Sampul Novel Penyiksaan Cinta

Penyiksaan Cinta

9.3 / 10.0
Dalam novel romantis modern Penyiksaan Cinta, perjuangan maut seorang ibu melahirkan putrinya dikhianati oleh perselingkuhan Surya Ciptadi. Saat sang suami membiarkan selingkuhannya menyiksa putri mereka, rahasia penyakit kanker Surya menjadi senjata balas dendam. Baca Novel Online gratis ini sekarang.
Ringkasan Penyiksaan Cinta
Demi melahirkan sang anak, seorang istri rela dioperasi tanpa bius akibat alergi. Di tengah tangisnya, Surya Ciptadi berjanji tidak akan menambah anak karena mengkhawatirkan nyawanya. Namun, Surya berkhianat, berselingkuh, dan membiarkan madunya menyiksa putri yang dilahirkannya dengan taruhan nyawa. Kini, sang istri menyembunyikan fakta bahwa Surya mengidap kanker. Demi membalas penderitaan putrinya, ia siap mencabut nyawa suaminya sendiri secara perlahan sebagai tindakan setimpal.
Baca Selengkapnya

Penyiksaan Cinta Bab 1

Ketika aku melahirkan, aku tidak bisa dibius karena alergi terhadap anestesi. Karena itu aku harus menahan rasa sakit saat pisau bedah membelah kulit dan dagingku lapis demi lapis.

Suamiku, Surya Ciptadi menangis sambil berkata kepadaku, "Sayang, nggak masalah anak laki-laki atau perempuan, kita nggak akan punya anak lagi. Aku hanya butuh kamu .…"

Namun kemudian, dia berselingkuh dan membiarkan wanita itu melahirkan anak laki-lakinya.

Dia bahkan membiarkan wanita itu menganiaya putriku, yang dengan susah payah aku lahirkan.

Sementara itu, aku menyembunyikan fakta bahwa Surya terkena kanker.

Kamu menganiaya putriku, maka aku tidak akan segan-segan mengambil nyawamu.

Adil, bukan?

Di hari Kiky menghilang, aku pergi ke rumah sakit untuk mengambil hasil diagnosis.

Aku minta Surya untuk menjemputnya di taman kanak-kanak.

"Tenang, Sayang. Aku jamin, putri kecil kita akan pulang dengan selamat!"

Namun, pria yang barusan berjanji seribu macam padaku di telepon, justru aku temui di tikungan rumah sakit, dan kami saling bertatapan dengan bingung.

Di dalam pelukannya, ada seorang gadis muda.

Aku tahu siapa dia.

Gadis itu adalah pegawai magang yang selalu dikeluhkan Surya setiap hari, Chika Baskara.

Melihatku, Surya langsung melepaskannya.

Chika meringkuk ketakutan, bersembunyi di belakang Surya.

Satu tangannya melindungi perutnya secara refleks, sementara tangan lainnya menarik ujung baju Surya dengan ragu-ragu.

"Bukannya kamu mau menjemput Kiky?"

Surya melangkah mendekat dengan cepat, lalu memelukku erat-erat. "Tenang, Sayang. Aku sudah suruh supir menjemputnya. Dia pasti baik-baik saja!"

Aku melepaskan diri dari pelukannya dan menatap Chika yang berdiri di belakangnya.

Senyum mengejek di sudut bibirnya dan sekilas tatapan penuh niat jahat itu tidak luput dari pandanganku.

Mungkin inilah naluri seorang ibu, mendadak aku merasa sangat cemas.

Aku menarik tangan Surya dan segera berjalan pergi dengan cepat.

Aku harus melihat Kiky dengan mataku sendiri.

Adapun alasan kenapa Surya dan Chika bisa ada di rumah sakit bersama, aku sudah bisa menduga.

Namun, untuk saat ini, aku tidak punya energi untuk memikirkannya.

Yang kuinginkan saat ini hanya melihat Kiky berdiri dengan selamat di sisiku.

Menyadari dirinya salah, Surya mengikutiku dengan patuh.

Dan sepanjang perjalanan itu, dia tidak menoleh sedikit pun ke arah Chika.

Saat kami hampir masuk mobil untuk pergi, Chika berlari kecil mengejar. "Kak Surya .…"

Surya yang sudah hendak masuk ke mobil, sejenak terdiam.

"Kamu naik taksi saja. Aku masih harus menemani istriku menjemput putri kami."

Setelah berkata begitu, dia langsung menutup pintu mobil dan meninggalkan rumah sakit.

"Maaf, Sayang. Aku bukannya sengaja nggak menjemput Kiky. Chika tiba-tiba pingsan, jadi aku membawanya ke rumah sakit dulu."

"Tapi aku sudah menyuruh supir menjemput Kiky. Tenang saja, dia pasti baik-baik saja."

Surya berkata sambil menggenggam erat tanganku yang terkepal erat.

Aku memandangnya dalam-dalam, lalu menarik tanganku dari genggamannya.

"Fokus saja menyetir."

Melihat wajahku yang muram, Surya berusaha mengatakan sesuatu, tetapi terpotong oleh suara dering telepon.

