci pun menyambutnya di ruang keluarga.

"Fi, kamu baik-baik aja?"

Pertanyaan Mbak Arum membuat Fiona kembali memeras air matanya. Namun, dalam hati dia mengomel.

'Menurut ngana aja?'

"Mbak, kenapa Mas Jaya tega melakukan ini sama aku sih?" Fiona menyerut hidungnya. Dia kembali menangis tersedu.

"Ini juga salah kamu. Apa Ibu bilang 'kan? Kamu tuh gak becus urus rumah, dan urus suami! Kalau aja kamu dengerin kata Ibu, suami kamu gak mungkin selingkuh!" sentak Ibu dengan marah.

Benar-benar, kalimat ini membuat Fiona langsung kehilangan kata-kata. Bibirnya sampai tidak bisa lagi dikatupkan saat melihat kemarahan mertuanya yang begitu menggelegak. Bah, mana kemarahan itu ditunjukkan untuknya pula.

"Lagian kamu kenapa sih masuk ke kamar orang tanpa izin?"

Fiona menelan ludahnya yang terasa pahit. Tenggorokannya menjadi kering dengan hanya mendengar pertanyaan ini.

Inilah alasan kenapa dia menyebut ibu mertuanya tidak masuk akal. Jelas-jelas di sini dialah yang menjadi korban. Tapi kenapa dia masih dipersalahkan?

"Bu ... " sapaan yang datang dari atas tangga membuat suasana ruang keluarga segera jatuh dalam keheningan yang ambigu.

Mas Jaya dan Mbak Zoya yang telah berpakaian rapi menuruni satu demi satu anak tangga sambil bergandengan tangan. Tampaknya mereka mulai berpikir bahwa tidak ada gunanya lagi menyembunyikan hubungan mereka.

"Kalian duduk!" perintah mertuanya pada kedua orang itu sambil menunjuk sofa panjang di depannya dengan dagu. Meski terdengar tegas, tapi nada suaranya sudah jauh lebih lunak.

Cih. Fiona mendecih dalam hati ketika melihat perlakuan mertuanya yang berbanding terbalik terhadapnya.

Mas Jaya dan Mbak Zoya duduk bersisian di sofa panjang dengan patuh. Mereka bahkan tidak melirik Fiona yang terlihat mengenaskan. Sorot mata tegas mereka hanya menatap pada sang mertua yang sejak tadi hanya menghela nafas lelah.

"Lalu apa rencana kalian?"

'Nah, kan?' Fiona mendengus dalam hati kala mendengar intonasi lembut ibu mertuanya itu.

Meski sudah menduga bahwa sang mertua tidak akan mungkin berada dipihaknya. Tetap saja hati Fiona meradang. Kemarahan serasa sudah sampai di ubun-ubunnya. Namun, dia enggan melampiaskannya. Dia akan tetap bermain anggun. Dia akan membuat mereka merasa menang, kemudian membuat mereka jatuh sejatuh-jatuhnya. Lihat saja, dia bahkan tidak akan membuat hidup mertuanya ini aman, damai, apalagi sejahtera.

Dia pasti akan membuat suami dan mertuanya ini berlutut meminta kesediaanya untuk kembali menjadi keluarga. Dia akan pastikan hal itu benar-benar terjadi.

Apakah kalian pikir dia kejam? Tak mengapa. Dia tidak peduli. Dia akan tunjukkan bagaimana kejam yang sesungguhnya.

"Bu, Jaya mencintai Zoya. Jaya ingin menikahi Zoya." suaminya berkata dengan tegas. Menatap lurus ke manik mata tua ibunya.

Alis Fiona berkedut mendengar permintaan suaminya ini. Sepertinya memang benar, bahwa dalam hati pria ini dia tidak pernah memiliki arti. Begitu keras usaha Fiona untuk menumpahkan air matanya, tapi pria ini sama sekali tidak memiliki niat bahkan hanya untuk meliriknya.

"Zoya...?"

* * *

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95EPE" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95EPE
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tak Mau Penebusan yang Terlambat
9.7
Kembali ke keluarga konglomerat sebagai putri kandung mempertemukan aku dengan Julian Jetarsa. Pembelaannya sekali saja membuatku mengejarnya selama lima tahun hingga kami bertunangan. Namun, Julian selalu merendahkan sikapku yang dianggap tidak anggun. Saat kakek yang membesarkanku sekarat dan aku butuh bantuannya, Julian sengaja mengabaikanku demi memberi pelajaran. Kematian kakek membuatku tersadar. Kini, aku telah belajar menjadi sosok yang dia inginkan, sekaligus berhenti mencintainya.
Sampul Novel Belenggu Adik Ipar
9.5
Nara yang sedang hamil tua mendadak hancur saat menemukan tumpukan alat tes kehamilan misterius yang jatuh dari tas suaminya, Juan. Kecurigaan mendalam muncul karena setiap benda itu ditandai dengan angka unik, padahal Nara merasa tidak pernah memilikinya. Di tengah usia kandungan tiga puluh delapan minggu, hatinya bergejolak hebat antara rasa kecewa dan gelisah. Mungkinkah Juan selama ini menyembunyikan pengkhianatan besar di balik punggungnya?
Sampul Novel Istri Yang Dilupakan CEO
8.1
Bagi Noel, pernikahan dengan Bianca hanyalah transaksi bisnis demi kelancaran kerja sama perusahaan. Ia mengabaikan keberadaan istrinya dan menanti saat yang tepat untuk berpisah secara resmi. Namun, ketika waktu perceraian tiba, sikap Noel mendadak berubah drastis. Ia menolak keras melepaskan Bianca tanpa alasan yang jelas. Di tengah dinginnya hubungan mereka, Noel justru bersikeras mempertahankan ikatan yang awalnya ia anggap tidak berarti sama sekali.
Sampul Novel Malam Panas Bersama Mafia Dingin
9.6
Amora Nouline selalu hidup di bawah bayang-bayang kakaknya, Alana, karena pilih kasih sang ibu. Saat ayahnya sakit parah dan butuh biaya besar, ibu dan kakaknya justru tega mendesak Amora menjual diri. Demi kesembuhan sang ayah, Amora terpaksa setuju meski hatinya hancur. Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang mafia dingin yang sangat berkuasa. Meski pria itu berwajah tampan, aura kejamnya membuat Amora dilingkupi rasa takut yang luar biasa malam itu.
Sampul Novel Mencari Seorang Gadis Selama 20 Tahun
8.0
Axel Narendra, CEO tampan berdarah campuran, kembali ke Indonesia demi mencari gadis yang memikat hatinya dua puluh tahun lalu. Namun, misinya terhambat saat ia dikhianati dan ditawan oleh anak buahnya sendiri. Kini, Axel harus berjuang menyelamatkan diri di tengah konspirasi besar. Akankah ia berhasil membasmi pengkhianat di seluruh jaringan perusahaannya yang menggurita ke mancanegara sekaligus menemukan cinta masa kecil yang dicarinya?
Sampul Novel Penyiksaan Cinta
9.3
Demi melahirkan sang anak, seorang istri rela dioperasi tanpa bius akibat alergi. Di tengah tangisnya, Surya Ciptadi berjanji tidak akan menambah anak karena mengkhawatirkan nyawanya. Namun, Surya berkhianat, berselingkuh, dan membiarkan madunya menyiksa putri yang dilahirkannya dengan taruhan nyawa. Kini, sang istri menyembunyikan fakta bahwa Surya mengidap kanker. Demi membalas penderitaan putrinya, ia siap mencabut nyawa suaminya sendiri secara perlahan sebagai tindakan setimpal.