Dia cepat-cepat memutuskan panggilan dan berkata meyakinkan aku, "Tenang, Sayang. Mulai sekarang, aku nggak akan menerima telepon setelah jam kerja. Setelah menjemput Kiky, kita .…"

Dering telepon kembali berbunyi, kali ini lebih nyaring.

Setelah menolak panggilan sebanyak tiga kali, Surya dengan kesal akhirnya menjawab, "Apa sih yang begitu mendesak sampai harus mengganggu aku di luar jam kerja? Nggak tahu kalau aku sedang bersama istri dan anakku?"

Surya melemparkan ponselnya, lalu melanjutkan, "Sayang, setelah menjemput Kiky, kita bawa dia main ke taman bermain. Setelah makan malam, kita bisa lihat pertunjukan kembang api."

Dari luar, dia tampak serius mengatur rencana malam itu, tetapi gerak-gerik tubuhnya sudah cukup mengungkapkan keresahannya.

Mungkin Surya tidak sadar, telepon yang tadi dijawabnya adalah nomor pribadinya, yang tidak pernah dia pakai untuk urusan pekerjaan.

Aku melirik ke ponsel yang dilemparkannya ke kursi belakang, pesan terus-menerus masuk tanpa henti.

Mencurigakan sekali.

Tak lama, telepon kembali berdering.

Kali ini dari nomor tak dikenal.

Tanpa ragu, Surya menyambungkannya ke bluetooth mobil.

"Halo, ini dari Rumah Sakit Umum Pertama. Apa benar Anda keluarga pasien Chika? Dia bersikeras ingin menjalani aborsi, dan butuh tanda tangan keluarga .…"

Ciiiiittt ….

Tubuhku terdorong keras ke depan hingga kepalaku terbentur dasbor mobil.

Pandanganku langsung berkunang-kunang.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Penyiksaan Cinta

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Alia
8.7
Alia terpaksa memulai kehidupan rumah tangga di usia belia setelah sang kekasih melamarnya secara resmi. Di tengah kesibukan kuliah, ia berjuang memenuhi kewajiban sebagai istri meski terus ditekan oleh mertua yang membencinya. Demi masa depan suami, Alia bahkan nyaris mengorbankan kehormatannya. Namun, kehadiran sosok penolong tak terduga memicu getaran terlarang di hatinya. Kini, Alia terjebak antara kesetiaan pada pernikahan atau terjerumus dalam pengkhianatan.
Sampul Novel Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
9.2
Dalam buku kedua trilogi Women Power Series, Jihan Khairiyah menghadapi kehancuran rumah tangga di tengah kehamilan tua. Reuni membawa petaka saat suaminya, Tommy Wiranata, terjerat CLBK dengan Diana, tetangga yang dianggap saudara sendiri. Meski Tommy berdalih hanya khilaf, Jihan menyadari pengkhianatan emosional tetaplah perselingkuhan. Kini Jihan harus memilih antara bertahan demi nafkah atau pergi demi harga diri dari lingkaran dusta yang menyakitkan.
Sampul Novel BILIK LAIN DI RUMAH SUAMIKU
8.6
Sejak pertama kali menginjakkan kaki di kediaman Mas Yusuf, kecurigaan mulai menghantui benakku. Suamiku itu menyimpan rahasia besar di balik sebuah pintu kamar yang selalu terkunci rapat. Keganjilan semakin terasa saat aku memergokinya mengendap-endap setiap malam, membawa baki makanan serta minuman ke dalam ruangan misterius tersebut. Apa sebenarnya yang sedang disembunyikan Yusuf dariku? Misteri di balik bilik terlarang itu kini mengancam ketenanganku.
Sampul Novel PEMBALASAN RITA
8.5
Setelah satu dekade membangun rumah tangga, pernikahan Rita hancur berkeping-keping. Didorong oleh rasa sakit hati yang mendalam, ia memulai misi pembalasan dendam terhadap pihak yang mengkhianatinya. Namun, langkah tersebut justru menyeretnya ke dalam pusaran rahasia kelam yang selama ini tersembunyi rapat. Setiap kebenaran yang terungkap perlahan mengoyak tabir misteri di balik masa lalunya, mengubah hidupnya menjadi penuh intrik dan bahaya.
Sampul Novel Sahabat Bad Boy VS Dosen Moody
7.8
Kehidupan Susan, mahasiswi berusia 20 tahun di pinggiran Jakarta, berubah drastis setelah menjadi korban jebakan yang berujung pelecehan. Trauma mendalam membayangi langkahnya saat ia terjebak dalam dilema hati yang rumit. Kini, Susan harus berjuang menentukan arah masa depannya demi menemukan cinta sejati. Di tengah konflik batin, ia dihadapkan pada tiga pilihan sulit untuk sosok suami: sahabat setianya, sang mantan kekasih, atau dosennya yang emosional.
Sampul Novel Tukar Istri
7.9
Rara dan Sasha adalah kembar identik yang hanya dibedakan oleh hijab. Terobsesi pada ipar masing-masing, keduanya nekat bertukar posisi istri seminggu setelah menikah karena merasa jodoh mereka tertukar oleh pilihan sang ayah. Rara menyamar menjadi istri Gasta, sementara Sasha mengambil peran istri Genta. Meski awalnya hanya rencana singkat demi memuaskan nafsu, permainan berbahaya ini justru mengubah perasaan kedua suami mereka secara mendalam.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan